Lelaki Terbaikku

Lelaki Terbaikku
Kembali Dingin


__ADS_3

Di Rumah baru Kevin.


Evan yang merasa marah dengan penolakan Zee pun pergi ke rumah Kevin. Ia mengetuk pintu rumah Kevin. K vin pun membukakan pintu untuknya.


"Loh Evan, Tumben kamu malem malem kesini. Ada apa?" tanya Kevin.


"Aku mau ajak kamu pergi ke Bar, kamu tau sendiri kan aku kalau minum gak bisa kontrol diri aku sendiri." pinta Evan.


"Ke bar? ngapain? kamu kan udah lama gak minum ada masalah apa si?" tanya Kevin.


"Kamu mau atau nggak?" tanya Evan.


"Nanti kalau istri kamu khawatir gimana?" tanya Kevin.


"Udahlah kamu gak usah bahas dia. aku bisa berangkat sendiri kok." ungkap Evan kecewa.


"Kalau aku biarin dia pergi sendiri itu malah lebih bahaya, kalau aku ikut sama dia aku bisa jaga dia " batin Kevin.


"Tunggu Van, oke aku ikut." Kevin menyusul langkah Evan.


di kamar Zee.


Waktu menunjukkan pukul 12 malam, Zee tertidur menunggu Evan pulang, ia terbaring di sofa.


"Klek" Evan membuka pintu kamar, dilihatnya Zee tertidur di Sofa dengan kedua tangannya yang ditekuk didepan dada seperti kedinginan.


Evan merebahkan tubuhnya di ranjang, dan mencoba menutup mata. Tetapi hati kecilnya merasa tak tega melihat Zee yang tertidur di sofa.Ia berusaha untuk tidak peduli tetapi tidak berhasil.


Evan mendekati Zee kemudian mengangkat tubuh kecil Zee dengan perlahan. Ia memindahkan Zee keranjangnya kemudian menyelimuti tubuh Zee. kemudian dia memilih untuk tidur diruang kerjanya.


Mentari telah menampakkan sinarnya, Zee terbangun dari tidurnya.


"Loh kok aku tidur disini? kayaknya semalem aku nunggu Mas Evan di sofa. Apa Mas Evan yang mindahin aku ke ranjang?" tanya Zee pada dirinya sendiri. Tetapi tidak dilihatnya Evan disamping tempatnya.


"Tapi Mas Evan dimana? apa dia gak pulang." batin Zee mencoba mencari Evan dikamar mandi.


Tiba tiba Evan masuk kedalam kamar dan menuju ke kamar mandi.


"Mas, kamu dari mana Mas? kamu semalem gak tidur dikamar ya?" tanya Zee.


"Aku pergi kemana itu bukan urusan kamu, aku gak tidur dikamar juga bukan urusan kamu." protes Evan menutup kamar mandi dengan keras.


"Mas." panggil Zee.


Kemudian Zee menyiapkan jas dan kemeja yang akan dipakai suaminya. Ia menunggu hingga Evan selesai mandi. Evan mengambil Kemeja dan Jas yang ada didalam lemari.

__ADS_1


"Mas, ini aku udah siapin buat kamu." tunjuk Zee.


Evan tidak menjawab perkataan Zee ia sibuk memakai jas-nya.


"Sini Mas, biar aku bantu pakein dasi ya." tawar Zee.


"Gak usah aku bisa sendiri." ucap Evan angkuh kemudian meninggalkan Zee. Zee mengikuti langkah Evan.


"Mas,kamu gak sarapan dulu?" tanya Zee tetapi Evan masih terdiam.


"Mas kamu kenapa si?" tanya Zee.


"Aku buru buru, kamu gak usah banyak tanya deh." bentak Evan berlalu meninggalkan Zee.


"Mas tunggu, salah aku itu apa si Mas sama kamu, kenapa kamu jadi dingin gini sama aku. Kalau kamu ada masalah bilang sama aku Mas, jangan diemin aku kayak gini." Zee mulai meneteskan air matanya.


Evan yang melihat itupun mengalihkan pandangannya.


