Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
ikhlas


__ADS_3

_____________


dikamar


Kevin membawa Evan ke kekamar , dan menyuruhnya untuk beristirahat .


" yaudah Van , kamu istirahat ya ." pinta Kevin.


" biar aku temani kamu ya mas. " tawar Zee .


" gausah , kalian semua keluar aja , aku butuh ketenangan supaya bisa istirahat . " Evan menolak .


" tapi mas , kalo aku disini , aku bisa bantuin kamu , kalo kamu butuh sesuatu. " terang Zee.


" kamu fikir aku gak bisa lakuin sendiri. " jawab Evan . Kevin yang melihat itu pun akhirnya menenangkan Evan .


" udah Van , tenang kamu jangan marah , ayo Zee kamu ikut aku keluar aja ." ajak Kevin lalu menarik Zee keluar menuju teras .


sesampainya di teras Kevin melepas genggamannya ,


" Vin , kenapa kamu suruh aku keluar ." protes Zee.


" Zee , kondisi Evan Sekarang itu masih belum stabil , dia masih belum bisa menerima pernikahannya . " terang Kevin .


" aku gak tau mau sampai kapan dia gak anggep aku ada. " Zee mengutarakan isi hatinya .


" Zee , aku harap kamu bisa sabar , aku yakin Evan pasti bisa ikhlas sama apa yang udah terjadi. " Kevin menenangkan Zee .


" tapi kita seperti orang yang gak memiliki hubungan apapun , aku tau kita memang baru saling kenal , tapi kalo cuma aku yang berusaha menerima sedangkan dia enggak , kita nggak akan pernah bisa saling mengerti . " Zee mengeluarkan uneg unegnya.


" yaudah , kamu tunggu disini aja , biar aku yang coba buat dia sadar " Kevin menenangkan .


kemudian meninggalkan Zee .


tiba tiba hp Zee berbunyi , ternyata fanya meneleponnya .


Zee : halo nya , ada apa lagi si nya .


fanya : halo Zee , aku punya kabar bagus.


Zee : kenapa si nya?


fanya : WO kita disewa untuk acara outdoor Zee , sumpah ini baru pertama kali , acaranya masih satu bulan lagi .


Zee : yaampun , Alhamdulillah ya nya .


fanya. : yaudah Zee kalo gitu udah , aku mau kasih tau itu aja , biar aku siapin referensinya dulu ya.


Zee : iya nya , semangat oke.


fanya : oke , assalamualaikum.


Zee : waalaikumsalam.


************


di kamar .


Kevin membuka pintu kamar , kemudian menghampiri Evan .


" Van , mau sampai kapan kamu kayak gini


" kata Kevin.


" kamu gak tau apa yang aku rasain Vin ." protes Evan .

__ADS_1


" Van , kamu harus ikhlas Nerima ini semua Van , kalo Tina pergi ninggalin kamu itu berarti dia gak bener bener sayang sama kamu . " jelas Kevin.


" kamu bener Vin , dia lebih milih mimpinya daripada aku , dan dia malah pergi di hari pernikahan kita , tanpa mikirin nasib aku , nasib keluarga aku , " teriak Evan .


" Van aku harap kamu bisa menerima ini semua , dan lupain Tina yang udah ninggalin kamu . , mungkin ini memang jalan Tuhan buat kamu. " saran Kevin .


" kamu fikir lagi baik baik Van , buka lembaran baru , " kata Kevin lalu meninggalkan Evan sendiri di kamar .


tiba tiba hp Evan berbunyi , ternyata telepon dari mama Rossa.


Evan : hallo ma .


mama : lho sayang kalian sebenernya pulang kerumah gak si ?kok sampe sore belum Dateng .


Evan : iya ma , nanti Evan pulang kok . ini masih dirumah temen sama Zee sama Kevin juga .


mama : yaudah kalo gitu mama tunggu ya .


Evan : iya ma .


telepon pun dimatikan .


" Kevin !" panggil Evan .


" iya Van kenapa si?" jawab Kevin yang bergegas masuk kamar .


" sekarang juga kita pulang , kamu siapin mobil ." perintah Evan .


" oke , kalo gitu aku siapin sekarang ." Kevin pun pergi menuju tempat parkir .


Evan pun keluar dari kamar dan melihat Zee sedang menunggunya .


" ayo kita pulang. " ajak Evan kepada Zee .


Zee pun celingak celinguk mencari siapa yang diajak bicara Evan .


