
lampu halaman belakang di hidup kan semua termasuk lampu yg terdapat di dalam kolam. azuri dan azuma sedang minum cokelat panas beserta roti bakar dan kami berbaring sejajar di tengah tengah hujan dan tak boleh bergerak.
azuri menekan tombol yg ada di dalam tembok. tiba tiba kolam renang yg dalamnya hanya satu meter kini menjadi 2 meter dan dalam sekejap airnya terisi penuh.
" lama banget sih berdiri nya udah hampir satu jam " batin kami ber8.
" ok semuanya kalian harus pakai rantai ini di kaki kalian. rantai ini telah di sambungkan kepada bola besi seberat 100kg. jadi kalian harus berenang membawa ini ke permukaan. kalian akan berbaris dan kaki kalian akan di rantai pastikan dalam satu Minggu kalian sudah bisa " kata azuri.
azuma memasang rantai itu di kaki kami dan ini betul betul sangat berat.
" nah kalian boleh masuk kedalam air kalo kalian ngak sanggup tekan saja tombol ini dan rantainya akan terbuka dan kalian bisa ambil nafas pastikan kalian jangan mati " kata azuma
" baik " kata kami berjalan menuju kolam renang tapi kami terjatuh karna kaki kami di rantai.
" aduh " kata kami bersamaan.
" baru satu langkah aja kalian udah jatuh kalok di dalam air mungkin kalian udah mati " kata azuri kepada kami
" sensei mah enak minum coklat panas lah kami hujan hujanan " batin kami.
" jangan jelek jelek kan sensei dalam hati kalian cepat jalan " kata azuri.
kami berjalan perlahan lahan ke kolam renang. bisa berjalan tapi sangat pelan dan butuh waktu yg lama satu jam baru kasi sampai di depan kolam renang.
" lama kali kalian cepat masuk kedalam air " kata azuri menendang bola besi itu masuk kedalam kolam dan kami pun juga ikut ketarik kedalam air.
" AAAAA " kata kami terkejut.
" AWAS SAJA KAU SENSEIII " batin kami menjerit.
kami mencoba ke permukaan tapi ngak bisa. sudah satu jam lebih kami di dalam air tapi kami sama sekali ngak bergerak. grafitasi di dalam air membuat tekanan di dalam bola besi itu semakin berat dan lama kelamaan kaki kami sakit karna terkena gesekan dari besi tersebut.
kami manatap yana memberikan bahasa tangan supaya ke permukaan karna oksigen telah habis.
" HHHAAAA haaaa hhhhaaahh hhhaaahhh " kata kami yg telah sempai ke permukaan.
" ADUH " kata kami karna azuri melempar bola basket dengan kuat ke kepala kami membuat kami kembali masuk kedalam air.
" kayak mana nya kalian belum juga 2 jam di dalam air udah kepermukaan untuk mengambil oksigen. apa kemampuan kalian menurun gini aja kok ngak bisa ULANGIN " kata azuri.
kami kembali masuk kedalam air memasang kembali rantai tersebut ke kaki kami dan mencoba ke permukaan. terlihat yana dan Ali sudah 30 cm berenang ke permukaan begitu juga dengan lainnya. yana memiliki rencana yana memberitahu kan rencananya dengan mengunakan isyarat tubuh. mereka menganggukkan kepalanya memandakan mereka mengerti akan rencana itu.
Zia Siti melemaskan badan mereka agar mengapung di dalam air farel keni ame memengang semua bola besi. Levi Ali dan yana mencoba berenang dengan cepat agar bisa ke permukaan bagitu sudah sedikit lagi kepala kami keluar dari air tapi kami gagal.
kami mencobanya berkali kali dan terakhir kalinya kami berhasil.
__ADS_1
" YYEESSSSS " kata kami.
" bagus semuanya sekarang kita melakukan aktivitas memukul samsak ya " kata azuri.
" sensei biarkan kami istirahat dulu " kata farel.
" ngak bisa kalian harus cepat " kata azuri.
" gila ini sudah jam 6 pagi " batin kami ngak tidur satu malaman.
kami keluar dari air lalu berbaris di depan samsak. samsak ini sedikit berbeda dari biasanya dia terbuat dari besi dan dia berputar sendiri makin cepat gerakan kami makin cepat putaran nya untung saja kami bisa mengimbangi nya.
