
" oiya kalian hari ini kok cantik banget sih " kata bos amo sambil mengelus paha mulus Levi.
" betul betul cabul ini orang " batin Levi dengan wajah memerah.
" sayang tolong tuangi ya " kata bos ma pada Siti.
" baik " kata Siti dengan wajah memerah. Siti menuangkan minuman di gelas bos ma.
" om nya jahat sih ngak kasi tau ruangannya di mana. jadi kami tanya dulu ke Abang Abang yg bikin minum tau " kata yana dengan manja tapi masih duduk di atas paha bos Kim.
" kasiann nanti kami kasi lebih deh " kata bos Kim mengelus paha farel.
" kalok ku pukul pingsan ngak ini orang " batin farel kesal.
" zia ayo nyayi dulu " kata bos ma.
" ngak mau " kata Zia dengan manja.
" loh kenapa " kata bos ma.
" satu lagu seratus ribu " kata Zia.
" nyanyi dulu " kata bos ma.
" janji bayar ya " kata Zia dengan suara manja nya lagi.
" iya " kata bos ma.
akhirnya Zia bernyanyi di sana suara nya sangat merdu.
" bos Kim jahat lah " kata yana dengan memukul manja.
" ngak jahat lah kamu yg nakal " kata bos ma.
" masak sih " kata yana mengambil gelas minuman bos Kim dan meminum nya dengan sekali tegukan.
" hebat baget sih " kata bos Kim yg mengelus paha Ali.
" selesai ini ku pijak pijak ini orang sumpah dah " batin Ali.
" gini aja siapa yg mabuk di Luan dia harus buka baju sambil joget joget. gue akan mewakili mereka ber7 gimana " kata yana dengan manja.
" buka baju doang mah gak enak kalok buka baju semua boleh lah " kata bos ma.
" wah cabul kelewat ini " batin kami.
" gini aja kalok yana kalah kalian ber8 buka ya " kata bos Rai.
" siapa takut " kata yana berdiri.
" yana ini keputusan yg salah " batin kami.
" tenang saja tubuh yana sedang ku kendalikan. setiap efek dari minuman akan langsung ke tubuh ku jadi aku yg mabuk. yana hanya mabuk lima persen saja " kata Enji kepada mereka ber8 melewati telepati pikiran.
" tapi yana ngak papa kan " batin Ali.
" tenang kami ada di sini sepuluh botol pun sanggup " kata arwi.
" kalok yana kenapa kenapa aku ngak segan segan membunuh mu " batin Ali.
" iya iya. sayang benget sama yana sih tapi yana nya ngak peka nasep nasep " kata arwi.
tak lama kemudian pelayanan datang membawa beberapa botol beralkohol sebanyak 25 motol.
__ADS_1
" wah mantab banget bos " kaga yana senang.
" kita mulai ya " kata bos ma.
" baik " kata yana.
mereka meminum nya bos Rai,ma, amo, dan Kim sudah habis empat botol tapi terlihat mereka masih setengah mabuk tapi yana masih kuat. tapi sebenarnya enji sudah mabuk dan di gantikan oleh Anoo tapi Ano sudah separuh mabuk.
" masih kuat om " kata yana memegang botol ke lima dan meminum nya.
" masih dong masih sadar ini. Fira sayang tolong pesan 25 botol lagi ya " kata bos amo.
" baik " kata farel memesan nya.
tak lama kemudian datang lah botol botol itu. mereka sudah habis delapan botol yg sudah mabuk berat.
" segini aja udah mabok liat aku belum mabuk " kata yana yg terus meminumnya.
" jawab aku apa kalian pengedar atau pembuat narkoba " kata Ali sambil merekap percakapan.
" kami hanya pengedar " kata bos Rai yg sudah sangat mabok.
" bagaimana cara kalian mengedarnya " kata keni.
" banyak, mulai dari sayuran permen, pil, paketan, mainan banyak lagi lah " kata bos ma.
" apa kalian menyebar nya melalu jalur laut atau semacamnya " kata Levi.
" kadang dari laut kadang dari darat terkadang juga secara langsung " kata bos amo.
" apa kalian tau siapa yg siapa pembuat nya dan kalian tau di mana kebun nya " kata farel.
" ngak tau siapa yg buat kalok kebunnya sih di pengunungan sepi di desa rame di sana mereka banyak memproduksi nya " kata bos Kim.
" apa kalian terkait dalam kasus pembunuhan dengan jumlah korban sebanyak 3 orang mereka juga mengonsumsi " kata ame
" mereka itu ngak mau bayar. udah banyak mereka beli tapi bayar nya dari esok keesokan ya kami bunuh lah " kata Rai.
