
" iya pa iya pulang ini loh " kata Arthur.
" bawa Adam aski sama Alan sekalian " kata papa Arthur mematikan teleponnya.
" kami pulang dulu ya " kata Arthur.
" hhmm hati hati di jalan " kata yana.
" sama " kata mereka.
" bagus lah kalian pulang gak usah balek pun tak papa " batin Ali keni Levi farel.
akhirnya mereka pulang ke rumah.
" nanti malam agen udy dan agen kaira mungkin ngak akan datang karna ada masalah di markas " kata azuri.
" masalah apa " kata kami.
" ada deh. kami juga akan ke sana. kalian harus fokus ke misi kalian kami mau pergi ke markas dulu bay " kata azuri pergi bersama Samuel.
" udah di habisi nya makanan di sini baru pulang baik kali lah kelakuan " kata Levi
" mereka ngak boleh tau yg terjadi di markas apa lagi yana karna dia yg akan menjadi penerus pemimpin agen selanjutnya " batin Samuel dan Bahri.
" ok semuanya karna lorong bawah laut nya sudah selesai kita akan pergi ke markas dengan itu " kata yana mencabut selang impuls yg ada di tangan nya.
" udah selesai ternyata " kata farel.
" hhmm ini salah satu pembangunan yg di rahasiakan di seluruh negara di dunia dan salah satu pembangunan baling besar serta pembangunan pertama kalinya di dalam laut " Kata Ali
" katanya lorong bawah laut ini sangat cepat dan di sana telah tersedia perlengkapan agen jadi ngak perlu repot-repot lagi bawa alat kemana mana " kata ame.
" lorong ini terbuat dari kaca dan baja membuat tekanan di dalam air tak dapat merusakkan nya " kata Levi.
" informasi yg di dapat untuk pembangunan dana ini sebenarnya 193 Triliun untuk membangun ini saja " kata Zia.
" berarti setiap agen mata mata di negara menyumbang uang sebanyak 1 triliun " kata keni
" walaupun sebanyak itu uang nya tapi sudah berapa banyak nyawa yg hilang " kata Siti.
" betul kata Siti dalam 2 tahun masa pembangunan sudah hilang nyawa sekitar 100 orang. khasus ini sangat aneh mereka hilang secara tiba tiba dalam sekejap dan 2 hari kemudian di temukan di lorong tersebut dengan keadaan tak bernyawa dan kehilangan seluruh darah nya " kata yana.
__ADS_1
" sampai sekarang masih menjadi misteri kenapa bisa jadi seperti ini " kata Ali yg termasuk penasaran juga.
" ngomong ngomong tempat lorong bawah laut nya di mana " kata farel.
" di kamar mayat rumah sakit ini pas di penyimpanan pembekuan mayat manusia yg mati sejara tak wajar itu loh " kata keni.
" kalok gitu Ayuk kita segera menuju ke sana kalok tidak terjadi apa bilang saja kalok jam tangan kita rusak dan aku sedikit curiga bahwa sudah terjadi sesuatu yg tak di inginkan di markas " kata yana turun dari tempat tidur.
yana menggati baju dengan baju yg telah mereka bawa. kami berjalan menuju ruang mayat.
ruang mayat.
" di sini dingin banget " kata Levi kedinginan.
" di sini kan mayat di bekukan otomatis di sini memang sangat dingin dan kita belum basuk loh ke dalam ruangan kita baru di depan ruangan nya " kata yana
" yana kau jangan terlalu di paksa kalok masih sakit kita langsung pulang saja " kata Siti.
" tenang saja aku ini kan kuat " kata yana.
Ali menekan tombol dan memasukkan kode alat tersebut mengeluarkan cahaya kuning mendeteksi tubuh kami dan biodata dan cahaya berubah menjadi hijau pintu pun terbuka terbuka. kami pun masuk masuk kedalam ruangan tersebut.
" yana kenapa kau buka kalok mayat nya bangun kayak mana " kata Siti.
" ini kosong " kata yana memperlihatkan kepada mereka
Ali mengeluarkan sebuah kartu Barbie dan memasukkan kedalam sebuah mesin pendingin.
" Ali punya kartu barbie " kata farel mengoda.
" diam kau ayok masuk ke sini " kata Ali.
kami masuk kedalam tempat tersebut dan Ali menutup pintu nya.
" apa yg akan terjadi selanjutnya " kata mereka penasaran.
" nah kita akan jatuh " kata yana tersenyum.
" jatuh kok bisa AAAAAAA~ " kata mereka menjerit karna lantai nya menghilangkan secara tiba tiba dan kami terjatuh ke dalam nya. kami mendarat di atas balon besar yg lembut dan kami selamat.
" gila hampir mati aku " kata Levi.
__ADS_1
" baru juga segini " kata yana.
kami keluar dari balon tersebut dan melihat ruang ganti pakaian agen kami kesana dan mengganti pakaian mengambil peralatan setelah siap kami berjalan lurus menemukan pintu dan menekan tombol dengan kode yg berbeda beda.
pintunya terbuka kami melihat ruangan yg terbuat dari kaca kami pun masuk dan duduk di sana. ali menekan tombol dan memasukkan kode lalu kami pun melaju dengan kecepatan tinggi.
" banyak kali kodenya lah " kata Ali.
" sabar sabar " kata kami kepada Ali.
" wah pedang ini kayak nya terlalu tumpul lah " kata yana mengecek pedang nya.
" udah tajam kali itu loh yana kurang apa lagi " kata zia.
" hhmm aku rasa kurang tajam lah itu aja " kata yana.
" kau ini lah " kata kami kepada yana.
akhirnya setelah melakukan 10 menit perjalanan kami sampai juga ketika kami sampai kami terkejut dengan ke adaan markas yg sudah rata dengan tanah.
" apa yg terjadi " kata kami melihat begitu banyak agen mata yg tak sadar kan diri dan berumuran darah di mana mana.
" keni Siti bawa mereka ke bawah tanah pastikan mereka selamat dan mendapat pertolongan ame farel hubungi ketiap agen mata yg tersebar untuk pulang ke markas untuk membantu zia Levi Ali dan aku akan membantu Siti dan keni. MENYEBAR " kata yana memberikan perintah karna sekarang yana lah yg menjadi ketua tim.
" BAIK " kata kami.
kami membantu para agen untuk masuk kedalam ruang bawah tanah keni dan Siti sibuk mengobati mereka beberapa agen meninggal akibat tertimpa himpitan batu besar dan lain lainnya.
" yana kami tak menemukan Jendral Edy agen udy agen kaira agen azuri agen sensei agen Samuel agen Bahri agen Reno agen mely " kata ali mengunakan jam tangan nya.
" cari sampai ke temu pastikan mereka masih hidup " kata yana
" agen mata mata akan segera sampai dalam jangka waktu 30 menit lagi beserta agen mata mata kita yg lain nya " kata Zia dan keni.
" kenapa lambat sekali pastikan agen kita sampai sebelum 30 menit " kata yana.
" tolong tolong "
¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya
__ADS_1