Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
the first night


__ADS_3

__________


di gedung


pesta pernikahan telah usai ruangan telah terlihat sepi , keluarga pun sudah berkumpul .


" selamat ya nak Zee ,sekarang sudah menjadi anggota keluarga Rusdianto . " sambut pak Rudianto yang sekarang menjadi ayah mertuanya .


" iya , terimakasih om ." jawab Zee .


" lho kok panggil om , panggil pa aja ya nak ." pinta pak rusdi .


" iya om , eh pa maksud saya. " kata Zee .


" yaudah kalian istirahat ke kamar gih. " perintah ibu Rossa , ibu dari Evan , ibu mertua Zee .


" iya mah , kalo gitu Zee ke kamar dulu ma." izin Zee .


" lohhhh nak bentar , Evan kamu kok diem aja. " protes Bu Rossa.


" ya terus aku harus gimana ma ? " tanya Evan .


" Evan , dari kakek kamu dulu tu ketika jadi pengantin baru itu pengantin prianya harus gendong pengantin wanita naik tangga , papa kamu dulu juga gitu ." terang nenek uti .


" ya ampun nek itu kan dulu , lagian Evan capek nek ." protes Evan .


" iya nek gak papa aku bisa jalan sendiri kok nek. " tolak Zee .


" gak ada pokoknya Evan harus gendong sampe kekamar ." protes Oma ita .


lalu Evan dan Zee pun saling menatap .


" gak apa apa Oma aku biar jalan aja , kasian mas Evan kalo harus gendong sampe atas ." tolak Zee


lalu tiba tiba Evan mengendong Zee ala bridal style . dan membawa Zee menuju kamar .


" mas , gak papa aku turun aja ." kata Zee .


" udah deh kamu diem aja , kamu mau aku di ceramahi terus , kalo kamu makin banyak gerak kamu tu makin berat tau nggak ." protes Evan .


sesampainya di kamar , Evan meletakkan Zee diatas ranjang . lalu pergi menuju pintu.


" mas mau kemana ? " tanya Zee yang melihat Evan membuka pintu


" bukan urusanmu" kata Evan ketus. lalu menutup pintu .


" ya Allah , mas Evan ketus banget sama aku , " keluh Zee.


" lebih baik sekarang aku mandi dulu , rasanya make up aku Rebel banget " kata Zee lalu bergegas membersihkan diri .


**********


digarasi


Evan menuju mobilnya, ketika hendak masuk mobil ia bertemu dengan Kevin yang baru datang dari mengantar fanya .


" loh bos mau kemana ? inikan hari pernikahan kamu." tanya Kevin .


" bukan urusan kamu , aku masih gak bisa Nerima ini semua jadi kamu gak usah ikut campur " caci Evan lalu memasuki mobilnya dan mengendarai menuju bar .


Kevin yang melihat itupun mengikuti mobil Evan.


**********

__ADS_1


di kamar


Zee keluar dari kamar mandi setelah membersihkan tubuhnya . lalu ia membuka lemari pakaian untuk mencari mukena dan sajadah .


" ya Allah semoga ada mukena disini." harap Zee .


lalu dia menemukan apa yang ia cari .


" Alhamdulillah , aku kira di gedung ini gak ada mukena ."


lalu Zee pun melaksanakan sholat.


" ya Allah , jadikanlah pernikahan ini sakinah mawadah warahmah , hamba tau ini pasti jalan terbaik , kuatkan lah hati hamba , menghadapi semua ini ya Allah . aamiin " pinta Zee dalam doanya . tiba-tiba hp Zee berbunyi . lalu Zee mengangkatnya.


***********


di bar


Kevin yang sedari tadi mengawasi Evan yang terus meminum minuman keras dari kejauhan pun akhirnya menghampiri Evan yang sudah mabuk dan hendak digoda oleh wanita nakal .


" kak , yuk temenin kita karaoke. " ajak wanita itu


" maaf , dia teman saya ." kevin menolak .


" ngapain kamu disini Vin." bentak Evan.


" Van sadar , kamu itu baru aja menikah , jangan seperti ini." saran Kevin yang lalu memapah Evan .


" kamu mau bawa aku kemana ? , aku gak mau balik kesana. " protes Evan .