" kamu fikir aku ngomong sama siapa ? , gak ada orang selain kamu disini . " jawab Evan lalu berlalu meninggalkan Zee.


" mas tunggu mas. " lalu Zee pun menyusul Evan.


************


di kantor zefa wo


" tok , tok tok " suara pintu diketuk .


" masuk !" jawab fanya . sambil menggambar konsep .


" bos , ada client mau ketemu. " kata sendi pegawai di zefa wo .


" oh iya , suruh langsung masuk aja ya ." jawab fanya lalu menutup bukunya .


kemudian masuk dua wanita lansia , yang fanya kenal .


" ya ampun Oma ita , nenek uti ." kata fanya terkejut . lalu bergegas berdiri dan mencium tangan kedua wanita tersebut .


" silahkan duduk , nek , Oma." fanya mempersilahkan .


nenek dan Oma pun duduk di kursi tamu .


" wah Oma sama nenek ada keperluan apa sampe Dateng ke sini? " tanya fanya .


" begini nak kita mau biki pesta , bisa ? " tanya nenek uti .


"wah tepat banget nek , bisa dong , pesta apa ini ? " tanya fanya .

__ADS_1


" pesta pernikahan lagi untuk Zee dan Evan . tapi di rumah . " jawab nenek uti .


" ohhh , bisa banget nek , emang tepat banget " jawab fanya . lalu merekapun melanjutkan mengobrol .


************


di rumah .


Kevin memarkirkan mobilnya di garasi , Evan pun meninggalkan Zee dan Kevin , ia pergi lebih dulu menuju kamar . Zee pun bingung karena tidak tau harus kemana , karena ia baru pertama kali ke tempat itu . lalu dia pun diajak Kevin untuk menuju ruang tamu .


ternyata diruang tamu mereka disambut oleh mama Rossa dan pak Rusdianto.


" selamat datang ya sayang , anggap aja rumah sendiri . " sambut Bu Rossa lalu memeluk Zee . Zee pun mencium tangan kedua mertuanya .


" lho kok istrinya ditinggal si Van ." protes pak rusdi pada Evan .


" maaf pa Evan udah capek , pengen istirahat , jadi Evan kekamar dulu ." kata Evan lalu pergi ke kamarnya .


" ya udah sini biar mama yang tunjukkin kamar kamu , kamu pasti juga cape kan nak? " ajak mama Rossa.


" iya ma , terimakasih " lalu Zee mengikuti mama Rossa . sampai di kamar Evan.


" nah ini kamar kamu sama Evan ya nak, kalo kamu butuh apa apa jangan sungkan minta tolong mama." tawar mama.


" iya ma , " jawab Zee lalu mama Rossa pun meninggalkan Zee .


Zee pun mengetuk pintu tapi tak ada jawaban .


Zee pun memutuskan untuk masuk , lalu dia menaruh barang-barangnya di almari .


" tadi katanya mas Evan ke kamar , tapi kok gak ada ya. " Zee heran .


kemudian dia merebahkan tubuhnya di ranjang . " ah istirahat dulu aja deh. " kata Zee lalu memejamkan mata .


" tapi gerah banget , aku mandi dulu aja deh " lalu Zee bergegas mengambil handuk dan menuju kamar mandi . saat membuka kamar mandi Zee pun terkejut .


" aaaaaaaaa ," teriak Zee lalu menutup matanya .


dan buru buru menutup pintu .


" ngapain kamu masuk sembarangan." protes Evan . yang buru buru memakai handuknya.


" maaf mas , abis gak ada suara air keran , terus pintu juga gak kamu kunci ." jawab Zee membela diri .


lalu Evan pun keluar dari kamar mandi .


" emang kenapa kalo gak aku kunci , ini kan kamar aku , jadi terserah aku , lagian biasanya gak ada yang masuk kamar aku sembarangan . " protes Evan .


" maaf mas , aku bener bener gak sengaja , " Zee mengatupkan kedua tangannya meminta maaf .


lalu Evan pun berjalan mendekati Zee , Zee dibuatnya gemetar, mukanya memerah .


" kenapa kamu terpesona sama aku ya ?" goda Evan yang mendekat .


Zee pun yang tersadar mendorong tubuh Evan menjauh lalu langsung masuk ke dalam kamar mandi dengan muka merah .


" ya Allah jantung aku kenapa berdetak kenceng banget " batin Zee lalu bergegas mandi .


----------------------------------------------


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .

__ADS_1


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕


__ADS_2