Kisah Kami

Kisah Kami
HPSTI


__ADS_3

...markas ^_________^...


semenjak yana keluar dari agen Ali semakin menjadi psikopat yg sangat kejam dan Ali sangat jarang berbicara apa lagi tersenyum hari ini di pagi hari semua agen mata di kumpulkan dan jendral Edy akan mengumumkan sesuatu yg sangat penting.


" saya mengumpulkan kalian di sini karna akan memberi informasi yg sangat penting dan mengubah beberapa peraturan karna ini sudah di sepakati oleh seluruh negara


pertama agen mata mata FWJ berubah menjadi human protection soldiers throughout Indonesia HPSTI atau di singkat HPSI kedua setiap agen akan melakukan liburan sebanyak 7 hari setiap bulan ketiga agen mata mata bukan lagi rahasia bagi masyarakat dunia agen kita akan bertugas langsung di masyarakat dengan memakai lengkap perlengkapan seperti biasanya bertugas.


nggak ada namanya bersembunyi lagi membunuh monster di depan masyarakat akan jadi kebiasaan kita di masa depan mulai Minggu depan setiap keluarga dari agen mata berhak tau pekerjaan kita dan untuk agen mata yg masih di bawah 17 tahun akan meminta ijin dari keluarga mereka apabila mempunyai keluarga " ucap jendral Edy dengan tegas membuat semua orang bertanya tanya.


" jendral ini sungguhan " ucap azuri pada Jendra Edy.


" ini sungguhan para jenderal di seluruh negara sudah mengadakan rapat di galaxy bersama dengan 4 pemimpin jendral lainnya dan keputusan ini sudah bulat.. " jawab jendral Edy


" jendral bangaimana dengan markas ini dan bagaimana dengan transportasi bawah laut apakah di hentikan? " tanya keni


" tak semua nya di beritahukan ke publik hanya monster di luar sana jumlah nya semakin meningkat di Jerman 3 monster secara tiba tiba muncul di ibu kota membuat kekacauan dan memakan cukup banyak korban tapi sekarang keadaan sudah bisa di atasi apa lagi sudah 100 negara yg mengalaminya nggak ada yg bisa di sembunyikan lagi.


Indonesian sangat luas setiap kota di Indonesia akan ada satu tim yg berpatroli menjaga keamanan selama seminggu setelah seminggu akan di pindahkan ke kota lainnya


setiap berpatroli harus memakai motor untuk berkeliling berhubung anak di bawah 17 tahun tidak mempunyai SIM tapi di agen kita hanya anak di bawah 15 tahun yg tak boleh memakai motor jadi pakai sepeda


ok cukup sampai sini... kembali ke misi kalian masing masing " ucap jendral Edy pada mereka dan meninggalkan ruangan tersebut


......di kamar ( ´◡‿ゝ◡`)......


" ok semuanya sensei tau kalian pasti syok mendengar ini.. tapi tenang aja sensei nggak bakalan bantu kalian.. karna sensei juga ada misi " kata azuri sudah terbiasa seperti ini


" anu.. kami di tugaskan di kota mana ya? " tanya farel sambil memakan cokelat


" hhmm kota sayur.. sekarang kita belajar mengendarai motor dan mobil dulu.. " ucap azuri.


...ruang latihan ಡ ͜ ʖ ಡ...


mereka melihat mobil dan motor yg ukurannya lumayan besar dari tubuh mereka di antara mereka Ali lah yg paling cepat belajar untuk yg paling sulit adalah siti.


" ayo Siti pelan pelan jaga keseimbangan.. " ucap azuri mengajari Siti yg sangat sulit mengendalikan kecepatan nya.


" pelan pelan.. pelan pelan " kata Siti berkonsentrasi mengendari motornya karna Siti lebih mudah mempelajari mobil dari pada motor yg sangat membutuhkan keseimbangan " berhasil.. " ucap Siti berhasil mengendari dengan sangat baik.


" sekarang kita coba di jalan raya " kata azuri dan ruang latihan berubah menjadi jalan raya kami semua seperti sudah sangat terbiasa kecuali Siti yg sedikit takut tapi tetap bisa setelah 3 jam mereka menerima sim mereka


SIM sudah selesai tapi sangat berbeda dari umurnya


" SIM agen mata HPSA resmi serta nama kami dan nama grup tapi anggota tim kan 7 bukan 8 " ucap Levi membacanya seta ada foto mereka di sana.


" Akan ada agen baru pengganti yana.. dia sedang liburan dia akan sudah sampai sana.. nanti sudah ada rumah di sana di siapkan untuk kalian selama seminggu kedepannya.. soal gaji setiap membunuh monster akan dapat gaji " jawab azuri.


......di bandara ......

__ADS_1


hari ini yana sedang menjemput mamaknya di bandara bersama dengan keluarga mamaknya tapi Zahra tidak ikut karna hari ini dia sedang ujian di sekolahnya keluarga mamak yana mengunakan mobil yg mereka sewa sedangkan yana menaiki bis yana sadar diri bahwa dia dengan keluarga mamak nya sangat tidak akrab.



pakaian yg di kenakan yana


yana duduk sangat jauh dari keluarga mamaknya sambil bermain hp yana mendengar bahwa pesawat yg di naikin oleh mamaknya sudah mendarat dan yana sangat senang dan tak lama kemudian mamak keluarga mamak yana berpelukan dengan kerabat nya tapi yana hanya melihatnya dari jauh saja.


mamak yana berjalan menuju yana lalu memeluk sambil menitikkan air matanya karna sudah dua tahun tak berjumpa dan nggak ada kabar sama sekali selama dua tahun ini.


" mamak sehat kan " ucap yana sambil menghapus air mata mamaknya dan tersenyum.


" sehat kok.. jangan pergi lagi..mamak bakal masukin yana ke pesantren.. " kata mamak pada yana.


" tamat riwayat ku " batin yana


" kurus banget sih anak mamak.. nggak makan apa.. sampai kurus kayak gini.. Zahra mana Zahra kok nggak ada? " kata mamak mencari Zahra.


" Zahra dia ada ujian jadi nggak ikut.. " jawab yana sambil melihat ke satu tempat seorang laki laki dengan wajah yg sangat emosi dan memegang pisau di depan anak yg ketakutan dengan cepat yana berlari dan melindungi anak itu dengan memeluknya.


laki laki itu menusuk belakang yana sebanyak lima kali hingga Tempus sampai pisau itu keluar kedepan di perut yana tapi yana mendorong anak itu supaya tidak terkena mulut yana keluar darah sedangkan anak itu menangis laki laki itu berlari ketakutan


dengan pisau yg masih tertancap di perutnya yana mengejar pria dan menendang pria tersebut hingga jatuh dari lantai dua menjadi lantai satu sedangkan yana juga ikut melompat ke bawah yana melumpuhkan pria tersebut dengan satu kali tendangan.


" yana!!! " teriak mamak ku sambil berlari menuju ku dengan sangat cepat


yana menarik pisau dari perutnya keluar baju putihnya penuh dengan darah petugas keamanan datang dan memborgol kedua tangan pria tersebut serta memanggil ambulan.


" sabar dek.. sebentar lagi ambulan datang.. bertahanlah " kata para polisi yg berjaga di sana


" yana.. astaghfirullah nak banyak banget darahnya.. " ucap mamak ku membuka koper nya merobek bajunya lalu mencoba menghentikan pendarahan di perut ku sambil menangis banyak orang yg memvidiokan nya membuat nya viral


" sudah sudah.. yana nggak papa kok.. " ucap yana bangkit dari duduknya berjalan menuju pria tersebut yana meraba kantong celana pria itu dan mendapatkan dompetnya di sana hanya ada uang KTP dan 5 kartu asli agen mata mata membuat yana terheran heran.


" dasar setan!!! " ucap yana memukul kepala pria tersebut membuat pria tersebut kaget " dia mana dia.. di mana!!!!! " teriak yana sambil memegangi kerah baju tersebut menariknya dengan sangat kuat.


" HAHAHAHAHAHAHAHA DIA SUDAH MATI!!!! " kata pria tersebut sambil tertawa yana sudah sangat emosi menendang pria tersebut hingga terpental begitu jauh para polisi langsung menahan yana memisah kan mereka agar tidak membuat kekacauan semakin parah.


" biarkan aku membunuhnya!!!.. lepaskan!!!! " teriak yana sudah sangat emosi tingkat dewa hingga 10 polisi memegangi yana agar tidak memberontak " dasar pembunuh!! " teriak yana dengan penuh air mata.


" kau juga pembunuh!!!! kau membunuh keluarga dengan sangat kejam!!! kau memenggal kepala mereka di depan hadapanku bersama dengan tim mu!!! kau membunuh mereka dengan sekali tebasan dengan pedang mu!! kau bilang aku pembunuh!!! sudah berapa ribu jiwa yg melayang karna kau membunuhnya!!!


siapa yg lebih kejam!! aku atau kau!! yg pastinya kau!! Tanggamu sudah berlumuran dosa!! nyawa yg tak bersalah kau bunuh bersama dengan teman temanmu!!! AAAAAAA KAU ADALAH PEMBUNUH KELUARGA KU!!!!!! " teriak pria tersebut membuat semua orang di sana sangat terkejut


ambulance datang karna darah yana sudah sangat banyak keluar yana langsung di larikan kerumah sakit secepatnya oleh mereka dalam keadaan tubuh yana masih di pegangin oleh para polisi.