" maaf Van , tapi aku harus bawa kamu balik." lalu Kevin membawa Evan kemobilnya dan kembali ke gedung pernikahan.


***********


Zee: hallo , nya ada apa kamu telvon aku?


fanya : Zee ini baju kamu nggak kamu gimana ?


Zee: oh iya besok biar aku ambil kesana ya.


fanya : sebenernya aku telvon kamu itu karna aku kesepian tau nggak.


Zee : ya ampun fanya kamu takut ya.


fanya : enak aja aku pemberani tau.


saat Zee sedang mengobrol dengan fanya tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.


Zee : eh nya udah dulu ya ada yang Dateng tuh


fanya : iya deh , sukses buat Dede bayinya ya.


Zee: ih ngaco kamu ya.


lalu Zee pun mematikan panggilannya dan membuka pintu .


" astaghfirullah , Kevin ini mas Evan kenapa? " tanya Zee yang terkejut melihat suaminya dipapah oleh Kevin .


" Evan tadi mabuk di bar ." jelas Kevin .


" yaudah Vin tolong kamu bawa kedalam ya ." pinta Zee lalu menutup pintu .


" makasih ya Vin , kamu udah bawa dia pulang. " ucap Zee pada Kevin .

__ADS_1


" iya sama-sama , kalo gitu saya balik dulu ." izin Kevin .


" oh iya , biar mas Evan aku yang urus. " kata Zee


lalu Kevin meninggalkan Zee dan Evan.


Zee pun mengambil handuk kecil untuk mengompres suaminya .saat Zee mengompres Evan , Evan memegang tangan Zee dan mengigau.


" tinnn , kenapa kamu tinggalin aku tin , aku mohon tetap disini. " kata Evan masih belum sadar . Zee yang mendengar itu pun berkata dalam hati.


" ya Allah , sepertinya mas Evan sayang banget sama wanita itu, bagaimana jika nanti wanita itu datang kembali ? , apa pernikahan ini akan berakhir , ya Allah aku ingin menikah hanya sekali dalam hidup. " batin Zee lalu meneteskan air mata .


__________


pagi telah tiba , Evan terbangun dari tidurnya , dan melihat Zee sedang berkemas , karena hari ini mereka akan kembali ke rumah Rusdianto .


"kamu , kenapa aku ada disini ?" protes Evan .


" iya mas , semalam kamu pergi ke bar dan mabuk , untung Kevin bawa kamu pulang. " terang Zee.


" dasar Kevin " umpat Evan , lalu Evan bergegas pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan diri , Zee pun bergegas membersihkan ranjangnya . kemudian duduk di sofa sambil memainkan hpnya . kemudian dia menelfon sahabatnya fanya .


Zee : hallo nya , ( tidak ada jawaban dari sebrang ) aduh nya kamu pasti masih tidur ya .


fanyyaaaaa.


fanya : eh iya Zee , apasi aku udah bangun kok.


Zee : hari ini kamu berangkat jam berapa.


fanya : agak siangan kayaknya .


Zee : yaudah nanti setelah pindahan aku langsung ambil baju aku di kosan ya.


fanya : iya , udah dulu ya , aku mau tidur.


lalu fanya mematikan telvonnya .


Evan selesai mandi dan keluar dari kamar mandi , lalu bergegas mengganti pakaian .


" mas , aku mau izin nanti aku mau ke kosan untuk ambil baju ya. " izin Zee .


" kamu mau kemana aja terserah kamu , gak usah izin sama aku. " jawab Evan cuek


dan hendak pergi keluar dari kamar , tapi Zee mencegahnya , ia menarik tangan Evan .


" mas , aku tau , pernikahan kita ini terpaksa , tapi semua ini udah terjadi mas , tolong terima aku sebagai istri kamu , " pinta Zee.


lalu Evan melepas genggaman Zee .


" biarin aku sendiri dulu , dan jangan mentang mentang Sekarang kita suami istri , kamu bisa atur aku. " kata Evan lalu keluar dari kamarnya .


" mas , apa aku sanggup bertahan , kalo kita terus seperti ini , bahkan kamu gak kasih kesempatan buat aku masuk di hidup kamu . " batin Zee .


---------------------------------------------


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕

__ADS_1


__ADS_2