
jandral Edy jandral udy agen kaira azuri Samuel bahri Reno dan yg lain nya yg diduga telah mati kini mereka masih hidup. sekarang mereka sedang di dalam mulut Enji.
" hiu ini menyelamatkan kita " kata kaira.
" tapi kenapa bisa bukanya dia hanya hiu biasa ukuran nya saja tidak biasa " kata azuri.
" tempat ini sangat bau dan gelap " kata Samuel menghidupkan senter.
" ini berlendir " kata Reno.
" sumpah ini sangat menjijikkan kan " kata Jendral Edy
" kita berada di dalam mulut nya kita harus berhati hati mungkin kita bisa jadi santapan nya." kata udy.
" kalian pikir aku mau makan kalian " kata Enji.
" HIUNYA BISA BICARA " kata mereka kaget.
" ini ini hewamanu " kata Jendral Edy memegang pedang nya.
" kalok kalian lukai aku ku telan kalian hidup hidup. aku nolong kalian ini juga punya alasan ya kalok ngak terpaksa aku juga ngak mau tau " kata Enji.
" eh hiu kok kau sombong kali lah " kata azuri.
" aku memang hiu tapi aku punya nama. namaku enji " kata Enji.
" baik baik " kata mereka.
" apa kau ngak mau makan kami bukankah hewamanu selalu ingin memusnahkan kami para manusia " kata kaira.
" mungkin itu hewamanu lain nya tapi aku ini sudah berubah " kata Enji.
" maksud nya kayak mana " kata Jendral Edy ngak ngerti.
" kau ini jendral atau ngak sih kok bodoh kali lah " kata Enji.
" apa kau bilang " kata Jendral Edy ngak terima.
" gini ceritanya nya. dulu aku itu sangat benci benci benci banget sama manusia karna mereka telah membuat ku menjadi seperti sekarang tapi ketika aku berjumpa dengan yana pola pikir ku berubah tak semua manusia itu jahat " kata Enji.
" ngomong ngomong dulu itu kapan ya " kata azuri.
" kau ini lah. kejadian itu sekitar seribu tahun yg lalu saat itu umurku 5 tahun " kata Enji.
" SERIBU TAHUN YG LALU " kata mereka terkejut.
" kenapa aku ini masih muda tau " kata Enji.
" bisa ceritain kau berjumpa dengan yana ngak " kata udy.
" hhmmm bisa tapi kalian harus bayar dengan 5 manuhawa ukuran 2 meter lebih " kata Enji.
" sepakat " kata mereka
satu tahun yg lalu.
satu tahun yg lalu di mana yana masih melakukan latihan satu bukan penuh di markas. kini mereka semua akan pergi ke samudera untuk melihat manuhawa laut mereka juga membawa manuhawa yg telah mati.
" sensei berapa kedalam samudera ini " kata yana bertanya.
" entah lah tak ada yg berani mengukur kedalaman air lebih dari 300 meter ke bawah karena itu bisa membuat mereka mati " kata azuri.
"lalu proyek lorong bawah laut bagaimana bukanya itu mungunakan manusia juga apa mereka mati di bawah sana " kata yana.
" hhmmm sebernarnya lorong bawah laut itu tak semuanya ke dasar air. kalok di tempat kita sekarang pembangunan nya 300 meter di bawah permukaan air dan hanya beberapa manusia saja yg ahli dalam bidang air yg ikut membantu sisanya robot tapi itu satu tahun yg lalu sekarang semua anggota pembangunan adalah robot " kata azuri.
" hhmmm seperti itu ya " kata mereka semua.
" sudah lah kalok kalian mau berenang ya silah kan tapi jangan terlalu dalam kalok kalian mati aku bisa kenak omel sama Jendral " kata azuri.
" yana mau berenang " kata yana.
__ADS_1
" aku ngak " kata Ali keni Levi farel ame Zia dan Siti.
" kalok gitu aku di Luan " kata yana masuk kedalam air.
yana melihat begitu indah di dalam air. tanpa bantuan alat apapun yg di bawa yana masuk kedalam air kecuali kaca mata nya bisa melihat di dalam kegelapan khusus air saking indahnya nya yana tak sadar bahwa ia menyelam lebih dari kedalam 300 meter.
