Kisah Kami

Kisah Kami
ternyata orang kaya


__ADS_3

...sekolah (ノ´・ω・)ノ ミ ┻━┻...


" gawat " kata Raihan dengan nafas ngos-ngosan.


" gawat kenapa " kata mereka semua.


" minum dulu " Kata yana memberikan Raihan botol air minumnya dan Raihan langsung meminum nya.


" terimakasih " kata Raihan mengambalikan botol air minum.


" jadi gawat kenapa " kata yana bertanya.


" sebentar lagi akan di adakan Rajia BK " kata Raihan.


" TIDAKKKK " teriak mereka semua langsung memeriksa seragam dan menghilangkan barang yg akan di sita.


" mereka sibuk semua ya " kata Levi tenang tenang aja karna sudah menyembunyikan barang yg akan di sita ke tempat yg aman begitu juga dengan barang lainnya.


tak lama kemudian guru BK datang beserta beberapa anggota OSIS lainnya dan di sana ada Adam ketua kedisiplinan.


" letak tas di atas meja masing masing " kata Bu Erni dan mereka meletak tas di atas meja.


" Lala ngak boleh pakai banyak aksesoris di tangan, berikan ke ibu sini " kata guru BK dan mau ngak mau lala memberikan.


" yana jumpa lagi " kata sinta memeriksa tas yana.


" oo siapa ya " kata yana melupakan sinta.


" masak ngak kenal sih, yg pernah ngasi 500 ribu untuk ganti jas kamu itu " kata sinta jadi kesel


" oo " kata yana sedikit cuek pada sinta.


" sombong benget sih, liat ku kasi pelajaran " batin Sinta menaruh sebatang rokok yg di sembunyikan di roknya dan di masukin ke dalam tas yana.


" Bu Arni, saya menemukan rokok di dalam tas yana " kata sinta.


dengan cepat yana menukar nya dengan coklat yg berbungkus seperti rokok, dan rokoknya di buang ke luar dengan sangat cepat.


" cerdas " batin kami ber7 melihat aksi yana yg tak kasat mata itu.


" yana kenapa bawa rokok " kata Bu Arni marah


" m*mp*s kau " batin Sinta ngak tau kalok itu sudah di tukar.


" Bu ini bukan rokok, tapi cokelat, lihat ini cokelat " kata yana mengambil nya dan mematahkan nya lalu memakannya


" loh kok bisa " batin sinta.


" sinta lain kali perhatian benar benar " kata Bu Arni kembali memeriksa tas yg lainnya.


" maaf Bu " kata sinta meminta maaf, " bagaimana bisa rokok berubah menjadi cokelat aneh banget " batin Sinta


...jam istirahat(◕દ◕)...


" es teh, 10 ribu " kata yana membawa es teh lalu menyajikan nya.


" mahallnyaa " kata kami bersama sama.


" kaca mata ku mana ya, nampak ngak " kata yana mencari kaca matanya.


" ketinggian di kelas deh, tempat warna putih kan " kata Siti bertanya.


" iya " kata yana.


" ketinggalan " kata siti sambil tersenyum.


" lep ku pinjam " kata yana mengambil kaca mata Levi.


" eh, jangan aku make, dari semalam mata ku agak kabur jadi ku pakai " kata Levi memakai


nya.


" pelit banget dah, aku kekelas dulu ya " kata yana bangkit dari duduknya.


" yana Titi buku kecil ku yg warna putih " kata ame.


" aku ambilin pulpen yg hitam ya " kata zia


" ok ok " kata yana.


tiba tiba sinta menabrak yana dan menumpahkan sup yg masih sangat panas di tubuh yana, sontak yana kaget langsung membuka jas dan bajunya sekolahnya melempar nya untung saja yana memakai baju mining set lengan panjang berwarna putih.


" panas panas " kata yana merasakan panas.


" kipas kipas " kata ame memberikan yana kipas mini untuk meredakan panas yg masih di baju miningset yana karna ngak mungkin dia membuka baju mining set nya.


" kau gila ya, " kata Zia marah.

__ADS_1


" sinta ngak SENGAJA " kata Nayla melindungi sinta.


" Lo ngak usah ngengas lah cuy " kata ame pada Nayla.


semua orang memperhatikan yana, karna miningset yang sangat ketat membuat lekuk tubuh indah yana terbentuk.


" pakai ini " kata Ali dan adam memberikan jas nya pada yana


" kau " kata mereka berdua secara bersamaan.


" yana ini " kata Siti memberikan jas nya.


" terimakasih " kata yana mengambil nya dan langsung memakai nya.


