Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
jamu


__ADS_3

___________


di kamar tidur .


Zee sedang mempersiapkan barang yang akan dibawanya untuk bulan madu . Sedangkan Evan menikmati kopi sambil membaca koran di Sofanya .


Kemudian Nenek Uti dan Oma Ita masuk membawa sebuah gelas berisi jamu .


" Nak Zee , ini nenek bawain kamu minuman. " kata nenek uti .


" wah makasih ya nek . " kata Zee . lalu nenek uti memberikan gelas itu pada Zee . Zee pun mencium aroma rempah .


" nek , ini minuman apa ya? kok baunya menyengat banget ?" tanya Zee .


" itu jamu Zee , supaya kalian bisa cepet punya anak . itu baik lho buat rahim . mempercepat kehamilan . nenek dulu juga minum itu . " terang nenek uti .


" iya , Oma juga dulu minum jamu ." kata Oma ita .


" oh gitu ya . " kata Zee kemudian mencium aroma jamu itu lagi . Evan yang melihat itupun membantu Zee untuk mencari alasan agar Zee tidak perlu meminum jamu tersebut .


" nenek sama Oma itu apa-apaan si . hamil itu kan rezeki dari Allah . minum ataupun nggak . kalo udah waktunya dikasih ya dikasih . tapi kalo belum waktunya ya sabar aja . " kata Evan .


" tapi ini kan ini bagian dari ikhtiar Van . " ucap nenek uti.


" tapi kasian dong nek . kalo Zee harus minum jamu itu . " protes Evan .


" udah gak papa mas , biar aku minum . " kata Zee yang tak mau mengecewakan nenek dan Oma . kemudian Zee meminum jamu tersebut .


Wajah Zee terlihat lucu ketika meminum jamu tersebut. Evan yang melihat itupun tertawa .


" Udah dibilang gak usah diminum kamu masih aja minum . " ledek Evan .


" Udah habis Nek . " kata Zee kemudian memberikan gelas kepada Nenek Uti.


" Pinter , yaudah yuk Ta . kita kekamar . " ajak Nenek Uti kepada Oma Ita . kemudian mereka keluar dari kamar Evan dan Zee .


Setelah melihat Nenek dan Oma keluar . Zee bergegas berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan jamu yang baru diminumnya.


"Zee kamu gak papa ? " tanya Evan .


" gak papa Mas, jamunya bener bener pahit." jawab Zee dari dalam .


" makannya , kalo dibilangin gak usah minum ya gak usah diminum. " ledek Evan .


kemudian Zee keluar dari kamar mandi .


" ya kan kasian Nenek sama Oma , Mas. " jawab Zee . kemudian melanjutkan memasukkan baju kedalam koper .


" biar aku bantu . " kata Evan kemudian membantu Zee .


" makasih ya Mas . " ucap Zee tersenyum .


**************


di kantor zefa wo.


"tok tok tok ." suara pintu diketuk . Fanya yang sedang memainkan laptop pun menjawab .


"Masuk aja. " pinta Fanya . kemudian Lisa masuk dengan membawa undangan di tangannya .


" Ada apa Lis? " tanya Fanya .

__ADS_1


" begini Bu Fanya . ini ada undangan dari salah satu perusahaan besar . "ungkap Lisa memberikan undangan kepada Fanya.


" Aduh sayang banget , Zee gak bisa ikut . " sesal Fanya setelah membaca undangan tersebut .


" yasudah Lis , kamu boleh balik . " kata Fanya .


kemudian Lisa pun keluar dari ruangan Fanya.


" ini kesempatan bagus buat zefa wo , aku harus Dateng . walaupun cuma sendiri . " batin Fanya .


" pokoknya aku gak boleh sia siain kesempatan ini. lebih baik sekarang aku siap siap aja . " kata Fanya lalu membereskan pekerjaannya .


*********


di perjalanan .


Zee dan Evan sedang berada dalam perjalanan menuju pantai untuk berbulan madu . tetapi tiba tiba Zee meminta Evan untuk berhenti .


" Mas , berhenti dulu . " pinta Zee .


" kamu mau ngapain lagi si ? " tanya Evan .


" mas , aku laper . kita beli makan dulu ya . " pinta Zee .


" yaudah , kalo kamu mau makan . kita cari restoran dulu . " jawab Evan .


" Mas gak usah . kamu gak lihat itu disana ada warung makan Lamongan . kita beli disana aja ya Mas . " pinta Zee .


" Apa ?? kamu bercanda ya Zee . masak kamu suruh seorang Evan Rusdianto . makan di warung makan pinggir jalan gini si . " protes Evan .


" udahlah mas , kamu itu harus biasa hidup sederhana mas . jadi kita beli disana aja ya mas . " pinta Zee . tetapi Evan tidak menjawab .


Zee pun akhirnya menarik tangan Evan dan mengajak Evan makan di warung tersebut .


********


malam telah tiba , fanya baru saja tiba di gedung acara ulang tahun perusahaan terkenal . ia pun memasuki gedung tersebut .


" Aduh , ini gimana ya . gak ada yang aku kenal lagi . " kata Fanya yang celingak celinguk mencari orang yang mungkin ia kenal .


tiba tiba Kevin memanggilnya dari belakang .


" loh , Fanya kamu ngapain disini ? " tanya Kevin .


" Aku datengin undangan dong . " jawab Fanya .


" ohh ternyata kamu diundang juga ya. " kata Kevin . kemudian hendak meninggalkan Fanya . tetapi Fanya menahan tangan Kevin .


" Wah , apani pegang pegang . " protes Kevin .


" ihhhh , Vin temenin aku dong . aku gak punya temen tau nggak . please . " pinta Fanya .


" Ogah . " jawab Kevin lalu menjulurkan lidahnya .


" Yaudah kalo sampe aku dijahatin sama orang . berarti kamu yang salah . " protes Fanya


" loh kok kamu malah salahin aku si . " protes Kevin .


" Bodo amat , pokoknya kamu yang salah . " Fanya meninggalkan Kevin . Kevin yang khawatir pun mengikuti Fanya .


" Loh kamu mau kemana lagi si ? kok malah pergi . " protes Kevin .

__ADS_1


" katanya kamu gak mau nemenin aku yaudah sana pergi aja . aku bisa sendirian kok . " ungkap Fanya menuju balkon atas .


" Eh tunggu , kamu tu mau kemana si ? ini udah malem lho . kamu jangan sendirian di pesta kayak gini . " saran Kevin .


" ihh dibawah tu gak ada sinyal tau . aku mau cari sinyal di balkon atas . " jawab Fanya . kemudian mereka pun sampai diatas .


" Udahlah nya . kita pulang aja yuk . " ajak Kevin .


" Bentar dong Vin . ini tu aku lagi cari sinyal . " jawab Fanya.


"grekk ." suara pintu ditutup . Kevin dan fanya pun langsung menoleh ke arah pintu tersebut .


" Loh Vin . itu pintunya kok ditutup ?" tanya Fanya .


" kamu sih . diajak balik gak mau . " protes Kevin lalu mengecek pintu tersebut .


" gimana Vin ? buka dong . " pinta Fanya.


" gawat nya . kita kekunci . " kata Kevin .


" Vin , kamu jangan bercanda deh . terus aku ini tidur dimana ? " Fanya tidak percaya . kemudian ia mencoba membuka pintu tetapi tidak bisa .


" tuh kan dibilangin gak percaya . " ledek Kevin .


" yah Vin terus gimana dong ? " tanya Fanya panik .


" gak ada pilihan lain selain nunggu pintu ini dibuka . jadi ya kita harus tidur diluar dan itu semua salah kamu . " protes Kevin .


" kok kamu jadi salahin aku si. yaudah iya aku salah . " jawab Fanya kemudian dia duduk di pojok dengan menyilangkan kedua tangannya karena kedinginan .


Kevin yang merasa kasian pun membuka jasnya dan memakaikannya pada Fanya .


" kamu pake aja . aku tau kok kamu kedinginan . " kata Kevin .


" Yaampun Vin , ternyata kamu baik juga ya. " batin Fanya sambil menatap Kevin .


" ngapain kamu lihatin aku kayak gitu? naksir ? " Kevin mengejek .


" ihhh geer , siapa yang lihatin kamu . " Fanya mengelak kemudian memalingkan wajahnya .


************


di mobil


Evan memarkirkan mobilnya karena ia telah tiba di resort tempat ia bulan madu.


" kita udah sampai Zee . " kata Evan tetapi Zee tidak menjawab . Evan pun melihat ke arah Zee. ternyata Zee sudah tertidur pulas.


" kasian , Zee pasti lelah . gak usah aku bangunin deh . " kata Evan kemudian keluar dari mobil dan mengangkat Zee .


" Gila , bahkan aku gendong aja dia gak bangun . " umpat Evan . kemudian Evan membawa Zee menuju resort dan menidurkannya di ranjang mereka . Evan kemudian berbaring di samping Zee . karena lelah Evan pun ikut tertidur .


*************************************************


~ terimakasih banyak atas dukungan kalian 💕💕💕 yang telah bersedia membaca . memberikan like dan komen dan juga vote . ~


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .

__ADS_1


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕


__ADS_2