
Evan menjaga Zee karena Fanya pingsan dan masih belum sadarkan diri.
Evan tertidur pulas dengan tangannya yang menggenggam tangan Zee. ia kelelahan karena semalam menjaga Zee.
Zee mulai membuka matanya dilihatnya suaminya tengah menunggunya dan terus menggenggam tangannya.
Zee tersenyum kemudian mengelus rambut suaminya dengan halus.
"Kasian kamu mas, jadi tidur di kursi. pasti kamu gak nyaman." ucap Zee.
Evan yang merasakan sentuhan di rambutnya pun terbangun.
"Zee, kamu udah sadar?" ucapnya tak percaya.
"iya mas, aku udah baikan kok." ucap Zee.
"Ada yang sakit gak? "Tanya Evan khawatir.
"Nggak kok mas, Alhamdulillah." jawab Zee.
"Lain kali kamu jangan gitu lagi, kamu harus mikirin keselamatan kamu sendiri." Pinta Evan.
"Iya mas maaf, aku cuma gak mau mas Evan celaka." ucap Zee.
"yaudah sekarang kamu fokus sama kesembuhan kamu aja ya. biar aku kasih tau Kevin kalo kamu udah sadar." ucap Evan kemudian menelepon Kevin.
Di ruangan Fanya.
Kevin sedang menjaga Fanya yang pingsan sambil terus mengumpat.
"dasar cewek bawel , ternyata kamu bisa tenang juga ya, tapi kalau tidur sama pingsan doang." umpat Kevin.
"Zeeee..." teriak Fanya yang tersadar dari pingsannya.
"Alhamdulillah akhirnya sadar juga." ucap Kevin.
"Vin, Zee gimana Vin? dia udah sadar atau belum?" tanyanya.
"udah kamu tenang dulu kamu itu baru sadar jadi mending istirahat dulu." protes Kevin.
"Tapi aku pengen lihat keadaan Zee." pinta Fanya. tiba tiba hp Kevin berbunyi.
"Nih pas banget Evan telvon." ucap Kevin kemudian mengangkat telponnya.
"Halo Van?" ucap Kevin.
__ADS_1
"Halo Vin, gimana Fanya?" tanya Evan.
"Ini baru aja sadar, Zee gimana?" tanya Kevin.
"Zee udah sadar kok." jawab Evan.
"Ohhh Zee udah sadar." Kevin mengeraskan suaranya.
"Alhamdulillah Zee udah sadar, aku mau ketemu sekarang." ucap Fanya. bergegas berdiri.
"Loh kamu mau kemana?" tanya Kevin mematikan teleponnya.
"Aku mau susul Zee." jawab Fanya melangkah dengan sempoyongan.
Fanya terjatuh kemudian langsung ditangkap oleh Kevin.
"Tuh aku bilang juga apa, kamu itu masih belum baik." ucap Kevin Kemudian menggendong Fanya ala bridal style.
" Ihhh kamu kok malah angkat aku si? turunin." pinta Fanya.
"Udah kamu diem aja, nanti kalo kamu pingsan lagi aku yang repot tau nggak nungguin kamu." protes Kevin kemudian membawa Fanya menuju kamar Zee. semua mata tertuju pada mereka Fanya menyembunyikan wajahnya di dada Kevin.
"Viinnn udah dong turunin aku, malu tau nggak dilihatin banyak orang. aku janji aku jalan pelan pelan." bisik Fanya.
"Udah deh kamu diem aja." tolak Kevin.
Kevin tiba tiba mematikan teleponnya.
"Kenapa Mas?" tanya Zee.
"Gak tau tiba tiba dimatiin." ucap Evan.
"jangan jangan Fanya kenapa napa Mas." ucap Zee khawatir.
tiba tiba pintu terbuka Kevin Tengah menggendong zee.
Evan dan Zee menatap kedatangan Kevin.
"Viinnn turunin ini udah sampai." ucap Fanya berbisik.
Kevin kemudian menurunkan Fanya.
"Zeeeeee " Fanya menangis memeluk tubuh Zee.
"Fanya, cie yang habis gendong gendongan. Kamu beruntung banget bisa diperhatiin sampe kayak gitu." ledek Zee.
__ADS_1
"Kamu apaan si, ada yang sakit gak Zee." tanya Fanya.
"aku gak papa kok, kamu jangan nangis dong." Zee menenangkan Fanya.
"Aku tu takut banget tau nggak kamu pergi. aku mimpi buruk kamu ninggalin aku." ucap Fanya
"Yaampun Fanya itu kan cuma mimpi, yang penting sekarang aku udah gak apa apa kan." Zee menenangkan.
"Iya, awas aja kalo kamu berani ninggalin aku. pokoknya kamu gak boleh gitu lagi." protes Fanya.
"Iya nggak gitu lagi. " jawab Zee tersenyum.
"Berisik banget Nya, ini tu dirumah sakit." protes kevin.
"Biarin dong, terserah aku." ucap Fanya.
tiba tiba telepon Evan berbunyi. dari nama yang tak pernah ia hubungi lagi, Tina.
"Aku angkat telvon bentar ya." pamit Evan kemudian keluar dari ruangan.
"Halo Van, aku udah kembali.aku mau kita ketemu ya." ucap Tina dari seberang.
"Aku gak tau aku bisa atau nggak." jawab Evan.
"Aku tau kamu masih marah, aku tunggu di cafe biasa ya." ucap Tina lalu mematikan teleponnya.
"aku harus tetep ketemu sama dia dan jujur kalo aku udah menikah, dan memutuskan hubungan dengan dia." ucap Evan kemudian masuk ke dalam ruangan.
promosi guys
guys yuk mampir juga ke karya baru author.
bercerita tentang hamil diluar nikah, menghilang kemudian kembali dengan membawa dua anak kembar yang genius.
judul : Anak Genius: milikku milikmu
***********************************************
~ terimakasih banyak atas dukungan kalian 💕💕💕 yang telah bersedia membaca . memberikan like dan komen dan juga vote . ~
terimakasih untuk yang telah membaca 😊.
sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.
jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .
__ADS_1
jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