Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
sawah


__ADS_3

____________


malam harinya . keluarga pak Andi mengadakan bakar bakar ikan di halaman rumah .


" beginilah suasana piknik di rumah. " kata pak Andi .


" iya pak udah gak sabar makan ikan bakarnya ." fanya menimpali .


Evan dan Kevin pun membakar ikan tersebut .


" kaki kamu gimana Zee , udah enakan ? " tanya fanya .


" lumayan si nya ." jawab Zee .


" kamu si pasti ceroboh. "umpat fanya .


" yaudah Zee ,aku mau bantuin bakar bakar dulu ya. " pamit fanya lalu menyusul Evan dan Kevin .


" aku ikut bantuin dong ," fanya ikut nimbrung .


" ngapain si kamu , ganggu tau nggak. "protes Kevin .


" ih apaan si aku kan mau ikut bantu ." protes fanya .


" eh aku kekamar mandi dulu ya ." pamit Evan lalu masuk ke dalam rumah .


" sini biar aku yang bakar. " pinta fanya .


" jangan nanti gak Mateng lagi." tolak Kevin .


" ih .. enak aja Mateng kok. " fanya membela diri .


" gausah. " jawab Kevin singkat.


Dio yang melihat itu pun tersenyum .


" kakak kalian berdua jangan berantem terus , nanti malah jodoh Lo. " kata Dio .


" apa , ihh jangan sampe ." teriak fanya .


" amit amit , aku punya jodoh yang cerewet kaya kamu." protes Kevin .


lalu mereka berdua pun membuang muka .


" kak Kevin sama kak fanya lucu banget ." kata Dio.


" ihh Dio udah deh kamu tu ya. " protes fanya .


*********


di dapur


Evan keluar dari kamar mandi , dia melihat Zee sedang membuat minuman . Zee yang melihat Evan pun memanggilnya.


" mas Evan. " panggil Zee ,Evan pun berhenti .


" ada apa ?" tanya Evan . lalu Zee mengeluarkan sapu tangan dari sakunya .


" muka kamu sampe keringetan gitu mas , gara gara kamu bakar ikan. " kata Zee lalu mengelap keringat di wajah Evan . Evan pun memegang tangan Zee lalu menurunkannya . kemudian mengambil sapu tangan milik Zee .


" aku bisa sendiri , " kita Evan singkat . lalu pergi


meninggalkan Zee , Zee pun menahan tangan Evan .


" mas , kamu kenapa ? " tanya Zee .

__ADS_1


" aku gak papa , aku cuma gak mau kamu terlalu berharap banyak sama aku . sedangkan aku masih belum tau aku bisa terima ini semua atau nggak. " jawab Evan .


"mas , kamu terima ataupun nggak , itu tergantung kamu beri aku kesempatan untuk buat kamu buka hati buat aku atau nggak .


cinta itu Dateng karena kebiasaan mas , aku yakin kok kalo kita selalu sama sama , kita bisa saling mencintai ." Zee meyakinkan .


Evan lalu melepas pegangan Zee , tanpa berkata . ia kemudian keluar menuju halaman .


********


di halaman.


" yeeee akhirnya Mateng juga. " fanya tersenyum .


" yaudah ayo dimakan ." ajak pak Andi .


fanya yang tidak melihat Zee pun mencari cari sahabatnya itu . tapi dia tidak melihat keberadaan Zee disana .


" emmm pak , Zee kemana kok gak kelihatan ? " tanya fanya .


" oh tadi katanya udah ngantuk. " jawab Bu Andi .


" oh gitu ya Bu , sayang banget. " sesal fanya .


" yaudah ayo dimakan , oh iya besok malam kebetulan pasar malam dibuka , kalian kesana aja. " saran pak Andi .


" wah iya ide bagus tu pak. " fanya menyetujui .


" kalo saya si , ikut aja pak. " jawab Kevin .


" lho nak Evan kenapa dari tadi diem aja ?" tanya pak Andi.


" gak papa pak ," jawab Evan tersenyum .


" em pak , Bu saya permisi kebelakang ya ." pamit Kevin .


*********


di kamar mandi


Zee keluar dari kamar mandi , kemudian dia berpapasan dengan Kevin , Kevin yang melihat mata Zee yang sembab pun menghentikan Zee .


