
____________
semua keluarga Rusdianto berkumpul di ruang makan untuk makan malam . nenek pun menyambut Zee yang baru datang.
" selamat datang Zee , ayo kita makan malam. " ajak nenek uti .
" iya nek , makasih. " jawab Zee .
" yasudah ayo semuanya silakan makan. " ajak pak Rusdianto .
lalu keluarga Rusdianto pun menikmati makan malamnya.
" oh iya Zee , Evan rencananya , kita mau ngadain pesta pernikahan kalian dirumah. " kata pak rusdi.
" buat apa si pa. " protes Evan .
" ya untuk memperkenalkan istri kamu ke teman teman bisnis dong Van. " terang pak rusdi.
" terserah papa aja deh. " kata Evan lalu melanjutkan makannya .
" kalo gitu besok kamu dan Zee siap siap ya , kamu ajak Zee beli baju yang paling bagus , untuk dipake di acara itu . " perintah pak rusdi .
" hah kok besok si pa , emang acaranya kapan ? " tanya Evan yang terkejut .
" acaranya besok malam . " jawab pak rusdi .
" pa apa itu gak mendadak ? " tanya Zee.
" ya nggak papa , malah bagus , udah ayo cepet selesaikan makannya . jangan protes terus. "
perintah pak rusdi .
lalu mereka pun melanjutkan makan malam mereka . setelah semua selesai makan , Evan pun langsung pergi ke kamar . sedangkan nenek dan Oma menonton televisi dan pak rusdi membaca koran , tinggal tersisa mama Rossa dan Zee .
" biar Zee aja yang cuci piring ya ma." pinta Zee .
" gausah nak , biar mama aja. " tolak mama Rossa .
" gak papa ma , Zee udah biasa kok ," kata Zee meyakinkan lalu membawa piring dan gelas kosong menuju dapur dan mencucinya.
***********
di kamar
setelah selesai mencuci piring , Zee pun kembali ke kamar . Evan sudah berbaring sambil memainkan ponselnya.
Zee pun hendak tidur tapi dicegah oleh Evan .
" stop . kamu tidur di sofa itu !" perintah Evan sambil menunjuk sofa.
" tapi mas. " protes Zee .
" gausah protes , aku gak mau ya kita tidur seranjang ." jelas Evan lalu melempar bantal ke sofa .
" nah , itu bantal kamu , inget ya kamu jangan bilang sama keluarga aku , kalo aku suruh kamu tidur di sofa. " ancam Evan .
" iya mas , aku gak akan kasih tau sama keluarga kamu." Zee menenangkan Evan lalu ia pun menata bantal di sofa dan berbaring di sofa mencari posisi yang nyaman untuk tidur .
Evan pun memperhatikan tingkah Zee . dan merasa kasihan sekaligus terusik .
" kamu bisa gak si diem , gak usah banyak gerak . kalo mau tidur , ya tidur aja ." protes Evan .
__ADS_1
" maaf mas , tapi aku belum bisa tidur ." Zee meminta maaf . lalu Evan pun membalikkan badannya membelakangi Zee.
*********
ruang makan
pagi telah tiba , seperti biasa keluarga Rusdianto akan berkumpul untuk sarapan bersama . Zee sudah bangun sejak pagi dan membantu mempersiapkan sarapan .
" selamat pagi semuanya ." sapa pak rusdi.
" pagi mas. " jawab mama Rossa .
" pagi. " jawab yang lainnya.
" loh Zee , kok kamu ikut masak si , kan udah ada tukang masak sendiri ." protes nenek uti.
" gak papa nenek uti , Zee seneng kok ." jawab Zee lalu tersenyum dan duduk disebelah Evan .
" mas , kamu mau aku ambilin nasi ?" tanya Zee pada Evan .
" boleh. " jawab Evan singkat lalu Zee mengambilkan nasi goreng untuk Evan.
" silahkan dimakan mas." kata Zee.
" aduh mesranya pasangan ini." kata Oma ita .
" nenek yakin suatu saat nanti pasti benih benih cinta akan tumbuh diantara kalian berdua. " kata nenek uti merayu.
" udahlah ma , jangan ejek mereka terus ," protes pak rusdi .
" oh iya Van nanti kamu anter Zee ke salon dan beli baju buat acara nanti malam ya ." perintah pak rusdi.
