Kisah Kami

Kisah Kami
sekolah SMA


__ADS_3

pintu kamar terbuka secara tiba tiba kaira Edy jendral Edy azuri Samuel masuk kedalam kamar kami, kaira langsung memeluk yana dan yana membalas pelukan kaira.


" kenapa ngak nunggu di tempat tidur saja, baru juga sadar udah ngak ada di ruangannya, tau ngak ibu kecarian " kata kaira pada halwa.


" maaf Bu " kata yana tertawa kecil.


" hormat kepada seluruh agen " kata mereka semua.


" kalian kok bisa di kamar ini, " kata Samuel menatap tajam mereka.


" mereka yg mau keluar dari agen itu kan, " kata azuri pada Samuel.


" iya " jawab Samuel


" kami ngak mau keluar dari agen " kata mereka ber5.


" kenapa " kata Jendral Edy merasa kalok mereka ini bingung dengan keputusan mereka sendiri.


" karna ini jalan yg kami pilih " kata mereka ber5.


" bagus, kalok gitu kembali ke kamar kalian, besok kita mulai latihan kembali " kata Samuel pada mereka.


" baik " kata mereka berjalan menuju kamar mereka.


" wis ada martabak " kata azuri ingin mengambil martabak sisa satu tapi farel memasukkan kedalam mulut nya di Luan.


" Farell!! itu punya sensei " kata azuri.


" udah masuk kedalam mulut di Luan berarti punya farel " kata farel menghabiskan dengan cepat.


dan ujung ujung nya mereka berdebat pasal martabak.


" yana, kalian tidak merawat 4 cucu jendral galaxy lagi " kata Jendral Edy.


" loh kenapa " kata kami bersamaan.


" selama satu bulan terakhir kami membuat tempat penitipan anak, khusus hanya anak pada agen saja, " kata udy pada yana.


" padahal yana masih mau jumpa mereka " kata yana.


" nasip lah " kata mereka semua.


" ada misi, " kata yana bertanya pada mereka.


" kau hanya perlu sekolah selama seminggu, habistu nanti ada misi baru, " kata Jendral Edy.


" sekolah ya " kata mereka semua.


...malam hari (☞ ͡° ͜ʖ ͡°)☞...


" capek " kata mereka semua yg sudah sampai di rumah yg dulu yg mereka tempati selama 4 bulan.


" we, Kelen udah ngirim bulanan ngak, " kata Zia .


" belum " kata kami.


" pantas lah, aku mau beli peralatan sekolah kita tapi uangnya ngak cukup, cepat kirim besok kita langsung sekolah " kata Zia pada kami.


" udah " kata kami sudah selesai mengirimkan uang nya.


" nah gitu dok, satu jam lagi sampai " kata Zia berjalan menaiki tangga sambil membawa koper nya.


karna tak mau adanya permasalahan kami membagi bagi tugas ame mengurus bagian pakaian, sedangkan Zia mengurus keuangan bulanan pokoknya apa apa yg bersangkutan dengan kebutuhan bulanan sama Zia, sedangkan Siti mengurus makanan sehari hari.


Levi biasanya di bagian Transfortasi, farel dan Ali khusus di bagian agen


Siti dan yana memasak di dapur, Zia sedang menghitung belanja yg akan kami beli, sedangkan ame melihat lihat produk kosmetik dan sisanya sedang mabar. ame telah memberi tau kepada semuanya rencana nya kecuali yana.


" lep, bukain pintu mana mana tau itu paket nya " kata zia sambil terus menulis.


" iya iya " kata Levi berjalan menuju pintu ternyata betul itu paket yg mereka pesan.


" dah datang " kata yana sambil memakan bubur ayam yg sudah jadi begitu juga dengan yg lainnnya.


" ngak mau nunggu lah " kata Levi mengambil jatahnya lalu memakannya. Zia membuka isinya dan membagikan nya.