" kk Sinta itu ngak sengaja " kata indah membela sinta.


" ngak sengaja apa nya, Lo liat ngak sup nya tumpah semua ke tubuh yana, Lo tau ngak itu masih panas itu bisa membahayakan yana " kata ame sangat marah pada mereka ber3.


" gue ngak sengaja " kata sinta pura pura menangis.


" tenang ame tenang, kita tau dia salah udahlah, kita bawa yana ke UKS saja " kata farel menenangkan ame


" selamat Lo hari ini " kata ame sedikit tenang.


" sudah lah ame Zia, aku ngak papa kok, cuman luka ringan saja nanti juga sembuh " kata yana sambil tersenyum.


" liat ngak dia aja baik baik saja, Lo aja yg terlalu lebay " kata Nayla.


" namun kok bisa ada ini ya " kata Ali merebut benda kecil dari tangan Sinta, itu adalah obat bikin orang nangis, cukup setetes di mata maka dia akan menangis seketika.


" sial ketauan " batin Sinta.


" itu apa Li " tanya Adam.


" sini mata Lo " kata Ali meneteskan di mata Adam dengan cepat.


" apaan ni kalok mata gue kenapa Napa kayak mana " kata Adam pada Ali dan tiba tiba mata Ali mengeluarkan air mata sendiri nya.


" ini bisa bikin seseorang mengeluarkan air mata, jadi jangan mudah terpecaya dengan mereka bertiga " kata Levi.


" mereka ber3 jahat banget sih "


" jadi selama ini dia hanya berpura pura baik saja "


" munafik banget sih, ngak punya malu "


semua orang yg ada disana memandang buruk mereka ber3.


" iya ini juga " kata Nayla menarik gelang ame sampai putus seperti yana dan berserakan di lantai.


" miskin " kata indah juga Manarik gelang Zia dan akhirnya bernasip sama.


kami ber8 mengutip berlian yg berserakan di lantai.


" ngitu aja masih di pungut " kata sinta memandang remeh kami.


" ngak punya uang banget apa " kata Nayla melempari mereka dengan sejumlah uang.


" they are poor " kata sinta, lalu mereka ber3 tertawa.


"لم أسمع ما قاله" kata Ali berbahasa Arab


(aku ngak salah dengar kan apa yg dia bilang)


"il a dit que nous étions pauvres" ( dia bilang kita miskin ) kata keni dengan mengunakan bahasa Prancis.


" Was wir brauchen, um all das Geld zu zeigen, das wir haben? " ( apa perlu kita memperlihatkan semua uang yg kita miliki) kata Levi mengunakan bahasa Jerman.


" pensó que usar inglés nos haría no entender, pensó que éramos estúpidos " (dia pikir dengan mengunakan bahasa Inggris membuat kita jadi tidak mengerti gitu, dia pikir kita bodoh apa) kata farel dengan mengunakan bahasa spanyol.


" esempi sono esempi di persone che non hanno mai imparato questo tipo di maniere " ( contoh contoh orang ngak pernah belajar gililah ) kata ame mengunakan bahasa spanyol.


" alleen van buitenaf naar iemand kijken "( memandang seseorang hanya dari luarnya saja ) kata Zia mengunakan bahasa Belanda


"помните, что над небом все еще есть небо, так что не будьте слишком высокомерны"


(pomnite, chto nad nebom vse yeshche yest' nebo, tak chto ne bud'te slishkom vysokomerny)- ( ingat di atas langit masih ada langit, jadi jangan terlalu sombong ) kata Siti mengunakan bahasa Inggris.


mereka ber7 sangat marah dengan ucapan sinta.


" 友達に来て、怒ってはいけません、あなたはまだ申し訳ありませんよね?"


(Tomodachi ni kite, okotte wa ikemasen, anata wa mada mōshiwake arimasen yo ne?)-( ayolah teman teman, jangan marah, masih bisa di maaf kan kok ) kata yana mengunakan bahasa Jepang.


"しかし..彼らがまだそれをしているなら、それは少し脅威です、それは大丈夫です、はいいいえ友達"


(Shikashi.. Karera ga mada sore o shite irunara, sore wa sukoshi kyōidesu, soreha daijōbudesu, hai īe tomodachi)-(tapi.. kalok mereka masih melakukan nya yaa sedikit ancaman ngak papa lah, iya ngak teman teman) kata yana kembali dengan bahasa yg sama.

__ADS_1


" no problem " kata kami.


semua orang terkejut dan heran apa yg kami ucapkan, berbicara dengan bahasa yg berbeda beda.


