
____________
pasar malam
tak berapa lama , akhirnya bianglala kembali berputar . mereka pun sampai di bawah kemudian turun .
" kita mau kemana lagi ? " tanya fanya .
" udah malem , gimana kalo kita pulang aja ." ajak Zee .
" bentar Zee , kita belum coba satu wahana yang paling ekstrim. " tolak fanya .
" hah apa? " tanya Zee .
" rumah hantu ." jawab fanya .
" yakin kamu mau kesana , nanti kamu malah ketakutan. " ledek Kevin .
" ihhh nggak enak aja. " protes fanya .
" yaudah ayo tapi setelah ini pulang ya ." ajak Zee kemudian mereka menuju wahana rumah hantu . dan memasuki wahana tersebut .
tiba tiba ada kuntilanak datang mengejutkan fanya , fanya pun berteriak kemudian reflek bersembunyi di belakang Kevin .
" katanya gak takut apa ini ? , modus lagi peluk peluk ." ledek Kevin . fanya yang tersadar pun segera melepaskan pegangannya.
" ya kan aku kaget. " fanya membela diri .
" udah udah ayok cepet keluar dari sini ." ajak Zee . mereka pun berhasil keluar dari rumah hantu tersebut , kemudian fanya mencari alasan untuk membuat Zee dan Evan pulang terlebih dahulu.
" emm Zee kamu kan udah pengen pulang , pulang aja dulu , aku masih ada yang mau aku coba , biar aku sama Kevin , oke. " pinta fanya. yang mendorong Kevin menjauhi Evan dan Zee .
" yah , yaudah deh mas ,yuk kita pulang aja. " ajak Zee lalu mereka pun bergegas pulang .
fanya menarik tangan Evan menuju warung makan .
" kamu ngapain lagi si , selalu aja cari kesempatan buat deketin aku. "protes Kevin .
" ihh geer kita itu harus buat mereka berdua punya waktu untuk bersama ." jawab fanya .
" ya udah deh , kenapa jadi aku harus ikutin permintaan kamu terus si , inget ya aku masih punya dua permintaan ." Kevin mengingatkan .
" iya , ayo mending kita minum dulu ." ajak fanya . lalu mereka masuk ke dalam warung .
*********
di jalan
saat dipertengahan jalan Evan dan Zee bertemu dengan segerombolan preman , preman itu pun menghadang mereka .
" halo cantik , " sapa preman itu kepada Zee .
" bang boleh dong ceweknya kita pinjem dulu. " kata salah seorang preman itu.
" kurang ajar , kalian fikir dia barang bisa kalian pinjem ." protes Evan geram .
" mas udah mas , jangan emosi , lebih baik kita kabur aja. " ajak Zee menenangkan Evan .
" kabur ? nggak biar aku lawan mereka ." tantang Evan .
__ADS_1
" mas jangan mas kamu cuma sendiri , mereka banyak. " larang Zee .
lalu terjadilah perkelahian antara Evan dan preman tersebut kemudian salah satu preman pun membawa Zee .
" lepasin , jangan bawa saya. " protes Zee memberontak .
kemudian preman tersebut memukul Zee hingga pingsan .
" zeeee. " teriak Evan lalu memukul semua preman tersebut hingga mereka terkapar .
tiba tiba terdengar suara petir .
" ayo kita bubar , biarin mereka disini , udah mau hujan ." perintah salah satu preman tersebut .
lalu preman tersebut pun bubar .Evan pun menghampiri Zee yang pingsan di pinggir jalan .
" Zee bangun Zee , " Evan menepuk nepuk pipi Zee .tetapi tidak ada respon dari Zee.
" udah mau hujan aku harus bawa kamu pulang. " lalu Evan menggendong Zee ala bridal.
ditengah perjalanan hujan pun tiba .
Evan pun mencari tempat berteduh .
" gawat hujan , aku harus cari tempat buat berteduh ." batin Evan .
kemudian dia menemukan rumah usang seperti tak berpenghuni . Evan pun membawa Zee kedalam rumah tersebut karena rumah tersebut tidak memiliki pintu .kemudian Evan membaringkan tubuh Zee diatas tumpukan kayu .
