Kisah Kami

Kisah Kami
pedang


__ADS_3

Alizabets mengobati mereka ber4.


" tulang rusuk retak tulang tangan belah kanan retak tulang kaki belah kiri retak kepala lecet tangguh sekalikau " kata alezabets


" hehehe ngak papa lah. lagian retak nya ngak terlalu parah " kata yana tersenyum.


" oiya ini ada baju seragam nanti di 30 menit lagi saya tunggu di ruangan perkumpulan para jendral ya " kata alizabets keluar dari ruangan tersebut.


" terimakasih " kata kami ber4


yana membuka baju yg ia akan kenakan nya.


" sepatu ini sangat berat tapi ini sangat keren " kata Siti.


" tapinya juga " kata ame.


" ada jubahnya juga " kata Zia.


" tapi kayak nya ribet Makai ini lah " kata yana yg melihat gambar yg ada di baju tersebut supaya tau cara makainya.


" seperti nya kita harus mendadani yana ini " kata ame.


" eh... jauh jauh jangan dekat dekat " kata yana yg sudah tau rencana mereka ber4.


" yana " kata mereka tersenyum tapi tapi dengan raut wajah yg seram.


" TTIIDAAAKKK " kata yana


yana terpaksa memakai baju tersebut dan di dandani oleh mereka ber3. baju yg berwarna putih biru tua dan hitam menjadi sangat keren jilbab pashmina yg berwarna sama pun juga di pakai. yana di dandani habis habisan.


" kan udah selesai " kata mereka.


" kalian ini lah liat ini bukan wajah ku " kata yana melihat wajah nya di cermin walaupun memakai make-up yg tipis tapi membuat yana tambah cantik


" yana topinya " kata Siti.


" terimakasih " kata yana yg ngambek


" aduh jangan lah ngambek nanti jelek loh " kata ame.


" iya iya " kata yana tersenyum.


" yana apa kau sudah siap " kata kaira yg masuk kedalam ruangan bersama udy Samuel azuri Reno dan Bahri serta Jendral Edy


baju Samuel azuri Reno Bahri dah kaira sama tapi baju udy dan Jendral Edy berbeda. baju udy berwarna hitam berlis hijau tua dan merah tua sedang kan Jendral Edy bajunya berwarna putih berlis hitam dan abu abu.

__ADS_1


" wah yana cantik banget " kata kaira.


" hehehe makasi Bu ini berkat mereka ber3 " kata yana.


" kalok ngak gitu kau akan lari kan " kata mereka yg tau yana paling malas berdandan.


" hehehehe" kata yana.


" yana kali ini kita akan mengadakan rapat sangat penting dengan jumlah jumlah agen sebanyak 400 orang " kata Jendral Edy.


" 193 Jendral yg sekarang sedang memimpin 193 penerus Jendral selanjutnya dan 14 mantan jenderal yg masih hidup " kata udy.


" antah apa yg kita bahas kali ini mungkin pembangunan markas bumi kita atau entah apa lah itu " kata jandral Edy.


" alah Mak padahal yana mau tidur " kata yana.


" oiya pedang kau yg di kasi monster itu mana " kata azuri penasaran.


" ada tunggu" kata yana berjalan ke lemari dan mengambil pedang nya itu dan menyerah pada azuri.


" terbuat dari apa pedang ini " kata Samuel.


" hhmmm kalok ngak salah sih ini terbuat dari tukang hewamanu berumur ratusan tahun dan di rendam dengan berbagai jenis racun yg mematikan selama 100 tahun pegangan nya terbuat dari kayu yg di lapisi dengan kulit hewan asli... " kata yana


" berarti ada racun nya dong " kata mereka semua.


sontak azuri melepaskan Padang dari tangan nya menjatuhkan pedang tersebut ke lantai takut terkena racun.


" loh kenapa di jatuhin " kata yana mengambil pedang nya.


" nanti sensei kena racun lagi " kata azuri.


" racun ini tak berfungsi apa bila tak terkena matahari dan sebagian racun juga akan berfungsi apa bila kena cahaya bulan.... ini penawarnya " kata yana memberi kan obat penawar dan azuri langsung meminum nya.


" berapa jam obat ini bereaksi " kata udy.


" hhmmm kalok pada manusia sih ketika melepas pedang dari tangan nya dalam 30 detik dia akan mati kalok bada hewan hewan biasa mungkin sama kalok pada manuhawa dia sekitar satu menit dan kalok hawamanu dia satu menit tiga puluh detik langsung mati " kata yana.


" gila aku hampir mati " kata azuri.


" berarti kau sudah meminum penawar nya " kata Samuel.


" tidak yana ngak meminum penawar nya karna dalam pedang ini terendam darah ku " kata yana.


" kau memang nekat " kata mereka semua.

__ADS_1


" YYYAAANNNAAAA " teriak anno Enji arwi dan Afwi langsung naik ke tubuh yana dan sekarang ada di atas kepalanya.


" kalian kenapa sih " kata yana


" monster itu rasanya ngak enak " kata Enji.


" ngak enak tapi habis juga " kata anno.


" sayang kalok ngak di makan " kata Enji.


" alasan " kata mereka ber3.


" kalian ya " kata Enji.


" udah udah jangan berantam kalian ngak malu apa di liatin " kata yana.


" bomat " kata mereka ber4.


" jadi ini Enji yg berubah menjadi ular sekecil ini mirib cacing " kata azuri.


" hei aku ini naga bukan cacing ini hanya bentuk perubahan ku saya " kata Enji ngak terima di bilang seperti cacing.


" naga " kata mereka terkejut.


" yana jelas kan sama orang orang bodoh ini wujut kami yg sebenarnya " kata Enji sombong.


" Enji ngak baik bilang kayak gitu " kata yana sedikit marah.


" maaf maaf " kata Enji.


" gini semua Enji ini adalah seekor naga emas, sedang kan Anno seekor naga biru, kalok arwi adalah seekor naga putih sedang kan Afwi dia itu seekor burung Phoenix " kata yana.


" baru tau aku ada naga di jaman sekarang " kata ame.


" ya ada lah. tapi populasi kami sangat sedikit butuh ratusan tahun untuk menjadi naga yg sempurna " kata Enji.


" kita sudahi dulu membicaraan karna kami ber3 harus pergi ke ruang rapat " kata udy sambil melihat jam.


enji Anno Afwi dan arwi yg mendengar mereka langsung berubah. Enji yg berubah menjadi gelang emas berbentuk naga anno berubah menjadi sebuah cincin berwarna biru arwi berubah menjadi gelang kaki dan Afwi berubah manjadi Bros hijab berbentuk burung Phoenix warna putih.


" kalok gitu kami pergi dulu " kata Jendral Edy berjalan keluar dari ruangan .


begitu juga dengan yg lain nya


¥¥¥¥¥¥¥¥¥

__ADS_1


nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.


__ADS_2