Kisah Cinta Aluna

Kisah Cinta Aluna
Di Rumah Aluna


__ADS_3

Setelah kejadian tadi di Apertemen, mereka berdua di landa kecanggungan, sehingga tidak terjadi topik pembicaraan di dalam perjalanan menuju kediaman Aluna, hanya ada suara kendaraan yang terdengar.


mereka berdua hanya bisa bergulat dengan pikirannya masing-masing, karena tidak ada salah satu dari mereka yang berani membuka pembicaraan.


Tiba-tiba raka bertanya...


"ehem Lun rumah lo di mana" tanya raka yang di awali dengan deheman untuk memecah rasa canggungnya dan menetralkan detak jantungnya yang dari tadi berdetak tak karuan sejak kejadian beberapa saat yang lalu


"eh-mm i-tu rumah gue di jalan Air mancur dekat bundaran Balai desa, nanti ada sekolahan terus lo belok kekanan, hmm Rumah cat Silver No.41 itu rumah gue" jawab Aluna kikuk


"oke"


Rakapun segera membawa mobilnya menuju jalan yang di sebutkan oleh Aluna.


Dan setelah itu lagi lagi dan lagi terjadilah keheningan yang tiada ujungnya.


Setelah beberapa menit perjalanan sampailah mereka di rumah yang cukup besar yang di sampingnya di kelilingi oleh taman dan lampu warna warni, di samping kirinya ada beberapa pohon yang sepertinya sengaja di tanam dan satu lagi yang menambah kesan mewah tersebut adalah pahatan Bertulis Arab pada kayu yg di letakan di atas pintu.


Di gerbang mereka di sambut oleh dua Satpam penjaga rumah tersebut.


Setelah memasuki gerbang tersebut, Nuansa Mewah yang di miliki oleh rumah tersebut terlihat semakin nyata.


Aluna dan Rakapun segera keluar dari mobil dan berjalan menuju pintu rumah tersebut


di samping kanan dan kiri tersebut di jaga oleh dua pengawal yang berbaju hitam dan memiliki badan yang kekar.


"Lun ini beneran rumah lo??" tanya Raka yang sedikit tidak percaya dengan semua ini


"ya iya lah, ya udah ayo masuk"


"ehem" raka berdehem untuk mengiyakan ucapan Aluna


setelah masuk ke dalam rumah tersebut Raka di suguhkan oleh interior rumah yang mengagumkan.


Merekapun segera mengucapkan Salam ketika masuk


"Assalamu'alaikum" Ucap mereka secara bersamaan.


"mah mamah" teriak Aluna karena tidak ada jawaban dari dalam rumah


"iya sayang bentar mamah lagi masak nih" jawab Mamah aluna yang mendengar teriakan Aluna dan di jawab teriakan pula oleh mamahnya


"ya udah ayo duduk dulu guwe mau ke kamar ganti pakaian sebentar"


"Baik" jawab Raka datar


Tiba-tiba dari arah dapur terdengar langkah kaki dan beberapa detik kemudian Terdengar suara perempuan


"Loh siapa??" tanya perempuan tersebut seraya duduk di kursi di depan raka


"eh saya Raka tante temen-nya Aluna, saya kemari karena mengantarnya pulang" jawab Raka Pada Perempuan tersebut.


Yaps bener sekali, perempuan tersebut adalah Mamah Aluna yang kaget karena melihat laki-laki muda yang duduk di ruang tamunya.


"Loh kenapa pulangnya malem dan kenapa Aluna bisa bareng sama kamu"


"itu tante, tadi Aluna tiba-tiba badanNya lemes"


"loh kok bisa, tadikan Aluna udah sarapan, emang kenapa dia bisa seperti itu"


"hmm tadi sebenarnya ada temen Aluna yang mengejek dia dengan mengucapkan kata-kata kotor kepadanya, setelah itu tiba-tiba dia nangis dan badanNya lemes"


"jadi dia masih trauma" batin mamah Aluna


"tan tante"


"eh iy, maaf tadi tante gk fokus, oh iya sampai lupa, "_" bik bibik kemari bik" sambung mamah sambil sedikit berteriak


"maaf nyonya saya tadi ke belakang sebentar, oh iya ada apa ya nyonya" jawab bik Rumi sambil berjalan menuju ruang tamu


"kemari bik, itu bik tolong buatin minuman buat temen Aluna ya bik dan tolong ambil cemilan yang Ada di lemari yang kemarin kita beli"

__ADS_1


"oh iy nyonya, saya ke dapur bentar permisi nyonya,Aden"


bik Rumipun segera pergi menuju dapur dan setelah itu ada suara langkah kaki dari tangga menuju kebawah.


