Kisah Kami

Kisah Kami
rumah baru


__ADS_3

mereka memeriksa kondisi rumah nya masing masing


" rumahnya besar bangett " ucap Ilham melihat kesekeliling di sana sudah ada peralatan rumah nya dan semuanya sudah sangat lengkap


" rumah ini ada ruang tamu ruang keluarga ruang makan dapur halaman belakang loteng 5 kamar setiap kamar ada kamar mandinya... sekarang kita ke kamar Akbar dan Ilham dulu kamar nya ada di atas " ucap yana dan mereka langsung menuju tangga dan melihat 3 kamar di depan mereka " ini kamar Akbar dan Ilham ayo kita masukk " ucap yana kembali sambil membuka pintu nya.


kamar nya sangat luas ada dua tempat tidur di sana dan wallpapers dinding bergambar galaxy ada gambar planet di sana meja belajar serta kamar mandi juga di disain seperti galaxy di sana ada bathtub bentuknya bulat


" yg merah air panas dan yg biru air dingin kalok nak hidupnya cukup tekan ini airnya akan keluar tapi airnya air biasa sih nggak panas nggak dingin " ucap yana mengajari mereka.


" kk ayo kekamar kk Zahra ayo.. " kata Ilham menarik tangan yana ingin ke kamar Zahra.


" ok ok kita kekamar kk Zahra " kata yana menurutinya kamar Zahra serba pink semuanya pink begitu banyak boneka di sana di sana juga ada


" wahhh kamar Zahra ada tv-nya keren... kamar mandi sendiri tempat tidurnya besarr " kata Zahra meloncat loncat di atas kasurnya


" kamar kk di mana dek " tanya Pahri sudah tak sabar..


" kamar kk ada di sebelah " jawab yana


mereka pergi kekamar Pahri kamar Pahri berwarna biru dan putih tampilannya sangat dewasa karna umur Pahri juga sudah 23 ada meja kerja sana sofa kecil dan ada tv


setelah itu mereka langsung kekamar yana kamar nya kosong hanya ada lemari saja dan kamarnya berwarna putih semuanya dan ruangannya juga sangat kecil tak ada tempat tidur dan yg lainnya hanya ada jendela saja kamar mandi pun nggak ada..


" kk tidur di lantai? " tanya Ilham Melihat kesekeliling.


" bukan loh... lihat baik baik " ucap yana


yana membuka lemarinya menggesernya dan jadilah sofa yana kembali menghentak kakinya dengan pelan tiba tiba lantai nya naik keatas dan jadi meja yana membuka lemari tersebut ternyata itu kamar mandi semuanya sangat minimalis dan sangat menghemat ruangan dan tempat.


" kerenn " ucap mereka semua melihat kamar yana


...malam hari ( ꈍᴗꈍ)(◠‿・)—☆...


semua orang sudah ada di meja makan begitu juga dengan nenek yg ikut tinggal di sini berhubung rumah nenek akan di renovasi keseluruhan nya


" sekarang kita jadi orang kaya.. rumah ber-AC ada sofa punya kamar sendiri ada kolam renang dapurnya besar punya mobil punya sepeda punya kereta kalok hujan nggak kehujanan atapnya nggak bocor terus air hujan nggak bakalan masuk rumah " kata Zahra sambil memakan keripik pisang dan menonton TV bersama anak anak yg lain.


" iya ya kk, kalok kita ingin minum es kita tinggal ambil di kulkas nggak payah beli es lagi di warung " kata Ilham kembali Rudi sangat bersyukur dengan keadaan nya sekarang kepulangan yana membuat semua orang bahagia tapi yana sangat fokus ke Lettop nya.


" yana... sibuk sekali ya.. " ucap Rudi


" hehehe... yana kekamar dulu mau tidur " kata yana berjalan menuju kamar nya.


......pagi hari (◕_◕)......


" astaga bangg... bangun woi! " ucap yana yg membangunkan Pahri karna hari ini hari Senin.


" bentar lagi.. lima menit " kata Pahri keenakan tidur.


" bang burungmu udah bangun itu... cepat bangun.. hari Senin sebentar lagi jam 7 bentar lagi upacara.. " ucap yana membuat Pahri terkejut dan langsung kekamar mandi sedangkan yana merapikan tempat tidur Pahri selesai sudah yana turun. kebawah melihat bunda dan Akbar yg sedang makan


" bunda.. Zahra sama ayah sudah pergi? " tanya yana sambil memakai kaus kakinya.


" iya mereka sudah pergi duluan tadi " jawab bunda sambil menyiapi Akbar.


" dek ayo cepat dek.. kk harus apsen sebelum jam 7 " ucap Pahri sudah memakai bajunya Pahri seorang guru olahraga dan sejarah bekerja di sekolah yg sama dengan yana.


