Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
Pergi atau Bertahan


__ADS_3

Evan dan Kevin segera membawa Zee kerumah sakit, Zee masuk kedalam ruang UGD.


"Maaf Pak, boleh tunggu diluar." ucap perawat pada Evan yang hendak masuk menemani Zee.


"Tolong lakukan yang terbaik buat istri saya." Ucap Evan.


Ia akhirnya menunggu diluar dengan resah. Fanya tiba dengan tergesa-gesa.


"Evan, Kevin Zee gimana?" tanya Fanya.


"Kita juga belum tahu keadaannya, dia lagi ditangani dokter" jawab Kevin.


"Ya Allah Zee, kamu tu kenapa ini terjadi sama kamu si." Fanya mulai resah.


Dokter keluar dari ruangan tersebut, Evan segera menyusulnya.


"Dok gimana keadaan Zee? " Tanya Evan.


"Keadaan Ibu Zee sekarang kritis, terjadi pendarahan di dalam dan harus segera dioperasi, kami butuh tanda tangan bapak karena ini cukup beresiko." Jawab dokter tersebut.


"Apa resikonya Dok?" tanya Evan.


"keberhasilan sangat jarang terjadi pada masalah masalah yang terjadi sebelumnya. kemungkinan terselamatkan sangat minim yaitu hanya 25 persen." ucap sang Dokter.


"Apa Dokk, nggak itu gak mungkin." Fanya menangis mendengar pernyataan itu.


"Tapi jika operasi tidak dilakukan juga akan sangat berbahaya mungkin saja nyawa Ibu Zee tidak tertolong." ucapnya lagi.


"Lakukan operasi itu Dok, Lakukan yang terbaik untuk istri saya. saya bisa bayar berapapun." bentak Evan karena ia sulit menerima kenyataan.


"Baiklah kalau begitu , kami akan melakukan operasi jika setelah operasi dalam waktu 12 jam Ibu Zee masih belum tersadar, harap semua bersabar. tapi kami akan melakukan yang terbaik." ucap dokter itu masuk dan membawa Zee keruang operasi.


"Zeee jangan tinggalin aku dong Zee. " rengek Fanya merengek memeluk ruang operasi.


Evan menunggu di depan ruang operasi dengan gusar.


"Seharusnya kamu gak usah selametin aku Zee. Kamu harus selamat." Ucap Evan dalam hati.


"Fanya ini udah malam kamu balik aja ya, istirahat." ucap Kevin yang tidak tega melihat Fanya menangis.


"Nggak Vin, aku mau disini sampai Zee bangun dan kembali sama kita." tolak Fanya menangis tersedu sedu. Ia melihat kearah Evan.


"Kamu, kamu selalu buat Zee nangis dan sekarang Zee celaka karena kamu. Semua karena kamu." Fanya menarik baju milik Evan.


"Fanya sabar Nya." Ucap Kevin.


"Kamu fikir saya mau dia kayak gini, aku juga gak mau Nya. Kalau aku boleh milih, biar aku aja yang sakit jangan dia." jawab Evan.


"Udah tenang Nya, kamu harus yakin kalau Zee gak akan kenapa napa." ucap Kevin.

__ADS_1


Fanya berlalu kemudian duduk di kursi tunggu. Sedangkan Evan memilih pergi dari tempat itu.


Setelah lama menunggu, akhirnya Fanya tertidur.


Dia bermimpi bertemu dengan Zee.


Dia melihat Zee dengan gaun putih tengah berjalan menjauh menuju pusat cahaya yang sangat terang.


"Zeeeee tunggu....." Panggil Fanya berlari mengejar Zee.


Tetapi tidak ada jawaban Zee juga tidak menoleh.


Fanya berlari secepat mungkin menarik tangan Zee yang hendak memasuki pusat cahaya tersebut.


"Zee kamu mau kemana?" Tanya Fanya.


"Fanya, aku harus pergi." ucap Zee tersenyum manis.