"sayangnya mamah udah turun"


"eh iya mah hmm Mamah, papah udah pulang belum"


"belum sayang kayaknya bentar lagi deh" tidak lama kemudian terdengar mesin mobil masuk kedalam area rumah "kayaknya itu mobil papah deh sayang" dan munculah orang yang sudah di nantikan kedatanganNya oleh keluarga tersebut


"Assalamu'alaikum" ucap papah Aluna.


"WaalaikumSalam" Jawab mereka bertiga serentak "Udah pulang pah, pasti lelah ayo sini duduk dulu pah" sambung mamah Aluna


"iya mah lelah banget, rasanya badan aku mau copot semua"_"loh Ada Tamu ternyata"


"eh iya pah kenalin ini temen Aluna namanya Raka" jawab Aluna sambil salim pada papahnya seraya mengenalkan Raka


"iya Om saya Raka temen Aluna" ucap raka dan Ia pun berdiri seraya menyalimi papah aluna.


"temen apa temen ini hmmm anak papah udah besar ternyata"goda papah Aluna pada mereka berdua


"ih papah, ini beneran cuman temen aluna" jawab Aluna dengan bibir yang sudah maju beberapa meter


Raka yang mendengar ucapan papah Aluna hanya bisa tersenyum Malu.


"hehe iy deh sayang maaf papah cuman becanda tadi, itu bibir kenapa maju begitu, entar papah kuncir pake gelang karet lo" ucap papah aluna dengan terkekeh akibat tingkah lucu putri yang di sayanginya


"ih papah ah, lebih baik papah ke kamar istirahat daripada godain aku terus"


"hehe iya sayang, oh iya mah Evan udah tidur?" tanya papah aluna kepada istri tercintanya.


"udah pah ya udah papah mending ke kamar bersih-bersih setelah itu kita makan malam, mamah udah masak tadi"


"ya udah saya ke atas dulu, nak raka nanti ikut makan malam aja bareng kita" ucap papah aluna


"gak usah Om takut ngerepotin" tolak Raka dengan lembut


"enggak ngerepotin kok, pokoknya nanti kamu ikut makan malam bareng kita, yaudah saya ke atas dulu" setelah itu papah alunapun berjalan menaiki tangga menuju kamarnya yang berada di lantai tiga


"ya udah deh tante saya mau"


"gitu dong, ya udah tante ke belakang bentar ya"


di dalam ruang tamu tersebutpun hanya tinggal dua manusia yang rasa canggungnya masih melekat permanen dalam diri mereka masing-masing.


tiba-tiba bibik datang dan membawa beberapa minuman dan cemilan untuk mereka, setelah itu ia pun kembali ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk makan malam.


"eh-itu hemm maafin Orang tua gue ya karena udah maksa lo buat makan malam di rumah gue" ucap Aluna canggung


"oh santai aja gue gapapa kok, seharusnya gue yang harus minta maaf ke lo karena udah ngerepotin"


"enggak kok lo gk ngerepotin, ya udah kita ke ruang makan sekarang"


Merekapun segera menuju ruang makan, di sana ternyata sudah ada beberapa jenis makanan yang sudah siap untuk di santap


ada beberapa menu hari ini yang sebagian besar adalah menu kesukaan Aluna, yaitu Ayam bakar bumbu kecap dan gulai kambing.


