
...DI KANTIN...
"Nape Lu Al" ucap Dinda membuyarkan lamuan Aluna
"iya Al kenapa lo dari tadi bengong mulu" sahut Sila
"Aku Gakpapa kok, cuma kangen kakak doang" jawab Aluna dengan mata yang berkaca kaca
"doain aja Al semoga kakak lo sehat di sana" ucap sila
"iya Sil" jawab Aluna
"Oh iya, tuh cowok baru yang nabrak lo tadi pagi ganteng juga yah" ucap dinda sambil senyum membayangkan wajah Raka
"Hahaha muka kayak kentang lo bilang ganteng" jawab Aluna sambil tertawa terbahak bahak "kalau menurut guwe sih lebih gantengan kambing dari pada tu cowok"
"Hati-hati lo Al, entar jatuh cinta baru tau rasa lo" sahut sila
"Apaan sih lo Sil"
"Wkwkwk bener tuh kata Sila Al, Hati-hati nanti Benci jadi Cinta lagi" ejek dinda dan di sahuti tawa dari sila
"udah deh lebih baik guwe ke kelas dari pada denger celotehan para penunggu kantin" jawab Aluna memasang muka sebel dan beranjak pergi
...SESAMPAINYA DI KELAS...
Di dalam kelas terlihat Raka yang sedang sibuk membaca buku dan sesekali makan Snack yang di belinya
"Huh kenapa sih harus ada Setan di bangku guwe" ketus Aluna dan sedikit melirik Raka yang sedari tadi membaca buku tanpa menoleh sedikitpun ke Aluna
"Hadeh Dasar Menyebalkan"Gerutu Aluna
"Kenapa" ucap Raka tanpa beralih dari bukunya
"Lo Tanya guwe" Tanya Aluna pada raka dengan memutar badanya sedikit menghadap Raka
"ehem"dan di jawab Raka dengan deheman tanpa menoleh ke Aluna.
"Guwe gakpapa"jawab aluna"oh iya guwe boleh nanya gk"
"Apa" jawab raka dengan menghadap ke Aluna Sambil Menautkan Kedua Alisnya
Dan Seketika kedua manik Mata mereka bertemu
__ADS_1
"hadeh kenapa dada gue dag dig dug dan kenapa gue jadi gerogi gini sih" batin aluna
"Hey" ucap Arka membuyarkan lamuan Aluna
"eh i_ya ya. hemm Lo tuh,,,,,_Aluna menghentikan ucapannya"guwe tadi mau nanya apaan yah.hah kenapa otak gue jadi miring gini sih" batin aluna
"Apa" tanya Raka penasaran
"gk jadi deh" ucap Aluna sambil mengalihkan tatapannya ke jendela
"dia mau nanya apaan yah. terus kenapa tadi guwe deg deg an yah. nih cewek cantik juga.
hah kenpa guwe jadi muji nih cewek bar bar sih" batin raka sambil merutuki kebodohannya.
Tiba-tiba Freya masuk ke kelas dan berjalan menuju bangku yg di tempati raka dan Aluna
"hay Raka. kenalin guwe freya" ucap freya seraya mengulurkan tangan ke arah raka
"oh iya" jawab raka dingin tanpa membalas uluran tangan freya
"Hahaha" seketika tawa Aluna pecah melihat sikap dingin Raka ke freya
"kenapa lo ketawa" ucap freya dengan nada tinggi
"dasar lo" dengan tangan yang sudah melayang,siap mendarat di pipi Aluna
"Stop" suara berat itu menggema di dalam kelas."Turunkan Tangan Lo sekarang" ucap raka dengan nada yang sedikit naik.
"tapi Ka dia sudah Keterlaluan" titah freya
"berhenti kataku" bentak raka
"pasti lo sudah menggoda raka kan,sampai dia berani bentak guwe hanya karena lo, dasar wanita penggoda" ucap freya sambil berlalu pergi keluar kelas
"apa lo bilang" ucap Aluna dengan nada emosi dan dengan manik mata yg sudah berkaca-kaca.
seketika air matanya jatuh di iringi kaki yang melemah dan badan nya bergetar hebat,
Ucapan Freya Mengingatkan Masalalunya yang begitu pahit
iya. kata-kata freya mengingatkan Aluna kepada perempuan paruh baya. yg lebih tepatnya Nenek Aluna Sendiri,
...POV ALUNA...
__ADS_1
Dulu waktu Aluna masih di bangku kelas 5 SD. Aluna melihat dan menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri.
ia melihat Nenek yang sangat dia sayangi dan dia hormati sedang memukul dan dan juga memaki Wanita yang melahirkan dirinya(MamahAluna)
"Dasar wanita gak tau diri" ucap rena(nenek) dengan nada emosi
"maaf kan saya bu" titah sinta dengan mata yang sudah berurai air mata
"dasar wanita penggoda" sahut rena dengan emosi yang memuncak dan menarik rambut sinta dengan keras
"maaf bu. saaakit bu tolong" ucap sinta memohon dengan menyatukan kedua telapak tanganNya
"saya gk habis pikir dengan Rayn. kenapa dia mau dengan wanita penggoda sepertimu,"ucap rena menatap dengan mata tajam.
"saya bukan wanita penggoda bu.saya tadi gak sengaja ketemu reno di jalan bu, dia temen sinta waktu kuliah dulu bu, sinta berani bersumpah bu, sinta gak selingkuh dari mas rayn," ucap sinta dengan air mata mengalir
Tanpa mereka sadari,. ada sosok gadis perempuan yang menyaksikan adegan tersebut dengan wajah yang sudah terurai air mata
dan tiba-tiba "bruk" sinta jatuh tersungkur ke lantai
"Mamahhhh" teriak aluna. seketika Rena menghadap ke arah sumber suara"Aluna" ucapnya dengan ekspresi kaget
Aluna berlari menuju sinta "mah bangun mah" dengan mata yang sudah basah karena air matanya
"ayo kita bawa mamah kamu ke rumah sakit ya sayang" ucap rena sembari memegang pundak Aluna
Aluna Segera menepis tangan Neneknya."ini semua gara-gara nenek,Aluna benci sama nenek"
Kejadian itu lah yang membuat Aluna sampai sekarang benci dengan neneknya
dan sampai sekarang dia trauma dengan kalimat itu (penggoda)
...Pov Off...
"lo gakpapa" tanya raka khawatir
"guwe bukan wanita penggoda Ka"ucap Aluna dengan mata yg sudah basah"guwe bukan penggoda" ucapnya lagi dan kini pertahananNya runtuh, lututnya tersungkur kelantai,badannya lemah, dan air mata yang tidak berhenti mengalir
"Lun" seketika Raka memegang tangan Aluna dan rakapun ikut duduk di lantai
"Ka Aku mau pulang" ucap Aluna lemah
"oke aku antar ya" tanya raka dan di angguki oleh Aluna tanda setuju
__ADS_1
sebelum itu, Raka meminta izin pada guru untuk mengantar aluna pulang