Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
Apa?


__ADS_3

Hari terus berjalan dengan baik, hubungan antara Zee dan Evan mulai mencair mereka telah menemukan kehangatan dalam rumah tangga mereka, semenjak pernyataan cinta Evan kepada Zee bahkan Evan menjadi lebih manja.


Siang itu Zee hendak pergi ke kantor Evan, karena Evan mengajaknya makan siang bersama.


"Loh Zee, mau kemana?" Tanya Fanya.


"Aku mau makan siang sama Mas Evan, dia udah diperjalanan jemput aku." Jawab Zee sambil mengemasi mejanya.


"Wah kalian mesra mesraan aja terus, dasar emang masak lupa sama sahabatnya." Ledek Fanya.


"Yaampun, kamu ngerasa dilupakan ya. Maaf ya." Zee berbalik meledek.


"Oh iya Zee, jangan lupa lusa peresmian EO ZeFa ya." Ucap Fanya.


"Mana mungkin aku lupa event sebesar itu nya. Yaudah aku pergi dulu ya. Kamu mau nitip sesuatu?" Tanya Zee.


"Gak usah deh, ntar aku suruh OB bawain nasi Padang aja." Jawab Fanya.


" Oke, Bye Nya. Assalamualaikum" pamit Zee.


"Waalaikumsalam, hati hati ya." Ucap Fanya.


Kemudian Fanya melanjutkan pekerjaannya, sedangkan Zee menyusul Evan yang telah menunggu di parkiran, disana Zee bertemu dengan Kevin dan juga Caca.


"Halo Tante cantik." Sapa Caca.


"Caca, yaampun udah lama banget Tante gak ketemu sama kamu." Sapa Zee


"Om, ayo Om, Caca mau ketemu sama kak Fanya." Ucap Caca menarik tangan Kevin.


"Oh mau ketemu sama Fanya ya." Ucap Zee.


"Iya nih katanya kangen sama Fanya, Fanya ada kan? "Tanya Kevin.


"Ada kok diruangannya. Dia pasti seneng banget kalian kunjungi" ucap Zee.


"Ayo Om, ketemu kak Fanya." Ucap Caca.

__ADS_1


"Yaudah Van, Zee aku masuk dulu ya." Pamit Kevin.


"Oke, kita juga mau pergi makan siang." Jawab Evan.


"Yaudah yuk Mas."Ajak Zee.


"Mau makan apa?" Tanya Evan.


"Terserah Mas Evan aja deh" jawab Zee.


"Kalo aku mau makan kamu gimana?" Tanya Evan menggoda.


"Aku kan bukan makanan mas." Protes Zee.


"Yaudah kalo gitu, kamu lagi pengen makan apa?" tanya Evan.


"Emm kita makan steak aja yuk Mas." ajak Zee.


"Siap Tuan Putri." Jawab Evan.


Di ruangan Fanya.


"Siapa yang Dateng ya, perasaan aku belum pesen makanan deh, masak Zee balik lagi si." Duga Fanya.


"Masuk." Pinta Fanya.


Caca mendorong pintu dengan Keras, kemudian berlari menghampiri Fanya.


"Kakak cantikkkkkk" teriak Caca.


"Caca, yaampun kakak kangen banget sama kamu." Fanya memeluk Caca.


"Hay," sapa Kevin.


"Hay juga, eh duduk sini dulu. biar aku pesenin minum, oh ya kalian udah makan?" tanya Fanya.


"Belum kak, Caca belum makan." jawab Caca.

__ADS_1


"Yaudah kakak pesenin makanan ya." Fanya Kemudian meninggalkan Kevin dan Caca diruangannya.


Di sebuah Apartemen.


Tina terbaring lemah di kamarnya, sejak kemarin ia selalu mual, dan merasa tidak enak badan. kemudian asisten rumah tangganya masuk dan membawakan makan siang untuk Tina.


"Non, ini makan siang dulu biar enakan." ucap sang ART.


"Nggak deh bi, males. aku pengen banget makan rujak bi." ucap Tina.


"Wah non, kayak orang hamil aja non." Celetuk bi Ira ART baru Tina itu.


"Hamil bi? Bibi beliin aku test pack ya Bi, aku harus check." pinta Tina.


"Tapi kan Non, non belum bersuami." jawab Bu Ira.


"Udah deh Bi, Jangan banyak omong buruan ini perintah." bentak Tina.


Setelah Bi IRA membeli test pack iapun memberikan kepada Tina.


Dengan antusias Tina segera melakukan test dengan alat itu.


Setelah menunggu lama akhirnya hasilnya mulai muncul.


kira kira apakah Tina hamil, lalu siapa ayah dari anak tersebut?...


bersambung.......


***********************************************


~ terimakasih banyak atas dukungan kalian 💕💕💕 yang telah bersedia membaca . memberikan like dan komen dan juga vote . ~


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .

__ADS_1


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕


__ADS_2