King Of System

King Of System
ch.17 Kehancuran Licanara ¹


__ADS_3

Di suatu tempat yang bernama Olympus, tinggal lah bermacam macam dewa dan dewi di sana. Terlihat Dewi Adelia sedang duduk sendirian di sebuah taman yang keindahannya tidak dapat di gambarkan, begitu juga dengan kecantikan nya yang sudah di luar akal manusia.


Seandainya dia turun ke bumi, maka perang dunia ke 3 kemungkinan akan terjadi untuk memperebutkan keindahan sang dewi Adelia. Bahkan, jika kelingking nya di taruh ke laut, maka air laut yang sebelumnya asin akan menjadi manis, semanis gula.


"Apa yang sedang kamu lakukan kepada anak ku?" Seorang pria tua berjubah putih dengan wajah yang penuh wibawa bertanya kepada Adelia sembari berjalan menghampiri nya.


"Anak mu? Pfft... jangan buat aku tertawa seperti itu." balas Adelia dengan menertawakan pertanyaan sang pria tua itu sambil melihat ke arah nya.


"Saat ini aku sedang serius Adelia, apakah kamu tahu konsekuensi nya apabila ketauan sang Creator?" Tanyanya lagi dengan nada yang masih lembut.


"Astaga, sifat mu sangat mirip dengan nya."


"Jawab pertanyaan ku."


"Tenanglah, aku sudah tahu itu, lagipula jika kamu ketahuan, setidaknya ada seseorang yang menemani mu bukan?" Jawab Adelia dengan tersenyum.


"Dasar bodoh, kau Adelia."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Langit malam ibukota Licanara mendadak menjadi sangat terang dengan warna merah yang bercampur di sana, para penduduk yang melihat itu pun sangat kebingungan akan fenomena langit aneh tersebut. Tidak hanya mereka saja, bahkan orang orang dari luar ibukota pun bisa melihat kejadian yang ada di atas langit ibukota.


Mereka semua bertanya-tanya pada diri mereka sendiri, apa yang sebenarnya sedang terjadi sekarang.


Namun, di sisi lain, yang lebih tepatnya di mana para pasukan sedang menjaga tembok berada. Mereka melihat seseorang yang memakai sebuah topeng tersenyum lebar hingga pipi nya sedang menunjuk ke arah tembok.


"Chaos meteor." Ujar Daniel orang yang memakai topeng tersebut sambil menunjuk ke arah tembok yang ada di depan nya.


⟨ Chaos meteor telah di gunakan, -100.000 MP, Cooldown: 168:59:58. ⟩


"Wah, apa-apaan dengan cooldown yang lama itu."


[ Skill memiliki kekuatan yang mematikan sehingga Cooldown dari skill tentu saja tinggi. ]

__ADS_1


12 meteor dengan diameter 10 serta berat hampir mencapai 2 ton muncul dari awan yang menerangi malam hari itu. Api terus berkobar mengelilingi batu meteor tersebut, semua orang yang melihat itu pun hanya bisa mematung dengan tubuh yang penuh gemetaran, keringat dingin langsung keluar dari badan mereka, satu persatu orang mulai panik melihat kejadian itu.


Begitupula dengan 4 mahluk summon Daniel, mereka hanya bisa tercengang dengan apa yang mereka saksikan sekarang.


"A-apakah ini mimpi?" Tanya salah satu prajurit kepada teman yang di sebelahnya setelah melihat meteor tersebut dengan bibir terus bergetar.


"Ini Cuman mimpi kan."


"BATU BESAR ITU SEMAKIN MENDEKAT, LARI!"


*BOOM*


Salah satu meteor mengenai tembok tersebut kemudian di ikuti dengan meteor yang lain nya, sekali serangan itu saja sudah menghancurkan tembok yang berisi puluhan prajurit, dan ini ada 12 meteor.


Beberapa meteor juga melesat ke arah bangunan penduduk membuat tubuh mereka hancur seketika, begitu juga nasib bagi prajurit yang sedang menjaga tembok.


Getaran di saat meteor tersebut itu jatuh bahkan dapat di rasakan hingga 10 km.


Kebakaran ada di mana-mana yang di sebabkan serpihan batu meteor, para penduduk berlarian kemana-mana. Namun, di saat mereka ingin keluar dari ibukota, ada sebuah barier sihir yang diciptakan oleh Ymir membuat orang orang di sana tidak bisa keluar dari ibukota dan terjebak di sana.


Tetapi kebakaran itu tidaklah lama, karena di sana terdapat penyihir kerajaan serta para petualang yang dapat mengendalikan sihir elemen air. Sehingga mereka dengan cepat memadamkan api tersebut.