"ayo duduk dan sebelum itu cuci tangan dulu," ucap mamah aluna yang sedang menata meja makan


"iy tan" jawab raka


rakapun segera berjalan kebelakang namun tiba-tiba tangannya di cekal oleh seseorang, otomatis ia pun berhenti berjalan dan menoleh ke belakang


"lo mau kemana" tanya orang tersebut


Ya...dia adalah aluna si pelaku


"gue mau kebelakang cuci tangan" jawab raka sambil menatap muka aluna


"ngapain kebelakang segala, lihat tuh ada wastafel" ucap Aluna sambil menunjuk ke arah wastafel yang berada di dinding dekat pintu masuk ke ruang makan tersebut

__ADS_1


"ini sebenarnya rumah atau istana sih semua serba instant" batin Raka yang melihat wastafel tersebut


"kenapa bengong ayok cuci tangan lo, bentar lagi waktunya makan" ucap Aluna seketika memecah lamunan raka.


"oke"


Setelah mencuci tangan merekapun segera makan, dengan di awali doa yang dipimpin oleh papah Aluna.


saat makan tidak ada suara yang keluar dari mulut mereka hanya ada dentingan suara sendok yang beradu dengan piring .


setelah acara makan-makan selesai Rakapun segera pamit untuk pulang ke Apertemennya.


"om tante Saya pamit mau pulang udah malem soalnya" pamit raka pada orang tua aluna


"oh iya nak raka hati-hati" jawab papah aluna"nanti sebelum naik mobil baca doa dulu biar selamat sampai rumah" sambung mamah aluna


"iy om tante saya kedepan dulu dan Assalamu'alaikum" ucap raka seraya menyalimi mereka berdua


"iy nak raka waalaikumsalam oh iya Aluna itu anterin nak raka kedepan"


"iy Mah"_"Ayo Ka Gue anterin kedepan"


"ya udah permisi"


Merekapun berjalan menuju luar rumah,


Sesampainya di luar rumah....


"Ya udah Lun gue pulang dulu, lo nanti kalau tidur jangan terlalu malam, lo itu harus banyak istirahat" ucap raka menasehati aluna


"hmmm iya"


"ya udah gue jalan dulu Assalamu'alaikum"


"waalaikumsalam"


Rakapun segera menjalankan mobilnya dan melesat keluar dari area rumah


Setelah mobil Raka tidak terlihat lagi Alunapun segera masuk dan mengunci pintu rumah, ia pun segera menaiki tangga menuju kamarnya yang berada di lantai tiga.


Sesampainya di kamar entah kenapa dari tadi bibirnya tidak bisa berhenti melengkung karena mengingat ucapan Raka yang menurutnya sedikit perhatian kepadanya.


"hadeh kenapa dadaku berdetak cepat sih,apa gue sakit jantung, hahaha apa mungkin gue udah gila "


"tapi tadi ucapannya manis banget" ucapnya lagi sambil memeluk guling kesayangannya


"hah lebih baik gue tidur, besok kan pelajarannya guru galak kek mak lampir"


"gue kan belum sholat, gue sholat dulu ah biar lebih tenang"


tak beberapa lama kemudian Aluna telah menyelesaikan kewajibannya dan ia pun segera tidur.


Sementara itu Raka yang berada di mobil menuju arah pulang, pikiran dan otaknya di penuhi oleh kata-katanya pada Aluna,ia merutuki dirinya sendiri karena telah mengatakan kata-kata tersebut.


"hadeh kenapa gue bilang begitu kedia, entar dia kepedean lagi, tapi pas gue lihat senyumnya tadi hah manis banget"


"noh kan kumat lagi penyakit gue huh huh keknya gue bener-bener gila deh, hah... lebih baik gue segera pulang deh"_"pegel banget badan gue"


Setelah sampai di Apertemen iapun segera melaksanakan sholat dan bergegas tidur, tak lupa iapun meminum air putih, karena itu adalah kebiasaanNya dari kecil.


-


-


...****************...


...Gimana tuh pendapat kalian dengan cerita episode hari ini, tulis pendapat kalian di komentar di bawah ini ya...


...dan jangan lupa like dan lagi lagi saya ingatkan Apabila ada salah kata atau bahasanya sedikit kaku tolong di bantu...


...oke babay...

__ADS_1


...#KISAH CINTA ALUNA#...


...JANGAN LUPA LIKE AND VOTENYA😊...


__ADS_2