
...di rumah (~‾▿‾)~........
" telur tepungnya di masukin " kata ame bertanya
" masukin tapi pelan pelan " kata azuma mengajarkan mereka membuat kue. walaupun azuma masih di perbatasan samudera tapi dia tetap mengajari membuat kue walaupun hanya melalui hologram saja.
" sudah itu masukkan mentega cair dan cokelat yg telah di cairkan " kata azuma.
" baik " kata yana dan Siti memasukkan cokelat dan mentega cairnya kedalam adonan kue yg masih di dalam mikser itu.
" nah kalok udah semua, pastikan loyang kuenya udah di kasi mentega agar nanti ngak lengket " kata azuma. kami pun melakukan seperti yg azuma bilang. ada 8 loyang yg di olesi dengan mentega.
" kalian lihat apa adonan nya sudah tercampur dengan benar atau belum kalok sudah masukkan kedalam loyang dan biarkan selama 15 menit baru masukkan kedalam oven sementara kalian menunggu kalian buat krim cokelat sama vanilanya dulu dan cokelat yg kalian beli itu kurang " kata azuma.
kami melakukan apa yg di bilang azuma dengan betul dan benar. setelah kuenya udah jadi kami bersiap siap untuk menghiasnya.
" lakukan perlahan lahan supaya kuenya ngak hancur " kata azuma.
" lama kali kalok perlahan lahan " kata yana melakukan nya dengan cepat dan hasilnya pun juga bagus.
" dah selesai " kata yana bangga pada dirinya sendiri.
" kalok udah ya kalian hiaslah " kata azuma.
" sayangg lagi apa " kata suara perempuan
" ini ngajarin mereka buat kue " kata azuma dengan lembut.
" benarkah mau lihat dong " kata perempuan itu melihat kami.
perempuan berambut panjang bewarna cokelat pekat kulitnya yg putih bibirnya yg merah muda dandanan yg sederhana pokoknya cantik nya luar biasa kami saja sampai begong melihat kecantikan nya.
" woi mata " kata perempuan itu ternyata adalah laki laki.
" WANJIR BENCONG " kata kami bersamaan dan malah lucu dengan yg kami alami. ternyata perempuan itu adalah laki laki dia bernama jono.
" hahahaha " kata tim azuma melihat melihat ekspresi wajah kami yg kaget.
" gue ngak yangka dia bencong " kata Zia
" kecantikan ku mengalahkan kecantikan perempuan di luar sana iya ngak sayang " kata Jono.
" iya " kata azuma dengan tertawa kecilnya.
" iiiii homoo " kata kami ber4
" ini salah paham mereka semua memang memanggil bapak dengan sebutan sayang " kata azuma panik.
" aku baru ingat nama bapak zuma kan sayangi nara azuma " kata ame.
" hhmm maka dari itu pak zuma di panggil sayang " kata yana dan Siti.
kami bercerita bersama sambil membuat kuenya dan sekarang sudah hampir jam 11 kuenya pun baru selesai.
hasil kerja keras mereka ngak siap sia.
" nah itu dia mereka pulang " kata Siti yg berada di ruang keluarga bersama yg lainnya. terlihat anak anak sudah tidur mereka membawanya ke kamar mereka masing masing.
" sensei besok pakai ini ya " kata ame memberikan bajunya.
" sekalian topinya " kata Zia.
" makasi " kata azuri berjalan masuk menuju kamarnya.
" besok empat pemimpin datang ngak ya " kata yana sambil membaca bukunya.
" kayaknya datang deh mana mungkin mereka ngak datang di acara ultah cucu mereka kan " kata ame.
" benar juga " kata Zia dan Siti.
" kalok gitu jahit aja punya mereka letakkan aja di sini mereka pasti ambil lalu memakainya percaya lah " kata yana.
" dari mana kau tau " kata kami. ber7 yg sudah ada di sana.
" kalian masak belum sadar. mereka ber4 itu cucu mereka cucu satu satunya mereka yg akan melanjutkan keturunan mereka mana mungkin mereka ngak mengawasi " kata yana.
" benar juga " kata kami juga berfikir begitu.
" setiap sudut ruangan ini ada kamera yg di sembunyikan bentuknya sangat kecil hanya bisa di lihat dengan kaca mata khusus bahkan kamar ku aja di pakei cctv " kata yana berjalan menuju dapur dan mengambil susu siap minum lalu meminum nya.
__ADS_1
" mau kemana kau " kata Levi.
" aku mau tidur lah ngantuk besok acara mereka lusanya kita ujian " kata yana masuk kedalam kamarnya.