"Udahlah Zee, gak usah kamu cari perhatian dengan air mata kamu itu. aku gak peduli. Bukannya kamu sendiri kan yang semalem berfikir kalau aku akan kembali ke Tina. jadi kamu harus terima dong kalo aku bersikap seperti ini ke kamu." bentak Evan.


"Aku gak bermaksud gitu Mas, aku cuma takut kalo perasaan aku ke kamu semakin dalam sedangkan kamu masih terbayang bayang sama masa lalu kamu. Yang sekarang hadir lagi di hidup kamu." ucap Zee mengusap air matanya kemudian meninggalkan Evan masuk kedalam rumah.


"Kenapa aku gak bisa bersikap baik sama Zee, kenapa aku sangat kecewa karena penolakan semalam." batin Evan.


di kantor Rusdianto


"Jadi Konsep ini akan benar benar menarik untuk perusahaan anda pastinya. bukan begitu pak Evan?" tanya Kevin pada Evan yang tengah melamun.


"Bisa bisanya dia nolak aku. dia fikir dia siapa?" batin Evan dalam pikirannya.


"Pak Evan." panggil Kevin.


"Dasarr!!!" umpat Evan tak sadar, semua pandangan langsung tertuju pada Evan.


"Ehmmm Pak Evan" panggil Kevin menendang kaki Evan. Evan tersadar dengan pandangan yang menatapnya.


"Maaf Maksud saya, dasar dasar yang ada di proyek ini juga sudah jelas. jadi bapak tenang saja dan serahkan semua kepada perusahaan kami. jadi terimakasih untuk kerja samanya. sampai bertemu di meeting berikutnya." Evan menjabat tangan clien-nya kemudian meninggalkan ruangan metting.


Kevin mengikuti langkah Evan hingga ke balkon atas gedung.


"Kamu kenapa si Van?" tanya Kevin.


"Aku juga gak tau aku terus kepikiran sama si Zee itu." Jawab Evan.


"Oh mungkin kamu udah cinta sama dia." ungkap Kevin.

__ADS_1


"Cinta? Apa mungkin? tapi aku marah karena penolakan dia. " tolak Evan.


"Kalau aku jadi dia pun, aku gak akan lakuin itu tanpa kepastian sebuah hubungan dari kamu." ungkap Kevin.


Evan terdiam mendengar Jawaban Kevin.


"Van, kamu harus gentle, akhiri semua sama Tina. kamu tegasin ke dia. Dan kamu harus kasih kepastian ke Zee kalau kamu cinta sama dia." saran Kevin.


"Tapi aku gak tau, aku udah mencintai dia atau belum." jawab Evan.


"Jangan serakah Van, kamu laki laki jangan jadi pengecut. kamu harus mempertegas semuanya. kamu pilih Zee atau Tina." saran Kevin.


"Kamu bener, aku harus selesaikan semuanya. Aku akan minta Tina untuk menjauh. Vin kamu tolong handel semua urusan kantor." ungkap Evan kemudian bergegas meninggalkan Kevin.


di balik tembok.


Tina tengah mendengar perkataan Evan dengan Kevin.


"Aku gak akan biarin kalian akur, aku udah punya rencana buat misahin kalian berdua." ucap Tina tersenyum licik.


"Klunting."Suara pesan di hp Tina, Evan mengajaknya untuk bertemu.


"Bagus, kamu mempermudah semuanya sayang." ucap Tina kemudian mengirimkan screenshot pesan itu kepada Zee.


"Halo Ken, Lakuin seperti perintah aku." pinta Tina kepada lelaki yang ia telepon.


bersambung...........


promosi guys


guys yuk mampir juga ke karya baru author.


bercerita tentang hamil diluar nikah, menghilang kemudian kembali dengan membawa dua anak kembar yang genius.


judul : Anak Genius: milikku milikmu


***********************************************


~ terimakasih banyak atas dukungan kalian 💕💕💕 yang telah bersedia membaca . memberikan like dan komen dan juga vote . ~


terimakasih untuk yang telah membaca 😊.


sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.


jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .

__ADS_1


jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕


Lelaki terbaikku akan diusahakan up setiap hari ya guys, insyaallah tiap pukul 4 pagi. mohon dukungannya.😉😉😉


__ADS_2