
akhirnya yg perempuan mandi di kamar yana dan yg laki laki mandi di kamar ali.
kamar mandi yana
" yana ini kamar mandi kok besar kali dari pada yg lain " kata Zia terkejut.
" hehehe" kata yana membuka jilbab nya.
ame menuangkan 2 botol kedalam air. setelah selesai kami langsung berendam di dalam nya. dengan damai kami menikmati suasana saat berenang.
" ini kok bisa sebesar ini sih yana " kata ame memengang atasan yana.
" aaa ame jangan pegang Pengan ah " kata yana.
" parah kali lah cuman pegang dong aja " kata ame.
" hadeh kalian ini lah jangan main main lah biar cepat selesai " kata Zia.
" hhmm " kata kami ber3
di kamar mandi Ali.
" sudah selesai " kata Levi yg sudah menuangkan isi botol yg ame berikan
akhirnya kami berendam bersama sama di dalam bak mandi itu. kami membuat lingkaran jadi semuanya terbagi rata untuk pemutih kulit nya.
" wah lebih putih dari biasanya " kata farel.
" hhmmm bisa di bilang seperti itu " kata Levi.
" hhmm kulit kita sama warnanya " kata keni
" ame paling jago soal kecantikan " kata Ali.
" semoga saja kali ini misi kita berhasil dengan lancar " kata farel.
" amin " kata kami.
setelah selesai kami berkumpul di ruang keluarga bersama di ruang keluarga. terlihat di sana ada yana Siti ame dan Zia. kami juga melihat beberapa kotak hena.
" stoop" kata ame tiba tiba sudah ada di depan kami.
" hhmmm warnanya merata bagus " kata ame
" salah makan obat ini eme " batin kami bersama
" ok kalian buka baju " kata Zia menunjuk Ali keni Levi dan farel
" untuk apa " kata kami.
" mau pasang hena lah di bagian belakang biar keren loh " kata Zia.
__ADS_1
akhirnya kami membuka baju kami di depan mereka karna terpaksa. tiba tiba lampu mati dan semuanya gelap.
" loh kok mati lampu sih lilin mana ya " kata yana yg sudah sampai di ruang keluarga. yana merapa rapa.
" hhmm kalok ngak salah lilin di kotak yg ada kancing nya dan resleting nya lah " batin yana.
" ini dia " kata yana mendapatkan kancing dan membuka resleting.
" siapa ini " batin Ali terkejut.
tiba tiba lampu hidup kembali. Ali melihat yana sedang membuat resleting celananya dengan mudah dan kancing pun sudah lepas. kami semua yg ada di sana melihat kejadian itu secara live.
" ku pikir tempat lilin maaf " kata yana seperti tidak bersalah sama sekali pada Ali.
" sini ku pasang lagi..... dah selesai " kata yana yg sudah memasang resleting celana Ali dan kancing nya.
" YYAANNAA " batin kami meronta ronta.
" Ali kau demam wajah mu memerah " kata yana.
TING DONG TING DONG suara bel rumah berbunyi.
" biar aku aja yg buka kalian pasang hena nya aja " kata yana.
" bagaimana kalok itu penjahat " kata Siti.
" akan ku bunuh mereka " kata yana dengan mengeluarkan hawa pembunuh.
yana berjalan menuju pintu depan dan membuka pintu nya. yana melihat kekanan kekiri tapi ngak ada siapapun.
" eh~~ orang tua kalian di mana " kata yana sambil jongkok agar tinggi nya sama dengan balita balita itu.
" mama papa kerja " kata mereka ber4.
" masuk dulu yuk " kata yana.
" hhmm " kata mereka berjalan dengan langkah kecil mereka bersama sama.
kami masuk kedalam tapi ada satu balita yg menangis dan yana mengendong nya.
" yana anak siapa itu " kata kami terkejut.
" aku pun tak tau mereka udah ada di depan rumah kita " kata yana.
" kakak surat " kata balita itu memberikan yana dan yana membacanya.
selamat pagi anak anak sensei misi kalian sangat mudah kali ini cukup menjaga balita balita itu saja selama 3 bulan. sebenarnya ini bukan misi kalian tapi karna misi bayi hilang itu telah selesai jadi ini misi baru. kalian cukup menjaganya sampai orang tuanya menjemput 3 bulan kedepan.
isi surat dari azuri.
" sensei " kata kami ber7 kecuali yana. membuat mereka ber4 katakutan.
" kakak " kata mereka bersembunyi di belakang yana.
__ADS_1
" we kalian nakutin mereka " kata yana.
" maaf " kata kami.
" hhmm kalok gitu kalian harus perkenalkan diri kalian dulu ya " kata yana menurunkan balita tersebut.
" nama okio umur 2 tahun biasa di panggil kio " kata kio.
" Zahir 2 tahun " kata zahir sambil menangis.
" kayva umur 2 tahun" kata kayva.
" nafiza umur 2 tahun panggilan Fiza " kata Fiza dengan gaya imut nya
" hallo kio, Zahir, kayva, Fiza. nama kakak yana ini kakak Ali ini kakak keni ini kakak Levi ini kakak ferel ini kakak ame ini kakak Zia dan yg terakhir ini kakak Siti " kata yana memkenalkan kami semua.
" kakak kayva mau sama kayak kk itu " kata kayva menunjukkan bahu Zia yg sudah selesai di hena.
" nanti kakak bikin kan ya. kalian bawa baju ganti ngak " kata ame.
" ada " kata mereka ber4 duduk di lantai dan membuka tas mereka yg berisi baju yg mereka bawa
" kayak nya kita terpaksa beli ini " kata Siti.
" yeyy baju baru " kata mereka ber4.
" hhmm badan kk kayak pangeran yg ada di buku Kio perutnya kotak kotak " kata kio kepada Ali.
" hmm" kata zahir dengan mata yg sudah berkaca-kaca.
" eh " kata kami yg melihat Zahir berbeda sendiri.
" Fiza juga mau mahkota seperti ini biar jadi Putri " kata Fiza menunjukkan mahkota yg kami beli.
" sumpah dia imut banget " kata ame melihat Fiza.
" kalian udah mandi belum " kata zia.
" belum " kata mereka.
" kalok gitu mandi dulu karna sebentar lagi kami mau pergi sekolah " kata keni.
" Kio" kata zahir hampir menangis.
" tak papa Zahir " kata kio.
akhirnya yana dan Siti memandikan mereka ber4 setelah selesai yana dan Siti memakaikan mereka baju yg mereka bawa.
kami sudah berkumpul di meja makan sambil memakan makanan kami begitu juga dengan mereka ber4
" hhmm makanan udah di antar kesekolah dan semuanya juga udah siap kita tinggal Pastikan aja lah " kata yana.
¥¥¥¥¥¥
__ADS_1
nantikan kelanjutan ceritanya ya. jangan lupa like 👍 komen ✍️📱 favorit ❤️ dan vote nya ya