
" yana " Ali langsung menangkap tubuh yana Ali merasakan aliran darah yg keluar dari tubuh yana sangat deras " semuanya yana pendarahan... darahnya keluar dari lukanya " ucap Ali pada kami semua
" buka baju yana.. hentikan pendarahannya " kata Siti panik kain panjang sebagai dinding keni mengambil kotak obat keduanya menyemprotkan gas anti kuman kesetiaan sudut di antara mereka agar tidak ada kuman yg mendekati luka
baju yana di gunting perban di tubuh yana di buka Siti keni dan Ali kaget luka ini terlalu dalam dan jahitan dokter nya sangat tidak benar " yana membutuhkan darah terlalu banyak darah keluar " ucap keni " berhubungan darah kita sama.. "
" ambil darah kami.. " kata kami bersama sama tanpa ragu Zia ame Levi farel dan Ali tanpa ragu keni langsung memasang alat yg menghubungkan darah kami langsung kepada yana sedangkan Ali masih tetap fokus memangku yana agar Siti bila lebih mudah menjahit lukanya
Rudi datang bersama dengan bunda dan mamak
" yana di mana di mana yana.. " tanya Rudi menghawatirkan yana
" maaf pak keadaan kami sedang mendesak... yana sedang di tanganin 5 menit lagi selesai " ucap ame membuka pedangnya begitu juga lainnya sebagai pagar pertahanan
" saya mamak kandungan nya yana biarkan kami melihatnya " ucap mamak menghawatirkan yana
" maaf bu.. 3 meter dari sini.. karna kalok aturannya membunuh tanpa Mandang siapa pun itu kami bakal membunuhnya " ucap Zia dengan tatapan sangat dingin
keni keluar berlari menuju motor Ali dan mengambil baju dan celana Ali lalu memberikannya pada Siti
" tutup matamu cukup bantu aja " kata Siti menggunting baju dan celana yana memakaikan dengan baju Ali
baju yg dikenakan oleh yana setelah selesai baru mamak Rudi dan bunda bisa melihat yana sedang tak sadarkan diri di dalam pangkuan Ali membuat Rudi jadi panas
monster berukuran 3 meter mendekati semuanya menjerit ketakutan Siti yg dari tadi nggak ada istirahat selama seminggu karna misi yg diberikan sangat membutuhkan tenaga medis Siti mengambil pedangnya Siti mengedarkan pedangnya seolah olah sedang menebas
" nggak bisa istirahat dari tadi " ucap Siti dan tubuh monster itu menjadi 4 bagian kekuatan terpendam Siti " nah sekarang lebih baik pulang dan.. aku udah minta ijin sama jendral jadi kita mulai Minggu depan tim ceria akan mengantikan kita " ucap Siti sudah sangat lelah bekerja selama seminggu penuh tanpa istirahat selama seminggu mereka hanya tidur 30 menit
" yana di rumah ku saja " kata mamak
" nggak bisa yana di rumah ku " kata Rudi
" rumah ku "
" rumah ku "
" rumah ku "
" rumah ku "
and mamak serta Rudi bertengkar yana akan tinggal di mana
" gini aja yana akan tinggal bersama kami.. kalian bisa mengunjungi kami ini alamatnya " kata ame memberikan alamat rumah yg mereka tempati
" hai semuanyaaaaaa " teriak tim ceria melompat dari helikopter dan mendarat dengan sempurna " kacau juga ini tempat " ucap Andre melihat kesekeliling " ngomong ngomong Levi dan farel mana " kata Andre kembali
" mereka sedang mengantar emak emak kerumah sakit habis melahirkan " jawab Zia
" OO... maaf bu pak sesuai peraturan apabila terjadi seperti ini maka harus menjauh sejauh 10 meter.. tolong menjauh lagi dari sini sebelum terjadi hal yg tidak di inginkan " kata Andre dengan lembut
" tapi yana.. " ucap mereka bertiga
" yana hanya tidur akibat pengaruh obat bius 15 menit lagi sadar.. sebaiknya kalian pulang terlebih dahulu " kata Andre kembali yg mencium bau obat bius
" tapi.. " kata mereka bertiga
__ADS_1
" tolong ikuti arahan kami.. pulang sekarang kerumah masing masing.. di sini kami sedang bertugas.. semakin kalian bersikeras semakin kami curiga.. tolong pulang lah sekarang " ucap Andre membuat mereka ber3 terdiam
" Andre emang jago berbicara " batin semua orang
" baik kami akan pulang tapi ya.. " kata Rudi tapi di potong oleh Andre
" terimakasih kalok begitu sekarang kalian boleh pulang.. sedangkan yana ada beberapa hal yg kami urus dengannya pulang lah terlebih dahulu " ucap Andre menang dalam berbicara