" Zee , tunggu. " Kevin menahan tangan Zee .


" ada apa Vin? " tanya Zee tanpa melihat kevin ia takut Kevin tau bahwa Zee habis menangis .


" kamu habis nangis ya.? " tanya Kevin .


" nggak kok. " jawab Zee .


" kamu jangan bohong sama aku , mata kamu sembab gitu , sini kamu ikut aku. " ajak Kevin ke meja makan lalu menyuruh Zee duduk .


" kamu mau ngapain Vin?" tanya Zee . lalu Kevin bergegas mengambil es batu dan handuk kecil untuk mengompres mata Zee .


" udah Zee , kamu diem aja biar aku kompres mata kamu ya , biar gak sembab , kalo orangtua kamu tau kamu nangis , pasti mereka bakal sedih " saran Kevin lalu mengompres mata Zee.


" makasih ya Vin , iya kamu bener , kalo mereka tau aku nangis mereka pasti sedih ." pikir Zee.


" kenapa Zee ? Evan apain kamu ? "tanya Kevin .


" bukan kok Vin bukan Evan , ini kaki aku cuma sakit aja ." jawab Zee berbohong .


" yaudah kalo kamu gak mau cerita , emang privasi kalian berdua , cuma aku mau bilang , kamu harus sabar ngadepin Evan ya . aku tau sifat dia itu susah ditebak . tapi aku yakin Evan itu sebenernya baik . " terang Kevin .


" iya Vin , makasih ya. " jawab Zee .

__ADS_1


************


di sawah


pagi ini rencananya pak Andi mengajak Evan , Kevin , Zee , fanya mencoba membajak sawah . merekapun sudah sampai di sawah milik pak Andi .


" nah kalian pasti belum pernah cobain bajak sawah kan ?" tanya pak Andi .


" Belum pernah pak. " jawab Evan .


"sini bapak ajarin , " ajak pak Andi lalu turun ke sawahnya yang sedang diairi .


" ini saya turun pak? " tanya Evan .


" iya dong Van ." protes fanya .


" tapi kan berlumpur gitu. " protes Evan .


" turun semua biar ngerasain aja. " saran Kevin .


" aku gak usah. " jawab fanya tersenyum .


" kamu yang duluan. " kata Kevin lalu mendorong fanya , fanya pun terjatuh ke sawah .


" kevinnnnnnnnnnn , awas aja ya kamu ." teriak fanya lalu menarik Kevin .


lalu Evan pun turun , kemudian menolong Zee , tetapi Zee terpeleset dan terjatuh menimpa Evan . sehingga tubuh mereka penuh lumpur . Zee yang tersadar pun segera berdiri .


" maaf mas , aku ceroboh. " Zee meminta maaf sambil membersihkan pakaian Evan .


" yaampun Zee percuma kalo kamu gituin gak akan bersih , inimah harus nyemplung ke sungai ." ledek fanya .


" yaudah si ya nanggung kan udah pada kotor semua , gimana kalo kita sekalian perang lumpur " teriak fanya lalu melempar lumpur pada Kevin .mereka akhirnya pun bermain lumpur saling melempar , hingga Evan tidak tersadar tertawa lepas .


"aku seneng banget bisa lihat kamu tertawa lepas mas. " batin Zee dalam hati .


tiba tiba lemparan lumpur mengenai mata Zee .


" aduh mata aku . " teriak Zee sambil mengucek matanya.


Evan yang melihat itu pun menyusul Zee karena dia yang berada di dekatnya .


"jangan kamu kucek mata kamu , buka mata kamu , biar aku tiup. " kata Evan sambil mencari kotoran yang masuk ke mata Zee .


lalu Evan pun meniup pelan mata Zee .


" gimana udah? " tanya Evan .


lalu Zee pun membuka menutup matanya .


" iya masih perih si mas tapi udah gak ngerasa ngganjel ." jawab Zee .


" yaudah mendingan sekarang kamu bilas aja daripada nanti kenapa napa. " Saran Evan .


" iya mas makasih ya ." Zee berterimakasih sambil tersenyum menatap Evan .


Evan pun salah tingkah dibuatnya .


" yaudah buruan kamu bilas. " perintah Evan lalu menyusul Kevin .


___________________________________


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.

__ADS_1


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕


__ADS_2