
" wah banyak kali duit mu yana " kata Zia.
" hhmm bisa di bilang begitu " kata yana.
" udah nanti kalok kita mau belanja yg banyak yana yg bayarin " kata ame.
" enak aja duit kalian kan ada pakek duit kalian sendiri lah " kata yana.
" sudah sudah ini udah malam besok kita harus bangun pagi " kata Siti.
" baik lah " kata kami kembali ke kamar kami masing masing.
" selamat malam " kata kami bersama masuk kedalam kamar masing masing.
keesokan harinya jam 3.30 am.
" saat nya bagunin mereka " kata ame.
ame keluar dari kamarnya menuju kamar Zia yg ada di samping nya.
" Zia Zia oooo Zia " kata ame mengetuk pintu kamar Zia tapi ngak ada respon apapun. ame mengambil kunci cadangan dan membuka pintu kamar Zia.
" Astaga Zia bangun WOI bangun " kata ame.
" hhmm ame~~ kenapa ada di kamar ku jam berapa ini " kata Zia yg terbangun dari tidurnya dan melihat jam.
" udah sekarang cuci muka kita akan bangunin yg lain karna kita harus bersiap siap " kata ame.
" tunggu sebentar " kata Zia berjalan menuju kamar mandi.
" loh pintu kamar Zia kok terbuka " kata Siti yg masuk kedalam kamar Zia.
" Siti kau sudah bangun " kata ame.
" barusan saja " kata Siti kepada ame.
" jadi kita mau ngapain ini ame " kata Zia yg telah selesai.
" kita akan melakukan persiapan diri nanti ku jelas kan setelah kita kumpul semua " kata ame.
sekarang kami sedang berada di depan kamar Ali. ame membuka pintu kamar Ali dengan kunci cadangan nya. ketika kami masuk kedalam kamar Ali terlihat Ali baru saja keluar dari kamar mandi.
" lain kali masuk kamar laki laki itu ijin dulu " kata ali.
" hehehehe " kata kami bertiga.
" untung udah selesai pakai celana di dalam sempat belum tadi bisa ngak bisa nikah aku nanti " batin Ali.
" berhubung kau udah bangun kita harus kumpul di ruang keluarga karna kita akan melakukan perawatan diri " kata ame.
" baik lah biar aku aja yg bangunin Levi keni dan farel " kata Ali.
" baik lah " kata kami ber3.
__ADS_1
" sudah ku bilang kan kalian ngak percaya jadi kehabisan deh " kata farel yg berjalan melintasi kamar Ali.
" hhmm padahal kan udah lama aku ngincar gemes itu " kata keni
" aku lebih kesel karna aku udah mesan tinggal transfer uang nya aja eh pas mau transfer aku terlambat dan udah di beli duluan " kata Levi.
" bagus kalian udah bangun " kata ame
" loh kalian ber3 kok ada di kamar Ali jangan jangan " kata farel.
" jangan pikir yg ngak ngak kami cuman mau bangunin kalian semua tapi kalian udah bangun di Luan " kata ame.
" oooo " kata kami bersama
" sekarang kita bagunin yana " kata Siti.
" kalok kalian cari yana jangan di kamar nya karna percuma dia ngak ada di kamar nya " kata levi.
" jadi yana di mana " kata kami
" di ruang olahraga lah dia bangun jam 3 pagi memulai aktivitas nya " kata keni.
" kalok gitu kita ke ruang olahraga " kata ame bersemangat.
" kayak nya ame salah makan obat lah " batin kami semua.
di ruang olahraga.
yana mengunakan yg warna merah.
kami melihat yana yg memakai baju olahraga dan memukul alat tersebut dengan sangat kuat.
" seandainya aku datang sebelum semuanya terjadi mungkin merek ngk akan mati " kata yana sambil memukul alat tersebut dengan kekuatan penuh nya.
" apa yg kau tangisi yana sudah takdir mereka untuk mati seperti itu kau ngak bisa merubah nya " kata Enji.
" apa aku ini lemah Enji kenapa kenapa kenapa setiap orang yg ingin ku lindungi selalu akan pergi " kata yana meluapkan emosi.