" siapa nama mu " kata Rudi menunjuk ke Ali yg sedang memangku yana bahkan Ali membuka bajunya menjadikannya selimut bagi yana
" Ali " jawab Ali seperti biasanya
" jaga yana baik baik.. kalok sampai terjadi apa apa sama yana kau harus bertanggung jawab.. " ucap Rudi meninggal mereka semua begitu juga dengan bunda dan mamak
tim ceria melempar bole sejauh 10 meter ketika bola mengenai tanah bola tersebut berubah menjadi tiang sepanjang 3 meter dan mereka membentuk lingkaran dari tiang itu keluar tali yg tersambung dengan tiang lainnya dan di dalam tali terdapat kain yg menjadikan sebagai pembatas agar tidak terlihat apa yg terjadi
kain ini apa bila dari dalam dapat melihat keluar sedangkan di luar tidak dapat melihat kedalamnya tim ceria dan tim peluru membersihkan semua monster monster ini dan sedang menunggu mobil pengangkut monster yg telah di siapkan mobil nya sangat besar sekali dan sangat panjang
ketika mobilnya sampai kami langsung memasukkan monster monster itu kedalamnya
" ini yg terakhir " ucap Toni menendang kepala monster seperti menendang bola
" ok semuanya.. jadi ucap jendral satu motor itu 2 orang bukan satu berhubungan kami belum dapat jadi kita bagi dua ok " ucap Fira
" baik lah " jawab kami bersama sama
" sedikit informasi... kota ini kota pertama yg diserang oleh monster... padahal kota ini jauh dari hutan dan lautan.. ada 3 provinsi-provinsi yg baru saja di Serang tapi sudah di musnahkan pertama Papua kedua Kalimantan timur Ketiga kota ini sendiri.. masih sedang di selidiki bagaimana bisa ini terjadi dan rata rata itu di ibu kota bukan di desa " ucap Ali sambil menerangkan melalui telegram
tapi bukannya mengerjakan malah mereka terharu melihat Ali yg akhirnya banyak berbicara dari pada sebulan yg lalu Ali bahkan tidak bicara sama sekali
" kalian kenapa menangis " ucap yana yg di samping mereka sudah memakai baju seragam nya
" hei kalian kenapa sih... gw nggak suka peluk peluk.. jijik banget dah.. " ucap yana menjauh dari mereka dan membersihkan pakaian nya seolah olah merasa sangat jijik.. kami heran dengan tingkah yana yg tak seperti biasanya " apa liat liat.. gw Enji bukan yana.. yana sedang istirahat mungkin besok udah sembuh " ucap Enji yg mendiami tubuh yana
" OOO " jawab kami
" berhubung kalian lagi bekerja... kita pulang saja ya.. cepak berdiri gw juga laper... ayo pulang.. " ucap Enji pada kami dengan nada cuek
" ngomong ngomong kita tinggal dimana? " tanya keni
" iyalah pula!!! " teriak kami bersama sama
" dasar setannn!! " ucap farel emosi
" kau kenapa? " tanya kami heran melihat farel seperti itu
" denger baik baik this voicemail " ucap farel
" Hei murid murid sensei yg baik... selama kalian misi kalian harus tinggal di rumah warga setempat... nggak perduli itu siapa tinggal di jalan juga boleh... kalian tidak boleh tinggal di rumah kontrakan tidak boleh membeli rumah tidak boleh tinggal di apartemen tidak boleh tinggal hotel pokoknya harus di rumah masyarakat setempat titik nggak pakai koma
kalian itu harus berpartisipasi dalam proses ini kepada masyarakatnya ok bye bye " voicemail azuri nggak ada akhlak
" APA!!!!!!!! " teriak kami bersama sama
" apasih susahnya tinggal di rumah yana kan bisa kalok nggak tinggal di rumah nenek yana tapi setau gw abangnya yana itu mau nikah jadi dia bakal tinggal sama nenek nya untuk sementara waktu " ucap Enji sambil duduk bak di warung kopi
" apa mereka bakal ijinin? " tanya kami heran
__ADS_1
" lagian tim ceria kan nggak di rumah Kelian kan nggak pakai sip kan kalian kerja 24 jam kalian pulang kerumah juga cuman numpang mandi.. beda hal nya dengan tim peluru itu dua Minggu.. seminggu di rumah seminggu di luar rumah.. " kata Enji udah dengan gaya santai bak di pantai
" benar juga.. " kata kami bersama sama
" nah lebih baik kita minta ijin dulu.. dan tim ceria cepat berpatroli.. kita kesekolah yana.. ada yg mau di urus " kata Enji sambil berjalan menuju motornya Ali dan duduk di atasnya dengan santai bak di pantai
" baik lah " kata kami bersama sama
...di sekolah ^_________^...
