Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
Milikmu


__ADS_3

Seperti biasanya keluarga Rusdianto akan berkumpul untuk sarapan bersama. Zee mengambilkan nasi goreng untuk Evan tetapi ia tidak berbicara apapun. Evan tau Zee masih marah.


"Kamu udah sehat nak?" tanya Nenek Uti.


"Alhamdulillah udah Nek. mungkin hari ini aku mau berangkat kerja aja." ucap Zee.


"Kalo gitu biar aku anterin kamu ya. aku gak mau kamu kenapa napa." tawar Evan.


"Gak usah Mas, aku udah pesen taksi online kok, kalo gitu aku berangkat duluan ya." Ucapnya mencium tangan nenek,Oma, pak Rusdianto dan Mama Rossa.


"Zee tunggu biar aku anter aja, daripada kamu nungguin taksi." ucap Evan.


"Gausah Mas, aku bisa berangkat sendiri kok." tolak Zee.


"Zee jangan gini dong, katanya udah maafin aku. tapi kamu masih aja dingin sama aku." protes Evan.


tetapi Zee tidak menggubrisnya, taksi pun datang Zee segera kabur dari Evan.


tak berapa lama, masuklah mobil Kevin dan berhenti di depan Evan.


"Ngapain disini?" tanya Kevin.


"Eh Van. Zee nya mana? barengan sama kita aja." ajak Fanya.


"Perasaan kalian berdua muluk jadian ya." tanya Evan.


"Apa? Jadian? Ih ogahhhh." teriak Fanya.


"Kamu pikir aku juga mau." tolak Kevin.


"Udah udah kebetulan kalian ada disini, tolong dong bantuin aku, biar Zee gak dingin lagi sama aku. Capek tau dicuekin." pinta Evan.


"Baru ngerasain kan? kamu pikir dulu kamu gimana? itulah yang dulu dirasain Zee." Ucap Fanya.


"Iya sekarang aku nyesel bantuin aku dong plisss." pinta Evan.


"Ahaaaa aku punya ide." jawab Fanya.


akhirnya merekapun berdiskusi.

__ADS_1


di kantor Zefa EO


Fanya berlari panik masuk kedalam ruangan Zee.


"Zee gawat Zee." Ucap Fanya.


"Apa si Nya? apanya yang gawat? Udah mau pulang juga bikin panik orang." protes Zee menjinjing tas miliknya.


"Evan Zee, Evan." ucap Fanya sengaja membuat Zee penasaran.


"Mas Evan kenapa?" tanya Zee.


"Evan bunuh diri Zee, dia nglukain tangannya." ucap Fanya.


"Hah? terus sekarang dia dimana? dirumah sakit mana" tanya Zee.


"Ayo sekarang kamu ikut aku." Fanya menarik tangan Zee.


Di ruangan kantor hotel.


Evan tergeletak dengan tangannya yang bersimbah darah. Zee yang melihat itupun segera menghampiri suaminya.


"Nya, Kevin bantuin dong. bawa Mas Evan kerumah sakit." teriak Zee.


"Aduh Zee kita mana berani, ntar kita jadi tersangka lagi." tolak Fanya menarik Kevin keluar dari ruangan.


"Mas bangun Mas, jangan tinggalin aku. aku gak mau kehilangan kamu mas." ucap Zee mengguncang tubuh Evan.


"Massss kalo aja aku tau kamu bakal senekad ini aku gak akan diemin kamu mas. maafin aku mas, maafin aku. Aku Cinta sama kamu Mas." bisik Zee.


"Aku juga Cinta sama kamu." Ucap Evan pelan.


"Mas, kok kamu." tanya Zee heran.


"Iya ini cuma Prank aku gak tau lagi harus gimana? tapi mungkin kalo kamu gak maafin aku aku bakal lakuin itu beneran." Ucap Raka.


"Mas akutu panik tau nggak kamu malah ngerjain aku." protes Zee.


"Zee lihat aku, sekarang aku sadar aku gak bisa hidup tanpa kamu. aku mulai jatuh cinta sama kamu. tolong jangan diemin aku lagi." pinta Evan.

__ADS_1


"Iya Mas, kita mulai semua dari awal ya." ucap Zee memeluk tubuh Evan.


Evan pun menggendong tubuh Zee dan membawa masuk ke ruangan khusus miliknya.


Ia membawa Zee masuk kedalam kamar mandi.


"Mas kamu mau ngapain?" tanya Zee.


"Sekarang tubuh aku kotor, dan tugas kamu sebagai istri adalah membersihkan." ucap Evan.


"Mas aku" ucap Zee gugup.


"Jangan gugup Zee, malam ini aku akan buktiin ke kamu bahwa aku adalah milik kamu. dan kamu milikku." ucap Evan berbisik ia kemudian menarik tangan Zee dan saat ini mereka berada dibawah shower. Evan menghidupkan shower tersebut.


"Apa kamu udah siap Zee?" tanya Evan. mendekatkan wajahnya.


"Iya Mas, aku siap." jawab Zee.


tanpa berfikir panjang, Evan pun segera melakukannya.


"Masssss Evannnnnn." teriak Zee.


malam itu menjadi malam sempurna untuk Zee dan Evan. akhirnya mereka menjadi suami istri yang seutuhnya.


Fanya yang mengintip dari luar ruangan pun mendengarkan teriakan Zee. Kevin segera menutup telinga Fanya.


bersambung.......


***********************************************


~ terimakasih banyak atas dukungan kalian 💕💕💕 yang telah bersedia membaca . memberikan like dan komen dan juga vote . ~


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕

__ADS_1


__ADS_2