" papa bukannya itu sudah melebihi batas normal " kata azuma.
" biarkan saja ngak masalah lagian mereka juga bisa mengimbangi nya kan " kata azuri.
" iya sih tapi lihat pergelangan kaki mereka pa sudah lecet itu pasti sakit " kata azuma.
" jangan terlalu memperdulikan mereka. mereka itu kuat " kata azuri.
" tapi kasian loh pa " kata azuma.
" hhmm hentikan latihan waktunya sudah habis " kata azuri.
" terimakasih atas latihannya " kata kami bersama sama.
" baik " kata kami.
" yana bukan berarti kau Jendral selanjutnya kau bisa memerintah sesukamu ada batas nya. ingat ini adalah awal latihan kalian kalok begini saja kalian ngak bisa bagaimana kalian mau jadi agen mata-mata yg hebat gini aja butuh waktu satu malaman " kata azuri.
" uhukk hukk " yana batuk dan mengeluarkan darah dari mulut nya.
" Yana kau ngak papa " kata kami.
" kau ngak perlu terlihat kuat, kalok sebenarnya kau ngak sanggup jangan terlalu di paksa itu sama saja kau mencari mati " kata azuri.
" aku ngak papa tenang saja ini cuman batuk biasa aja " kata yana mengelap mulutnya karna ada sedikit darah yg tersisa.
" kau yakin " kata ame.
" aku yakin tenang saja. tapi aku ngantuk dan kemungkinan habis sarapan aku akan langsung tidur " kata yana
" kalian mandi sana habis itu langsung sarapan ini udah hampir jam 9 anak anak udah nungguin kalian " kata azuma.
" baik lah " kata kami berjalan masuk kedalam rumah.
__ADS_1
......di dalam kamar yanaノ( ͡° ͜ʖ ͡°ノ)......
" dasar sensei gila.. kaki ku sampai memerah gini " kata yana yg sudah selesai mandi dan bersiap siap kini dia sedang memakaikan salep kekakinya.
setelah selesai yana langsung berjalan menuju ruang makan.
......ruang makan ¯ಠ_ಠ/¯.......
yana duduk di kursi nya dan melihat sarapan nya pagi ini. azuma yg memasak nya
" siapa yg masak " kata yana.
" saya yg masak " kata azuma dengan lembut.
" yana kan ngak suka makanan kayak gini " batin mereka semua.
" telur mentah " kata yana heran.
" makanan ini sangat bergiji jadi kalian harus habis kan " kata azuma duduk di kursi. azuma menuangkan telur nya kedalam nasi lalu nasi dan telur menjadi satu. dan di sana terdapat susu cokelat yg biasa mereka minum di pagi hari.
" sensei dan pak zuma ngak pulang " kata farel sambil memakan makanan nya
" sensei dan zuma akan tinggal di sini selama kalian tinggal di sini" kata azuri sambil memakan makanannya.
" APAAA " kata kami terkejut.
" hhmm sensei ngak terima penolakan jadi zuma akan menjadi juru masak di sini. sensei juga bisa awasi kalian secara langsung " kata azuri.
" bakalan repot ini " batin kami sambil memakan makanan kami kecuali yana yg tetap memandang makanannya. " yana kenapa ngak di makan apa ngak enak " kata azuma
" ngak kok ini yana makan tadi yana cuman lagi mikirin sesuatu aja " kata yana memakan makanannya hingga habis setelah habis yana langsung meminum susunya dalam sekali tegukkan.
" yana mau ke kamar dulu " kata yana berjalan cepat menuju kamar nya.
" kk yana keren bisa habisin makanan nya secepat itu " kata kio.
" kayak nya dia bakalan muntah " batin kami ber7.
ketika yana sudah sampai kamar yana langsung menuju kamar mandi dan memuntahkan makanya.
" hueeekk hueeekk " yana memuntahkan semua yg iya makan. badan yana melemas selesai muntah tadi.
" seharusnya aku gak memakan makanan nya tapi pak zuma udah capek capek buat kasian kalok ngak di makan " kata yana membuka kulkas mini yg ada di kamarnya dan meminum susu yg ada di sana.
__ADS_1
¥¥¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya