Kisah Kami

Kisah Kami
berhasil


__ADS_3

...jam 2 siangᕙ(⇀‸↼‶)ᕗ...


" kami sedang keluar jangan cari kami " tulisan di kerta tertempel di tv, Ali keni Levi farel sedang pergi.


" siapa yg mau cari kalian " kata ame heran sama mereka ber4.


" tasnya udah kan " kata Siti pada mereka.


" udah " kata kami ber3.


" buku tabungan, kartu ATM udah " kata Siti memastikan.


" udah " kata kami kembali sambil memeriksa


" kalok gitu ayo kita pergi " kata ame.


kami memanggil angkot yg lewat dan perhentian di bank. setelah sampai kami mengambil nomer antrian dan duduk di kursi yg telah di sediakan.


" yana, kok kartumu cuman 2" kata ame melihat yana yg sedang mengambil kartu nya.


" aku memindah semua uang ku kedalam kartu ini, yg ini tabungan, yg ini untuk kebutuhan aja sih " kata yana.


" berapa uangnya yg ini " kata Siti bertanya.


" ngak Sampek 100 lah, nanti aku narik uang pakai yg ini aja " kata yana menunjukkan kartunya


" nomer 23 " kata pegawai bank memanggil dan itu nomer yana.


" mbak saya mau melakukan penarikan uang " kata yana memberikan buku dan kartunya.


" dengan jumlah uang nya? " kata pegawai bank itu bertanya.


" 800 juta, masukkan aja uangnya kedalam tas ini " kata yana memberikan tasnya


" tunggu sebentar ya " kata pegawai bank itu sempat kaget dengan penarikan uang sebesar itu.


" liat liat " kata pegawai itu pada temen sebelah nya.


" 163 M, kaya benget " kata temennya.


" wah sultan dia, tapi tampilan ngak menampakkan dia anak sultan ya " kata nya kembali.


" mungkin dia sederhana dan tak mau memamerkan hartanya, acukan jempol sama mbak itu " kata temen nya lagi sambil membantu memasukkan uangnya kedalam tas.


" ini mbak " kata mereka memberikan tasnya.


" terimakasih " kata yana tersenyum manis pada mereka.


" sama sama " kata mereka.


" 24, 25 " kata mereka berdua Zia dan ame pun maju kedepan.


" saya mau melakukan penarikan uang 800 juta " kata Zia memberikan buku dan kartunya


" saya juga sama, masukkan kedalam tas nya ya " kata ame memberikan tas nya begitu juga dengan Zia.


mereka berdua di buat kaget dengan saldo nya, Zia yg berjumlah 64 M, sedangkan ame juga 64 M. mereka di buat kewalahan hingga membutuhkan bantuan dengan teman kerja yg lainnya.


" hari ini banyak anak sultan ya " batin mereka


" terimakasih " kata Zia dan ame mengambil tas mereka dan berjalan menuju yana yg sedang menunggu mereka.


" terakhir " kata mereka dan Siti pun maju kedepan.


" mbak saya sama dengan mereka " kata Siti kembali sambil menyerahkan buku, kartu dan tasnya dan tak lama kemudian mereka mengembangkan tas nya yg sudah berisi dengan uang.


" terimakasih " kata Siti berjalan menuju mereka tak lupa mengambil buku dan kartunya kembali.


" hari ini anak sultan dah, uangnya aja 64 M, tampilan yg sangat sederhana ngak ada yg menduga kalok mereka itu sangat kaya " kata pegawai itu.


" benar " kata teman temannya sambil melihat kami ber4 keluar.


" aku udah pesan taksi, kita langsung aja ke sana " kata ame.


tak lama kemudian taksi yg kami pesan sudah sampai dan kami langsung menuju tempat itu


...toko srinanda⋋✿ ⁰ o ⁰ ✿⋌...


toko srinanda adalah toko emas dan berlian asli, mereka memiliki berbagai jenis perhiasan yg mulai dari sederhana sampai ke mewah luar biasa. tokonya sangat besar tapi cuman sedikit orang yg ada di sana.