" iya.. " jawab yana yg sudah selesai dari tadi.


mereka langsung menuju kesekolah dengan cepat


...di sekolah (≧() ≧ )...


gerbang sekolah sudah di tutup Pahri dan yana nggak punya kesempatan


" masuk lah kalian berdua " ucap pak satpam dan kami pun masuk Pahri langsung masuk ke barisan para guru sedangkan yana bingung mau baris di mana.

__ADS_1


" kau terlambat " ucap guru yg sedang bertugas menjaga ketertiban pada saat upacara.


" iya buk " jawab yana dengan lembut membuat ibu itu langsung jatuh cinta karna kecantikan yana.


" baris di sana " ucap ibu itu tersenyum.


" terimakasih.. untuk kedepannya mohon bantuannya.. " ucap yana berjalan pelan dan berbaris.


" untuk nggak di depan... tapi kenapa nggak ada cewek di sini laki laki semua " batin yana melihat kesekeliling tak lama kemudian pidato dari sang guru terdengar.


" hadehh kalok Bu Rini yg pidato.. tiga jam " kata mereka dengan suara yg pelan.


" yg terlambat maju ke depan sini! " ucap buk Rini dan kami semua kedepan kami semua berjumlah 5 orang termaksud yana " sebutkan alasan kalian satu persatu! " ucap ibuk itu buk Rini terkenal dengan ketegasan dan kedisiplinan nya yg sangat ketat.


" alaram rumah rusak Bu.. " katanya salah satu dari kami


" siapa suruh rusak kan! " kata ibu itu kembali


" mamak kesiangan buk " ucap murid lainnya.


" lah nggak bisa bangun sendiri apa udah besar juga.. bangunin pacar cepat banget kan! " kata ibu itu membuat yg lain terdiam


alasan demi alasan di balas balik sama itu dan selanjutnya giliran yana.


" saya sudah selesai dari subuh " ucap yana dengan pelan membuat yana jadi pusat perhatian.


" kalok sudah siap.. kenapa terlambat? " tanya ibu itu jadi heran.


" saya lagi bangunin Abang Bu.. segala macam cara saya sudah lakukan tapi dia tak bangun dan akhirya kami telat sama sama Bu " jawab yana sambil tersenyum membuat para pria pria di sana jatuh hati melihatnya.


" panggil Abang mu mana dia orangnya " perintah ibu Rini


" Abang.. sini.. " panggil yana tapi Pahri mencoba tidak mendengarnya


" kalok dia nggak mau datang jewer telinga bawa kemari " ucap Bu Rini yana berjalan masuk kedalam barisan para guru membuat semua orang terkejut yana menjewer telinga Pahri menariknya keluar dari barisan menghadap buk Rini perlakuan yana membuat semua orang hening


" ini Abang saya buk " ucap yana membuat menjadi semakin hening.


selesai upacara yg terlambat melakukan hukumannya lalu kembali ke kelas nya masing masing sedangkan yana menunggu di ruang guru


" jadi ini adek mu yg hilang sama 2 tahun itu " kata para guru terkejut


" iya buk pak dia adek saya ternyata dia lari dari rumah dan berkerja di Jakarta dia bekerja sambil sekolah orang tua angkatnya yg membiayai nya untuk sekolah " kata Pahri pada mereka semua


" mohon bantuannya untuk kedepannya.. " ucap yana sambil tersenyum manis


" yana ini buk Rini.. dia wali kelas mu... ikut ibu ini kekelas.. Abang mau ngajar.. " kata pahri keluar dari ruang guru


...di kelas ◉‿◉...


satu kelas memperhatikan yana yg sedang menulis namanya di papan tulis tulisan yana sangat cantik mengalahkan buk Rini


" perkenalkan nama saya Laura kariyana.. biasa di panggil yana mohon bantuannya untuk kedepannya " ucap yana sambil tersenyum membuat pipi mereka memerah.


" yana duduk di bangku yg kosong ya " ucap buk Rini dengan lembut.


" KEAJAIBAN!!!!! " batin para murid mendengar nya karna buk Rini terkenal dengan guru killer yg sangat garang hari ini menjadi sangat lembut.


yana duduk di bangku yg paling belakang setiap ibu Rini melontar pertanyaan yana langsung menjawabnya dengan tetap sasaran..


" pertanyaannya selanjutnya.. siapa yg menciptakan listrik pertama kalinya dan serta biodata nya? " pertanyaannya buk Rini dan yana langsung menangkap tanganya " yana biarkan yg lainnya menjawab.. udenn jawab " kata buk Rini memanggil uden.


" nggak tau buk " jawab uden dengan pelan..


" ada yg tau.. " kata buk Rini tapi tak ada yg mengangkat tangannya kecuali yana " hadehhh.. yana " kata buk Rini kembali


" Orang yang berjasa untuk menghasilkan arus listrik pada skala praktis adalah ilmuwan Inggris terkenal, Michael Faraday. Ia juga merupakan pencipta motor listrik pertama di dunia. Michael Faraday dianggap sebagai Bapak Penemu Listrik. " jawab yana.

__ADS_1


" benar.. " kata buk Rini menulis nilai yana.


