Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
persiapan


__ADS_3

____________


semua keluarga Rusdianto berkumpul di ruang makan untuk makan malam . nenek pun menyambut Zee yang baru datang.


" selamat datang Zee , ayo kita makan malam. " ajak nenek uti .


" iya nek , makasih. " jawab Zee .


" yasudah ayo semuanya silakan makan. " ajak pak Rusdianto .


lalu keluarga Rusdianto pun menikmati makan malamnya.


" oh iya Zee , Evan rencananya , kita mau ngadain pesta pernikahan kalian dirumah. " kata pak rusdi.


" buat apa si pa. " protes Evan .


" ya untuk memperkenalkan istri kamu ke teman teman bisnis dong Van. " terang pak rusdi.


" terserah papa aja deh. " kata Evan lalu melanjutkan makannya .


" kalo gitu besok kamu dan Zee siap siap ya , kamu ajak Zee beli baju yang paling bagus , untuk dipake di acara itu . " perintah pak rusdi .


" hah kok besok si pa , emang acaranya kapan ? " tanya Evan yang terkejut .


" acaranya besok malam . " jawab pak rusdi .


" pa apa itu gak mendadak ? " tanya Zee.


" ya nggak papa , malah bagus , udah ayo cepet selesaikan makannya . jangan protes terus. "


perintah pak rusdi .


lalu mereka pun melanjutkan makan malam mereka . setelah semua selesai makan , Evan pun langsung pergi ke kamar . sedangkan nenek dan Oma menonton televisi dan pak rusdi membaca koran , tinggal tersisa mama Rossa dan Zee .


" biar Zee aja yang cuci piring ya ma." pinta Zee .


" gausah nak , biar mama aja. " tolak mama Rossa .


" gak papa ma , Zee udah biasa kok ," kata Zee meyakinkan lalu membawa piring dan gelas kosong menuju dapur dan mencucinya.


***********


di kamar


setelah selesai mencuci piring , Zee pun kembali ke kamar . Evan sudah berbaring sambil memainkan ponselnya.


Zee pun hendak tidur tapi dicegah oleh Evan .


" stop . kamu tidur di sofa itu !" perintah Evan sambil menunjuk sofa.


" tapi mas. " protes Zee .


" gausah protes , aku gak mau ya kita tidur seranjang ." jelas Evan lalu melempar bantal ke sofa .


" nah , itu bantal kamu , inget ya kamu jangan bilang sama keluarga aku , kalo aku suruh kamu tidur di sofa. " ancam Evan .


" iya mas , aku gak akan kasih tau sama keluarga kamu." Zee menenangkan Evan lalu ia pun menata bantal di sofa dan berbaring di sofa mencari posisi yang nyaman untuk tidur .


Evan pun memperhatikan tingkah Zee . dan merasa kasihan sekaligus terusik .


" kamu bisa gak si diem , gak usah banyak gerak . kalo mau tidur , ya tidur aja ." protes Evan .

__ADS_1


" maaf mas , tapi aku belum bisa tidur ." Zee meminta maaf . lalu Evan pun membalikkan badannya membelakangi Zee.


*********


ruang makan


pagi telah tiba , seperti biasa keluarga Rusdianto akan berkumpul untuk sarapan bersama . Zee sudah bangun sejak pagi dan membantu mempersiapkan sarapan .


" selamat pagi semuanya ." sapa pak rusdi.


" pagi mas. " jawab mama Rossa .


" pagi. " jawab yang lainnya.


" loh Zee , kok kamu ikut masak si , kan udah ada tukang masak sendiri ." protes nenek uti.


" gak papa nenek uti , Zee seneng kok ." jawab Zee lalu tersenyum dan duduk disebelah Evan .


" mas , kamu mau aku ambilin nasi ?" tanya Zee pada Evan .


" boleh. " jawab Evan singkat lalu Zee mengambilkan nasi goreng untuk Evan.


" silahkan dimakan mas." kata Zee.


" aduh mesranya pasangan ini." kata Oma ita .


" nenek yakin suatu saat nanti pasti benih benih cinta akan tumbuh diantara kalian berdua. " kata nenek uti merayu.


" udahlah ma , jangan ejek mereka terus ," protes pak rusdi .


" oh iya Van nanti kamu anter Zee ke salon dan beli baju buat acara nanti malam ya ." perintah pak rusdi.


" tenang masalah kantor papa udah urus , pokoknya kamu harus temenin istri kamu ." perintah pak rusdi.


" iya , Evan anterin " jawab Evan mengalah .


***********,


dirumah Rusdianto


setelah semua selesai sarapan , Evan dan Zee pun pergi menuju mall . tak berapa lama mobil pengangkut dekor pun tiba . yang langsung disambut oleh nenek dan Oma .


" selamat pagi nek , Oma ." sapa fanya .


" nah kamu udah ditungguin , ayo buruan ditata." perintah nek uti .


" asyiappp nek " jawab fanya semangat , lalu dia pun membantu anak buahnya menyiapkan dekorasi .


" nek , ini kalo di pintu ini atasnya dikasih bunga bakalan bagus banget . "saran fanya .


" yaudah kasih aja .nenek cek yang lain ya " kata nenek , lalu fanya pun mengambil tangga. dan memanjat untuk memasang bunga di atas pintu , tiba tiba ada orang yang mengangkut material menyenggol tangga fanya hingga fanya terjatuh .


" aaaaaa" teriak fanya . beruntung fanya berhasil ditangkap oleh Kevin . mereka pun saling menatap .


" ihhhhh modussss. " teriak fanya yang baru sadar.


" siapa yang modus ? " tanya Kevin masih dengan menggendong fanya ala bridal style.


" ini kamu ngapain coba?" protes fanya . Kevin yang baru sadar pun langsung menurunkan fanya .


" aku tu cuma mau bantuin kamu malah kamu bilang modus ." protes Kevin .

__ADS_1


" kalo mau bantuin , kenapa gendong lama lama ." protes fanya .


" dasar ya udah ditolong bukan bilang makasih malah bilang modus . tau gitu tadi aku biarin aja kamu jatuh ." protes Kevin lalu meninggalkan fanya.


" Yee siapa juga yang minta ditolong kamu , bilang aja kamu pengen modus dasar!!! " fanya berteriak karena Kevin semakin jauh .


***********


di mall


Zee hanya mengikuti langkah Evan sejak memasuki mall , Evan pun langsung menuju ke tempat pakaian .


" mbak tolong pilihin dia baju yang paling bagus , yang cocok buat dia ." pinta Evan pada pelayan .


" baik mas , kami akan melayani dengan pelayanan terbaik , mari mbak ikut kami ." ajak pelayan itu.


" oh iya mbak. " jawab Zee lalu mengikuti pelayan tersebut.


setelah mendapat baju yang cocok Evan pun mengajak Zee untuk menuju salon . disana Zee melakukan perawatan , dan didandani . Zee terlihat sangat cantik dan manis . setelah selesai Zee pun menemui Evan yang menunggu di luar ruangan .


" mas , gimana ? " tanya Zee


Evan pun terpesona dengan kecantikan Zee.


" ternyata dia benar-benar cantik " batin Evan yang terus menatap Zee .


" mas kok kamu malah diem ? " tanya Zee .


" hah apa ? udah selesai kan , ayo buruan pulang " ajak Evan yang refleks menggandeng Zee .


" mas ." panggil Zee .


" apa lagi si?" protes Evan .


" kamu gandeng aku? " Zee tersenyum tidak percaya . Evan yang tidak sadar pun melepaskan genggamannya.


" ayo cepet , kamu lama si , aku udah capek. tau gak , seorang Evan pergi ke mall cuma buat nemenin kamu . bener bener aneh. " protes Evan lalu meninggalkan Zee .


" mas tunggu , jangan cepet cepet dong ." Zee memanggil Evan. dan berusaha untuk menyamai langkah Evan . sampai Zee pun terjatuh karena menyeimbangkan langkah Evan .


" aduh mas ." teriak Zee yang terjatuh.


" kamu tuh gimana si ?" kata Evan lalu berbalik dan membantu Zee berdiri .


" malu maluin tau gak ." kata Evan .


" maaf mas ." Zee merasa bersalah .


" yaudah , kamu jalan duluan . biar aku dibelakang . " perintah Evan .


" iya mas " jawab Zee lalu berjalan mendahului Evan . mereka pun menuju mobil dan pulang ke rumah.


--------------------------


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕

__ADS_1


__ADS_2