" tas pink bagian cewek, tas biru cowok, botol air minum unicorn cewek sisanya cowok, buku 4 lusin satu orang, pulpen satu orang 4 dua hitam dua putih, rol penghapusan pengsil anak pengsil satu orang satu, tip-ex satu orang satu, cet satu kotak satu orang pas kan ada yg kurang, sepatu pakai sepatu sekolah lama hemat sikit jangan nak barang baru saja " kata Zia sambil makan.


" baik lah " kata mereka.s


...pagi harinya<( ̄︶ ̄)↗...

__ADS_1


" Li, wajah mu kenapa " kata yana memakan sarapannya.


" ngak papa " jawab Ali berbohong


Ali baru mengetahui kalok dia satu sekolah dengan Adam dan parahnya lagi Adam kk kelas nya.


" kita kesekolah naik angkot " kata Levi dengan santai.


" APA!!!!!! " kata kami keget mendengar ucapan Levi.


" loh, emang nya kenapa " kata Levi pada mereka.


" kita bisa ketinggalan angkot kalok gitu, jam segini angkot itu sedikit, ayo cepat " kata yana memakan makanan nya dengan cepat.


akhirnya kami makana dengan cepat Sampek Sampek ngak sempat cuci piring, kami berlari menuju jalanan besar dan memanggil angkot yg lewat.


" bang, bisa cepat ngak, kami udah terlambat ke sekolah " kata ame dengan nada suara di manja.


" ok neng, SMA mana ni " kata bang angkot itu.


" SMA swasta sripati, bisa kan bang " kata ame.


" ok, kita kesana " kata bang angkot menepatkan laju kendaraan nya " SMA sripati kan sekolah SMA sultan punya, aman sultan kok naik angkot, mungkin mereka sederhana " batin bang angkot. 30 menit kemudian.


" terimakasih bang ini ongkos nya " kata Levi memberikan uang seratus ribu.


" waduh ngak ada kembalian " kata bang angkot.


" ambil aja kembalian nya " kata kami semua.


" makasi Yo " kata bang angkot lalu pergi.


" ada acara apa " kata yana melihat gerbang sekolah di hiasi.


" Tah lah, ayo masuk " kata ame dan kami pun masuk bersama.


" lebih besar daripada SMP kita " kata farel melihat ke sekeliling.


" dua kali lipat " kata kami bersama.


" yana, akhirnya kau datang kk pikir kau pindah sekolah " kata Adam kepada yana.


" kk Adam, yana ngak pindah sekolah lah, karna kami mos ngak datang jadi kami datang hari ini nanti homeschooling lagi " kata yana dengan lembut.


" yahh, ku pikir yana ngak bakalan homeschooling " kata Adam sedih sambil menatap Ali.


" aku yg akan mendapatkan yana, kau Ali ngak bakalan mendapatkan nya " Adam.


mereka semua yg ada di sana malah seru melihat nya.


" Adam bisa bantu "


" iya sebentar, kk pigi dulu ya nanti kita jumpa lagi " kata Adam melambaikan tangan lalu pergi, sedangkan kami berjalan masuk ke gedung sekolah.


" kelas kita 10-1 " kata yana membaca papan pemberitahuan siswa. " tunggu ini apa " kata yana melihat kertas di mana ada fotonya dan 4 gadis lainnya.


" kontes bunga sekolah, siapa yg daftar kan aku " kata yana menatap mereka ber7.


" loh, aku kok ada " kata Ali melihatnya juga di bagian cowoknya.


" yg menang dapat makan siang geratis di sekolah selama seminggu " kata ame si pelaku.


" setuju " yana langsung menyetujui nya.


" makan aja nyambung ya " batin mereka ber7.


kami pun berjalan menuju ruang kelas kami, ketika sampai kami melihat ruang kelas kami sangat bersih dan rapi.


" selamat pagi " kata kami semua masuk kedalam kelas yg semuanya ada di sana kecuali guru.


" kalian siapa " kata Raihan ketua kelas.


" ternyata kalian udah sampai, kenapa ngak ke ruang guru dulu " kata Bu Arni wali kelas kami.


" maaf kan kami " kata kami ber8.


