Kisah Cinta Aluna

Kisah Cinta Aluna
episode 16


__ADS_3

"Nenek, Tante kejadian tadi jangan kasih tau Mama ya. Lula gak mau Mama khawatir sama Lula." ucap Lula saat mereka lagi di jalan menuju pulang.


"Iya Tante janji gak akan kasih tau Mama soal kejadian tadi." jawab Selly dengan melirik sekilas ke arah Lula.


"Nenek juga ya harus janji sama Lula, gak boleh kasih tau Mama kalau Lula tadi mau di culik."


"Iya, Nenek janji sama Lula." jawab Rahma


......................


"Maaf Bos saya gagal bawa Lula ke Bos. Soal nya tadi dia berhasil kabur dari saya." jawab laki-laki itu


"Kamu ngapain aja sih sampai dia berhasil kabur. Sama anak kecil aja bisa kalah. Pokoknya kamu harus bawa Lula ke saya. Gimana pun cara nya saya mau kamu bawa Lula ke saya." jawab Arkan dengan kesal karena orang suruhan nya gagal membawa Lula ke dia.


...----------------...


Lula masuk ke kamar nya setelah ia selesai makan siang. Ia mengambil buku nya dan duduk di atas ranjang. Ia kemudian menulis di sebuah buku diary milik nya.


Hai aku Lula umur ku 6 tahun, hari ini adalah hari di mana aku hampir di culik. Kata penculik nya Papa yang suruh jemput aku, tapi aku gak mau ikut kata Mama aku gak boleh pergi sama orang yang gak di kenal. Sebenarnya aku ingin sekali ikut sama Om itu, tapi aku takut nanti Om itu jahat sama aku. Padahal aku kangen sekali sama Papa. Kenapa sih Mama yang marahan sama Papa, harus aku yang di jauhkan sama Papa? Ya Allah tolong kabul kan doa Lula. Lula mau Papa dan Mama bersatu lagi. Amin

__ADS_1


Setelah selesai menulis, Lula menyimpan kembali buku diary nya ke dalam tas.


....................


Luna sudah berada di mobil nya ia bersiap-siap untuk pulang. Karena jam kerja nya sudah selesai. Namun saat perjalanan pulang tanpa ia sadari seseorang mengikuti nya. Windy mengikuti Luna dengan mobil nya.


"Kamu tidak akan pernah bahagia Luna. Karena aku tidak akan membiarkan kamu bahagia di atas penderitaan aku." ucap Windy ia terus mengikuti mobil Luna karena ia ingin tau Luna tinggal di mana sekarang.


Beberapa puluh menit kemudian Luna tiba di rumah nya. Ia segera turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah nya. Sementara itu Windy hanya melihat dari kejauhan, setelah mengetahui di mana rumah Luna ia pun pergi.


"Assalamu'alaikum, Lula Mama pulang." ucap Luna dan Lula keluar dari kamar nya.


"Yeay Mama sudah pulang." ucap Lula dengan kegirangan


"Gimana tadi sekolah nya? Lula belajar apa tadi di sekolah?" tanya Luna


Lula terdiam beberapa saat. "Apa aku kasih tau Mama kalau tadi aku hampir di culik. Tapi, kalau kasih tau Mama, nanti Mama pasti khawatir sama aku." ucap Lula dalam hati


"Lula, kok diam aja sih? Emang tadi di sekolah Lula ngapain aja?" tanya Luna lagi

__ADS_1


"Tadi di sekolah Lula belajar tentang tanaman. Terus Lula juga di suruh melukis sama Buk guru. Pokoknya tadi di sekolah seru deh Ma." jawab Lula


"Seru dong! emang Lula lukis apa tadi?" tanya Luna lagi


"Tadi Lula lukis Mama, Papa, dan Lula. Terus kita di suruh cerita juga sama Buk guru tentang lukisan kita. Tadi Lula cerita sama temen-temen dan Buk guru. Lula bilang kalau Mama sama Papa lagi marahan, terus Lula sedih. Lula juga bilang kalau Lula juga tidak tinggal lagi sama Papa. Lula kangen sekali sama Papa. Setelah Lula cerita semua nya tepuk tangan. Dan Buk guru tadi bilang orang besar emang suka bertengkar jadi kita sebagai anak-anak tidak usah ikut campur. Biarkan aja mereka menyelesaikan nya masalah nya sendiri." cerita Lula dan itu membuat Luna terdiam karena sedih melihat Lula yang kangen sama Papa nya. Sementara ia belum bisa memenuhi keinginan Lula.


"Maafkan Mama ya sayang belum bisa memenuhi keinginan kamu. Mama janji akan selalu jadi Mama yang baik buat kamu." batin Luna


"Ma, kapan aku bisa ketemu sama Papa?" tanya Lula


"Nanti ya, kalau Mama udah gak sibuk lagi. Oh iya nanti malam Mama mau pergi ke pesta sama teman Mama, Lula mau ikut gak?" tanya Luna


"Iya Lula mau. Pasti di sana banyak makanan. Emang teman Mama laki-laki atau perempuan?" tanya Lula yang penasaran akan teman Mama nya.


"Laki-laki, namanya Om Arga dia itu teman Mama waktu kecil dan juga bos tempat Mama bekerja." jawab Luna


"Oh gitu, ya udah Lula mau Ma ikut ke pesta." jawab Lula dengan antusias membuat Luna senang melihat nya karena Lula tidak bertanya lagi tentang Papa nya.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2