
kini Yana telah melakukan terjun payung di udara bebas.
" aku paling suka ini pemandangan lebih bagus " kata Yana.
" tapi masih gelap mungkin karena baru jam 6.10 ya " kata Yana.
" telpon Ali dulu lah " kata Yana yg menelpon Ali.
" assalamualaikum Ali " kata Yana.
" waalaikum salam ada apa " kata Ali.
" siapkan tanda untuk aku mendarat ya tanda silang mereh " kata Yana.
" kau terjun payung ya " kata Ali
" ya.. bisa di bilang seperti itu lah sial kan aja lah pokoknya daaa " kata Yana mematikan telepon.
" ada apa Li " kata mereka.
" siapa lagi kalok bukan Yana nekat terjun payung dari pesawat. Siti apa kau punya chat merah " kata Ali.
" punya tapi tinggal sedikit " kata Siti.
" ngak papa kok untuk nandai Yana mau mendarat di mana saja " kata Ali.
Ali dan dan beberapa dari mereka mengikuti Siti mengambil cet lalu menandai tanda supaya tau mendarat di mana.
" wah pemandangan nya bagus banget dari atas" kata Yana.
" eh anginnya kencang banget " kata Yana sulit mengendalikan parasut nya.
Yana tak bisa mengendalikan parasut nya.
" lebih baik aku turun ke pohon beringin besar itu dari pada aku tersesat di udara " kata Yana mengendalikan parasut nya kesubuah pohon.
" bagus itu tandanya berarti rumah nya yg itu di samping pohon itu " kata Yana.
karena angin yg kuat membuat Yana menyakut di pohon beringin yg sangat besar tersebut.
" nasep lah " kata Yana mencoba untuk melepaskan dirinya.
tapi tetap tak bisa.
" kemana Yana ini " kata Ali sudah menunggu.
" mungkin karena terlalu banyak angin membuat jadi Sulit deh " kata Levi.
" anak anak kalian sedang apa " kata bapak bapak dan beberapa ibuk ibuk yg datang untuk ngelayat.
" nunggu kawan datang buk pak " kata mereka.
" kawan datang " kata mereka.
" AAAAAAAAA ALI TOLONG " kata Yana menjerit dari atas dan menjatuhkan kopernya
BBBRUUKK. suara koper jatuh. warga melihat keatas pohong beringin ternyata Yana tersangkut di atasnya.
" itu suara Yana kan " kata Siti yg keluar dari rumah.
" SITI TOLONGLAH AKU INI " kata Yana.
__ADS_1
" naik " kata Ali.
" baik " kata mereka semua naik keatas pohon.
" mereka menjat cepat kali lah " kata beberapa warga heboh dan memvidiokan mereka ber8.
" Yana kau tak papa " kata ame.
" aku ngak papa tapi tali tali ini dan akar akar ini membelit tubuh " kata Yana.
" ada yg bawa pisau atau benda tajam biar bisa memutuskan ini akad akar" kata Ali.
" di dalam katong celana ku ada pisau coba ambil " kata Yana.
" baik lah " kata Ali menyingkap rok Yana.
" WOI yg lain lah bukan kau " kata Yana.
" sorry sorry kelepasan " kata Ali.
" dasar Ali " kata Zia mengambil pisau dari celana Yana dan memutuskan akar akar dan tali yg tersangkut di tubuh Yana.
" dia jatuh " kata para warga panik ingin menangkap Yana.
Yana dengan elengan jatuh dari atas dengan ketinggian sekitar 15 meter. yana jatuh bahkan sempat berputar di udara badan Yana seperti ular tidak mempunyai tulang.
kami ber7 juga ikut meloncat kebawah seperti Yana.
" Alhamdulillah selamatkan " kata Yana mendarat dengan tepat.
" sial bahkan Siti bisa meloncat dengan seindah itu tanpa takut " batin suti geram karna Siti selalu unggul dari nya.
" maaf ibu bapak atas nama mereka saya minta maaf ini kecerobohan saya " kata Yana dengan lembut membuat setiap laki laki di sana terpesona melihat kecantikan Yana.
" jangan tergoda buk nampaknya lemah lembut tapi kalok soal monster kejam " batin mereka.
" sudah lah tak papa " kata mereka.
Yana dan yg lain masuk kedalam rumah. Yana melihat nenek Siti yg terbaring lemas tapi tersenyum. Yana mengeluarkan satu alat. alat tersebut memancarkan cahaya warna biru.
alat tersebut bolak balik dari atas kebawah tubuh nenek. dan Yana mendapatkan hasil.
" Siti kira kira ada yg paling benci sama kau ngak " kata Yana..