__ADS_1


pasalnya karna harga barang yg fantastis mahal tapi kualitas barang sangat tinggi dan terpercaya, banyak yg mengira bahwa mereka menjual barang palsu tapi setelah di periksa 100% asli semua.


" loh kalian kok ada di sini " kata Zia melihat Ali keni Levi dan farel dengan tangan mereka sedang memegang tas, bertanda kalok mereka baru saja selesai membeli.


" ini untuk mu " kata mereka.


Ali memberikan pada yana, keni memberikan pada Siti, Levi memberikan pada Zia sedangkan farel memberikan pada ame.


" terimakasih " kata mereka menerimanya dan membukanya.


" cincin, bagus banget " kata yana melihat cincin yg Ali berikan dan langsung memakai nya di tangan kiri di jari manis " wah pas banget, terimakasih Ali " kata yana sangat senang.


" sama sama " kata Ali dengan wajah memerah.


" terimakasih ya ini sangat bagus " kata Siti Zia dan ame langsung memakai cincin itu di tangan kiri di jari manis mereka.


" sama sama " Jawab mereka dengan wajah yg memerah.



cincin yg mereka berikan.


" mbak, kami ambil pesanan kami ya " kata ame.


" baik " kata mereka mengambil pesanan yg telah kami pesan.


" kalian beli perhiasan " kata keni.


" iya, semenjak kita mulai kami belum membelikan nya apa apa kecuali hanya kebutuhan, ini hanya untuk perhiasan sederhana kok " kata Siti.


" seperti itu ya " kata mereka ber4.


" ini " kata karyawan toko itu membawakan perhiasan yg sudah kami pesan.


" ini uang nya, boleh di kira dulu kok " kata yana memberikan tas nya begitu juga dengan yg lainnya.


" ini benar benar asli, berapa ratus juta kalian keluar kan " kata Levi melihat gelang nya.


" 800 " kata mereka.



" uangnya pas 800 juta, mau langsung di pakai atau mau di masuk kan kedalam kotanya " kata karyawan tersebut.


" pakai saja " kata kami. karyawan itu memberikan pada kami dan kami memakainya di tangan kanan.


" mereka kalok belanja ngeri ya " batin kami ber4.


...malam harinya (^3^♪...


" yanaa ****** ku mana " kata ame jalan mendekati yana yg sedang ngelipat pakaian di depan tv


.


" itu " kata sambil menunjuk ke tumpukan ******.


agar celana dalam ngak ketukar, kami memberikan nama kami di celana dalam jadi ngak bisa ketukar begitu juga dengan pakaian dalam lainnya


" haduh yana, belum aku cuci, bau lah " kata ame menyesali perbuatannya.


" lah mana ku tau, siap cuci jemur sore angkat, " kata yana tidak bersalah.


" lain kali tanya dulu " kata ame menemukan celana dalam nya dan membawanya ke tempat mesin cuci.


" ame kenapa?? " kata farel Heran.


" dia belum cuci ****** nya, aku ngak tau ku lipat aja lah " kata yana melanjutkan pekerjaannya.


" yana masih pakai cincinnya " batin Ali melihat jari manis yana masih memakai cincin itu.


" we gawat we " kata Levi berlari menuruni tangga sambil memegangi Lettop.


" gawat kenapa " kata kami pada Levi.


" aku dapat sinyal dari entah mana asalnya, sinyal ini mengawasi gerak gerik kita selama ini, kalian ambil Lettop dulu lah " kata Levi pada mereka dan kami menurutnya. setelah itu kami berkumpul di meja ruang keluarga.


" sinyal ini udah lama aku awasi, tapi kali ini aku dapat alamat mereka walaupun ngak lengkap " kata Levi mengirim kan alamatnya.


" nanti jendral galaxy " kata Siti menduga

__ADS_1


" bukan, ini bukan sinyal mereka, kode nya sama tapi ini kode palsu kalok kalian barhasil menemukan kode yg asli dengan cara klik kodenya nanti ada pemberitahuan setujui aja " kata Levi dan kami mengikuti nya.