kami semua sudah sampai di sekolah yana... Enji tidak mengingat bahwa hari ini adalah hari di mana para orang tua wali murid di kumpulkan di lapangan karna kepala sekolah berganti dengan kepala sekolah yg baru tapi sayangnya pintu gerbang sekolah sudah di tutup dan tak ada yg bisa masuk
tak ada cara selain melompat pagar nya kami semua melompat pagar dan mendarat dengan aman sedang Enji hanya menggeser pagarnya dan terbuka " ada yg mudah kok cari yg sulit.. " ucap Enji dengan santuy
" kenapa nggak bilang dari tadi Bambang... " batin kami semua pada Enji
kami berjalan masuk kedalam sekolah dan semua manusia melihat kami seperti ketakutan mereka berlari sambil menjerit-jerit minta pertolongan membuat kami ber8 kebingungan jadinya dan tiba tiba tubuh yana terjatuh Ali dengan cepat menangkap nya
" apa yg terjadi.. " ucap yana sudah kembali kedalam tubuhnya yana melihat kesekeliling dan ternyata sudah ada di sekolah
" yana kau nggak papa... apa ada yg sakit.. " kata Ali khawatir dengan yana tapi Ali melihat kebelakang 3 monster yg sangat besar sedang memperhatikan kami Levi farel Zia terbang ke arah mereka dan memenggal kepala mereka dengan sangat cepat... darah berserakan di mana mana
" nah gini kan enak... puas jadinya.. " kata Levi sambil membersihkan pedangnya dari darah karna takut tumpul
" iya.. kalok nggak di Ali.. aja kita nggak ada kesempatan " kata farel membenarkan ucapan nya levi
" laporan pada markas... laporan pada markas... markas di Serang markas di Serang.. ganti.. markas di Serang.. para agen di mohon untuk membawa masyarakat ke lapangan agar terselamatkan di mohon untuk ke lapangan agar terselamatkan " pesan suara yg keluar sendiri dari jam tangan yg kami pakai
" semuanya.. sesuai perintah selamat kan masyarakat setempat... ame perintah kan para TNI agar menjaga lapangan secepat nya... nggak ada waktu lagi " ucap Ali pada kami semua dan kami semua melakukan seperti yg di tugaskan
" semua... cepat sekarang kita harus kelapangan.. atau kalian bisa jadi santapan oleh monster... cepat... " teriak kami semua membuat masyarakat berlarian menuju lapangan... untuk lansia dan balita kami membantu mereka secepat agar terselamatkan
...di lapangan ...
para tentara dan polisi sudah bersiap siap dengan monster yg akan menyerang.. ini sangat aneh setiap wilayah negara di buat panik dalam sekejap
" yana.. apa yg terjadi.. " ucap Rudi bertanya pada yana yg kebetulan sedang memakai seluruh senjata dan perlengkapan di tubuhnya
" ini penting ayah.. jaga semua keluarga.. jangan biarkan mereka keluar dari dinding lapangan ini... yana akan pergi ke markas besar... terjadi peperangan di sana.. kami harus ikut serta atau Indonesia akan dalam masalah... " jawab yana membuat Rudi semakin gelisah menghawatirkan yana
" Andre jaga mereka semua... semua jumlah masyarakat di sini 5 juta orang kalok ada apa apa cepat laporkan kami akan langsung ke sini.. " ucap keni pada Andre
" iya " jawab Andre
kami terbang ke udara dengan sangat cepat seperti kilat karna markas dalam bahaya kalau sampai markas di ambil alih oleh musuh maka akan sangat berbahaya. di markas terdapat senjata nuklir yg mampu meledakan satu negara dengan satu kali tembakan saja
...markas щ(゜ロ゜щ)...
Ketika kami sampai hanya jenderal Edy sendiri yg masih bertahan melawan 2 musuh meski tubuh jendral Edy berumuran darah nya luka di tubuhnya tapi jenderal Edy gak menyerah
dua musuh itu bernama yonda dan kilo mereka sangat kuat hingga Samuel dan azuri tak sadarkan diri dengan luka yg cukup parah
" HAHAHAHA TERNYATA SUDAH DATANG!!! " teriak yonda seperti angin yg sangat kuat menerpang jenderal Edy terpental dan tak sadarkan diri Ali dan Levi menyerang kilo dengan sangat cepat tapi kilo seperti biasa saja tak ada yg bisa menghambat nya di
Ali dan Levi semakin memperkuat gerakan mereka dan terlihat kilo sedikit kesulitannya menghadap seperti ini ame dan Zia mengirimkan bantuan secara diam diam setelah itu mereka menyerang yonda tapi dengan satu tendangan ame dan Zia terpental ke dinding listrik keamanan membuat mereka berdua tak sadarkan diri
" SIAL!! " teriak kilo menendang Ali dan Levi tapi sebelum itu farel menebas kepala kilo dengan sangat cepat itulah yg mereka sebut taktik pencuri peluang kemenangan
__ADS_1
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya