
_____________
dikamar
Kevin membawa Evan ke kekamar , dan menyuruhnya untuk beristirahat .
" yaudah Van , kamu istirahat ya ." pinta Kevin.
" biar aku temani kamu ya mas. " tawar Zee .
" gausah , kalian semua keluar aja , aku butuh ketenangan supaya bisa istirahat . " Evan menolak .
" tapi mas , kalo aku disini , aku bisa bantuin kamu , kalo kamu butuh sesuatu. " terang Zee.
" kamu fikir aku gak bisa lakuin sendiri. " jawab Evan . Kevin yang melihat itu pun akhirnya menenangkan Evan .
" udah Van , tenang kamu jangan marah , ayo Zee kamu ikut aku keluar aja ." ajak Kevin lalu menarik Zee keluar menuju teras .
sesampainya di teras Kevin melepas genggamannya ,
" Vin , kenapa kamu suruh aku keluar ." protes Zee.
" Zee , kondisi Evan Sekarang itu masih belum stabil , dia masih belum bisa menerima pernikahannya . " terang Kevin .
" aku gak tau mau sampai kapan dia gak anggep aku ada. " Zee mengutarakan isi hatinya .
" Zee , aku harap kamu bisa sabar , aku yakin Evan pasti bisa ikhlas sama apa yang udah terjadi. " Kevin menenangkan Zee .
" tapi kita seperti orang yang gak memiliki hubungan apapun , aku tau kita memang baru saling kenal , tapi kalo cuma aku yang berusaha menerima sedangkan dia enggak , kita nggak akan pernah bisa saling mengerti . " Zee mengeluarkan uneg unegnya.
" yaudah , kamu tunggu disini aja , biar aku yang coba buat dia sadar " Kevin menenangkan .
kemudian meninggalkan Zee .
tiba tiba hp Zee berbunyi , ternyata fanya meneleponnya .
Zee : halo nya , ada apa lagi si nya .
fanya : halo Zee , aku punya kabar bagus.
Zee : kenapa si nya?
fanya : WO kita disewa untuk acara outdoor Zee , sumpah ini baru pertama kali , acaranya masih satu bulan lagi .
Zee : yaampun , Alhamdulillah ya nya .
fanya. : yaudah Zee kalo gitu udah , aku mau kasih tau itu aja , biar aku siapin referensinya dulu ya.
Zee : iya nya , semangat oke.
fanya : oke , assalamualaikum.
Zee : waalaikumsalam.
************
di kamar .
Kevin membuka pintu kamar , kemudian menghampiri Evan .
" Van , mau sampai kapan kamu kayak gini
" kata Kevin.
" kamu gak tau apa yang aku rasain Vin ." protes Evan .
__ADS_1
" Van , kamu harus ikhlas Nerima ini semua Van , kalo Tina pergi ninggalin kamu itu berarti dia gak bener bener sayang sama kamu . " jelas Kevin.
" kamu bener Vin , dia lebih milih mimpinya daripada aku , dan dia malah pergi di hari pernikahan kita , tanpa mikirin nasib aku , nasib keluarga aku , " teriak Evan .
" Van aku harap kamu bisa menerima ini semua , dan lupain Tina yang udah ninggalin kamu . , mungkin ini memang jalan Tuhan buat kamu. " saran Kevin .
" kamu fikir lagi baik baik Van , buka lembaran baru , " kata Kevin lalu meninggalkan Evan sendiri di kamar .
tiba tiba hp Evan berbunyi , ternyata telepon dari mama Rossa.
Evan : hallo ma .
mama : lho sayang kalian sebenernya pulang kerumah gak si ?kok sampe sore belum Dateng .
Evan : iya ma , nanti Evan pulang kok . ini masih dirumah temen sama Zee sama Kevin juga .
mama : yaudah kalo gitu mama tunggu ya .
Evan : iya ma .
telepon pun dimatikan .
" Kevin !" panggil Evan .
" iya Van kenapa si?" jawab Kevin yang bergegas masuk kamar .
" sekarang juga kita pulang , kamu siapin mobil ." perintah Evan .
" oke , kalo gitu aku siapin sekarang ." Kevin pun pergi menuju tempat parkir .
Evan pun keluar dari kamar dan melihat Zee sedang menunggunya .
" ayo kita pulang. " ajak Evan kepada Zee .
Zee pun celingak celinguk mencari siapa yang diajak bicara Evan .
" kamu fikir aku ngomong sama siapa ? , gak ada orang selain kamu disini . " jawab Evan lalu berlalu meninggalkan Zee.
" mas tunggu mas. " lalu Zee pun menyusul Evan.
************
di kantor zefa wo
" tok , tok tok " suara pintu diketuk .
" masuk !" jawab fanya . sambil menggambar konsep .
" bos , ada client mau ketemu. " kata sendi pegawai di zefa wo .
" oh iya , suruh langsung masuk aja ya ." jawab fanya lalu menutup bukunya .
kemudian masuk dua wanita lansia , yang fanya kenal .
" ya ampun Oma ita , nenek uti ." kata fanya terkejut . lalu bergegas berdiri dan mencium tangan kedua wanita tersebut .
" silahkan duduk , nek , Oma." fanya mempersilahkan .
nenek dan Oma pun duduk di kursi tamu .
" wah Oma sama nenek ada keperluan apa sampe Dateng ke sini? " tanya fanya .
" begini nak kita mau biki pesta , bisa ? " tanya nenek uti .
"wah tepat banget nek , bisa dong , pesta apa ini ? " tanya fanya .
__ADS_1
" pesta pernikahan lagi untuk Zee dan Evan . tapi di rumah . " jawab nenek uti .
" ohhh , bisa banget nek , emang tepat banget " jawab fanya . lalu merekapun melanjutkan mengobrol .
************
di rumah .
Kevin memarkirkan mobilnya di garasi , Evan pun meninggalkan Zee dan Kevin , ia pergi lebih dulu menuju kamar . Zee pun bingung karena tidak tau harus kemana , karena ia baru pertama kali ke tempat itu . lalu dia pun diajak Kevin untuk menuju ruang tamu .
ternyata diruang tamu mereka disambut oleh mama Rossa dan pak Rusdianto.
" selamat datang ya sayang , anggap aja rumah sendiri . " sambut Bu Rossa lalu memeluk Zee . Zee pun mencium tangan kedua mertuanya .
" lho kok istrinya ditinggal si Van ." protes pak rusdi pada Evan .
" maaf pa Evan udah capek , pengen istirahat , jadi Evan kekamar dulu ." kata Evan lalu pergi ke kamarnya .
" ya udah sini biar mama yang tunjukkin kamar kamu , kamu pasti juga cape kan nak? " ajak mama Rossa.
" iya ma , terimakasih " lalu Zee mengikuti mama Rossa . sampai di kamar Evan.
" nah ini kamar kamu sama Evan ya nak, kalo kamu butuh apa apa jangan sungkan minta tolong mama." tawar mama.
" iya ma , " jawab Zee lalu mama Rossa pun meninggalkan Zee .
Zee pun mengetuk pintu tapi tak ada jawaban .
Zee pun memutuskan untuk masuk , lalu dia menaruh barang-barangnya di almari .
" tadi katanya mas Evan ke kamar , tapi kok gak ada ya. " Zee heran .
kemudian dia merebahkan tubuhnya di ranjang . " ah istirahat dulu aja deh. " kata Zee lalu memejamkan mata .
" tapi gerah banget , aku mandi dulu aja deh " lalu Zee bergegas mengambil handuk dan menuju kamar mandi . saat membuka kamar mandi Zee pun terkejut .
" aaaaaaaaa ," teriak Zee lalu menutup matanya .
dan buru buru menutup pintu .
" ngapain kamu masuk sembarangan." protes Evan . yang buru buru memakai handuknya.
" maaf mas , abis gak ada suara air keran , terus pintu juga gak kamu kunci ." jawab Zee membela diri .
lalu Evan pun keluar dari kamar mandi .
" emang kenapa kalo gak aku kunci , ini kan kamar aku , jadi terserah aku , lagian biasanya gak ada yang masuk kamar aku sembarangan . " protes Evan .
" maaf mas , aku bener bener gak sengaja , " Zee mengatupkan kedua tangannya meminta maaf .
lalu Evan pun berjalan mendekati Zee , Zee dibuatnya gemetar, mukanya memerah .
" kenapa kamu terpesona sama aku ya ?" goda Evan yang mendekat .
Zee pun yang tersadar mendorong tubuh Evan menjauh lalu langsung masuk ke dalam kamar mandi dengan muka merah .
" ya Allah jantung aku kenapa berdetak kenceng banget " batin Zee lalu bergegas mandi .
----------------------------------------------
terimakasih untuk yang telah membaca 😊.
sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.
jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .
__ADS_1
jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