Kisah Kami

Kisah Kami
##15.


__ADS_3

ketika siang Yana bersiap siap untuk menemui Jendral Edy untuk memastikan kebenaran tantang berita tersebut.


" assalamualaikum Jendral boleh saya masuk " kata Yana memencet tombol bel ruangan dan mengirim pesan suara melalu bel tersebut.


" waalaikum salam masuk lah Yana " kata Jendral Edy.


" terimakasih " kata Yana. tiba tiba pintu terbuka di sana ada udy kaira dan Edy.


" sayang sini " kata kaira mau menyuappi Yana dengan anggur.


" terimakasih ibu " kata Yana menerima suapan kaira.


" Yana ada apa datang kemari " kata Jendral Edy.


" intiya aja deh malas basa basi Yana ngak mau jadi penerus agen mata mata FWJ Ali juga seperti itu " kata Yana dengan serius.


" alasan nya " kata udy.


" Yana mau bebas ayah Yana kau terbang kesana kesini seperti burung Yana gak mau di bebankan oleh berkas berkas yg menumpuk itu lagian Yana masih kecil butuh 6 tahun lagi dan ada 6 tahun lagi masih banyak agen yg lebih baik dari pada Yana ayah " kata Yana


" sayang ini adalah peluang besar untuk Yana dan Ali ini akan bisa membuat kalian berjaya sayang di kenal di seluruh dunia dengan jabatan mu ini di kenal oleh para petinggi tentara tentara di sanjungan oleh banyak orang yana pikir kan sekali lagi dan iya ibu baru dengar panggilan baru mu di agen " kata kaira.


" bidadari pembunuh yg kejam " kata Jendral


karna wajah Yana yg sangat cantik membuat ia seperti bidadari bila ada misi yg menyangkut monster Yana akan membunuhnya dengan sangat kejam dan cepat tanpa rasa sakit sedikit pun. walaupun baru satu tahun di dunia agen mata tapi Yana lah yg paling berpotensi bersama Ali.


dari situ Yana di juluki bidadari pembunuh yg kejam. dan Ali di juluki dengan dewa kematian yg kejam. dari situ mereka juga di juluki dengan pasangan yg paling gila


" ngak nyambong bidadari itu lemah lembut mana ada bidadari pembunuh yg kejam aneh. pokoknya Yana dan Ali sepakat untuk menolak jabatan yg akan di berikan " kata Yana.


" Yana ngak mau ya padahal ibu udah berharap bengat lah bisa melihat Yana memakai pakaian pemimpin dan menerima jabatan ini " kata kaira akting menangis.


" ibu jangan menangis " kata Yana.


" habisnya anak ibu ngak mau menerima apa yg telah ibu rencanakan " kata kaira menangis.


" baik baik lah Yana mau jadi penerus agen ini tapi Yana ngak janji untuk ali. sekarang ibu jangan nangis lagi ya " kata Yana.


" terimakasih " kata kaira.


tak terasa waktu telah berlalu selama 2 Minggu Yana dan yg lain sudah bekerja dengan sangat keras hingga menghapus monster monster yg ada di sana walau pun tak sebagian yg di musnahkan.


di tempat Siti.


" kau rasain siti kalok kau cepat mati maka ngak akan ada lagi yg berani bersaing dengan ku dan aku lah primadona desa ini karna kecantikan dan kepintaran ku " kata suti menumpahkan minyak makan ke jalanan yg biasa di lewati Siti.


jalan tersebut sangat kecil dan licik akibat hujan yg sangat deras semalaman.


" nenek mau beli anti nyamuk dulu ya " kata nenek.


" mau Siti kawani ngak nek " kata Siti


" ngak usah lah cu lagian dekat kok nenek pergi ya " kata nenek keluar rumah.


" hhmm hati hati di jalan " kata mereka ber3.


nenek pergi ke warung yg dekat dengan rumah tersebut mengunakan jalan yg telah di buat jebakan oleh Suti.


nenek terpeleset dan kepala mengenai batu yg ada di sana membuat nenek tak sadar kan diri.