" semakin lama semakin gelap " batin yana.
" itu... itu... hiu nya sangat besar " batin yana melihat Enji yg masih berukuran 15 meter.
" ini bukan tempat mu manusia pergilah sebelum aku memakan mu " kata Enji masuk kedalam pikiran yana.
" aku bisa berkomunikasi melalu telepati pikiran kau sangat keren " batin yana.
" aku memang keren tapi kau harus pergi dari sini kalok tidak aku akan memakan mu " kata Enji.
" kandang mu sangat besar malah lebih besar dari pada rumah ku cuman rumah ku menang lebar aja lah... eh ini ini besi yg sangat besar tertancap di sirip mu pasti sakit " batin yana.
" ini sudah ada semenjak seribu tahun yg lalu tapi apa perduli mu kau ngak takut aku makan " kata Enji.
" aku tak takut seandainya aku di takdir untuk mati di makan mu kenapa kau ngak memakan ku sekarang " batin yana.
" itu karna aku baru pertama kali melihat kau memakai kain yg menutupi rambut mu itu saja " kata Enji.
" alasan mu banyak sekali ya " batin yana mendekati Enji menegang sirip Enji yg tertancap besi.
" jangan sentuh aku.... aku benci sama manusia " kata Enji kepada yana.
" kau seperti di pasung tapi ekor mu juga ikut ini sangat menyakit kan tunggu di sini aku mau ambil oksigen dulu " batin yana pergi menuju ke permukaan.
ketika sampai di permukaan yana naik ke dalam kapal kembali.
" apakah indah di bawah sana " kata Ali.
" hhmm sangat indah tapi juga sangat gelap aku hanya bisa melihat ikan ikan berenang di kedalam 150 meter saja " kata yana murung.
" kasian... tapi kenapa kau bawa pedang " kata Ali.
" aku liat ikan tuna besar tadi kayak nya berat nya 2 kilo deh aku mau itu ikan jadi makan siang kita di bakar pasti enak itu " kata yana berbohong.
sedang kan yana kembali masuk ke dalam air berenang kembali menuju ke Enji.
" kenapa kau kembali dan membawa pedang kau mau membunuh ku silah kan saja aku rela mati karna aku mau bebas dari siksaan ini ayo bunuh aku " kata Enji
" kau ini hewamanu yg sombong ya aku mau membebaskan kan mu setiap makhluk hidup butuh ke bebasan " batin yana
" kau ngak mau nyiksa aku mengunakan alat itu " kata Enji.
" tidak aku tak mau menyiksa mu. walaupun kelak ketika aku membebaskan mu dan kau memakan ku bawa saja pedang ku ini ke permukaan sana mereka pasti tau kalok aku sudah mati di makan oleh mu " batin yana.
" semua manusia itu jahat termaksud diri mu " kata Enji.
" kalok aku jahat aku ngak bakalan buka ini besi " kata yana yg mencoba menghancurkan besi tersebut dengan pedang nya.
" akhirnya lepas satu " batin yana yg baru menghancurkan satu buah besi yg tertantang di sirip kanan.
" kau menghancurkan nya " kata Enji.
" hhmm ini mungkin sedikit sakit karna ini sudah berkarat dan dapat merusakkan tubuh mu. manusia yg melakukan ini kepada mu mereka sangat kejam bahkan aku ngak bisa membayangkan betapa sakit nya ini saat pertama kali di pasang di tubuhmu " batin yana menangis.
" dia menangis karna kondisi seperti ini bahkan dia menangis dari lubuk hati yang terdalam aku bisa merasakan kehangatan di dalam dirinya" batin Enji yg tak dapat di dengar oleh yana
yana menghancurkan semua besi yg tertancap di tubuh Enji sambil menangis.
" kau sudah menangis berapa lama sudah 3 kali kau ke permukaan untuk ambil oksigen dan sudah 6 jam kau di sini berusaha membuka besi besi ini nanti kau bisa mati " kata Enji.
" kalok gitu tolong bawa jasat ku ke permukaan " batin yana.
" kau memang bandal ya di bilang " kata Enji.
" akhirnya kau bisa bebas hiu aku sudah membuka semuanya selamat hiu kau bebas " kata yana memeluk kepala Enji
__ADS_1
" aku bebas " kata Enji.