" berhasil " kata kami bersama.


" farel Levi, bobol keamanan mereka dan ambil seluruh rekaman cctv dengan cepat " kata yana terus fokus.


" baik " kata Levi dan farel.


" Zia, Siti, ame rekam semuanya jangan sampai ketika kita mendapatkan mereka berhasil merebut nya, setidaknya kita masih punya cadangan sebagai bukti " kata yana kembali.


" baik " kata mereka.


" keni, Ali pastikan mereka tidak berhasil melacak keberadaan kita kalok ngak kita bisa dalam bahaya " kata yana.


" baik " kata Ali dan keni.


kami semua berusahalah untuk mendapatkan jelas keberadaan mereka yg mengawasinya kami selama ini.


" Enji bisa kasi tau mereka di mana " batin yana.


" ngak bisa, ada dinding yg menutupi pandangan kami ber4 mustahil untuk menembus kecuali kau melakukannya kontrak sama kami ber4 " kata Enji.


" sial, kenapa aku bisa seceroboh ini sih, mereka udah lama mengetahui keberadaan kita, seperti ngak mungkin mereka hanya melacak dari suara " kata yana berfikir keras bagaimana bisa dia seceroboh ini.


" ada virus menyerang usaha kita bisa sia sia " kata Siti mendeteksi virus Lettop.


" akan ku atasi " kata yana.


yana menyalin ulang semua nya dengan sangat cepat sambil memperlambat proses pergerakan virus nya agar semua data yg tersimpan tidak hilang.


" mati " kata Siti Lettop sudah terkena virus dan sekarang semua data telah hilang.


" sial " kata keni dan Ali karna Lettop sudah terkena virus.


" mati " kata ame dan Zia juga sudah terkena sisanya hanya Levi farel dan yana.


" aku ngak bisa lama ini " kata Levi melihat kondisi nya


" sikit lagi sedikit lagi " kata farel hampir mendapatkan seluruh informasi nya dan bahkan sudah mendapat alamat lengkap serta data data rahasia lainnya.


" mati " kata Levi gagal.


" sikit lagi sikit lagi " kata mereka semua


" yes " kata ferel dan tak lama kemudian Lettop nya mati begitu juga dengan Lettop yana


" kita gagal " kata mereka semua.


" Lettop kita emang kena virus dan datanya hilang, tapi kalok di sini kita masih ada harapan " kata yana menunjukkan memori dan flashdisk yg sudah yana Sakin sebanyak 30 kali.


" KITAAA BERHASILLL " teriak kami bersama sama.


" bagaimana bisa " kata farel.


" kita kita semua fokus untuk mendapatkan informasi nya aku menyalin semuanya sebanyak 30 kali di dalam memory dan flashdisk, semua data rahasia sudah ku simpan di sini, dan sekarang kita bisa tau siapa datang dari semua ini " kata yana dengan wajah serius.


" syukur lah " kata kami semua.


" terus kita harus beli lattop baru, ini udah ngak bisa di pakai lagi " kata yana pada mereka.


" iya lah " kata mereka langsung memesan Lettop baru


...di sisi lain...


" apa mereka mendapatkan nya "???


" seperti tidak bos, karna kita berhasil memindah virus dengan cepat " ????


" tapi mereka berhasil membobol password rahasia dengan waktu singkat kemungkinan mereka mendapatkan beberapa informasi rahasia kita"???


" sial "??? dia memukul meja yg ada di samping nya.


" mereka ngak mungkin mendapatkan nya karna kita berhasil memadamkan semuanya, kecuali mereka menyalinnya ulang dengan penyalinan berkali kali lipat " ?????


" kau, bersiap siap lah karna kau akan langsung maju menghancurkan mereka " ?????


" baik "???.


¥¥¥¥¥¥

__ADS_1


nantikan kelanjutan ceritanya ya jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya


__ADS_2