" lah kok nenek sih yg kenak. lebih baik aaku kabur dari pada ketahuan warga bisa di habisi aku " kata suti menjauh dari tkp.


tapi sebelum ia lari Suti menyeret nenek sampai ke sumur besar yg sudah tak di gunakan lagi selama bertahun tahun. Suti memasukkan nenek kedalam sumur lalu kabur.


" nenek kok ngak pulang pulang sih udah 2 jam ini " kata Siti khawatir.


" lebih baik kita cari dari pada terjadi sesuatu " kata Zia.


" betul itu " kata mereka keluar mencari keberadaan nenek.


" we ini bukannya jejak kaki nenek ya " kata ame


" kita ikuti " kata Siti

__ADS_1


mereka mengikuti jejak nenek sampai ke tempat tersebut.


" we ini sendal nenek we " kata Siti menangis.


" kayak nya nenek terpeleset dan jatuh mengenai batu dan kepala nenek berdarah lalu seperti nenek di seret seseorang " kata Zia mengamati tempat kejadian tersebut.


" nenek " kata Siti menangis


" sekarang lebih baik kita ikuti jejak seretan ini maka kita akan tau kebenaran nya " kata ame.


" kayak nya ini di sengaja deh soalnya ini minyak bercampur lumpur dan minyak ini seperti baru belum di pakai lebih baik kita ikuti " kata Zia berjalan mengikuti jejak seretan yg terdapat di rumput.


mereka berjalan hingga sampai di sumur besar.


" ini sumur yg tak terpakai selama bertahun tahun " kata Siti.


Zia menyenteri dengan Lambu senter yg ia bawa dan melihat nenek yg mengapung di permukaan air.


" astaga " kata Zia melihat nya.


" ada apa " kata ame dan Siti melihat hal tersebut.


" mengapung berarti... " kata ame.


" NENEK " kata Siti yg mau terjun kedalam sumur tersebut menyelamatkan nenek tapi di tahan oleh Zia dan ame.


" Siti kita akan selamat nenek tapi lebih baik kau mencari bantuan dulu kalok kita terjun kedalam sana sama saja kita juga akan mati " kata Zia.


" Siti pergilah dan cari batuan sekarang " kata ame.


Siti berlari dari sumur pergi kejalan yg lebih besar untuk menemukan bantuan. Siti melihat beberapa orang yg sedang meronda.


" pak bg tolong saya nenek saya mati dan masuk kedalam sumur jasatnya sudah mengapung keperkasaan " kata Siti menangis meminta bantuan.


" di mana sumur nya Siti " kata pak RT yg kebetulan mengenal Siti.


" di sumur tua yg besar itu pak ayo ikut saya selamat jasat nenek saya pak saya minta tolong pak saya minta tolong " kata Siti sampai berlutut kepada mereka.


" nak Arif panggil beberapa warga untuk membantu dan yg lainnya ikut saya dan nak Siti kita akan ke sumur tua tersebut " kata pek RT membangunkan Siti berlutut.


Siti dan beberapa warga menuju sumur tersebut. sampai di sana ame dan Zia sudah membuka bajunya dan bersiap siap untuk terjun kedalam sumur membawa senter.


" Siti giliran mu " kata Zia dan ame terjun bebas kedalam sumur yg kedalamnya 20 meter.


" baik lah " kata Siti berlari dan terjun kedalam sumur tersebut.


" apa mereka gila " kata bapak bapak di sana melihat aksi mereka.


" ini sumur kedalam nya 20 meter dan yg berisi air hanya 8 meter sisanya tidak berair " kata pak RT.


" hhhaaa " kata mereka kepermukaan.


" nenek nenek ayo bangun " kata Siti membalikkan tubuh nenek menghadap ke langit.


" percuma Siti percuma sekarang lebih baik kita menunggu mereka untuk membawa tali sampai kesini " kata ame.


" nenek " kata Siti menangis.


" ANAK ANAK APA KALIAN TIDAK PAPA " kata pak RT menjerit agar kami ber3 mendengar.


" KAMI BAIK BAIK SAJA PAK " kata kami ber3.


" PAK SEKARANG BAPAK PERLU MENCARI TALI SEPANJANG 14 METER DAN 3 BUAH PAPAN UNTUK MEMBAWA NENEK KE ATAS " kata Zia berteriak agar mereka mendengar.