" tenang masalah kantor papa udah urus , pokoknya kamu harus temenin istri kamu ." perintah pak rusdi.
" iya , Evan anterin " jawab Evan mengalah .
***********,
dirumah Rusdianto
setelah semua selesai sarapan , Evan dan Zee pun pergi menuju mall . tak berapa lama mobil pengangkut dekor pun tiba . yang langsung disambut oleh nenek dan Oma .
" selamat pagi nek , Oma ." sapa fanya .
" nah kamu udah ditungguin , ayo buruan ditata." perintah nek uti .
" asyiappp nek " jawab fanya semangat , lalu dia pun membantu anak buahnya menyiapkan dekorasi .
" nek , ini kalo di pintu ini atasnya dikasih bunga bakalan bagus banget . "saran fanya .
" yaudah kasih aja .nenek cek yang lain ya " kata nenek , lalu fanya pun mengambil tangga. dan memanjat untuk memasang bunga di atas pintu , tiba tiba ada orang yang mengangkut material menyenggol tangga fanya hingga fanya terjatuh .
" aaaaaa" teriak fanya . beruntung fanya berhasil ditangkap oleh Kevin . mereka pun saling menatap .
" ihhhhh modussss. " teriak fanya yang baru sadar.
" siapa yang modus ? " tanya Kevin masih dengan menggendong fanya ala bridal style.
" ini kamu ngapain coba?" protes fanya . Kevin yang baru sadar pun langsung menurunkan fanya .
" aku tu cuma mau bantuin kamu malah kamu bilang modus ." protes Kevin .
__ADS_1
" kalo mau bantuin , kenapa gendong lama lama ." protes fanya .
" dasar ya udah ditolong bukan bilang makasih malah bilang modus . tau gitu tadi aku biarin aja kamu jatuh ." protes Kevin lalu meninggalkan fanya.
" Yee siapa juga yang minta ditolong kamu , bilang aja kamu pengen modus dasar!!! " fanya berteriak karena Kevin semakin jauh .
***********
di mall
Zee hanya mengikuti langkah Evan sejak memasuki mall , Evan pun langsung menuju ke tempat pakaian .
" mbak tolong pilihin dia baju yang paling bagus , yang cocok buat dia ." pinta Evan pada pelayan .
" baik mas , kami akan melayani dengan pelayanan terbaik , mari mbak ikut kami ." ajak pelayan itu.
" oh iya mbak. " jawab Zee lalu mengikuti pelayan tersebut.
setelah mendapat baju yang cocok Evan pun mengajak Zee untuk menuju salon . disana Zee melakukan perawatan , dan didandani . Zee terlihat sangat cantik dan manis . setelah selesai Zee pun menemui Evan yang menunggu di luar ruangan .
" mas , gimana ? " tanya Zee
Evan pun terpesona dengan kecantikan Zee.
" ternyata dia benar-benar cantik " batin Evan yang terus menatap Zee .
" mas kok kamu malah diem ? " tanya Zee .
" hah apa ? udah selesai kan , ayo buruan pulang " ajak Evan yang refleks menggandeng Zee .
" mas ." panggil Zee .
" apa lagi si?" protes Evan .
" kamu gandeng aku? " Zee tersenyum tidak percaya . Evan yang tidak sadar pun melepaskan genggamannya.
" ayo cepet , kamu lama si , aku udah capek. tau gak , seorang Evan pergi ke mall cuma buat nemenin kamu . bener bener aneh. " protes Evan lalu meninggalkan Zee .
" mas tunggu , jangan cepet cepet dong ." Zee memanggil Evan. dan berusaha untuk menyamai langkah Evan . sampai Zee pun terjatuh karena menyeimbangkan langkah Evan .
" aduh mas ." teriak Zee yang terjatuh.
" kamu tuh gimana si ?" kata Evan lalu berbalik dan membantu Zee berdiri .
" malu maluin tau gak ." kata Evan .
" maaf mas ." Zee merasa bersalah .
" yaudah , kamu jalan duluan . biar aku dibelakang . " perintah Evan .
" iya mas " jawab Zee lalu berjalan mendahului Evan . mereka pun menuju mobil dan pulang ke rumah.
--------------------------
terimakasih untuk yang telah membaca 😊.
sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.
jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .
jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕
__ADS_1