" iya kau sudah bebas selamat ya... sekarang kita buka kandang yg telah mengurung mu selama seribu tahun ini " batin yana melihat gembok yg sangat besar bahkan lebih besar dari kepalanya
" terimakasih telah menyelamatkan ku dan membebaskan ku bahkan kau sudah berenang ke mari hampir 7 jam lamanya terimakasih bagaimana aku bisa membalas mu " kata enji.
" berjanji lah kau ngak akan ke permukaan kalok ada tim agen mata pratoli di samudera berjanjilah untuk menghilangkan semua dendam mu kepada manusia karna dendam itu ngak baik dan jangan makan manusia karna mereka memiliki keluarga yg merindukan kepulangan mereka dan bisakah kau menjadi sahabat ku selama aku hidup " batin yana
" aku berjanji dan aku akan menjadi sahabat mu kau sangat baik apapun yg kau minta aku akan memenuhinya " kata Enji.
" panggil aku yana dan siapa namamu " batin yana yg sudah hampir selesai menghancurkan gembok tersebut.
" aku tak memiliki nama aku biasa di panggil nomor yg ada di atas kepalaku." kata Enji.
" kalok gitu ingat baik baik kau memulai kehidupan yg baru kehidupan yg bebas dan sekarang namamu itu adalah Enji " kata yana membuka pintu kadang tersebut.
" Enji itu namaku dan sekarang aku sudah bebas dari neraka ini " kata Enji yg keluar dari kandang tersebut.
Enji sangat senang dan berputar putar kesana kemari.
" aku lapar aku mau makan apa ya " kata enji.
" di kapal ku ada manuhawa dia sama seperti mu tapi dia berbentuk manusia separuh binatang dia tak memiliki akal sama sekali berbeda dengan dirimu. apa kau mau " batin yana.
" aku mau " kata enji.
" oksigen ku sudah menipis aku mau ke atas hhaa.. aku ke abisan oksigen " batin yana.
Enji yg mendengar itu langsung memasukkan yana kedalam mulutnya dan merenang begitu cepat ke permukaan lalu menyemburkan yana dan air dari mulut nya sehingga yana terbang di udara.
" terimakasih Enji " batin yana yg langsung mengihirup oksigen sebanyak banyaknya.
" SENSEI YANA TERBANG KE UDARA CEPAT TANGKAP " kata mereka semua panik.
azuri yg mendengar itu langsung terbang ke udara dan menangkap yana dengan selamat dan membawa yana ke atas kapal.
" kenapa kau bisa di sana " kata azuri.
" hehehe ada deh " kata yana tertawa.
" yana kulit mu pucat sekali berapa jam kau di dalam air " kata Siti.
" hampir tujuh jam " kata yana
" ambilkan yana handuk dan keringkan badanya sebelum dia kena demam kau pun yana ada ada aja berenang sampai selama itu " kata azuri.
" maaf sensei.... makasi ame " kata yana kepada ame yg mengambilkan yana handuk.
" sensei boleh minta tolong ngak " kata yana.
" minta tolong apa " kata azuri.
" ini manuhawa yg kita bawa ini tenggelam ke dalam air karna tadi yana melihat begitu banyak Monster laut yg mengikuti kapal kita akibat darah monster ini sensei " kata yana berbohong.
" bahaya juga itu baik lah kita akan buang saja di sini " kata azuri.
mereka semua membuang manuhawa kedalam air.
" Enji apa kau mendengar ku " batin yana
" aku mendengar mu yana terimakasi atas makanan nya aku akan melindungi mu selama kau hidup. itu pedang mu tertinggal ketika kau ke habisan oksigen dan ada sebuah kalung bertali hitam dan yg putih itu adalah gigiku yg patah sedikit itu akan membantu kita berkomunikasi walaupun jaraknya sangat jauh " kata Enji.
" terimakasih atas hadiah nya " batin yana.
" sensei pedang yana sama kalung yana ke tinggalan itu tolong ambil kan sensei " kata yana.
" kau ini lah ambil sendiri " kata azuri melempar yana kedalam air.
" SENSEI " kata yana yg sudah berada di dalam air.
yana mengambil pedang dan kalung nya lalu naik ke atas kapal kembali
__ADS_1
¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya