Kisah Kami

Kisah Kami
jalan hutan


__ADS_3

" lah nggak muat, kalok gini terpaksa kalian duduk sempit sempit sempit lah, kita buka tempat duduk nya satu lagi dan pasang kasur tempat tidur di depan jadi kalian juga sedikit tidak terlalu sempit " kata azuma mengambil kasur angin mobil dan memasangnya.


setelah selesai kami menutup mobil dan masuk kedalam mobil, kini kami akan langsung ke markas karna semua baju udah di dalam koper yg sudah di siapkan dari pagi.


" Ali enak banget sih, lapang di depan " kata farel.


" jangan iri " kata Ali fokus ke Lettop nya.


karna ini sudah malam, mobil masuk kedalam kawasan hutan yg sangat lebat, rumornya di hutan ini sangat banyak hal yg tak di inginkan terjadi dan setiap orang yg masuk hutan ini pada malam hari tak pernah keluar lagi, setelah sebulan menghilang dalam hutan warga setempat akan mencium bau busuk dari orang yg masuk kedalam hutan ini.


sebenarnya ini adalah hutan yg telah di modifikasi, demi keamanan markas hutan ini hanya boleh di masuki oleh agen mata pada malam hari saja.


" serem banget dah, sampai bau busuk nya sampai ke mari, sensei tutup lah jendelanya " kata kami bersama sama.


" kalian nggak takut sama monster sama hantu takut, aneh kali lah kalian " kata azuma malah jadi heran.


azuma mengambil sebuah kertas dan memberikannya keluar jendela dan tangan hitam dengan kuku nya yg sangat hitam mengambilnya.


" ANJ*M HANTUU " teriak kami bersama sama karna ketakutan.


" saya bukan hatulah, saya penjaga hutan ini salah satu agen mata panjaga hutan, bukan hantu " kata dia.


" maaf maaf " kata kami langsung meminta maaf.


" kembali bekerja, Ali pindah ke belakang " kata azuma menutup jendelanya dan Ali pindah ke belakang tanpa keluar dari mobil.


mobil berjalan kembali dan berhenti mendadak.


" astaga sensei!! " kata kami terkejut.


seseorang masuk kedalam mobil duduk di sebelah azuma dengan mengunakan baju hitam celana hitam wajahnya di tutup dengan cadar hitam.


" gimana, " kata azuma.


" ngak gimana gimana " dan ternyata itu adalah Samuel yg baru saja mengembalikan jenajah yg mati kedalam hutan, Samuel mengembalikan nya kedepan rumah mereka masing masing.


" guru " kata kami bersama sama terkejut.


" apa " kata Samuel dingin seperti biasanya.


" untung tadi belum sempat menjerit hantu, kalok menjerit tadi mungkin aku bakal di hukum push up berjam jam " batin kami semua.


tak lama kemudian mobil masuk kedalam air selama tiga puluh menit di dalam air kami masuk kedalam lautan yg sangat dalam mobil masuk lebih dalam ke pedalaman air dan semua gelap gulita, mobil melaju kedepan dan kami memasuki ruangan kaca dan di sana tiba tiba lampu menyala dari arah mana saja dan sebuah dinding kaca menutup pintu masuk.


air habis dalam sekejap dan mobil melaju dengan kecepatan sangat tinggi selama 10 menit ketika kami sudah sampai, azuri turun dari mobil dan menekan tombol dengan kode yg telah di beritahu kan pintunya terbuka kembali dan azuri kembali masuk kedalam mobil dan akhirnya kami sampai juga di markas.


" akhirnya sampai " kata kami bersama sama sambil meregangkan otot otot kami.


ada helikopter tempur mendarat dan yg keluar adalah tim ceria.


" Yoo kalian juga udah sampai " kata fia ceria seperti biasanya.


" iya, Andre bagikan ini dulu setengah setengah " kata ame.


" iya " kata andre.


mereka membantu mengambil jatah punya mereka para lelaki.


" kalian udah beli sabun cair, kenapa pakai sabun batangan lagi " kata yana yg duduk sambil memperhatikan mereka begitu juga dengan Zoya dan mereka berdua malah makan keripik pisang yg tadi di beli.

__ADS_1


" ada deh " kata kami secara bersamaan.


" paling untuk c*li di kamar mandi, kan kamar mandi nya udah beda dari biasanya " kata Zoya.


" C*li, c*li itu apa " kata yana yg masih polos.


" c*li loh, itu sabun di bolongin tengahnya baru nanti di naik turun kan pakai sabun " kata Zoya malah mengajari.


" apa nya naik turun " kata yana malah di buat tambah nggak ngerti.


" p... "


mulut Zoya di sumpal dengan cepat milik Hosea, salah satu dari tim ceria.


" maksudnya pisang yana, udah yana nggak usah terlalu di pikirkan, otaknya emang udah ngeres, maklum aja alumni RSJ " kata hosea.


" gila kau hose, pakai sumpal sepatu lagi " kata Zoya.


" makanya jangan ngajarin yg nggak nggak sama anak masih polos " kata hosea.


" yana, jawab gue, Lo polos apa di polos polosin " kata Zoya pada yana.


" baju ku nggak polos kok, liat ini pink love nya merah gambar tangannya hitam rok ku putih ada lambang sekolah di samping warna hitam sepatuku putih talinya hitam " kata yana.


" Zoya kau tanya seperti itu sama yana, udah yana paling polos di antara kita semua di sini " kata ame.


" kayaknya emang seperti itu deh, kita warnai aja biar nggak polos " kata fira


" udah jangan biarkan polos saja, suaminya nanti yg kasi warna iya nggak Ali " kata Maria yg biasa di panggil ria.


" iya " kata Ali percaya diri


" iya " kata kami bersama sama.


...di kamar perempuan....


di sana sudah ada 8 kasur yg telah tersedia. kami menyapu bersih lantainya lalu mengepelnya bersama sama, setelah kering kami menyatukan 4 tempat tidur menjadi satu dan begitu juga dengan sisanya jadi tempat tidur nya depan depanan.


yana Fira dan ria memasang alat pengharum ruangan otomatis di dinding, Siti dan Zoya merapikan tempat tidur sedangkan ame Zia fia memasang karpet ambal berwarna putih di setiap lantai di sana.


setelah selesai kami bersama sama menyusun baju kami di dalam lemari, menyusun baju telah selesai kami memasang lampu di dinding kamar, ada bantal bulu tebal berwarna putih dan meja berbentuk bulat berwarna putih dan di tengahnya ada bunga mawar dan pengharum ruangan.


kami memajang foto-foto kami yg ada di dinding dan menghiasi kamar dengan begitu cantik dan wangi. kami membuka baju kami menutupinya dengan haduk di atas lutut dan berjalan menuju kamar mandi, yana menghidupkan air di bathtub yg ukuran nya sangat besar sangat muat 8 orang. yana mengatur suhu menjadi hangat.


" akhirnya, bisa sekamar isinya cewek semua jadi pakai baju bisa terserah hati " kata fia membuka handuknya dan masuk kedalam air begitu juga dengan yg lainnnya.


" yana kau nggak mau berendam " tanya ame.


" aku di panggil ke ruangan jendral mau ngambil daftar latihan kita untuk latihan sebulan kedepannya jadi aku harus cepat " kata yana membersihkan tubuhnya dengan cepat setelah itu lalu mengeringkan nya dengan haduk.


" yana sibuk ya " kata Zoya memperhatikan yana.


" dia sangat sibuk semenjak dia di tetapkan menjadi penerus agen mata, dan lagi Ali jaga sama, selama seminggu kami bersekolah yana setiap hari ke markas untuk menyelesaikan beberapa tugas " kata Siti sambil memperhatikan yana yg baru saja keluar dari kamar mandi.


" hhmm semenjak kalian menemukan lokasi musuh yg sedang kami selidiki ini, membuat kami juga lebih sibuk dari biasanya, pasalnya tempat ini sangat bagus tapi tempat ini di timbun dengan tanah dan pohon yg sangat besar besar tempat nya juga sangat aneh pas kami menemukan nya, masih sangat bersih " kata fia.