" kayaknya ngak deh kecuali " kata Siti melihat Suti.
" maaf kau harus di tahan " kata Yana memborgol tangan Suti.
" apa maksudnya ini " kata suti mencoba melawan Yana sekuat tenaga tapi Yana mengunci tubuh Suti membuat nya tak bisa bergerak.
" hei bocah lepas kan anak saya " kata ibu Suti.
" dasar biadap " kata bapak Suti mencoba menampar Yana tapi Ali dengan cekatan melintir tangan bapak Yana hingga terkilir.
" aduh aduh " kata bapak Suti memengang tangannya.
" mas ngak papa " kata ibu Suti.
" Yana apa yg terjadi " kata Siti.
Yana terus diam dan menyelesaikan nya sendiri. Yana memborgol tangan ibu Suti dan bapak suti. warga tak berani ikut campur karna sempat melihat pistol di pinggang Yana.
__ADS_1
DDDOOORRR. Yana melepas tembakan ke udara dan tak lama kemudian para polisi mengepung rumah tersebut.
" pak ambil Sempel jap jari nya yg terdapat di tempat minyak " kata Yana dengan dingin.
" hhaa aku mengerti Yana rupanya telah turun tangan langsung tanpa sepengetahuan kita semua kan " kata Zia
" dan karna Yana lah pemadam kebakaran dan dan para polisi tidak membatu kita saat di dalam sumur " kata ame.
" OOO sebab itu lah semua jadi seperti tidak ada apapun yg terjadi " kata farel.
" selesai mengantarkan jenazah nenek mereka semua pulang " kata Levi
" dan setiap bukti yg ada semua mereka bawa. berarti ini pembunuhan yg telah direncanakan bukan karna tak sengajaan " kata keni.
" betul ini pembunuhan yg di rencanakan tapi ini bukan untuk nenek tapi untuk Siti" kata yana mengelap tangan nya dengan tisu basah.
" munafik sekali cara kalian membunuh keponakan kandungan kalian sendiri yg masih memiliki ikatan darah sama kalian. apa kalian iri " kata Ali
mereka ber3 terdiam membisu. banyak warga yg melihat polisi di sekeliling mereka.
" coba kalian dengar rekaman suara ini " kata Yana.
" ibu suti salah sasaran bukan Siti yg kenak tapi nenek " kata Siti.
" ngak masalah sayang nanti setelah nenek di makamkan kita akan usir mereka yg ada di rumah nenek " kata ibu Suti
" betul walaupun rumah nenek jelek tapi sebenarnya tanah nenek itu ada di mana mana emas nenek juga banyak kita akan jual semuanyakan lalu kita akan pergi keluar kota "kata bapak Suti.
" baik ibu pak " kata suti.
itulah yg ada di dalam rekaman suara tersebut.
" kupikir mereka orang baik baik tapi ibu kandung saja mati bukan sedih malah ngincar harta " kata warga.
" iya ya mereka kok ngincar harta sih mana ngak ada rasa bersalah nya lagi" kata beberapa warga.
" kalian tega kalian tega apa salah ku sehingga kalian ingin aku mati haa " kata Siti menangis.
" tega kau bilang ini semua karna kau Siti " kata suti.
" apa salah ku sehingga kelian begitu kejam kepada nenek cukup aku yg menahanya jangan lagi nenek " kata Siti.
" ketika kau pergi dari desa ini seluruh desa mencarimu mereka merasa kehilangan mu tapi ketika aku pergi mereka tak perduli. ketika kau sakit banyak orang yg menjenguk mu ketika aku sakit tak ada seorang yg datang bahkan bertanya bagaimana kondisi ku. kau selalu menjadi idola setiap orang di setiap bidang sedangkan aku AKU HANYA SAMPAH YG PERNAH KAU INJAK " kata Siti
" karna itu toh. pak bawa mereka ke kantor polisi mereka bertiga harus masuk penjara ya pak " kata Yana.
" baik " kata mereka membawa mereka ber3.
" LIAT SAJA SITI KAU PASTI AKAN MERASAKAN NYA APA YG KAMI RASA " kata suti.
" hiks hiks semua keluarga udah tak ada " kata suti menangis di depan jasad nenek.
" hei siapa bilang kau ngak punya keluarga kami ini Keluarga mu iya kan semua " kata Yana.
" betul itu kami ini Keluarga mu " kata kami ber7.
" nenek walaupun nenek belum pernah berjumpa dengan saya tapi saya berjanji saya akan menjaga Siti sampai akhir hayat nya bahkan kalok itu harus mengorbankan nyawa saya " kata keni berjanji.
¥¥¥¥¥¥¥¥
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya
__ADS_1