Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
Maaf


__ADS_3

di rumah sakit


Evan duduk dengan setia menemani Zee, Tangan Zee mulai bergerak, Kemudian ia mulai membuka matanya. dilihatnya Evan tengah tersenyum melihatnya.


"Dimana aku? kenapa ada kamu disini." protes Zee memalingkan wajahnya.


"Kamu dirumah sakit, tadi kamu pingsan di rumah Kevin. jadi aku bawa kamu kerumah sakit." jawab Evan.


"Buat apa Mas, bukannya kamu udah gak peduli sama aku. kamu bahkan usir aku." Ucap Zee masih memalingkan wajahnya menahan air matanya yang sudah menumpuk di matanya.


"Aku tau aku salah, aku udah nuduh kamu dan gak percaya sama kamu. aku minta maaf." sesal Evan menggenggam tangan Zee.


"Rasa sakit atas penghinaan kamu, terlalu sulit untuk aku maafin. Untuk apa kita bertahan kalau Dimata kamu aku ini hina mas, kamu gak percaya sama aku." Zee mulai menangis.


"Aku tau aku salah, aku tarik semua kata kata aku." ucap Evan.


"Kamu tarik kata kata kamu? kamu fikir dengan kamu ngomong gitu semua selesai Mas, Apa kamu mikirin gimana perasaan aku waktu kamu hina aku Mas, kamu sama sekali gak fikirin itu" Zee mulai menatap Evan dengan penuh amarah.


"Aku emang salah, aku minta maaf tolong kamu jangan nangis." ucap Evan.


"Kenapa Mas, bukannya kamu yang selalu membuat aku menangis, tolong Mas Cukup, Emang dari awal ini semua adalah kesalahan pernikahan kita adalah kesalahan." Zee menangis sesenggukan.


Evan Kemudian memeluk paksa dan berusaha menenangkan Zee.


"Kalo memang kamu mau kembali sama Tina, tolong Mas kembalikan aku sama orang tuaku, aku menyerah Mas, aku udah capek aku lelah sama semua ini." Zee menangis dan memukul mukul Evan yang berusaha memeluknya.


"Pukul aku sampe kamu puas Zee, kalo itu bisa menenangkan kamu. Tapi aku gak akan menceraikan kamu. aku mohon maafin aku." Evan memeluk Zee yang mulai Lelah dan terdiam menangis di pelukan Evan.


Hingga Zee kembali terlelap karena kelelahan menangis mengeluarkan apa yang selama ini mengganjal di dalam hatinya.


di rumah kevin


Kevin, Fanya dan Caca tengah bermain bersama.


Kemudian Bu Iis datang membawa minuman untuk mereka.


"Ye.... Ayo dong Om Kevin masak main gini aja kalah." ledek Caca pada Kevin yang tidak bisa bermain ular tangga.


"Ini minumnya diminum dulu nak Fanya." Tawar Bu Iis.


"Iya Bu, Makasih." Fanya mengambil gelas berisi minuman kemudian Bu Iis tersenyum memperhatikan cincin yang masih melekat di jari manis Fanya.


"Cincinnya belum bisa dilepas ya Nak?" tanya Bu Iis.


"Iya Bu, Maaf ya Bu, pasti Fanya usahain ko." Jawab Fanya merasa bersalah.


"Gak papa sayang, mungkin memang cincin itu memilih kamu sebagai pemilik selanjutnya." jawab Bu Iis.

__ADS_1


Kevin yang tengah meminum minumannya pun tersedak mendengar hal itu.


"Ibu ngomong apa si, jangan sampe Kevin berjodoh sama orang kaya dia." tolak Kevin.


"Ihhhh kamu fikir aku mau sama kamu" protes Fanya.


"Udah jangan bertengkar nanti malah jadi suka lho." Ledek Bu Iis.


"Udahlah Bu, gak usah bahas ini lagi ya." pinta Kevin.


Tiba tiba Caca memegangi tulang belakangnya sambil menangis.


"Aduhhhh sakitttt" teriaknya meringis kesakitan.


"Caca kamu kenapa Nak?" tanya Bu Iis.


"Nenek... punggung Caca sakit." Caca menangis dengan keras.


"Caca kenapa sayang?" Fanya juga menghawatirkan Caca.


"Ayo kita bawa Caca ke rumah sakit aja." Kevin menggendong Caca dan membawanya menuju rumah sakit.


Di perjalanan


Zee telah diperbolehkan pulang oleh dokter, Evan membujuk Zee agar mau pulang dengannya. Karena Evan menjadikan Nenek sebagai alasan akhirnya Zee mau pulang bersama Evan.


Evan beberapa kali menoleh kearah istrinya merasa canggung. Hingga akhirnya ia memulai pembicaraan.


"Kita langsung pulang atau kita mampir makan dulu?" tanya Evan.


"Terserah kamu." jawab Zee.


"Oke kalau gitu kita makan dulu ya." ajak Evan.


"Kamu aja, aku gak laper." jawab Zee tanpa menoleh.


"Yaudah kalo kamu gak laper, kita langsung pulang aja. biar kamu bisa istirahat." ucap Evan yang melihat istrinya itu tidak merespon sama sekali.


Hingga mereka tiba di rumah, Zee segera membuka pintu mobil dan keluar meninggalkan Evan.


"Zee, tunggu biar aku tuntun ya, kamu kan masih lemah." tawar Evan.


"Nggak usah Mas, aku bisa sendiri." Tolak Zee meninggalkan Evan.


"Zee udah dong jangan cuekin aku kayak gini, oke aku tahu aku salah aku minta maaf." Evan menarik tangan Zee dan menatap mata istrinya itu.


"Udahlah mas, lepasin. aku lelah aku pengen istirahat." Ucap Zee melepaskan genggaman tangan Evan.

__ADS_1


"Zee tolong dong, maafin aku jangan kayak gini kita selesaikan ini baik baik." pinta Evan.


"Kamu bisa bicara seperti ini, tapi kenapa kemarin kamu gak bisa mas? sekarang aku tanya apa hinaan tuduhan dan cacian yang udah kamu lontarkan ke aku bisa kamu tarik kembali? gak bisa kan?" ucap Zee.


"Aku tau aku salah aku minta maaf, tolong maafin aku." Pinta Evan.


Zee tidak mempedulikan permintaan Maaf dari Evan. Ia mempercepat langkahnya memasuki kamar Kemudian menguncinya dari dalam.


Evan bergegas mengejarnya dan berusaha membuka pintu tetapi tidak bisa. Evan berusaha mengetuk pintu tersebut.


"Zee tolong bukain pintunya Zee." Pinta Evan.


"Maafin aku Mas, tapi aku gak mau kamu melihat aku menangis. Rasa sakit di hati ini udah bener bener bikin aku sulit untuk maafin kamu." batin Zee yang menangis di balik pintu.


"Zee jawab dong, bukain pintunya." Pinta Evan.


"Aku lagi pengen sendiri Mas, Tolong." Jawab Zee dari balik pintu.


"Oke kalau kamu pengen sendiri dulu, aku akan tetap di depan pintu ini sampe kamu mau buka pintu ini dan maafin aku." Jawab Evan dari luar.


Zee Kemudian mengusap air matanya dan membuka pintu tersebut.


"Alhamdulillah akhirnya kamu buka juga pintunya , itu berarti kamu udah maafin aku?" tanya Evan.


"Aku udah maafin kamu. Aku harap kejadian seperti itu gak akan terulang lagi. Sekarang kamu udah puas kan?" ucap Zee kemudian berjalan menuju ranjangnya dan menarik selimut menutupi wajahnya.


"Aku tau kamu menangis Zee, aku bener bener laki laki bodoh, yang terus menyakiti kamu, aku janji aku akan bahagiain kamu." Ucap Evan dalam hati.


bersambung........


promosi guys


guys yuk mampir juga ke karya baru author.


bercerita tentang hamil diluar nikah, menghilang kemudian kembali dengan membawa dua anak kembar yang genius.


judul : Anak Genius: milikku milikmu


***********************************************


~ terimakasih banyak atas dukungan kalian 💕💕💕 yang telah bersedia membaca . memberikan like dan komen dan juga vote . ~


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .

__ADS_1


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕


__ADS_2