"Gak Zee kamu gak boleh pergi, kamu gak boleh tinggalin aku. nanti aku gak punya sahabat kayak kamu." Fanya menangis.


Zee mengusap air mata Fanya sembari tersenyum.


"Jangan nangis Fanya, Aku tetap akan pergi. Kamu jaga diri baik-baik ya. kalau kamu kangen sama aku kamu lihat aja bintang dan curahkan semua isi hati kamu." Ucap Zee melepaskan genggaman Fanya dengan lembut, ia terus tersenyum memancarkan aura yang sangat teduh.


"Gak Zee kamu gak boleh pergi, tolong Zee jangan kamu jangan pergi." rengek Fanya.


"Mas Evan, Maaf mas aku gak bisa. aku akan tetap pergi." ucap Zee masih tersenyum.


"Aku pamit pergi ya." ucap Zee, kini air matanya mulai menetes.


Zee melangkah menuju pusat cahaya tersebut.


"Zeee jangan Zeee jangan tinggalin kita, kamu gak boleh pergi." tangis Fanya terbangun dari tidurnya.


Kevin segera mendekap Fanya dalam pelukannya agar merasa tenang.


"Fanya hey, kamu kenapa?" tanya Kevin peduli.


"Zee ,aku mimpi Zee tinggalin kita Vin." Fanya menangis tersedu sedu.


"Udah kamu tenang tarik nafas. tenangin diri kamu. itu cuma mimpi." Kevin mengelus pelan rambut Fanya.


"Tapi itu berasa nyata Vin, Zee pergi ninggalin aku dan Evan. Aku takut Vin..... aku gak mau kehilangan sahabat aku." rengek Fanya tiba tiba tidak sadarkan diri.


"Fanya, kamu kenapa Nya? " Kevin mengguncang tubuh Fanya tetapi tidak ada respon.


"Astaga kamu pingsan." Ucap Kevin segera menggendong tubuh Fanya ala bridal style dan meminta suster segera menanganinya.


Di Musholla.

__ADS_1


Evan memutuskan untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat.


setelah menyelesaikan sholatnya ia berdoa untuk keselamatan Istrinya.


"Ya Allah, tolong selamatkan istri saya, selama ini hamba hanya bisa melukainya. tolong beri kesempatan untuk hamba membahagiakan dia." ucap Evan bulir air mata mulai membasahi wajahnya.


Ia mengingat kembali semua kejadian yang terjadi antara dia dan Zee.


Dia yang selalu memarahi Zee dan tidak bisa menerima kehadiran Zee sehingga melukai hati Zee.


Dia mengingat kejadian ketika Zee menyelamatkan nyawanya dan merawatnya.


Dia mengingat masa masa ketika berlibur honeymoon bersama.


Dia juga mengingat perkataan Zee di pesta dansa.


"Jangan ambil dia dari hidup hamba, biarkan dia kembali ke hamba." Evan mengamini doanya.


tiba tiba Hp Evan berbunyi. Sebuah Nama yang tidak pernah ia hubungi lagi tiba tiba meneleponnya.


Evan mengacuhkan telepon tersebut.


kemudian pesan masuk dan Evan membacanya.


"Aku telah kembali honney." Evan membaca pesan tersebut tetapi ia acuh dengan pesan tersebut, saat ini yang ia pikirkan dan harapkan adalah keselamatan Zee. Ia bergegas kembali ke ruang operasi.


bersambung............


siapakah yang telah kembali?????????


promosi guys


guys yuk mampir juga ke karya baru author.


bercerita tentang hamil diluar nikah, menghilang kemudian kembali dengan membawa dua anak kembar yang genius.


judul : Anak Genius: milikku milikmu


***********************************************


~ terimakasih banyak atas dukungan kalian 💕💕💕 yang telah bersedia membaca . memberikan like dan komen dan juga vote . ~


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕

__ADS_1


__ADS_2