Kisah Belum Usai

Kisah Belum Usai
Menghukum Diri Sendiri


__ADS_3

Evelyn masih terdiam dengan air mata yang masih mengalir di kedua pipinya, Devan sudah pergi dan membiarkan Evelyn agar tenang lebih dulu, pria itu juga menangis, namun lebih cepat menguasai diri.


"Pelayan akan mengantar makanan untukmu, makanlah!, aku tak ingin kamu sakit.." Itu perkataan terakhir yang Evelyn dengar sebelum pria itu pergi.


Benar saja beberapa saat setelah Devan pergi seorang pelayan datang dan membawa bubur yang baru untuk Evelyn, beberapa pelayan juga masuk untuk membersihkan bubur yang berserakan karena lemparan Evelyn tadi, hingga kini lantai kembali mengkilat.


Evelyn masih bergeming dan bahkan tak ingin menyentuh bubur yang bahkan terlihat menggoda itu, aroma bubur itu menguar tercium sangat wangi, namun Evelyn seolah tenggelam dengan dunianya sendiri, dunia kesedihannya.


Apa yang terjadi padanya..


Kenapa dia bisa ada disini..


Bagaimana bisa dia bertemu kembali dengan pria brengsek itu..


Evelyn merasa lelah, lelah dengan hidupnya, dulu dia mengira pertemuannya dengan Devan adalah sebuah berkah dan keberuntungan untuknya, di cintai pria tampan da kaya bahkan idola satu kampus membuat Evelyn melambung tinggi, namun nyatanya itu adalah awal dari kemalangan yang bertubi- tubi datang padanya.


Evelyn terjerat dalam pesona pria itu menyerahkan segalanya hingga hamil, lalu terusir dari keluarganya, hidup dengan menyedihkan dan kekurangan, lalu Damian.. Evelyn merasakan hatinya sakit setiap kali mengingat putranya, yang bahkan harus terenggut di usianya yang baru dua tahun.


Saat itu Evelyn merasa semua yang dia lakukan sia- sia..


Setiap Damian akan melakukan perawatan, Evelyn meminjam uang dari Irene yang akan dia bayar jika ada pria yang menyewanya, namun hutangnya tak pernah lunas bahkan selalu bertambah setiap bulannya karena biaya pengobatan Damian sangat mahal.

__ADS_1


Awalnya Evelyn masih canggung saat melayani para pria hidung belang, hingga Irene mengajarkannya bagaimana menjadi agresif terhadap pria dan membuat para pria menyukainya.


Demi menghasilkan lebih banyak uang Evelyn mempelajarinya dengan cepat, berbekal berbagai macam cara yang pernah pria brengsek bernama Devan ajarkan padanya, Evelyn berubah menjadi nakal dan menggoda, hingga banyak pria yang menyewanya.


Tapi tetap saja uangnya tak pernah cukup, beruntung Irene selalu mau meminjamkannya uang, meski dengan bunga yang lumayan tinggi, tapi tak ada pilihan bagi Evelyn saat pangeran kecilnya bertaruh nyawa dalam penyakit bawaannya sejak lahir.


Sejak bekerja sebagai wanita panggilan, Evelyn menyisihkan uangnya untuk menyewa rumah yang lebih layak demi tumbuh kembang Damian, hingga Evelyn menemukan rumah sederhana milik pasangan lansia baik hati, hingga kini rumah itu telah menjadi miliknya sepenuhnya.


Tanpa berpikir panjang Evelyn pun menyewanya lalu membawa Damian bersamanya, jika akan bekerja di malam hari Evelyn akan menitipkan Damian pada Boni yang sudah faham bagaimana cara merawat anaknya.


Hari demi hari Evelyn lewati dengan kesabaran dan terus mengobati Damian, hingga suatu hari kondisi Damian tiba- tiba memburuk, dan dokter menyarankan untuk melakukan operasi, Evelyn menangis bayi kecilnya harus menjalani penderitaan yang sangat dan mengalami kesakitan yang parah.


Operasi pasti sangat menyakitkan..


Namun demi Damian Evelyn rela bahkan jika harus bekerja seumur hidup pada Irene.


Evelyn menengadah dan memohon pada tuhan, meski dalam kondisi dirinya yang hina, berharap tuhan mengabulkan doanya untuk kesembuhan putranya Damian.


Namun Evelyn menyadari dirinya yang hina tentu saja, kecil kemungkinan doanya terkabul.


Hari itu bocah kecil itu tersenyum ceria meski berbagai alat menempel di tubuhnya, beberapa kali dia memeluk Evelyn bahkan mengecupi pipi ibunya dengan berceloteh layaknya anak yang sehat.

__ADS_1


Boni yang setia menemani Evelyn pun mengabadikan moment kedua ibu dan anak itu dalam beberapa foto bahkan vidio.


"Damian anak yang kuat, mom yakin Damian akan segera sembuh.." Evelyn mengecupi seluruh wajah Damian dengan sayang menjelang waktu operasinya.


Evelyn menunggu dengan gelisah selama proses operasi yang sangat lama itu, hingga dokter mengabarkan operasinya berjalan lancar.


Evelyn bernafas lega dia kira penderitaan Damian sudah usai, namun ternyata beberapa hari kemudian bocah itu meninggalkannya untuk selamanya.


Evelyn hancur, dia berada di titik terendah dalam hidupnya, dari semua derita yang dia alami, Evelyn rasa inilah yang terberat untuknya.


Evelyn kehilangan seluruh cahaya dalam hidupnya..


harapannya meninggalkannya..


...


Evelyn menelungkupkan wajahnya pada kedua lututnya, terus menangis terisak, bahkan suara tangisnya sudah tidak terdengar, kesakitan Evelyn begitu mendalam saat mengingat penderitaannya di masa lalu, dan ini semua bermula dari pria itu, pria bernama Devan.


Evelyn menyadari dirinya juga berdosa karena telah terjerumus dalam lembah dosa, hingga membuat dirinya hamil, namun Evelyn kini menghukum diri sendiri dengan membenci dirinya sendiri.


Benci akan perasaannya..

__ADS_1


....


🤔🤔🤔


__ADS_2