" tak papa " kata ibu Arni berjalan menuju mejanya. " anak anak, mereka 8 siswa siswi yg ngak mengikuti mos itu, perkenalkan diri kalian.


" nama saya yana " kata yana tersenyum manis pada mereka.


" cantik banget " batin mereka semua.


" saya ame " kata ame dengan lembut.

__ADS_1


" maniss nya " batin mereka kembali.


" saya Zia " kata Zia


" maniss " batin mereka kembali.


" saya Siti " kata Siti.


" imutt nyaaa " batin mereka.


" saya Ali " kata Ali dengan cuek.


" saya keni " kata keni.


" farel " kata farel dengan singkat.


" Levi " kata Levi


" ini Raihan, dia ketua kelas di sini kalian bisa tanya apa saja sama dia, kalian boleh duduk di bangku yg kosong " kata Bu Arni dan kami hanya mengikuti nya.


" jadi, karna kita ngak belajar tapi kita harus memenangkan kompetisi yg kita ikuti, bunga sekolah, keindahan kelas, kebersihan kelas, menghiasi kue, kita harus... " kata Bu Arni pada mereka.


" menanggggg " teriak mereka bersama.


" benar, Ali dan yana bersiap siap ya karna kalian yg pertama, ibu serahkan pada kalian semua " kata Bu Arni keluar dari kelas.


" Raihan jam berapa kontes bunga sekolah " kata ame bertanya.


" 1 jam lagi " kata Raihan sambil melihat jam tangannya.


" yana ayo cepat " kata ame panik.


" aku ambil baju dulu kayaknya udah sampai lah " kata Zia.


" boleh kami ikut, nama ku Lala dan ini lili " kata Lala.


" tentu saja " kata Zia, Siti juga ikut.


" kalian harus pakai masker wajah dulu, lima menit lagi buka dan pakai yg selanjutnya " kata ame memberikan masker wajah dan kami hanya menurutinya.


" mau di bantu " kata Raihan melihat Levi dan farel sedang memasang tirai pembatas untuk perempuan dan laki laki Menganti baju.


" kalau boleh " kata kami berdua dan akhirnya kami bekerja sama sisanya sedang memasang gorden baru.


" teman teman baju nya udah sampai " kata mereka ber4.


" terimakasih " kata kami semua.


" kami juga membeli es untuk semuanya " kata mereka kembali sambil membuat es sirup bewarna hijau pakai selasih.


" ini Ali ini yana " kata Zia memberikan pada mereka.


" pirasat buruk, Enji bi... " kata yana ingin mengetahui isi kotak nya tapi mata yana di tutup oleh Siti.


" yana, kau hanya diam dan ikutin saja " kata Siti dan Zia mengikatkan kakinya dengan kaki yana agar yana tidak kabur.


yana di dandani habis habisan oleh mereka ber3, setelah yana selesai gantian dengan ali.




" kalian seperti pengantin " kata mereka semua.


" terimakasih " kata yana dan Ali.


" bisa ganti ngak sepatunya, tinggi banget " kata yana ngak terbiasa.


" ngak bisa " kata ame dengan tegas


" ayolah tolong di gantikan dengan sepatu sekolah saja ya, rumit banget jalannya " kata yana


" kau hanya perlu tenang, dan jalan di panggung dengan alegan itu aja " kata Zia.


" iyalah tu " kata yana duduk di kursinya.


" anak anak apa kalian sudah siap " kata Bu Arni masuk kedalam kelas dan melihat anak anak nya. " wah, ibu yakin tahun ini bunga sekolah pasti di kelas kita, dan yg lain nya jangan mau kalah kita juga harus menang " kata Bu Arni menyemangati mereka.


" kita harus menang " kata mereka semua bersemangat.


" sebelum itu kita foto dulu " kata Bu Arni mengambil kamera nya dan kami semua berfoto bersama sama.


" ok, ayo kita ke pentas sekarang " kata Bu Arni.

__ADS_1


¥¥¥¥¥¥¥


nantikan kelanjutan ceritanya ya, jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya


__ADS_2