" kau ini aneh yana~ kau bisa membuat seseorang bahagia padahal kau sedang menderita kau bisa membuat seseorang tertawa tapi kau tak bisa membuat dirimu tertawa kau bisa membuat seseorang berhenti menangis tapi kau ngak bisa menghentikan tangisan mu sendiri " kata Enji.
" kau tau Enji~ kenapa aku seperti itu karna aku ngak mau melihat sahabat ku seperti ku. aku membuat orang tertawa maka aku juga akan tertawa aku membuat orang bahagia maka aku juga akan bahagia aku hanya bisa menghentikan tangisan mereka tapi aku ngak tau rasanya seperti apa di posisi mereka " kata yana tetap memukuk alat tersebut tanpa henti.
" hadeh pusing aku~ aku hanya bisa memperingati mu kali ini kalok musuh mengajak kerja sama jangan mau karna kali ini lawan kalian itu berbeda yana~ berhati hati lah aku tak seperti dulu aku hanya bisa melihat kejadian dalam jarak 20 km saja " kata Enji.
" tak masalah setidak nya kau sudah sangat membantu " kata yana.
" hhmm aku mau tidur dulu da " kata Enji.
" hhmmm jangan mimpi buruk " kata yana.
kami ber7 mendengar percakapan yana dengan jelas. kami terkejut yana menyimpan masalah nya sendiri sedang kan kami selalu membagi masalah kami bersama sama.
__ADS_1
" anggab tak terjadi apapun ya kalok ngak yana pasti curiga " itulah tulisan di hp Ali dan menunjukkan pada yg lain.
" yana~~~ " kata Siti.
" Siti tumben udah bangun~ eh kalian juga " kata yana yg tak menyadari apapun.
" kali ini kita akan melakukan pemutihan kulit " kata ame bersemangat.
" suntik putih gitu~ aku ngak mau " kata yana menjauh dari ame.
" ya ngak lah aneh aja lah kau ini " kata ame heran melihat tingkah yana
" jadi itu tujuan nya " kata kami bersama.
" tunggu di sofa ada yg mau aku ambil " kata ame berlari ke kamar nya.
" yana kau menangis " kata Siti.
" aku nangis HAHAHAHA mana mungkin aku nangis keringat ku masuk kedalam mataku jadi seperti menangiss " kata yana.
" seperti itu ya " kata Siti tersenyum.
akhirnya kami menunggu di sofa dan tak lama kemudian ame pun datang dengan membawa beberapa botol yg kami ngak tau fungsi nya apa.
" ok semua nya aku akan jelas kan " kata ame dan tiba tiba papan tulis sudah ada di belakang nya.
" ini fungsinya untuk memutihkan kulit secara menyeluruh dan ini permanen ya~ untuk yg ini ini bisa membuat rambut mengkilap apapun warna rambut kalian " kata ame menerangkan.
" cara pakek nya " kata keni.
" pertanyaan bagus. jadi kita bar8 akan di bagi dua kelompok laki laki sama laki laki perempuan sama perempuan. contoh aku Siti Zia dan yana akan mandi bersama sama kami akan membersihkan bagian tubuh yg ngak bisa di jangkau tangan dan begitu juga dengan kalian aku ngak mau tau seluruh tubuh harus kena " kata ame.
" oooo " kata kami.
" keni kau yg paling jujur di antara mereka jadi tolong awasi mereka kalok ngak bener mandinya!!! " kata ame.
" hhmm aku akan awasi mereka " kata keni.
" pastikan satu orang satu botol dan di habiskan untuk sekali mandi ya kalian bisa kok masukin sabun ini ke bak mandi dua botol dan dua nya lagi untuk bagian atas " kata ame memberikan kami botol botol itu.
" hhmm botol nya besar loh bisa masuk angin kalok kelamaan " kata Ali.
" pande pande kalian lah pokoknya kalok warna kulit kita berbeda aku akan awasi kalian mandi secara live " kata ame.
" eh " kata Ali keni Levi dan farel.
" siapa kamar mandi nya yg besar " kata ame.
" kamar mandi Ali sama yana kan besar " kata kami bersama sama.
¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.
__ADS_1