" betul juga kita harus tidur supaya besok ngak ngantuk " kata Ali.
" mentang mentang suka sama yana semua yg di ucapkan yana di bilang benar di turutin " kata kami mengoda Ali.
" kalian ini sudah lah aku juga mau tidur " kata Ali dengan wajah memerah dan berjalan menuju kamar nya.
" awas mimpi basah kau karna menghayal yana " kata farel.
" ngak akan " jawab Ali dengan wajahnya tambah merah.
...di kamar yana ƪ(˘⌣˘)ʃ....
" loh Zahir ngapain di kamar kk " yana heran Zahir ada di sana di atas tempat tidur nya.
" Zahir mau tidur bolehh " kata Zahir.
" boleh kok siapa bilang ngak boleh " kata halwa tidur di samping Zahir lalu memeluk Zahir.
" selamat malam kk " kata Zahir.
" selamat malam sayang " kata yana mencium kening Zahir.
......keesokan harinya ( ̄ヘ ̄;). ......
" eh Zahir mana " kata halwa bangun tidur dan tak melihat Zahir.
yana mencarinya kesekeliling kamar yana melihat pintu kamar masih terkunci dari dalam. tanpa pikir panjang halwa menendang pintu kamar.
" WE ZAHIR HILANG AAAAA " kata yana terjatuh dari tangga lantai 2 menuju lantai satu.
" yana kau ngak papa " kata mereka semua kaget.
" Zahir hilang " kata yana bangkit dari tidurnya " kata yana bangkit dari jatuhnya.
yana masih mengunakan baju tidur sendal tidur dan masker wajah nya yg alami.
" Zahir ada di sini " kata alizabets mengendong Zahir.
yana Melihat kesekeliling di sana ada semua orang yg mereka undang walaupun hanya Keluarga. yana kaget udah mereka semua Manggunakan baju yg di beli semalam
" hahahaha lucu banget sih kamu yana, lebih baik kau cepat mandi dan bersiap siap kita mau mulai acaranya " kata halu tertawa.
" iya juga " kata yana berlari menuju kamarnya.
" bagaimana bisa cucuku di rawat sama orang ceroboh kayak gitu " kata Rizwan.
" kakek ngak boleh gitu, kk yana itu baik cumann yaitu sering ceroboh " kata Fiza mengelus pipi rizwan.
" iya kakek percaya " kata rizwan " walaupun sebenarnya ngak " batin rizwan.
15 menit kemudian yana keluar dengan tampilan nya yg sederhana. yana juga membawa 4 kotak. ali terus melihat melihat yana Tampa berkedip penampilan yana memang sederhana tapi di mata Ali itu sangat luar biasa.
" mata mu " kata azuri mengacak acak rambut Ali.
" maaf maaf " kata Ali.
satu persatu acara di mulai kini saatnya memakan kue yg ada di sana.
" kakek aa " kata kayva menyuapi sea.
" terimakasih " kata sea menerimanya. " manis banget " batin sea yg tidak suka terlalu manis.
" Oma apa libur Oma akan lama " kata zahir.
" kita akan pergi seminggu jadi kalian pergi sama kami ngak sama mereka karna mereka harus ujian " kata alizabets.
" seperti itu ya " kata mereka ber4.
" yana kau ngak papa wajah mu pucat apa demam " kata kaira khawatir lalu memeriksa suhu tubuh yana.
" ngak kok, tapi yana rasa ada mengganjal di pikiran yana yg rasanya seperti sesuatu akan terjadi tapi apa " kata yana memikirkan sesuatu yg tidak tau apa yg ia pikirkan.
" yana merasakan atau hanya kebetulan " batin halu, sea, Alizabets, Rizwan.
" kalian ayo cepat siapkan baju kalian kita akan pergi " kata halu.
" baik " kata mereka ber4 menuju kamarnya
" kita serius " kata halu menatap tajam kami semua.
__ADS_1
" semenjak 3 bulan tidak turun untuk bertarung dengan monster, kini monster semakin banyak jumlah mereka menambah semakin cepat. sudah banyak agen mata yg dikirim tapi hasilnya nihil. mereka hanya pulang dengan nama dan menyisakan satu anggota " kata halu.
yana yg tengah minum susu terkejut, gelasnya pecah akibat terlalu kuat di genggamnya
" yana kau ngak papa " kata mereka.
" hanya luka kecil nanti sembuh lagi... seperti ini " kata yana membersihkan tanganya dan lukanya sembuh seketika.