" kita ngak ada tali sepanjang 14 meter untuk tali yg kuat tapi kalok tali pelastik ada " kata bapak bapak di sana.


" mana bisa tali pelastik ada ada saja kamu " kata pak RW.


" lebih baik kita menelpon pemadam kebakaran agar bisa membantu " kata pak RT.


akhirnya pak RT menelpon angota kepolisian dan pemadam kebakaran agar menyelamatkan kami ber4.


" ANAK ANAK TUNGGU LAH PEMADAM KEBAKARAN DATANG KALIAN PASTI AKAN SELAMAT " kata pak RW.

__ADS_1


" terlalu lama menunggu mereka datang " kata Zia.


" bagaimana kalok mata air di sumur ini kita buka menjadi lebih besar maka airnya akan bertambah dan nenek akan sampai ke atas " kata Siti sambil menangis.


" bagus juga sekarang yg kita butuhnya alat yg keras untuk bisa memukul dan menghancurkan kata air menjadi lebih besar " kata ame.


" BAPAK BAPAK DAN WARGA SEKALIAN BOLEH KAH KAMI MEMINTA KAYU YG KUAT SEBANYAK 3 BUAH " kata Zia berteriak.


" UNTUK APA " kata mereka.


" TOLONG BAWAKAN SAJA LAH " kata ame


mereka membawa kan 3 kayu yg cukup kuat dan melempar kedalam sumur.


" TERIMAKASIH " kata kami ber3.


" masuk kedalam air. ketika sampai kedasar kita harus kembali kepermukaan secara perlahan agar merasakan mata air di mana letak nya " kata Zia.


" baik " kata ame dan Siti.


mereka masuk kedalam air dengan sangat cepat .


" apa yg mereka rencanakan " kata beberapa warga.


Zia ame dan Siti telah sampai kedasar. Kartika mereka sampai mereka merasakan air yg mengalir di dalam air terutama ketika mereka menginjak dasarnya. mereka menghancurkan setiap mata air yg mereka rasakan membuat air sumur naik dengan sangat cepat.


" apa yg mereka lakukan kenapa air nya sangat cepat naik " kata pak RW.


mereka yg di dalam air tersebut menemukan beberapa tengkorak manusia begitu banyak mungkin jumlahnya ada 30 tengkorak kepala manusia.


mereka berenang begitu cepat hingga sampai kepermukaan.


" gila mata air nya sangat banyak " kata Zia.


" dan mereka ngak mengunakan sumur ini sama sekali awas saja mereka akan ku repetin " kata ame.


" terima kasih ya udah mau bantu aku kalian sangat baik " kata Siti menangis.


" kita ini keluar kita ini saudara walau kita ber3 berbeda kepercayaan dan agama kita tetap saudara kan " kata Zia.


" tentu saja " kata mereka ber3 berpelukan.


tiba tiba terasa air yg sangat deras dari bawah membuat mereka sampai begitu cepat hampir keluar.


" air nya sangat cepat kita bisa kebanjiran " kata pak RT.


tak lama kemudian pemadam kebakaran datang.


" di mana jasat tersebut " kata pemadam kebakaran


tangan Siti memegang pembatasan sumur tersebut dan keluar dari sumur tersebut.


" pak cepat ambil tandu pak jasat nenek saya akan sampai " kata Siti dengan kondisi badan yg basah.


" baik ambil tandu " kata ketua pemadam kebakaran. lalu mereka mengambil tandu.


" nak bukanya ini jauh dari permukaan 2 meter kau bisa sampai kesini bagaimana bisa " kata ketua pemadam kebakaran.


" adalah pak " kata Siti.


" Siti mana tandunya " kata Zia.


" tunggu " Siti berlari dengan cepat merampas tandu tersebut dan terjun kembali kedalam air bersama tandu tersebut.


" apa dia gila " kata para polisi yg datang.


" apa yg kalian liat ambil tali angkat jasat tersebut " kata ketua pemadam kebakaran melempar kan tali kedalam sumur.


" TERIMAKASIH " kata kami ber3.


" kalian kenapa gak masuk dan menyerahkan pada 3 bocah itu " kata tetua kepolisian.


¥¥¥¥¥¥¥

__ADS_1


nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya


__ADS_2