...di rumah sakit (ノಠ益ಠ)ノ...


yana harus di operasi karna lukanya sangat dalam kalok tidak nyawa yana akan melayang gentayangan kan bisa bahaya, operasi di lakukan selama 2 jam setelah selesai yana di pindahkan sedangkan mamak yana sedang di ruangan dokter tersebut

__ADS_1


" jadi gini buk.. pisau yg tertancap di perut yana mengakibatkan yana tidak bisa hamil karna rahim yana terkena tancapkan pisau tersebut " ucap dokter itu


" tapi masih ada kemungkinan kan dokter " kata mamak sudah sangat serius berbeda dengan kerabat mamak ku malah kesenangan


" 1% dari 100% " jawab dokter tersebut membuat mamak menangis " rahim yana bisa di bilang rahim paling langka di dunia... pasalnya 98% kalok yana hamil dia akan hamil anak kembar.. ini sangat di sayangkan.. " kata dokter sebut membuat mamak ku sangat sedih dan yg lainnya malah kesenangan.


" berarti saya nggak bisa hamil " ucap yana sudahe dengar kan semuanya karna dari tadi dia berdiri di sana tanpa di ketahui.


dokter tersebut terkejut seharusnya yana masih belum sadar karna bius nya belum habis


" nak kau harus istirahat dulu jangan di sini mamak udah hubungi Keluarga ayah mu biar datang kesini mungkin mereka akan sampai sore nanti.. sekarang yana istirahat saja " kata mamak ku pada ku sambil menghapus air matanya.


" yana udah sembuh ini hanya luka kecil.. yana akan pulang hari ini juga " ucap ku keluar dari ruangan tersebut sambil tersenyum seperti tidak terjadi apa apa berjalan seperti biasa keluar dari ruangannya tersebut " sudahlah jangan sedih.. memang takdir mungkin " batin yana.


...di ruangan yana (⌐■-■)...


" yana istirahat dulu... kau baru saja di operasi selama 3 jam.. lebih baik tidur sekarang.. nanti lukanya terbuka bisa bahaya " ucap mamak melihat yana jalan sana jalan sini tidak memikirkan lukanya.


" ini semua karma... yana membunuh manusia tak bersalah makannya dia tidak bisa hamil " ucap ibuk yana sambil memakan apel dengan gaya seolah olah dia yg berkuasa.


" lebih baik kau diam sebelum aku juga membunuhmu! " ucap yana dengan nada menekan sambil menatap tajam wajahnya membuat dia merinding seketia.


a


" yana!! " kata kaira masuk kedalam ruangan yaaaa langsung memeluknya dengan erat sambil menangis " tenang saja yana.. teknologi sekarang sangat canggih... percaya lah yana pasti bisa hamil lagi jangan bersedih.. percaya pada Tuhan.. " kata kaira sambil memegangi pipi yana.


" iya iya.. ibu kok bisa ada di sini? " tanya yana heran kaira bisa ada di sini " oiya perkenalkan ini ibu yana orang tua angkat yana di Jakarta " kata yana memperkenalkan kaira.


" saya mamak kandungan nya yana " kata mamak pada kaira.


" di senang bertemu dengan anda " kata kaira pada mereka semua " oiya yana mau pulang kan ibu bawa baju pakai ini ibu udah urus administrasi " kata kaira sambil memberikan kantung plastik yana mengambil nya dan memakainya di kamar mandi.



setelah yana selesai memakainya yana langsung keluar dari kamar mandi sambil memegang pistol di tangannya lalu memasukkannya di dalam tasnya.


" semuanya kita langsung pulang saya.. yana udah telpon ayah agar kembali kerumah saja karna yana akan pulang kerumah.. dan untuk mamak.. yana udah beli apartemen di sana tidak besar hanya ada satu kamar saja... dan hari ini yana harus patroli malam ini.. oiya yana antar mamak dan yg lainnya kesana saja.. " ucap yana merapikan jilbabnya.


" jangan percaya kk itu pasti uang dari laki laki malamnya dasar wanita malam " kata ibuk yana dan kaira langsung menamparnya hingga ia tersungkur di lantai.


" kau dengar ya.. aku merawat yana selama ini dan tak pernah mengucapkan apa yg kau ucapkan... ingat karma di dunia ini nyata.. kau bilang seperti itu pada yana ingat anak mu juga perempuan.. " kata kaira pada ibuk tersebut


" kau..!! " teriak ibuk itu tapi yana menembakkan peluru ke lantai suara begitu kuat membuat semua orang terkejut dan terdiam


" ini rumah sakit.. kalok nggak mau diam.. nyawamu melayang " ucap yana dengan sangat dingin membuat semua orang merinding


" yana serahkan itu sama mamak... kau bisa di tangkap polisi nak.. dari mana kau dapat pistol itu.. " kata mamak pada yana


" perkenalkan nama saya Laura kariyana AM. HPSTI pemimpin dari tim peluru "

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2