Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
on the way


__ADS_3

______________


di gedung zefa wo


" Lis , hari ini ada client yang pengen ketemu ? " tanya fanya sambil memainkan laptopnya .


" untuk hari ini , hanya ada jadwal fitting baju pengantin Bu , untuk acara bulan ke depan. " jawab Lisa.


" oh iya kamu langsung ajak client kita ke butik aja ya , untuk catering nya udah ditentuin paketnya ? " tanya fanya .


" masih butuh rekomendasi Bu" jawab Lisa .


suara handphone fanya pun berbunyi . ternyata dari Zee .


" sebentar ya Lisa , Zee Telepon " kata fanya lalu mengangkat teleponnya .


Zee : halo nya ,


fanya : halo Zee , gimana ?


Zee : besok kamu jadi ikut kan? jangan lupa ambil cuti . mungkin aku bakal disana selama beberapa hari .


fanya : jadi dong Zee , oke kalo gitu biar nanti sore aku siapin barang barang aku .


Zee : yaudah nya kalo gitu aku juga mau siapin.


fanya : yaudah bye .


telepon pun dimatikan . lalu fanya menutup laptopnya .


" Lisa , untuk besok sampai Minggu depan . saya mau ambil cuti , kamu kan udah lama disini . jadi saya percayain tugas ke kamu ya , kamu handle dulu selama aku sama Zee pergi ." pinta fanya pada Lisa.


" siap Bu , " jawab Lisa .


**********


di kamar .


Zee menutup telepon lalu meletakkan ponselnya diatas meja . kemudian dia mengambil koper dan menyiapkan barang barang yang akan dibawanya ke kampung halamannya.


lalu pintu terbuka , ternyata Evan yang baru saja masuk . dia kemudian rebahan di sofa .


" mas , boleh aku minta tolong sama kamu .? " pinta Zee menatap Evan .


" minta tolong apa? " jawab Evan sambil bermain game tanpa menoleh ke arah Zee .


" aku minta tolong , kamu pura pura perlakukan aku dengan baik di depan orang tua aku ." pinta Zee .


" kalo aku gak mau ? " jawab Evan .


" mas , aku mohon ." pinta Zee memelas .


" imbalannya? " tanya Evan .


" aku akan turuti 3 permintaan mas. " jawab Zee .


" oh oke kalo gitu. " jawab Evan lalu menoleh ke arah Zee dan berdiri dan berjalan mendekat ke arah Zee .


" kalo gitu aku mau makan. " Evan berbisik di telinga Zee .


" oh .. mas laper , biar aku ambilin makan. " kata Zee yang berjalan menuju ke luar , tetapi Evan menahan Zee dengan memegang tangan Zee .


" nggak aku udah gak mau makan , sekarang aku capek . sekarang kamu pijitin aku. " perintah Evan lalu duduk di sofa .

__ADS_1


" tapi mas harus baik didepan orang tua aku ya ." pinta Zee . lalu Zee pun memijat pundak Evan .


*********


di kosan fanya


fanya yang baru pulang dari bekerja langsung mandi dan menyiapkan barang yang akan dibawanya ke rumah Zee.


" duh , udah gak sabar refreshing , lihat sawah , udara seger ,jalan jalan pagi , ke sungai " teriak fanya antusias .


fanya terlalu bersemangat untuk pulang ke kampung halaman Zee . karna dia selama ini terlalu sibuk berurusan dengan pekerjaannya.


" kalo aku ke rumah dady kapan ya? " pikir fanya yang tiba tiba teringat orang tuanya.


, fanya memang terlahir dari keluarga kaya , ibunya meninggal saat ia masih kecil . dadynya menikah lagi dan fanya pun memiliki ibu dan kakak tiri , itulah yang membuat fanya ingin belajar hidup mandiri . sehingga ia memutuskan untuk pergi dari rumah .


" udah hampir 6 bulan ini aku gak jenguk Daddy ." sesal fanya . lalu ia berniat ingin mengunjungi daddy-nya setelah pulang dari kampung halaman Zee.


**********


di kediaman keluarga Rusdianto


pagi harinya .semua keluarga Rusdianto telah berkumpul di halaman rumah untuk menunggu Kevin menjemput .


