
________
pak Andi mengajak mereka semua untuk ke sungai setelah selesai membajak sawah . mereka ke sungai untuk membersihkan tubuh mereka yang penuh dengan lumpur.
" wah lihat deh , ikannya besar besar ." fanya terpesona dan berusaha menangkap ikan .
" sttt kamu jangan berisik dong nya , nanti ikannya kabur. " protes Zee . Zee dan fanya pun mengikuti ikan itu , mereka berusah menangkap ikan tetapi selalu gagal .
" ihhh ngeselin banget , kenapa gak bisa bisa si. " fanya kesal dan menyerah .
" udah udah gak usah kesel gitu. " ledek Zee .
" kalo kalian pengen ambil ikan mending sama pancing aja , bapak ada di gubug sawah ." tawar pak Andi .
" wahhh itu baru ide bagus ." fanya tersenyum licik . lalu mereka pun memancing ikan. akhirnya mereka berhasil mendapat satu ember ikan . dan membawanya pulang .
___________
di ruang makan .
waktu makan malam telah tiba . ikan hasil tangkapan mereka pun dinikmati bersama sama .
" mas sini biar aku ambilin. " tawar Zee . Evan pun memberikan piringnya kepada Zee .
" soswettt ." ledek fanya.
" oh iya kak , kapan kakak ajak Dio ke pasar malam?" tanya Dio .
" besok ya Dio , kita pergi sama sama." jawab Evan .
" yes , makasih ya kak Evan. " Dio senang .
" iya. " jawab Evan singkat .
tiba tiba hp Evan berbunyi . tapi Evan tak melihatnya . bahkan mengabaikannya.
" mas itu telponnya bunyi , diangkat dong mas , siapa tau penting." saran Zee .
lalu Evan pun melihat siapa yang menelepon .
ternyata yang menelepon Tina . setelah sekian lama tidak menghubungi . kini Tina tiba menelepon Evan .
" Bu , pa saya permisi angkat telepon dulu. " pamit Evan lalu keluar .
" siapa yang telvon mas Evan ya.kok mas Evan sampe keluar . " batin Zee penasaran , lalu berpikir untuk mengikuti Evan .
________
di luar rumah
Evan pun mengangkat telponnya . dia tidak sadar Zee sedang mengikutinya.
Tina : hallo sayang.
evan : ngapain kamu hubungi aku lagi setelah semua kesalahan yang udah kamu buat .
Tina : sayang , aku bener bener minta maaf , kamu tau kan kesempatan ini gak akan datang dua kali . kamu pernah janji sama aku , bakal ngedukung aku sampai bisa wujutin mimpi aku , aku mohon Van maafin aku .
__ADS_1
Evan : tapi kenapa tin , kamu malah pergi di hari pernikahan kita .
Tina : Van (dengan menangis ) kalo aja bisa diulang waktu , aku pasti akan bilang ke kamu untuk undur pernikahan kita , kamu penting buat aku Van , tapi kesempatan ini , kamu juga tau kan gimana aku berusaha keras buat dapet job ini . aku bener bener nyesel Van , tolong kamu maafin aku .
Evan : tin kamu nangis ?
Evan yang mendengar itu dan tidak tega pun akhirnya menenangkan Tina .
Evan : iya tin , aku maafin kamu .
Tina : makasih Van , aku janji aku bakal balik buat kamu dan kita bisa sama sama lagi .
Evan yang masih mencintai Tina tersenyum .
Evan : iya tin aku tunggu kamu balik ya .
Tina : yaudah sayang selamat tidur.
Evan : iya , kamu juga .
Zee yang mendengar itu pun langsung menuju kamar .
malam harinya , Evan yang merasa bingung harus bagaimana , karena ia masih ingin bersama Tina , tapi ia sudah menikah dengan Zee . Evan pun tak bisa tidur lalu dia menuju keluar untuk mencari angin .
Zee yang juga merasa resah pun akhirnya mengikuti Evan untuk membicarakan masalah tersebut .
" mas , kamu belum tidur. " sapa Zee kemudian duduk di bangku samping Evan .
" kamu ngapain malem masih belum tidur. " tanya Evan .
" iya. " jawab Evan .
" dulu aku sering banget mas , berharap sambil mandangin bulan , berharap aku bisa punya seseorang yang bisa terangin aku di kegelapan. " cerita Zee lalu tersenyum .
Evan pun menoleh ke arah Zee .
" terus , kamu udah temuin ?" tanya Evan .
" aku berharap itu kamu mas. " jawab Zee menahan air mata yang hendak keluar .
Evan pun merasa bersalah . kemudian dia memalingkan wajahnya .
" kamu jangan terlalu berharap banyak. " kata evan.
" aku berharap aku menikah cuma sekali mas , aku berharap pernikahan kita bisa langgeng sampe maut yang memisahkan kita nanti." jelas Zee . tapi evan hanya diam .
" mas aku mau tanya sesuatu sama kamu boleh? " tanya Zee .
"tanya apa? " jawab Evan cuek .
" kamu tadi telvonan sama calon istri kamu ya ? " tanya Zee .
" bukan. " jawab Evan berbohong .
" mas , aku denger semuanya ." kata Zee .
" ohhhh , jadi kamu nguping pembicaraan aku. " protes Evan .
__ADS_1
" mas , apa kalo dia kembali kamu akan kembali sama dia . dan kamu akan akhiri hubungan kita?" tanya Zee yang mulai menitikkan air mata .
" berapa kali aku udah bilang sama kamu , kamu jangan berharap lebih dengan pernikahan terpaksa kita , maaf Zee tapi jujur aku masih sangat mencintai Tina . " bentak Evan .
Zee pun menangis tak kuat membendung air matanya.
Evan pun berdiri lalu meninggalkan Zee diluar sendirian .
Zee pun tak sanggup lagi menahan air matanya , bahkan ia menangis sesenggukan.
kemudian fanya menghampiri Zee .
ternyata fanya menyimak percakapan mereka dari balik pohon .
fanya pun memeluk Zee .
" ya Allah , Zee kamu yang sabar ya. " fanya menenangkan Zee sambil menepuk nepuk bahu Zee.
" fanyaa , kenapa aku harus terjebak di pernikahan yang nggak pernah aku bayangin . bahkan aku udah berusaha terima pernikahan terpaksa ini . tapi dia , masih belum bisa ikhlas menerima ini nya" Zee mengeluarkan uneg unegnya .
" sabar ya Zee , kamu harus yakin , kalo Evan nanti pasti bisa Nerima kamu dan lupain masa lalunya .semua cuma tentang waktu Zee." fanya menenangkan .
" tapi kalo gak bisa gimana nya." Zee putus asa.
" ayo dong Zee , jangan putus asa gitu , semangat , buat Evan baper dan bergantung sama kamu . jangan lupa berdoa , inget Zee Allah itu bisa membolak-balikkan hati manusia dengan mudah . " saran fanya .
"iya fanya , kamu bener . makasih ya fanya kamu udah sadarin aku. " Zee mulai tenang .
" uluh uluh iya sama sama , kita kan temen , harus selalu ada susah maupun duka . dan membantu satu sama lain" fanya pun ikut meneteskan air mata. lalu fanya melepaskan pelukannya .
" kamu jangan nangis dong nya." pinta Zee .
" kamu juga udah ya Zee , jangan nangis , kasian orang tua kamu kalo sampe lihat ." pinta fanya lalu menghapus air mata sahabatnya itu .
lalu mereka berdua berpelukan kembali .
" makasih fanya , kamu bener bener sahabat aku. " kata Zee terharu.
" yaudah si , mending sekarang kamu kompres tu mata kamu , daripada nanti bengkak . ketahuan deh kalo kamu habis nangis. " saran fanya .
" oh iya , nanti ibu sama bapak malah tau , yaudah yuk temenin aku ke dapur " ajak Zee .
" tapi kamu buatin aku teh ya ." pinta fanya tersenyum licik .
" iya nanti aku buatin ." Zee mengiyakan permintaan fanya .
" yes , let's go " ajak fanya lalu mereka menuju ke dapur untuk mengompres mata Zee .
_____________
terimakasih untuk yang telah membaca 😊.
sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.
jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .
jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕
__ADS_1