" entah apa yg akan terjadi lagi, 4 bulan kemaren markas hancur untuk kesekian kalinya tapi semenjak tim peluru masuk kedunia monster negara kita lah yg paling sedikit dengan jumlah monster dari pada negara lainnya " kata Zoya.


" we.. aku pigi " kata yana pamit.

__ADS_1


" iya " kata kami


yana keluar dari kamar nya dan Ali sudah menunggu di depan kamar nya ternyata.


" udah nunggu lama " kata yana


" baru aja kok " kata Ali pada yana


" kalok gitu ayo keruangan jenderal sebelum larut malam " kata yana.


" iya " kata Ali.


kami berdua berjalan cepat menuju ruangan jendral Edy, setelah sampai di sana kami langsung masuk saja kebetulan sudah dapat ijin juga


" selamat malam jendral " kata kami berdua memberi hormat.


" selamat malam, kita langsung ke intinya aja berhubungan saya juga baru pulang dan belum istirahat sama sekali dan belum tidur selama 5 hari " kata jendral Edy.


" iya Jendral " kata kami.


" dua bayi di samping saya ini bayi kembar, mereka baru saja lahir jam 6 tadi di markas kita, di duga mereka adalah monster karna ibu mereka di temukan di dalam hutan dengan penuh monster di sana, kami menyelamatkan ibu nya dan membawanya ke markas berhubungan ingin melahirkan selesai melahirkan ibu nya meninggal dunia, ibu nya bilang suaminya di makan oleh monster yg ada di sana dan terus meninggal " kata jendral Edy.


" mereka di beri nama yg laki laki bulan dan yg perempuan wulan, yana dan yg lainnya bertanggung jawab atas bulan sedang Ali dan yg lainnya bertanggung jawab atas Wulan, ini barang barang mereka yg di sediakan oleh agen mata, dan ini jadwal kalian selama sebulan penuh selama latihan titip mereka ke ruangan medis " kata jandral Edy menunjukkan barang barang bayi dan memberikan kertas kertas daftar kegiatan.



" kalian boleh keluar sekarang, hati hati dengan bayi itu umur mereka masih 3 jam masih rentan, yana ajari Ali dan teman sekamar nya untuk menjaga bayi baru lahir dulu, sekarang kalian boleh keluar " kata jenderal.


" baik Jendral " kata kami berdua membereskan barang barang tersebut.


yana menggendong bulan sambil mendorong ranjang bayi nya itu begitu juga dengan Ali. sesampainya di kamar laki laki, pintu pun terbuka dan di sana ada mereka yg sedang tidak memakai baju hanya memakai boxer doang, mereka panik dan memakai baju mereka masing masing


" bayi siapa ini " kata keni yg sudah selesai memakai bajunya.


" bayi orang lah, ini namanya Wulan dan yg ini bulan " kata Ali " Toni jastin tolong bawa alat mandi bayi yg ini ke kamar mandi ya tempat tidur ini di samping ranjang ku, keni buatkan susu nya ya " kata Ali


" iya iya " kata mereka yg mendapat tugas.


yana meletak kan bulan di tempat tidur Ali dengan pelan pelan agar tidak menangis begitu juga dengan Wulan.


" Andre kau kan penanggung jawab kamar " kata yana.


" iya " kata andre.


" ok semuanya kalian akan merawat Wulan satu bulan kedepannya, pertama kamar harus bersih tak boleh ada noda debu, kedua pastikan tidak akan ada kebisingan, ketiga kalok bayi nangis ikuti panduannya yg ada di buku ini. " kata yana " kalok ingin memberikan susu pada bayi tidak boleh panas dan jangan terlalu dingin pokoknya hangat kukulah, " kata yana.


" iya " kata kami.


" udah semua deh kayaknya, lep tolong bawain ke kamar boleh kalian juga kalok mau ikut boleh kok " kata yana kembali menggendong bulan.


" nggak perlu kami di sini aja " kata mereka kecuali Levi yg akan membawakan barang barang bayi itu.


...di kamar perempuan (✷‿✷)...


yana dan Levi masuk kedalam ruangan tapi Levi melihat pemandangan nggak menyegarkan mata tapi tak berani melihat nya.


" bayi siapa yu yana " kata Zoya.


" nannti ku ceritakan " kata yana.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2