
___________
di kamar tidur .
Zee sedang mempersiapkan barang yang akan dibawanya untuk bulan madu . Sedangkan Evan menikmati kopi sambil membaca koran di Sofanya .
Kemudian Nenek Uti dan Oma Ita masuk membawa sebuah gelas berisi jamu .
" Nak Zee , ini nenek bawain kamu minuman. " kata nenek uti .
" wah makasih ya nek . " kata Zee . lalu nenek uti memberikan gelas itu pada Zee . Zee pun mencium aroma rempah .
" nek , ini minuman apa ya? kok baunya menyengat banget ?" tanya Zee .
" itu jamu Zee , supaya kalian bisa cepet punya anak . itu baik lho buat rahim . mempercepat kehamilan . nenek dulu juga minum itu . " terang nenek uti .
" iya , Oma juga dulu minum jamu ." kata Oma ita .
" oh gitu ya . " kata Zee kemudian mencium aroma jamu itu lagi . Evan yang melihat itupun membantu Zee untuk mencari alasan agar Zee tidak perlu meminum jamu tersebut .
" nenek sama Oma itu apa-apaan si . hamil itu kan rezeki dari Allah . minum ataupun nggak . kalo udah waktunya dikasih ya dikasih . tapi kalo belum waktunya ya sabar aja . " kata Evan .
" tapi ini kan ini bagian dari ikhtiar Van . " ucap nenek uti.
" tapi kasian dong nek . kalo Zee harus minum jamu itu . " protes Evan .
" udah gak papa mas , biar aku minum . " kata Zee yang tak mau mengecewakan nenek dan Oma . kemudian Zee meminum jamu tersebut .
Wajah Zee terlihat lucu ketika meminum jamu tersebut. Evan yang melihat itupun tertawa .
" Udah dibilang gak usah diminum kamu masih aja minum . " ledek Evan .
" Udah habis Nek . " kata Zee kemudian memberikan gelas kepada Nenek Uti.
" Pinter , yaudah yuk Ta . kita kekamar . " ajak Nenek Uti kepada Oma Ita . kemudian mereka keluar dari kamar Evan dan Zee .
Setelah melihat Nenek dan Oma keluar . Zee bergegas berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan jamu yang baru diminumnya.
"Zee kamu gak papa ? " tanya Evan .
" gak papa Mas, jamunya bener bener pahit." jawab Zee dari dalam .
" makannya , kalo dibilangin gak usah minum ya gak usah diminum. " ledek Evan .
kemudian Zee keluar dari kamar mandi .
" ya kan kasian Nenek sama Oma , Mas. " jawab Zee . kemudian melanjutkan memasukkan baju kedalam koper .
" biar aku bantu . " kata Evan kemudian membantu Zee .
" makasih ya Mas . " ucap Zee tersenyum .
**************
di kantor zefa wo.
"tok tok tok ." suara pintu diketuk . Fanya yang sedang memainkan laptop pun menjawab .
"Masuk aja. " pinta Fanya . kemudian Lisa masuk dengan membawa undangan di tangannya .
" Ada apa Lis? " tanya Fanya .
__ADS_1
" begini Bu Fanya . ini ada undangan dari salah satu perusahaan besar . "ungkap Lisa memberikan undangan kepada Fanya.
" Aduh sayang banget , Zee gak bisa ikut . " sesal Fanya setelah membaca undangan tersebut .
" yasudah Lis , kamu boleh balik . " kata Fanya .
kemudian Lisa pun keluar dari ruangan Fanya.
" ini kesempatan bagus buat zefa wo , aku harus Dateng . walaupun cuma sendiri . " batin Fanya .
" pokoknya aku gak boleh sia siain kesempatan ini. lebih baik sekarang aku siap siap aja . " kata Fanya lalu membereskan pekerjaannya .
*********
di perjalanan .
Zee dan Evan sedang berada dalam perjalanan menuju pantai untuk berbulan madu . tetapi tiba tiba Zee meminta Evan untuk berhenti .
" Mas , berhenti dulu . " pinta Zee .
" kamu mau ngapain lagi si ? " tanya Evan .
" mas , aku laper . kita beli makan dulu ya . " pinta Zee .
" yaudah , kalo kamu mau makan . kita cari restoran dulu . " jawab Evan .
" Mas gak usah . kamu gak lihat itu disana ada warung makan Lamongan . kita beli disana aja ya Mas . " pinta Zee .
" Apa ?? kamu bercanda ya Zee . masak kamu suruh seorang Evan Rusdianto . makan di warung makan pinggir jalan gini si . " protes Evan .
" udahlah mas , kamu itu harus biasa hidup sederhana mas . jadi kita beli disana aja ya mas . " pinta Zee . tetapi Evan tidak menjawab .
Zee pun akhirnya menarik tangan Evan dan mengajak Evan makan di warung tersebut .
********
malam telah tiba , fanya baru saja tiba di gedung acara ulang tahun perusahaan terkenal . ia pun memasuki gedung tersebut .
" Aduh , ini gimana ya . gak ada yang aku kenal lagi . " kata Fanya yang celingak celinguk mencari orang yang mungkin ia kenal .
tiba tiba Kevin memanggilnya dari belakang .
" loh , Fanya kamu ngapain disini ? " tanya Kevin .
" Aku datengin undangan dong . " jawab Fanya .
" ohh ternyata kamu diundang juga ya. " kata Kevin . kemudian hendak meninggalkan Fanya . tetapi Fanya menahan tangan Kevin .
" Wah , apani pegang pegang . " protes Kevin .
" ihhhh , Vin temenin aku dong . aku gak punya temen tau nggak . please . " pinta Fanya .
" Ogah . " jawab Kevin lalu menjulurkan lidahnya .
" Yaudah kalo sampe aku dijahatin sama orang . berarti kamu yang salah . " protes Fanya
" loh kok kamu malah salahin aku si . " protes Kevin .
" Bodo amat , pokoknya kamu yang salah . " Fanya meninggalkan Kevin . Kevin yang khawatir pun mengikuti Fanya .
" Loh kamu mau kemana lagi si ? kok malah pergi . " protes Kevin .
__ADS_1
" katanya kamu gak mau nemenin aku yaudah sana pergi aja . aku bisa sendirian kok . " ungkap Fanya menuju balkon atas .
" Eh tunggu , kamu tu mau kemana si ? ini udah malem lho . kamu jangan sendirian di pesta kayak gini . " saran Kevin .
" ihh dibawah tu gak ada sinyal tau . aku mau cari sinyal di balkon atas . " jawab Fanya . kemudian mereka pun sampai diatas .
" Udahlah nya . kita pulang aja yuk . " ajak Kevin .
" Bentar dong Vin . ini tu aku lagi cari sinyal . " jawab Fanya.
"grekk ." suara pintu ditutup . Kevin dan fanya pun langsung menoleh ke arah pintu tersebut .
" Loh Vin . itu pintunya kok ditutup ?" tanya Fanya .
" kamu sih . diajak balik gak mau . " protes Kevin lalu mengecek pintu tersebut .
" gimana Vin ? buka dong . " pinta Fanya.
" gawat nya . kita kekunci . " kata Kevin .
" Vin , kamu jangan bercanda deh . terus aku ini tidur dimana ? " Fanya tidak percaya . kemudian ia mencoba membuka pintu tetapi tidak bisa .
" tuh kan dibilangin gak percaya . " ledek Kevin .
" yah Vin terus gimana dong ? " tanya Fanya panik .
" gak ada pilihan lain selain nunggu pintu ini dibuka . jadi ya kita harus tidur diluar dan itu semua salah kamu . " protes Kevin .
" kok kamu jadi salahin aku si. yaudah iya aku salah . " jawab Fanya kemudian dia duduk di pojok dengan menyilangkan kedua tangannya karena kedinginan .
Kevin yang merasa kasian pun membuka jasnya dan memakaikannya pada Fanya .
" kamu pake aja . aku tau kok kamu kedinginan . " kata Kevin .
" Yaampun Vin , ternyata kamu baik juga ya. " batin Fanya sambil menatap Kevin .
" ngapain kamu lihatin aku kayak gitu? naksir ? " Kevin mengejek .
" ihhh geer , siapa yang lihatin kamu . " Fanya mengelak kemudian memalingkan wajahnya .
************
di mobil
Evan memarkirkan mobilnya karena ia telah tiba di resort tempat ia bulan madu.
" kita udah sampai Zee . " kata Evan tetapi Zee tidak menjawab . Evan pun melihat ke arah Zee. ternyata Zee sudah tertidur pulas.
" kasian , Zee pasti lelah . gak usah aku bangunin deh . " kata Evan kemudian keluar dari mobil dan mengangkat Zee .
" Gila , bahkan aku gendong aja dia gak bangun . " umpat Evan . kemudian Evan membawa Zee menuju resort dan menidurkannya di ranjang mereka . Evan kemudian berbaring di samping Zee . karena lelah Evan pun ikut tertidur .
*************************************************
~ terimakasih banyak atas dukungan kalian 💕💕💕 yang telah bersedia membaca . memberikan like dan komen dan juga vote . ~
terimakasih untuk yang telah membaca 😊.
sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.
jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .
__ADS_1
jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