Kisah Cinta Aluna

Kisah Cinta Aluna
episode 19


__ADS_3

"Kamu gak mau masuk dulu ke dalam?" tawar Luna


"Lain kali aja ya Lun, aku capek banget nih mau pulang." jawab Arga


"Ya udah kamu hati-hati." ucap Luna


"Iya! Om pulang dulu ya, nanti kapan-kapan kita ketemu lagi." ucap Arga


"Iya Om. Hati-hati di jalan." jawab Lula


Setelah pamitan Arga masuk ke mobil nya dan melajukan mobil nya meninggal kan halaman rumah Luna. Lula dan Luna pun masuk ke dalam setelah mobil yang di bawa Arga menghilang dari pandangan mereka.


Namun baru saja mereka masuk ada seseorang mengetuk pintu depan. Luna membalikkan badan nya ia lalu membuka pintu depan. Sementara itu Lula masuk ke dalam kamar.


Mas Arkan?


Luna berdiri mematung menatap sosok laki-laki di depan nya. Ia Arkan laki-laki yang ia cintai dan juga laki-laki yang telah membuat semua impian nya hancur.

__ADS_1


"Lun, aku mau ketemu sama Lula. Mana dia kamu jangan pernah larang aku buat ketemu sama dia. Aku Ayah nya jadi aku berhak buat ketemu sama Lula kapan pun aku mau." ucap Arkan dan itu membuat Luna emosi karena perkataan Arkan barusan.


"Aku gak akan izinkan kamu ketemu sama Lula. Lagi pula dari mana sih kamu tau kita tinggal di sini?"


"Aku gak sebodoh yang kamu pikir. Aku tau dari Windy." jawab Arkan


"Oh jadi kamu masih berhubungan dengan si pelakor itu. Kamu tau aku udah mau menerima kamu lagi di hidup aku dan Lula. Tapi, setelah aku dengar kamu masih berhubungan dengan Windy, aku udah gak mau lagi balikan sama kamu." ucap Luna dengan tatapan tajam menatap Arkan di depan nya.


"Dan kamu harus tau aku ke sini bukan untuk balikan sama kamu. Aku ke sini untuk ketemu Lula dan juga kasih surat perceraian kita. Dan hari ini kita udah gak ada hubungan lagi. Aku dan kamu udah bercerai. Dan satu lagi Lula aku pasti kan akan jatuh ke tangan aku. Dan aku akan hidup berdua dengan Lula selamanya tanpa kamu."


"Kamu gak akan bisa miliki Lula. Karena Lula itu milik aku. Aku yang berhak merawat dia. Karena aku yang melahirkan dia." jawab Luna dengan emosi


"Kamu gak akan bisa miliki lula karena dia milik aku. Dan kamu tunggu aja aku akan datang kesini lagi buat jemput Lula." ucap Arkan kemudian ia pergi meninggalkan Luna.


"Egois kamu Arkan kamu sudah merebut semua yang aku punya. Aku benci kamu." teriak Lula namun Arkan tak memperdulikan nya.


Luna masuk ke dalam dengan tangis pecah ia tak menyangka hidup nya akan seperti ini. Impian nya semua nya hancur sekarang ia sudah menjadi seorang janda.

__ADS_1


"Ya Allah jika ini jalan nya tolong kuat kan hamba. Dan jika engkau izinkan aku mohon biar kan Lula hidup bersama hamba." ucap Luna dalam hati nya.


Luna masuk ke kamar orang tua nya. Melihat Mama nya sedang duduk di kursi rias nya ia langsung menghampiri dan memeluk Mama nya dengan tangis pecah.


"Ada apa sayang kenapa kamu menangis?" tanya Rahma bingung karena tiba-tiba Luna memeluk nya.


"Tadi Mas Arkan ke sini terus dia kasih ini ke aku." jawab Luna dengan menyerah kan surat perceraian yang di beri Arkan pada nya. Rahma mengambil surat tersebut lalu di baca nya dengan seksama.


"Ya Allah sayang kamu yang sabar ya, Mama pasti akan selalu ada untuk kamu. Kamu gak usah nangis lagi ya."


Luna masih menangis ia masih tak menyangka hidup nya akan seperti ini.


"Aku udah ikhlas berpisah sama Mas Arkan. Tapi tadi Mas Arkan bilang kalau dia akan bawa Lula pergi dari aku. Aku gak mau Ma pisah dari Lula. Aku yang melahirkan Lula jadi aku yang berhak buat ngerawat dia sampai besar." ucap Luna dengan tangis pecah


"Sayang jangan nangis Mama tau kok apa yang kamu rasa kan. Mama akan bicara kan ini sama Papa, kamu tau kan Om Mario teman Papa yang pengacara itu, nanti biar Mama suruh Papa buat bilang sama Om Mario biar dia bisa bantu kamu urus hak asuh Lula biar Lula kamu yang merawat nya." bujuk Rahma dan Luna sedikit lebih tenang.


Luna menghapus air matanya. "Iya Ma, makasih selalu ada untuk Luna. Maaf kan Luna juga yang selalu menyusahkan Mama." jawab Luna kemudian ia memeluk Mama nya sebentar setelah itu ia keluar dari kamar Mama dan Papa nya.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2