" Zee bangun Zee . " pinta Evan .
tapi Zee masih tidak memberikan respon .
**********
dirumah
fanya terus mondar mandir tak jelas karena sahabatnya belum pulang , sedangkan pak Andi dan Bu Andi sudah tidur . Kevin yang melihat itu pun menyusul fanya keluar rumah .
" ngapain si , udah jam sebelas malem gak tidur malah mondar mandir di luar ." protes Kevin .
" Vin , Kok Evan Sama Zee belum pulang juga ya ." tanya fanya resah .
" ya itu kan tadi saran kamu untuk minta kita pulang sendiri sendiri ." jawab Kevin .
" aku khawatir tau nggak Vin , kamu jangan gitu dong , aku kan cuma mau mereka punya waktu berdua. " jawab fanya .
" udahlah masuk aja , mereka itu udah besar , mereka bisa jaga diri . lagian ini hujan ngapain si di teras ?" tanya Kevin.
" yaudah deh iya aku masuk. " jawab fanya. kemudian mereka berdua pun masuk ke dalam rumah .
__________
di rumah kosong
Zee membuka matanya karena cahaya yang silau masuk ke dalam rumah kosong tersebut . ia pun terkejut ketika mengetahui bahwa ia berada di tempat yang ia tak kenal . kemudian dia melihat Evan tidur berada di sampingnya.
" ini dimana ? kok asing " tanya Zee kepada dirinya sendiri . dia berpikir bahwa ia dan Evan disekap oleh preman semalam . ia pun membangunkan Evan .
" mas , bangun mas , udah pagi ." Zee membangunkan Evan .
__ADS_1
kemudian Evan pun membuka matanya .
" Zee , kamu udah bangun? " tanya Evan .
" mas ini kita dimana mas ? " tanya Zee cemas .
" kita di rumah kosong ." jawab Evan .
" kok bisa? " tanya Zee heran .
" semalem kamu pingsan , terus aku gendong kamu , malah dipertengah perjalanan hujan turun deras banget , nah karna ada rumah kosong ini . akhirnya aku bawa aja kamu kesini. " jelas Evan .
" ya ampun mas , maaf ya aku jadi repotin kamu. " Zee merasa bersalah .
" udahlah , gak usah dibahas lagi . mending sekarang kita pulang . hari ini kan rencananya kita balik ke Jakarta. " ajak Evan lalu mereka pun keluar dan melanjutkan perjalanan pulang .
************
di rumah Zee
fanya berbohong jika Zee dan Evan semalam menginap di penginapan kepada pak Andi dan bu Andi .
" aduh Vin mereka mana si , ini kita udah mau balik lho." fanya cemas .
tiba tiba Zee dan Evan pun datang
" fanya , kalian udah siap ya , yaudah kita siap siap dulu ya. " pamit Zee .
" eh kalian semalem tu darimana si , aku khawatir tau nggak ." protes fanya .
" ceritanya panjang , nanti aku ceritain di mobil , Sekarang biar aku siap siap dulu. " jelas Zee .
" oh iya Zee nanti kalo ayah sama ibu kamu tanya kalian darimana bilang dari penginapan ya ." pinta fanya .
" iya , yaudah aku siap siap dulu ya . " Zee pun menyusul Evan yang juga sedang bersiap siap untuk kembali ke Jakarta
*********
di halaman rumah
Evan ,Zee ,fanya dan Kevin pun berpamitan dengan keluarga Zee .
" Bu, pak Zee pamit ya , bapak sama ibu jaga kesehatan , kamu juga Dio jagain ibu sama bapak ya ." pamit Zee.
"iya nak , pasti. " jawab pak Andi .
" pak kita pulang dulu ya , untuk Minggu depan supir saya akan menjemput keluarga bapak untuk acara besanan. " pamit Evan .
" iya nak Evan , kamu jaga Zee baik baik ya nak , bapak pasrahkan Zee sama kamu. " pinta pak Andi .
" pasti pak saya akan jaga Zee. " jawab Evan lalu mereka pun masuk kedalam mobil dan kembali ke Jakarta.
__________________
terimakasih untuk yang telah membaca 😊.
sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.
jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .
__ADS_1
jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