Kisah Cinta Aluna

Kisah Cinta Aluna
episode 13


__ADS_3

Di saat semua nya tertawa Lula hanya diam. Mata nya melihat ke arah seorang wanita yang berada tidak jauh dari mereka. Wanita itu adalah Windy yang sedang mendekat ke arah mereka.


Di saat Windy menghampiri mereka Lula langsung memeluk Selly.


"Hai Lula, sayang apa kabar udah lama ya kita gak ketemu." ucap Windy


"Pergi! aku benci sama Tante." ucap Lula namun Windy tak pergi ia hanya tersenyum menatap Lula.


Lula mendekat ke arah Rahma ia kemudian memeluk Nenek nya dengan erat. Sementara itu Bayu mendekat ke arah Windy di tatap nya Windy dari atas sampai bawah.


"Kamu siapa kenapa kamu bisa mengenal cucu saya?" tanya Bayu dengan mata nya tak lepas menatap Windy di depan nya.


"Bapak tanya sendiri saja sama cucu Bapak." jawab Windy ia menatap ke arah Lula yang sedang memeluk erat Nenek nya.


Bayu menatap Lula ia kemudian menanyakan kan siapa wanita yang ada di depan nya.


"Lula sayang Lula kenal sama Tante ini?" tanya Bayu


Lula menatap Windy yang sedang menatap nya. "Itu Tante Windy dia udah rebut Papa dari Lula dan Mama. Tante Windy jahat Lula benci sama Tante Windy. Tante Windy udah bikin Mama nangis." jawab Lula dan itu membuat Bayu, Rahma dan Selly kaget mendengar nya.


"Oh, jadi kamu wanita yang menghancurkan rumah tangga anak saya?" tanya Bayu dengan tatapan tajam menatap Windy.


"Iya saya yang telah merebut Mas Arkan dari Luna. Bapak jangan salah kan saya, Bapak salah kan itu menantu Bapak. Dia duluan kok yang goda saya, dia juga yang ngajak saya nikah. Oh iya satu lagi Bapak harus tau kalau saya udah di ceraikan sama Mas Arkan. Dan saya mau bilang sama Bapak, sekarang Mas Arkan sedang mencari Luna jadi saya saran kan sama Bapak, jangan pernah Bapak izin kan Luna untuk kembali sama Mas Arkan. Karena jika itu terjadi Luna tidak akan pernah bahagia karena Mas Arkan akan terus menyakiti anak Bapak." jawab Windy setelah itu dia pergi.

__ADS_1


"Jika aku tidak bisa bersama Mas Arkan kamu juga tidak akan bisa Luna." ucap Windy dalam hati


......................


Arkan duduk termenung di ruangan nya. Mata nya menatap foto ia berdua dengan Luna. Di peluk nya foto tersebut.


"Andai saja aku tidak menikah dengan Windy apa rumah tangga kita akan baik-baik saja?" tanya Arkan seorang diri.


Arkan beranjak dari kursi kebesaran nya ia mengambil kunci lalu keluar dari ruangan nya.


Sebelum pergi ia menemui sekretaris nya terlebih dahulu.


"Mona, apa besok saya ada meeting?" tanya Arkan pada sekretaris nya itu


"Ok! saya akan pergi beberapa hari kalau ada hal penting kamu bisa hubungi saya." pesan Arkan pada Mona dan sang sekretaris mengangguk mengerti.


Setelah berpesan pada sekretaris nya, Arkan pergi meninggalkan kantor nya.


......................


Luna tengah membereskan meja kerja nya. Ia bersiap-siap untuk pulang karena sudah waktu nya pulang. Setelah selesai ia pun langsung ke parkiran menuju mobil nya. Namun di saat ia hendak masuk ke mobil nya, tangan nya di tarik oleh seseorang.


Luna menoleh kebelakang melihat siapa yang menarik tangan nya.

__ADS_1


"Kamu udah mau pulang?" tanya Arga


"Iya, ada apa?" tanya Luna


"Enggak kok gak apa-apa, aku cuma mau bilang hati-hati di jalan bawa mobil nya pelan-pelan aja." jawab Arga


Luna tertawa saat Arga mengatakan itu. Ternyata kebiasaan Arga tidak pernah berubah ia masih sama seperti dulu. Ia selalu seperti itu saat diri nya hendak pulang.


Arga menatap Luna bingung. "kenapa kamu ketawa? Apa ada yang lucu?" tanya Arga bingung dengan Luna yang tiba-tiba tertawa.


"Enggak kok, ternyata kamu dari dulu gak berubah ya. Setiap aku mau pergi kamu selalu menarik tangan aku dan bilang hati-hati." jawab Luna


"Ternyata kamu masih ingat ya, kebiasaan aku. Aku kira kamu udah lupa. Oh iya kamu ingat gak waktu kamu jatuh saat kita di kejar sama anjing. Itu lucu banget tau gak. Apalagi saat kamu jatuh kamu narik tangan aku dan kita sama-sama jatuh."


"Iya benar banget. Itu lucu sih, kamu masih ingat aja sama kejadian itu." jawab Luna


"Ingat dong kejadian itu gak akan pernah aku lupakan." kata Arga


"Ya udah aku duluan. Kamu hati-hati pulang nya." ucap Luna kemudian ia masuk ke mobil nya.


Arga tersenyum menatap Luna dan melambaikan tangannya kepada Luna. Dan di balas Luna dengan tersenyum setelah itu dia pergi.


"Andai saja kamu belum menikah pasti aku akan menyatakan cinta aku kepada kamu. Aku sudah lama banget suka sama kamu Luna. Semoga kamu bahagia." ucap Arga dalam hati setelah itu ia juga pulang.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2