...istirahat 。◕‿◕。...


waktu istirahat telah tiba perut yana sudah keroncong dengan cepat yana langsung kekantin dan ternyata di sana sudah sangat ramai walaupun yana sudah masuk kedalam sekolah ini tapi yana belum menemukan teman yg cocok untuk nya.


ketika yana masuk kewilayahan Kantin semua orang melihatnya wajah yana benar benar sangat cantik tiada dua yana melihat ada tempat yg kosong dan di sana jual bakso.


" buk saya pesan bakso sapi nya satu tapi jangan pakai mie ya.. baksonya aja terus sama es teh nya ya.. " ucap yana


" ok " kata ibuk itu langsung membuat nya dan mengantarkan nya di meja yg di duduki yana..


" harumnya.. pasti enak ini.. terimakasih ya Bu " kata yana langsung memakannya tak lupa membaca doa


" buk minta sedekah nya.. saya belum makan.. " ucap seorang anak berumur 10 tahun bajunya sangat kotor tubuhnya tidak terurus wajahnya penuh dengan debu dan pasir.


" nggak ada.. sana sana.. entah bagaimana bisa masuk kemari lah " kata ibu itu mengusir anak tersebut. yana gak tega melihat nya


" dek sini duduk samping kk.. buk saya pesan yg sama kayak gini lagi ya.. " pinta yana dan ibuk itu membuat nya sedangkan anak itu berdiri di samping yana " sini duduk makan bakso nya ya.. di habisin.. " ucap yana pada anak itu.


" terimakasih kk.. terimakasih " kata anak itu mengambil nya dan duduk di bawah anak itu langsung memakannya dengan sangat lahap tak lama kemudian bakso yana datang beserta es teh nya, yana juga makan di tanah seperti anak tersebut membuat yg melihat yana terbaru.


" makannya pelan pelan nggak ada yg ngerebut kok " kata yana dan tiba tiba ada cowok super ganteng banget duduk di samping yana " siapa ya? " tanya yana.


" nama saya Nico kelas 12 A salam kenal " kata Nico memperkenalkan diri nya.


" yana kelas 10 A " ucap yana membuat Nico langsung jatuh cinta pada yana mereka berdua mendengar bel masuk yana menguarkan dompetnya dan yana terkejut karna dia nggak ada uang kes " buk bisa pakai kartu kredit " ucap yana menunjukkan kartunya


" maaf dek nggak bisa " kata ibu itu


" biar saya saja yg bayar " Kata Nico membayar semuanya


" maaf nanti saya akan ganti sekarang saya harus ke kelas bye bye " ucap yana sambil berdiri menuju kelasnya.


......pelajaran Penjaskes ......


semua murid cewek sedang mengganti baju nya dengan baju olahraga mereka memperhatikan yana tubuh yana sangat bagus dan mereka sangat iri.


" wah yana.. tubuhmu indah banget "


" yana.. perutmu kok bisa sampai kotak kotak kayak gini"


" yana.. dada mu besar banget.. "


" terimakasih " ucap yana sambil tersenyum


setelah berganti baju mereka semua keluar dari ruangan menuju lapangan


" hari ini kita belajar.. belajar sendiri.. ada yg harus bapak urus.. daaa jangan buat kekacauan " kata Pahri meninggal kan mereka sebagai dari murid bermain bola sedang kan cewek nya pada ngibah liatin Nico sedang bermain basket dengan temennya


sedangkan yana lebih memilih untuk melakukan olah raga ringan saja tiba tiba Nico berjalan mendekati yana dan duduk di samping yana yg sedang meminum air minumnya.


" hhmm Nico kan.. makasi ya untuk bayaran nya.. " ucap yana pada Nico.


" sama sama.. ganggu nggak? " tanya Nico pada yana.


" nggak sih.. emangnya kenapa.. ada yg mau di omongin ya? " jawab yana sambil bertanya kembali.


" basa basi aja sih.. " kata Nico tiba tiba seorang cewek datang dan menampar yana dengan sangat kuat " Aya apa yg kau lakukan... yana apa sakit? " kata Nico


Aya adalah pacarnya Nico perempuan berparas cantik dan dia sangat terkenal di sekolah ini karna dia anak kepsek ini dan Aya mempunyai sifat dengki dan sombong


" bagus.. bagus.. udah berani selingkuh sama anak baru... eh kau dengar ya.. dia itu pacar ku.. kau jangan dekat sama dia.. ngerti!! " teriak aya pada yana membuat mereka jadi perhatian " kalok mau ngel0nt3 bukan di sini murahan.. " teriak aya sambil menarik jilbab panjang yana membuat yana sangat emosi.


yana menarik jilbab nya terlepas dari tangan tangannya Aya dan yana menampar wajah Aya seperti dia menampar nya.


" kalok mau cari masalah jangan di sini simpang jalan Sudirman sepi tu.. " ucap yana meninggalkan Aya serta yg lainnya.

__ADS_1


" kau... " kata Aya sambil memegangi pipinya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2