" Oma , nenek ,ma , pa Zee izin pergi ya. " Zee meminta izin .


" iya nak kalian hati hati ya , Zee kalo Evan nakal kamu jewer aja dia ." perintah Oma ita .


" oma apaan si. " protes Evan .


" Van , kamu harus jaga sikap ya sama mertua kamu . dia itu orangtua kamu juga " perintah pak rusdi.


" iya pa , Evan tau kok. " jawab Evan cuek .


" gak ada kok ma , udah semua ." jawab Zee . tak berapa lama pun Kevin datang . Zee dan Evan pun masuk ke dalam mobil .


" Vin , kita ke kosan dulu ya ." pinta Zee , Kevin pun hanya menurut .


***********


di kosan


fanya telah menunggu Zee diluar kos . Zee pun keluar dari mobil .


" ayo nya , udah siap kan? " ajak Zee .


" ayooo. " jawab fanya. lalu masuk kedalam mobil .


" kamuu!!! " fanya terkejut ketika mengetahui bahwa Kevin yang mengendarai mobil tersebut.


" Zee , ngapain si kamu ajak temen kamu yang reseh ini. " protes Kevin .


" gak papa kan mas Evan , aku ajak fanya ? " tanya Zee.


" terserah. " jawab Evan singkat .


" tuh suaminya aja gak protes kok kamu malah yang protes. " fanya tidak terima .


" dasar emang cerewet. " umpat Kevin pelan .


" ihh kamu pikir aku gak denger ." protes fanya.


" udah udah , jangan berantem ya. " Zee menengahi . lalu mereka semua pun diam dan melanjutkan perjalanan .

__ADS_1


*********


di perjalanan


karna melewati jalanan yang rusak , tiba tiba Kevin menghentikan mobilnya .


" kenapa Vin? " tanya Evan.


" kayaknya bannya bocor deh Van. " jawab Kevin lalu turun dari mobil .


semua pun ikut turun dari mobil .


" tuh kan bocor beneran . " kata kevin.


" mana ini di sawah lagi " keluh Evan.


" mas , gimana kalo kita Charter mobil lewat aja , ini mobilnya biar disini dulu , nanti kalo udah sampe desa, kita pinjem motor untuk suruh bengkel atasi mobil ini." saran Zee .


" emang rumah kamu masih jauh ya." tanya Evan .


" ya lumayan sih mas , mungkin kalo jalan kaki cuma setengah jam." jawab Zee .


" yaudah deh , kalo gitu kita ikut kamu aja." Evan pasrah .


lalu Zee mencegat mobil pick up untuk ikut menuju kampungnya.


" pak stop , pak apa boleh kita numpang sampe ke kampung ? " tanya Zee pada supir itu.


" oh boleh mbak silahkan ." kata supir itu lalu Zee pun menuju bak belakang .


" ayo mas , kita naik mobil ini. " ajak Zee . fanya dan Kevin pun menaiki mobil itu .


" hah naik mobil kayak gini , kamu serius Zee?" protes Evan .


" udah mas , ayo daripada kamu sendirian di sini. " ajak Zee .


Evan pun terpaksa menaiki mobil itu . sepanjang perjalanan Evan terus menerus mengoceh .


" mas kamu ternyata lebih cerewet daripada fanya ya. " ledek Zee tersenyum mengejek.


" apa kamu bilang? kamu berani ya bilang aku cerewet. " protes Evan .


" mas , kamu pegangan dong , nanti kamu malah jatuh lho. " pinta Zee.


" udah deh kamu diem aja , lagian cuma kaya gini aku gak mungkin jatuh . " kata Evan dengan angkuh .


tiba tiba mobil itu mengerem dadakan sehingga Evan hampir terjatuh ke arah Zee . hingga jarak mereka terlalu dekat.


" ehem. " fanya berdehem keras .


" makannya Van dibilangin pegangan ya pegangan ." ledek Kevin .


" maaf ya mas mbak , tadi tiba tiba ada bebek lewat , semua aman kan?" tanya supir dari jendela.


" aman pak , kita gak papa." jawab Zee yang salah tingkah .


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕

__ADS_1


__ADS_2