
POV DANIEL.
"Ku pikir akan menjadi pertarungan hidup dan mati." Kataku setelah menusuk beberapa kali ke kepala iblis yang aku temui sebelumnya, minotaur dan aku pun masih berdiri di atas tubuh nya agar jika dia masih hidup dia tidak akan bisa kabur lagi.
⟨ Selamat kepada pemain telah menyelesaikan Quest yang di berikan, Hadiah: 2.000 point shop, 1.000 point stat. ⟩
"Seperti nya level yang lebih rendah dari ku tidak akan membuat ku berubah sama sekali jika aku membunuh nya."
[ Benar, di sarankan untuk pengguna mencari musuh yang memiliki level lebih tinggi daripada anda, stat anda sendiri sudah 2 kali lipat dari level anda yang sebenarnya. ]
"Apakah aku harus memulai rencananya." Pikir ku sembari turun dari tubuh iblis yang ku bunuh saat ini.
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
POV AUTHOR.
Daniel sendiri sekarang sedang berjalan ke arah lima titik merah yang dia lihat di mini map, dia sangat yakin kalau itu merupakan segerombolan ogre yang di cari selama ini.
Minotaur yang di summon oleh nya pun belum dia kembalikan, Daniel masih kurang puas dengan hasil pertarungan yang sebelumnya membuat dia ingin menguji kekuatan minotaur tersebut ketika melawan lima orge itu.
Palu besar berwarna merah yang sebelumnya di pegang Ymri itu pun sekarang diambil oleh minotaur tersebut, itulah alasan kedua kenapa Daniel belum mengembalikan minotaur nya karena dia ingin menguji seberapa kuat monster yang dia panggil itu.
"Baiklah seharusnya di sekitar sini." Pikir nya sambil melihat sekeliling.
Hanya berjalan beberapa langkah dari tempat sebelumnya, seekor Ogre dengan kepala besar serta tubuh yang berotot dengan tinggi hampir mencapai 3 meter serta kulit bewarna abu abu dengan janggut dan rambut hitam di kepalanya terlihat tidak jauh dari ia berdiri sekarang.
"Serang." Perintah Daniel sambil menunjuk ke arah Orge tersebut.
Tanpa basa basi lagi Daniel menyuruh untuk menyerang Orge yang sudah berada di depan mereka berdua. Minotaur yang mendapatkan perintah itu pun langsung berlari dengan kecepatan yang luar biasa sembari memegang palu yang di ambil dari Ymri sebelum nya.
Karena tidak dapat melihat pergerakan lawan nya, tubuh orge itu pun hancur tak tersisa setelah di pukul oleh palu besar yang hampir seperti sebuah gawang bola versi kecil, menyisakan kedua kaki nya saja yang masih berdiri.
"Lumayan." Daniel sedikit kagum dengan kekuatan yang di miliki oleh minotaur yang dapat menghancurkan tubuh orge sekali pukulan.
Ogre sendiri memiliki level 90 yang tidak dapat di remehkan begitu saja bagi siapapun itu. Akan tetapi, dia dapat dengan mudah di kalahkan oleh monster panggilan Daniel dalam sekali serangan saja.
Empat ogre yang melihat temannya diserang pun langsung marah dan menyerang balik ke arah minotaur. Akan tetapi, dengan mudahnya Minotaur langsung menghantam salah satu tangan ogre menggunakan palu di tangannya membuat lengan nya hancur.
__ADS_1
"Oh... dia bisa bergerak jua kalau merasakan bahaya."
Awal nya Daniel menyangka ia tidak akan bergerak lagi meskipun ada bahaya yang menghampiri nya jika dia tidak memberikan perintah bergerak lagi. Namun, minotaur ternyata bisa menjaga diri nya sendiri.
"Baguslah, jadi tidak akan menyusahkan." Kata Daniel setelah salah satu orge tumbang lagi dengan kedua kaki yang sudah hilang karena di pukul palu besar nya, kemudian Minatour tersebut menginjakkan kaki nya ke kepala ogre sampai hancur.
Sekarang tersisa tiga ogre lagi.
"Mundur lah." Perintah Daniel.
Minotaur pun langsung berlari mundur dengan tiga ogre yang mengejar nya dari belakang, ketiga Orge itu terlihat sangat marah karena Minatour telah membunuh kedua kawan nya tersebut.
"Arc lighting." Setelah Minotaur sudah ada di belakangnya, Daniel pun langsung merapalkan sihir Arc lighting yang membuat tiga ogre yang level nya rendah daripada Daniel, mati seketika dengan tubuh yang hangus sekejap.
Daniel pun berjalan menghampiri 3 mayat ogre yang dia bunuh itu.
"Sial, bagaimana caranya ku menunjukkan bukti kalau tubuh nya sudah hancur begini." Pikir nya setelah melihat ketiga tubuh orge yang hangus tersebut.
Dengan terpaksa, Daniel pun mengambil salah satu bagian ogre yang di bunuh oleh minotaur, hanya kedua mayat itulah satu-satunya terlihat masih utuh walaupun kaki dan kepala mereka hancur.
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Daniel sekarang ada di dalam guild bersama minotaur yang berada di belakangnya nya, minotaur tersebut terlihat sedang memegang sebuah dua tangan ogre di lengan kiri nya dan palu yang sangat besar di tangan kanan nya.
Melihat Daniel dapat menyelesaikan tingkat A hanya dalam beberapa hari saja, ketua guild pun membuat keputusan untuk menaikkan Daniel ke tingkat B tanpa perlu ujian sama sekali.
Tidak hanya itu saja, Daniel pun menjadi bahan pembicaraan yang hangat di ibukota setelah membawa minotaur bersamanya, bahkan minotaur yang dia bawa dapat di kategorikan monster tingkat A di mata para petualang yang melihat nya
Daniel sendiri sekarang hanya melakukan rutinitas Quest harian nya tanpa tahu apa yang sedang terjadi pada nya di ibukota.
"Baiklah waktu nya berburu lagi." Ujar Daniel setelah melakukan sit up ratusan kali. Di sebuah hutan yang lumayan jauh dari ibukota.
Minotaur yang dia panggil pun saat ini masih belum dia kembalikan, bahkan dia terus menyuruh minotaur tersebut untuk membunuh monster yang ada di sekitarnya agar dia bisa naik level secara automatis.
Dia pun membuka mini map, dan melihat gerombolan titik merah yang tidak jauh dari nya. Tanpa basa basi lagi, dia berlari ke arah sana, dan yang dia temui ternyata hanyalah goblin membuat nya kecewa.
Daniel pun hanya menyuruh minotaur tersebut untuk menghabisi nya. Dan dalam hitungan detik saja gerombolan goblin tersebut tidak ada lagi yang tersisa, begitu pula dengan badan mereka.
__ADS_1
Begitulah keseharian Daniel hingga beberapa hari berlalu tanpa dia sadari, sekarang dia sendiri sedang mencari sebuah kota untuk beristirahat.
Level nya sendiri sudah mencapai level 280 yang mana itu di bantu dengan potion double XP, dia sendiri sudah dapat mengalahkan 10.000 pasukan elit kekaisaran jika dia ingin, dan sekarang dia juga sudah mencapai petualang tingkat A hanya dalam 5 hari sehabis dia menjadi tingkat B
[ Di sarankan untuk pengguna memberikan mahluk summon anda nama, itu dapat meningkatkan stat mahluk sebesar 10% ]
Daniel yang saat ini sedang bersantai di bawah pohon sambil melihat minotaur yang melakukan pembantaian terhadap para ogre di dalam hutan pun, terkejut mendengar perkataan Ai yang tiba-tiba.
"Sebuah nama? Mungkin Ter saja." Kata Daniel setelah para ogre di bantai oleh mahluk summon nya itu.
Tidak ada musuh yang kuat dia temui beberapa hari ini, sehingga dia hanya memerintahkan minotaur lah yang membereskan monster untuk nya.
Daniel pun akhirnya menemukan sebuah kota dan memutuskan untuk beristirahat di sana beberapa hari sambil membeli pakaian yang baru, Ter sendiri dia tinggalkan di hutan dan menyuruh untuk membunuh monster atau manusia yang menyerangnya.
Ketika dia ingin berbaring.
« Ambil alih ibukota Licanara Hadiah: 10.000 point shop, 5.000 point stat, Hukuman: kematian. »
Layar tersebut pun mendadak muncul, Daniel pun sedikit kebingungan dengan Quest tersebut. Apalagi saat ini dia sedang jauh dari ibukota Licanara.
"Ai, apakah sistem mendapatkan masalah, bagaimana mungkin aku di suruh mengambil ahli sebuah ibukota?"
[ Tentu saja tidak. ]
Dia pun memutuskan untuk tidur dulu sekarang dan mengabaikan nya, lagipula itu merupakan ibukota yang di kelilingi oleh pasukan elit jadi susah untuk mengambil alih nya untuk sekarang. Itulah yang dia pikirkan saat ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Keesokan harinya, kematian kaisar Dierez yang di bunuh oleh seorang raja dari kerajaan Awami tersebar di seluruh kota, Awami sendiri salah satu kerajaan yang tunduk dengan Dierez, namun dia melakukan penghianatan dengan dua kerajaan lain nya untuk membunuh Dierez.
Kini kekaisaran Dracania sudah runtuh, Antonio sang pangeran pun juga di eksekusi beserta Andiana. Namun, kabar akan Cathrine menjelaskan bila dia menghilang beberapa hari yang lalu sebelum kudeta itu terjadi. Sehingga Status nya hidup atau mati belum di ketahui.
"Inilah yang aku tunggu," Ujar Daniel sambil tersenyum lebar setelah mendengar kabar itu, "Sepertinya, tujuan kedua ku kali ini adalah menjadi seorang raja." Tawa nya dengan suara yang kecil.
« Sistem memberikan Quest: Menjadi seorang raja, Hadiah +50 level, 10.000 point shop, 5.000 point stat, hukuman – »
"Wah wah... bahkan sistem menyetujui nya, baiklah akan ku mulai rencana yang paling menakjubkan."
__ADS_1