" sekarang kalian harus ganti semua kerugian karna gelang kami sudah tidak bisa di gunakan lagi " kata yana menatap tajam mereka membuat semua orang yg ada di sana ketakutan.


" paling 20 ribu satu, ambil nah ku bayar dua kali lipat " kata sinta memberikan uang 300 ribu.


" apa kurang " kata Nayla dengan nada meremehkan.


" gelang yg kami beli asli dari berlian dan emas, harganya 800 juta dengan beli di toko srinanda jadi kalian harus Menganti rugi sebanyak 3,2 meliar atau 3.200.000.000 " kata ame menatap mereka ber3.


" gila, banyak banget "


" bahkan uang masuk kesekolah ini setengah dari harga gelang mereka "


" mereka kaya benget "


" kalian mau menipu kami " kata mereka ber3.


" ada apa ini " kata kaira menghampiri kami semua.


" ibu " kata yana menyalami tangan kaira.


" yana, apa kau membuat masalah lagi " kata kaira dengan lembut.


" yana ngak cari masalah kok, mereka yg cari masalah, mereka merusak gelang kami ber3 dan ngak mau ganti rugi " kata yana sambil menunjuk ke mereka ber3.


" Bu, gelang kayak gitu dia bilang harganya 800 juga dan kami harus ganti 3,2 meliar " kata sinta ngak terima.


" yana apa ini asli " kata kaira pada yana.


" ini asli, yana punya surat surat aslinya kok di dompet " kata yana pada kaira.


" kalian ber7 ikut ibu " kata kaira berjalan meninggalkan mereka dan mereka mengikuti nya.


" wah, payah urusan sama kepala sekolah " kata Arthur tiba tiba ada di sana.


" kenapa " tanya kami ber4.


" terakhir kali yg ikut ke ruang guru karna membuat masalah, mereka langsung di keluarkan dari sekolah ini, walaupun sekolah ini Suastawa tapi sekolah ini paling populer di kalangan anak SMA dan biaya masuk serta perbulan nya juga sangat fantastis tapi setara dengan pendidikan yg di berikan.


...ruang guru ( ◜‿◝ )...


" apa yg merekaber4 buat hingga dia kesini " batin Bu Arni yg juga ikut di panggil untuk menyelesaikan masalah muridnya ini.


" apa mereka akan di keluarkan " batin wali kelas 10-5 Bu Azkia pelajaran IPA


" ngak ada harapan " batin Bu srik wali kelas 11-1 pelajaran biologi.


" jadi, singa kenapa kau menumpahkan sup panas ke tubuh yana, itu sangat berbahaya " kata kaira mengetahui lewat cctv yg ada di sana.


" saya ngak sengaja " kata sinta dengan lemah lembut.


" oh, gini sengaja apa di sengaja " kata kaira menunjukkan rekaman cctv nya pada Sinta.


" bagaimana bisa terjadi, ngak ada cctv di kantin " batin Sinta


" jadi apa kalian bawa surat pembelian nya " kata kaira.


" bawa " kata kami bersamaan, yana mengambil dompet nya di celana nya. casing hp itu dompet nya.


" ini Bu " kata yana menyerahkan pada kaira dan kaira langsung memakainya


" lain kali, jangan memakai perhiasan semahal ini, pakailah yg lebih sederhana dan harga sederhana jangan semewah ini, tampilan memang sederhana tapi harganya fantastis " kata kaira menasehati kami ber4.


" jadi itu asli " kata mereka ber3 beserta wali murid nya.


" ini asli, kalian tolong hubungi orang tua kalian ya, minta ganti rugi sekarang juga " kata kaira menatap tajam mereka ber3.


" baik " kata mereka ketakutan dan langsung menghubungi keluarga mereka masing masing.


" yana ibu tadi buat sushi, kalian juga dapat kok " kata kaira memberikan nya pada kami.



" wahh, terimakasih ibu " kata mereka ber4 memakannya.


" yana kenapa di pandang aja, apa ngak suka " kata kaira pada yana yg hanya memandang nya saja.


" yana bukan ngak suka, bingung mana yg mau di makan di Luan soalnya enak semua " kata yana berbohong " ibu suapi deh, biar ngak bingung " kata yana pada kaira.


" sini ibu suapi, manja banget sih " kata kaira menyuappi yana dengan lembut.


" yana kan elergi " batin kami ber3 sambil memakan nya.


" apa hubungan ibu kepala sekolah sama yana, kenapa yana sangat menja dengan nya " batin para guru yg melihat itu semua.

__ADS_1


¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya


__ADS_2