"Sepertinya didalam sudah tenang ya, jika begitu mari kita mulai ronde dua nya." Kata Daniel dengan tersenyum didalam topeng yang masih dia kenakan.


Mulailah Daniel men summon ribuan monster yang sudah di bunuh oleh Ter sebelumnya, tentu saja itu sangat menguras mana nya, untung nya sistem menjual Potion Mp sehingga itu bukan menjadi masalah nya lagi.


Berjam jam telah berlalu. Kini, ada ribuan monster yang berkumpul di dalam hutan dekat dengan ibukota Licanara. Para penduduk, petualang bahkan prajurit pun pasti tidak pernah menyangka jika ada ribuan monster yang sudah berkumpul di sana, lagi pula itu merupakan area yang sudah di bersihkan oleh para petualang tiap hari nya.


Sayang nya, malam hari itu perubahan besar telah terjadi, Daniel lah dalang dari itu semua dan menyebabkan monster monster yang dia panggil berkumpul di sana.


"Kalian semua, mulai sekarang ikuti lah perintah Ymir." Ujar Daniel dengan topeng yang sudah terlepas menghadap ke arah ribuan monster yang berkumpul di depan nya.


"Kalo begitu mulai dari sekarang saya akan mengatur mereka semua, bersujud lah." Itu lah yang di katakan oleh Ymir.

__ADS_1


Secara serentak, ribuan goblin, ogre, serigala. Bersujud serentak tepat di hadapan Daniel, Ymir dan ketiga raja goblin nya. Barisan para monster itu sangat lah rapi, seperti seorang tentara yang sudah terlatih akan baris membaris.


"Ymir, lakukan lah seperti yang sudah di rencanakan." Ujar Daniel kemudian mengaktifkan skill fly dan meninggalkan para mahluk panggilan nya di sana.


Daniel sendiri sekarang pergi kembali ke kota Faniela untuk melanjutkan rencananya selanjutnya.


Sedangkan Ymir, dia memerintahkan seluruh pasukannya untuk menampakkan keberadaan mereka tepat didepan tembok yang sudah hancur berkeping-keping itu. Perlahan tapi pasti, ribuan monster itu pun mulai menampakkan diri mereka dengan Ymir serta tiga raja goblin yang berada di depan mereka semua.


"A-apa itu"


"D-demon dan R-raja gobiln."


"O-ogre ada ogre."


Prajurit prajurit yang masih hidup pun kini di kejutkan lagi oleh pasukan dari monster tersebut, di tambah ada iblis serta raja goblin. Itu membuat mental mereka benar benar hancur sekarang.


Pasukan yang di pimpin oleh Ymir sendiri sebanyak 100 ribu monster dengan 68 ribu goblin biasa, 14 ribu serigala, 12 ribu goblin pengendara serigala, serta 6 ribu ogre. Yang mana itu sudah terbilang cukup kuat untuk menyerang ibukota Licanara apalagi tanpa tembok tembok tinggi yang membatasi mereka.


Pembantaian pun di mulai.


*AKHHH*


Teriakan pun terdengar di penjuru kota, bahkan pasukan kerajaan Awami yang mengkhianati Kekaisaran Dracania tidak bisa melawan balik goblin yang seharusnya mudah untuk di kalahkan. Tapi, karena itu mahluk panggilan nya Daniel dia pun mendapatkan stat yang lebih tinggi dari biasanya. Hal itu lah yang menyebabkan mereka semua kesusahan karena yang mereka lawan saat ini bukanlah goblin biasa yang mereka buru.


Sedangkan para Orge sendiri, memiliki nafsu makan yang sangat besar, sehingga mereka tidak segan untuk memakan siapapun yang berada di depan mereka sekarang.


Begitulah akhir dari ibukota Licanara yang di kudeta oleh kerajaan Awami. Sungguh takdir yang sangat tragis.


Bagian tubuh manusia ada di mana-mana. Kepala, tangan, kaki, bisa di lihat di manapun kedua mata melihat. Namun Daniel memerintahkan pada Ymir untuk membunuh separuh manusia saja, dan memindahkan sisa manusia yang masih hidup ke dalam istana.


"Aku hanya memerintahkan kalian untuk tidak membunuh mereka, jadi jika kalian ingin menyiksanya itu terserah kalian, dan aku sarankan buat mereka merasakan nama nya putus asa. Asal ingat, jangan sampai mereka mati, karena mereka semua adalah bahan yang penting untuk rencana akhir ku."


"Baik tuan."

__ADS_1


Begitulah salah satu percakapan antara Daniel dan Ymir melalui telepati.


"Baiklah... waktunya melakukan rencana berikut nya."


__ADS_2