
Tiba nya di rumah Lula langsung masuk ke dalam menemui Mama nya. Karena sudah lebih 3 bulan ini ia tidak bertemu Mama tiri nya itu. Karena Mama nya pergi ke luar negeri untuk menjemput adik tiri nya yang bersekolah di sana.
"Mama, Lula pulang!" teriak nya sembari berjalan ke arah ruang TV.
Mendengar teriakan Lula, Agnes langsung menghampiri Lula dan memeluk nya dengan erat.
"Gimana kabar kamu sayang, baik kan?'' tanya Agnes
"Aku baik kok Ma, Mama gimana kabar nya?" tanya Lula balik
"Mama baik." jawab Agnes ia kemudian mencium pipi kiri dan kanan Lula.
Lula tersenyum senang saat Agnes sudah kembali ke rumah. Karena selama ini Agnes lah yang merawat nya saat ia di pisah kan dari Luna. Papa nya Arkan menikah lagi dengan Agnes seorang janda yang mempunyai anak satu. Saat itu Lula berumur 8 tahun. Dan setelah menikah mereka pindah keluar negeri dan tinggal di sana. Beberapa tahun kemudian mereka pulang ke Indonesia dan tinggal di Indonesia hingga sekarang.
"Oh ya Ma, Erwin mana? kok aku gak lihat dia dari tadi?" tanya Lula yang sudah duduk di sofa bersama Mama dan Papa nya.
"Kakak cari aku ya?" ucap Erwin dari arah tangga.
__ADS_1
Lula menatap ke arah suara yang di dengar nya. "Gila, Adik gue sekarang udah gede. Lo minum apa sih, tinggi banget?" tanya Lula saat melihat Adik laki-laki nya yang sudah lebih tinggi dari nya.
"Gue gak minum apa-apa. Cuman air putih doang kok sama susu." jawab Erwin
Setelah itu ia menghampiri Lula dan memeluk nya dengan erat. Lula membalas pelukan nya dan mereka pun berpelukan.
Arkan dan Agnes tersenyum bahagia karena sekarang mereka sudah berkumpul kembali di tambah melihat kedua anak nya yang akur.
"Lo berat banget sih Kak, di kasi makan apa sama Papa?" tanya Erwin saat ia mengangkat tubuh Lula.
"Gimana gak berat Kakak kamu itu makan nya mie campur nasi terus di atas nya di tambah lagi sama telur mata sapi." jawab Arkan sebelum Lula menjawabnya.
"Aww sakit Kak, Papa lihat tu Kakak." adu Erwin pada Papa nya karena Lula mencubit pinggang nya.
"Siapa suruh lo ngatain gue gendut." ucap Lula dengan bercak pinggang menatap Erwin.
"Emang Kak Lula gendut kok. Erwin kan berkata jujur sama Kakak." jawab Erwin
__ADS_1
"Mama lihat tu Erwin. Dia ngatain Lula gendut. Emang Lula gendut apa?" adu nya pada Agnes
"Erwin udah stop kamu ngatain Kakak kamu, kasian dia." bilang Agnes pada Erwin
"Iya Ma." jawab Erwin ia kemudian duduk di sebelah Arkan. Dan Lula duduk di sebelah Agnes. Mereka kemudian berbincang bersama sembari menonton TV.
Sementara itu di rumah nya Luna lagi memikirkan orang yang di temui Alia tadi. Ia masih penasaran dengan orang yang ketemu sama Alia tadi.
"Mas, gimana yang di temui Alia tadi beneran Lula? Berarti sekarang Lula sudah balik ke Indonesia dong? Mas, besok kita cari Lula ya?"
"Tapi kalau itu bukan Lula gimana?" tanya Arga balik
"Kamu kok ngomong gitu sih, aku yakin itu pasti Lula. Kalau kamu gak mau bantu aku, besok aku cari aja sendiri." jawab Luna dengan wajah cemberut
"Iya, besok aku bantu kamu cari Lula. Tapi udah dong jangan cemberut lagi." bujuk Arga
Mendengar itu Luna langsung tersenyum. Ia senang karena Arga mau membantu nya mencari Lula.
__ADS_1
bersambung