" kami harap tim peluru kembali ke Medan pertemuan dan kami harap kalian bisa mendapatkan informasi " kata alizabets.
" uhukk hukk " yana tiba tiba terbatuk dan mulutnya mengeluarkan darah cukup banyak.
" yana apa kau ngak papa " kata kaira semakin hawatir.
" tidak apa apa ibu, jendral halu " kata yana sambil membersihkan bibirnya dengan tisu.
" iya " kata halu.
" kirim saya sendirian kesana tanpa harus membawa angota tim lainnya " kata yana
" tidak bisa, itu sangat berbahaya ayah tidak setuju " kata udy.
" batuk itu terlalu berbahaya jangan melakukan hal bodoh " kata azuri.
" yana kau tak percaya sama kami " kata kami ber7.
" bukan tak percaya. menurut informasi yg kudapat kan dari Anoo, tempat itu sangat penuh dengan racun dan darah yg berserakan ada 1.967. 567 jiwa. ada sekitar seratus jiwa agen mata yg lainya hanya nelayan dan yg melewati daerah itu " kata yana dengan serius.
" dia sangat marah karna seorang manusia telah membunuh suami dan anak nya. yana ngak bisa memberitahukan bentuknya karna semuanya gelap dan matanya yg berwarna merah setelah di selidiki oleh Enji manusia ini masih hidup yana hanya perlu mencari itu manusia dan memberikan pada dia " kata yana.
" tidak bisa, itu melanggar undang undang agen mata mata halaman 867 ayat 2678 yg berbunyi agen mata tidak boleh mengorbankan manusia untuk monster hanya untuk membalas dendam " kata alizabets.
" kalok begitu kirim yana kesana kalok begitu " kata yana.
" yana itu sangat berbahaya " kata Siti.
" kalok aku berhasil kemungkinan dia akan menyerahkan gua tempat bersembunyi nya kita bisa mengunakan nya sebagai markas rahasia atau penyimpanan alat perang " kata yana.
" baik kali akan mengirim kan mu, datang lah ke markas " kata Rizwan.
" tidak bisa ini terlalu berbahaya " kata udy.
" betul ini terlalu berbahaya " kata yg lainya.
" kalok dalam waktu 10 hari yana tidak keluar anggab saja tinggal nama " kata yana.
" kami sudah siap " kata anak anak membawa kopernya.
" kalok gitu kami pergi dulu " kata halu.
" terimakasih telah merawat kami " kata mereka ber4.
" sama sama " kata kami bersama sama.
mereka pergi mengendarai mobil mereka masing masing dan pergi dari rumah ini. udy dan kaira juga ikut pulang sedangkan azuri keluar sebentar. hanya kami ber8 di rumah.
ppllaakkk tamparan mendarat dari Zia di pipi yana sehingga pipi yana memerah.
" KAU EGOIS KAU EGOIS, kenapa hanya kau yg pergi kenapa kau memutuskan untuk pergi sendiri KENAPAAA apa kau ngak percaya sama kami. selama ini setahun ini kita selalu bersama menjalankan misi bersama tapi KALI INI KENAPA TIDAKK " kata zia menangis.
" kau selalu melindungi kami dalam keadaan kami hampir mati tapi kau selalu melindungi kami, kau.. kau.. kau.. KAU ITU EGOIS. " kata ame juga ikut menangis.
" kenapa yana kenapa kau ngak membiarkan kami ikut bersama mu, apa kau takut hanya salah satu dari kita yg keluar dari sana. kumohon jangan pergi jangan pergi " kata Siti.
" iya yana lebih baik kau batalkan saja sebelum terlambat " kata farel.
" tempat itu terlalu berbahaya " kata Levi
" kami ngak mau kau hanya tinggal kenangan saja " kata keni sedih
" maaf semuanya aku ngak bisa batalin keputusan ku, ini lah jalan hidup kita ini yg kita pilih kita harus bertanggung jawab atas apa yg kita pilih. dan ini jalan yg kupilih aku akan pergi " kata yana meyakinkan kami kami.
" yana kau harus berjanji sebelum sepuluh hari kau harus kembali " kata Zia.
" aku tak bisa berjanji zia, aku bukan peramal yg bisa meramal masa depan aku ngak tau apa yg akan terjadi " kata yana.
" jadi kapan kau akan pergi " kata Ali sangat khawatir.
" sekarang " kata yana.
" biarkan kami mengantarkan mu " kata kami semua dengan nada sedih.
¥¥¥¥¥¥¥
__ADS_1
nantikan kelanjutan ceritanya ya, jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya