
pagi telah tiba , mentari telah menampakkan sinarnya . Kevin yang merasakan sinar matahari pagi kemudian terbangun dari tidurnya . ia membuka mata dan melihat Fanya tidur dengan bersandar di bahunya.
" yah , dia malah nyari kesempatan lagi . " kata Kevin . kemudian Kevin pun menepuk pipi Fanya pelan . berusaha membangunkan Fanya.
" Nya , bangun . kamu gak lihat apa ini udah pagi . " kata Kevin .
kemudian Fanya mulai membuka matanya .
" akhirnya bangun juga , tolong jaga jarak ya , jangan cari kesempatan . " protes Kevin .
Fanya yang tersadar pun akhirnya berdiri .
" ih geer siapa juga yang cari kesempatan . kamu kali sengaja deket deket aku . " protes Fanya.
" ih gak sadar diri , tadi siapa yang nyender ? " tanya Kevin mendekatkan wajahnya ke wajah Fanya.
" aku . " jawab Fanya polos .
" nah , berarti siapa yang modus ? " Kevin semakin mendekatkan wajahnya .
" aku . " jawab Fanya spontan .
" nah iya kamu yang modus . " kata Kevin .
fanya yang baru tersadar dengan jawabannya pun tak terima .
" iihhhhh , nggak kamu yang salah . lagian ini ngapain si deket deket wajah aku . " protes Fanya kemudian mendorong Kevin menjauh.
" bilang aja kalo kamu deg degan . iya kan . " Kevin memojokkan .
kemudian petugas kebersihan membuka pintu balkon atas .
" ah bodo amat sama omongan kamu . yang penting aku keluar dari sini . " kata Fanya kemudian meninggalkan Kevin .
***********
dikamar hotel .
suasana kamar masih sepi . Zee dan Evan masih tertidur karena lelah setelah perjalanan .
" mas , jangan mas . tolong jangan pergi . " Zee mengigau . Evan yang mendengar Zee berteriak mengigau pun terbangun .
" jangan mas , jangan . " Zee berkata sambil menangis . Evan yang panik pun akhirnya membangunkan Zee .
" Zee bangun Zee. kamu kenapa ? " tanya Evan .
Zee pun membuka matanya kemudian langsung memeluk Evan suaminya .
" kamu kenapa si ? kamu mimpi buruk? " tanya Evan .
" mas , aku mimpi kejadian waktu masuk jurang mas . aku takut . " terang Zee .
" udah kamu lupain aja . kita kan gak papa . " Evan berusaha menenangkan Zee sambil mengelus rambut Zee.
" tapi aku mimpi , kamu ninggalin aku mas . " jelas Zee .
" ya itukan cuma bunga tidur Zee . udahlah kita disini itu buat refreshing . jadi jangan banyak pikiran . " pinta Evan .
" iya mas , maaf . " Zee merasa lebih tenang . kemudian Zee pun melepaskan pelukannya .
" yaudah , mending sekarang kamu siap siap . kita jalan jalan . " ajak Evan .
__ADS_1
" emang kita mau kemana mas ? " tanya Zee .
" udah kamu ikut aja gak usah banyak tanya. " jawab Evan Kemudian meninggalkan Zee menuju kamar mandi .
********
di gedung pernikahan .
Fanya bertemu dengan clien-nya untuk mengecek gedung pernikahan . ia menjelaskan dan menunjukkan gedung putih yang indah. dengan kemampuan berbicaranya ia berhasil meyakinkan client untuk menyetujui ide nya .
" wah , gedung pilihan mbak Fanya memang sangat pas dengan kriteria kami mbak . " kata client tersebut .
" Alhamdulillah , bagus kalo mbak sama mas udah setuju sama gedung ini . jadi kita tinggal pilih catering , prewedding sama fitting bajunya aja ya mbak . " kata Fanya .
" pokoknya saya mau preweddingnya didalem gedung aja ya mbak . " pinta client wanita .
" aduh sayang mending diluar aja deh. "tolak sang pria .
"ihhhh sayang tapi kan panas . " protes wanita tersebut .
" yaampun gak panas banget juga , anglenya bagus sayang . " sang pria kekeh dengan keinginannya .
" aduh , mas , mbak kita lakukan 2 konsep tersebut aja ya. supaya gak ada perselisihan . " saran Fanya .
" yaudah deh kita percaya sama mbak Fanya aja. " kata client wanita tersebut .
" iya , kami sangat percaya sama mbak Fanya. " kata client pria tersebut .
" terimakasih , karena telah mempercayai kami zefa wo . " ucap Fanya lalu menjabat tangan clien-nya . client itupun pamit pergi .
" Alhamdulillah sukses. lucu banget deh kalo lihat mereka. berantem cuma karena hal sepele. jadi kayak aku sama Kevin . " Fanya tertawa mengingat perdebatannya dengan Kevin .
***********
di taman .
Evan mengajak Zee menuju taman . disana mereka menghampiri tempat penyewaan sepeda .
" loh mas , kok kita kesini si ? kita mau ngapain si ? " tanya Zee .
" kita mau naik sepeda dong . mau ngapain lagi . " jawab Evan .
" ternyata kamu bisa naik sepeda ya mas . " kata Zee .
" ya bisalah , apa si yang nggak bisa Evan Rusdianto lakuin . " Evan menyombongkan diri .
" iya dong , suami aku gitu lho . " puji Zee tersenyum Evan yang mendengar itu pun ikut tersenyum salah tingkah .
" yaudah sekarang kamu boncengin aku . " pinta Evan .
" loh kok aku si mas . kamu kan berat mas . harusnya kamu dong yang boncengin aku . " protes Zee .
" yaudah kalo gitu . pak saya sewa satu ya . ini uangnya . " kata Evan memberikan uang pada penyewa sepeda .
" yaudah aku naik ya mas . " izin Zee .
" iya . kamu pegangan , kalo nggak nanti kamu jatuh . malah ngrepotin aku .kamu kan hobbinya jatuh . " protes Evan .
" iya mas , gak gitu juga kali mas . masak hobbi jatuh si . " kemudian Zee memeluk punggung Evan .
" gimana udah siap ? jalan jalan keliling taman . " tanya Evan .
__ADS_1
" siap mas . " jawab Zee . kemudian Evan mulai mengayuh sepedanya .
" Alhamdulillah , aku seneng banget . mas Evan jadi baik sama aku . walaupun kadang judes . "batin Zee tersenyum .
" Zee kok kamu diem aja si ? kamu gak mau berkunjung kemana gitu ? " tanya Evan .
" gak mas , asal sama mas Evan aja aku udah seneng kok . " jawab Zee.
" oh kamu sekarang jago gombal juga ya . " protes Evan .
" aku gak gombal kok mas . " jawab Zee . tiba tiba Evan menabrak tong sampah di pinggir jalan .
" brakk " suara sepeda terjatuh .
" aduh mas Evan , fokus dong mas . jadi jatuh kan . kamu gak papa kan mas ? " tanya Zee yang menolong Evan yang terjatuh di tumpukan sampah .
" gak papa gimana si Zee . kamu gak lihat aku jatuh di sampah . kotor tau nggak . " protes Evan .
" yaampun mas , sabar ya mas . " Zee tak kuasa menahan tawanya .
" kurang ajar kamu ya , malah ketawain aku . suami kena sial gini malah diketawain . " protes Evan .
" maaf mas , habis kamu jatuh milih di sampah emang gak ada tempat lain apa ? " Zee masih tersenyum .
" heh kamu fikir aku jatuh itu sengaja .aku juga gak mau kali jatuh di tumpukan sampah . " protes Evan kemudian berdiri .
" apa yang kalian lakukan sama sampah saya . kenapa jadi berantakan lagi . " protes bapak tukang sapu.
" aduh maaf ya pak , suami saya gak sengaja nabrak tong sampah bapak . " Zee meminta maaf .
" saya gak mau tau . pokoknya tanggung jawab. " pinta tukang sapu tersebut .
" oke , bapak minta berapa biar saya ganti uang . " jawab Kevin mengeluarkan dompetnya .
" saya gak butuh uang anda . saya mau anda bersihkan semua ini . " protes tukang sapu tersebut .
" aduh pak , dikasih uang malah gak mau , gimana si ? " protes Evan .
" gak semua masalah bisa diselesaikan dengan uang . " jawab tukang sapu tersebut.
" iya pak kita bersihin ya pak , sekali lagi kami minta maaf . " kata Zee .
" bagus kalo gitu ini sapunya . saya mau ke kamar mandi dulu . " tukang sapu tersebut memberikan sapu pada Zee dan Evan .
" Zee kok kamu mau si . " protes Evan .
" udahlah mas , sabar ya . gak papa biar aku sapuin ya. " kata Zee .
" yaudah kita bersihin sama sama . " kata Evan kemudian membantu Zee membersihkan jalan .
************************************************
~ terimakasih banyak atas dukungan kalian 💕💕💕 yang telah bersedia membaca . memberikan like dan komen dan juga vote . ~
terimakasih untuk yang telah membaca 😊.
sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.
jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .
jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕
__ADS_1