
yana menceritakan siapa bayi ini dan asal usulnya
......keesokan harinya......
kami melakukan latihan-latihan yg sangat berat mengandalkan kecepatan kelincahan keseimbangan dan kerjasama tim setelah selesai kami melanjutkan kelatihan selanjutnya tubuh kami di paksa untuk lentur dengan mengunakan robot rasanya sangat sakit tapi kami mau nggak mau harus melakukannya.
kini kami sedang makan siang bersama sama di kantin
" di makan Bambang bukan di aduk aduk " ucap ame memasukkan brokoli kedalam mulutnya farel
" iya iya ini kan kumakan loh " jawab farel yg tidak suka sayur sama sekali
Di beritakan kepada seluruh agen mata untuk bersiap siap ada pasukan monster menuju ke mari dengan jumlah yg sangat banyak kami ulangi diberitahukan kepada agen mata untuk bersiap siap ada pasukan monster menuju kemari dengan jumlah yg sangat banyak.
mendengar peringatan itu kami langsung memakai baju kami dan pergi keluar dari markas dan melihat bagitu banyak Monster jendral Edy dan udy sampai kewalahan.
" semuanya kita mulai " ucap yana mengeluarkan pedangnya dan terbang begitu juga dengan yg lainnnya kami langsung menebas kepala mereka kami melakukan Tampa umpan karna kami kerja cepat
udy terpental begitu jauh dan tubuhnya terkena pohon begitu kuat sehingga tak sadarkan diri kaira langsung menyusul udy kaira memeriksa denyut nadi udy tapi sudah hilang
" ibu apa ayah baik baik saya " ucap yana langsung memeriksa denyut nadi udy betapa terkejutnya yana yana menunduk amarahnya menguasai tubuhnya yana berdiri pedangnya bertambah panjang yana berjalan menuju monster monster itu dengan sekali tebasan yana sanggup membunuh 3 monster sekaligus yana bergerak sangat cepat membuat yana sendiri yg mengatasinya semua monster telah lenyap hanya tinggal monster yg membunuh udy
dalam sekejap yana menebas monster itu membuat monster itu terpotong potong wajah yana terlihat sangat marah tubuhnya penuh dengan darah
" HAHAHAHA " tawa seorang laki laki yg duduk di atas monster dengan badan yg sangat besar dia adalah salah satu dari 6 penghianatan agen mata mata dia bernama delbar " keren keren... mengalahkan monster monster ku dengan sekejap mata.. " ucap delbar sambil bertepuk tangan membuat semua orang terdiam
" kau membawa mereka " kata yana menatap tajam delbar.
__ADS_1
" tentu saja.. mereka anak buah ku tampan bukan.. " jawab delbar sambil tertawa " dan hari ini aku sangat senang udy telah mati HAHAHAHAHAHA " tawanya kesenangan.
" yana jangan berhadapan dengan nya.. dia sangat kuat " kata kaira yg kehilangan rahimnya karna delbar juga.
dengan cepat yana menuju ke delbar yana bergerak sangat cepat seperti kilat dan menebas kepala delbar dan monster itu secara bersamaan tanpa adanya rasa bersalah sama sekali.
" pengganggu harus di singkirkan " ucap yana sudah tak berduli apa yg terjadi yana menghabisi seluruh monster yg ada di belakang sendirian
" yana belum mengeluarkan seluruh kekuatan nya itu hanya 3% dari kekuatan nya " ucap azuri yg sudah mengetahui tentang yana
" dia sangat serius hari ini dalam bertarung.. membunuh delbar dengan sekali serangan.. delbar di kenal sebagai manusia paling kebal terhadap senjata hari ini dia mati di dengan sekali tebasan di tangan anak perempuan yg berusia 15 tahun " ucap Samuel sudah habis pikir dengan yana.
pertarungan hari ini sudah selesai dalam waktu 15 menit yana membunuh 200 monster dalam sekejap mata dan hari ini pemakaman udy ke tempat peristirahatan terakhir nya semua agen mata menghadiri pemakamannya sampai udy sudah berada di tempat peristirahatan tapi yana terus diam tanpa berbicara
...di markas •́ ‿ ,•̀...
" yana apa kau baik baik saja " ucap Siti melihat yana sangat sedih dengan ini semua.
apapun yg terjadi latihan terus berjalan sehingga suatu hari yana sedang membuka akun Facebook milik mamaknya bahwa akan melakukan bunuh diri kalok yana tidak kembali ke rumah yana sangat terkejut dengan ini yana langsung menelpon mamaknya.
" halo.. siapa ya.. " ucap Anita mengangkat telpon nya.
" hallo Mak.. apa kabar.. " kata yana dengan pelan air mata Nita langsung mengalir.
" yana apa ini kau.. syukur lah nak.. selama ini kau kemana kenapa nggak ada kabar sekarang yana di mana mamak bakal jemput yana... " kata Anita sangat senang
" yana sekolah Mak sambil kerja di sini.. kabar yana baik baik aja kok " jawab yana di telpon sambil tersenyum.
" yana.. pulang ya nak.. pulang lah... jangan pergi lagi.. tinggal sama mamak di sini ya " kata Anita sambil menangis.
__ADS_1
" Mak.. Lia tak bisa pulang.. Lia kerja di sini.. " ucap yana memberikan pengertian.
" mamak masih kuat bekerja.. yana fokus aja sama sekolah jangan pikirkan apa apa.. berhenti bekerja dan pulang sekarang atau mamak jemput ke sana.. " kata Anita dengan tegas membuat yana tak bisa apa apa.
" ok ok yana bakal pulang kerumah... tapi yana butuh waktu beberapa hari nanti yana kabari lagi ya.. " ucap yana dengan lembut
" mamak yg bakal ngomong sama bos mu.. di mana alamat nya " kata Anita
" gini aja yana pulang tapi untuk sebulan saja setelah habis waktu sebulan yana kembali lagi boleh ya.. " ucap yana berharap ini berhasil.
" nggak pulang ke sini nggak ada namanya pergi pergi lagi " kata Anita membuat yana tak bisa menolaknya lagi
" yaudah yana matikan dulu assalamualaikum " ucap yana mematikan telepon nya yana mengambil bajunya dan berjalan menuju ruang Jendrak Edy pintu ruangan Edy terbuka dan yana masuk kedalamnya.
" ada keperluan apa yana " ucap jendral Edy sedang sibuk dengan berkas berkas yg bertumpuk di mejanya
" jendral saya mau keluar dari agen mata " ucap yana dengan tegas membuat pulpen yg jendral sedang gunakan patah saking terkejutnya.
" alasannya " kata Jendral Edy terkejut.
" mamak saya suruh pulang dan tidak mengijinkan saya pergi lagi atau mamak saya mengancam bunuh diri " jawab yana terpaksa melakukan ini
" yana... jujur saya sedih karna kau mau berhenti setelah kau melakukan semua ini kau sangat berjasa di agen mata ini.. " kata Jendral Edy sedih setelah mengingat kejadian selama dua tahun ini.
" tapi bisakah ingatan saya tidak di hapus sebagai jaminannya adalah nyawa saya " ucap yana tak mau melupakan mereka semua
" maaf yana permintaan mu di tolak.. kapan kau mau pulang " kata jenderal Edy menolak untuk permintaan yana
" saya mau besok saya akan kembali mungkin mendadak apa bisa tapi tolong antar saya sampai di depan rumah "ucap yana dan jendral Edy mengangguk yana kembali ke kamarnya dan membereskan semua pakaiannya dan masuk kedalam mobil yg telah di siapkan.
__ADS_1
" loh jendral Elizabeth kok di sini "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...