" kejam sekali " kata Siti mencatat hal yg penting penting dengan cepat.
" berapa kilo gram yg kalian sudah sebar " kata Zia.
" mungkin satu ton " kata bos ma.
tiba tiba polisi datang dan mendobrak pintu.
" anggat tangan " kata mereka. Ali memberi mereka kartu edintitas kami semua.
" pak jangan ribut dulu kami sedang mengintrogasi mereka, kami udah mencatat beberapa hal penting dan merekam nya nanti bapak proses saja " kata Siti menyerahkan kertas yg berisi daftar kejahatan yg mereka lakukan. mereka ber4 telah di borgol.
" jadi kalian di sini untuk menangkap mereka " kata ketua petugas di sana.
" iya " kata kami.
" kalian perempuan atau laki laki " kata polwan Tersebut.
" astaga lupa kami ini laki laki " kata Levi mengeluarkan suara aslinya.
" mirib banget dek " kata polwan cantik itu dengan tertawa kecil nya.
" ngomong adek ini minum berapa botol " kata polisi di sana melihat yana sudah tertidur karna terlalu banyak minum.
" 18 " kata kami bersamaan.
__ADS_1
" APA " kata para polisi.
" kalian ikut kami ke kantor polisi dulu ya telpon orang tua kalian baru boleh pulang " kata polisi di sana.
akhirnya kami di bawa ke kantor polisi. setelah dua jam menunggu akhirnya azuri dan azuma datang menjemput kami. azuri berpidato begitu panjang sama kami akibat yana. tapi yana udah tidur jadi dia ngak mendengar apa apa.
" yana bangun " kata azuri.
" oi yana... yana bangun mau sampai kapan kau tidur kau tinggal di sini " kata azuri.
yana terbangun dari tidur nya dan berjalan menuju mobil dan kami juga seperti itu.
" setau sensei yana itu ngak bisa minum alkohol " kata azuri heran yana kok bisa minum sebanyak itu.
" tubuh yana di ambil alih oleh monster monster nya itu jadi yana kenak imbas nya " kata Ali.
" bisa gitu ya " kata azuma.
tiba tiba yana bangkit dari tidurnya berjalan mendekati Ali lalu memeluk Ali dan kembali tertidur pulas.
" eh " kata Ali terkejut dengan wajah memerah.
" yana.. yana bangun bangun jangan kayak gini " kata Siti membangunkan yana.
" bocot bah " kata yana mengigau tapi tetap memeluk Ali.
" kayaak mana ni we " kata Ali bingung.
" nikmati aja " kata kami semua
......sampai rumah<( ̄︶ ̄)>......
Ali terpaksa menggendong yana masuk kedalam rumah. anak anak sudah tidur di kamar nya dengan tenang karna ini sudah jam 2 malam. Ali membawa yana ke kamar nya dan membaringkan tubuhnya dengan pelan pelan.
" jangan pergi " kata yana menggenggam tangan Ali yg hendak pergi.
" aduh aku kayak mana ini " batin Ali tambah bingung.
" yaudah kalian tidur berdua aja tapi pintunya jangan di tutup dan kalian ngak boleh melakukan hal hal yg di luar batas contoh hubungan sexsual " kata azuma.
" kami kamar kami dulu " kata mereka masuk kedalam kamar mereka masing masing tanpa memperdulikan Ali dan yana. begitu juga dengan azuma dan azuri.
" haduh gue harus kayak mana ini... tunggu di kamar yana kok ada cctv " kata Ali bingung. karna Ali juga sudah mengantuk dan cctv bisa menjadi bukti Ali tidur di samping yana dengan guling menjadi batasan tapi tangan tetap gandengan.
...pagi harinya(^ω^)....
" siapa sih yg meluk gue.. tapi enak " batin yana merasa nyaman di pelukan Ali.
" woi yana " kata Enji.
" masih pagi ini jangan ganggu lah " batin yana.
" kau lagi meluk siapa tu " kata Enji.
" meluk guling lah meluk siapa lagi " batin yana yg masih nyaman dan tetap memejamkan matanya.
" yang kau peluk Ali nyet bukan guling " kata Enji.
mendengar itu yana melepaskan pelukan nya dan melihat ternyata Ali masih dalam keadaan tertidur.
" AAAAAAAA SETAN " kata yana menjerit dengan sekuat kuat nya lalu menendang Ali sampai ke lantai.
¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥
__ADS_1
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya.