
_____________
di dalam ruang Evan .
fanya dan Caca masuk kedalam ruangan Evan.
" assalamualaikum " fanya memberikan salam .
" waalaikumsalam . " jawab pak Rusdi .
" loh pak , Zee nya gak ada pak ? " tanya fanya yang tidak menemui keberadaan Zee.
" Zee sedang sarapan dikantin nak . " jawab mama Rossa.
" oh iya Van , ini aku ada buah buat kamu . cepet sembuh ya . " kata fanya .
" makasih ya .nya . " Evan berterimakasih .
kemudian Feli masuk ke dalam ruangan ia terkejut karena melihat fanya dan Caca berada di sana .
" ohhhh , jadi kamu nengokin kakak aku. " kata Feli .
" om Kevin , kakak jahat ini tadi nabrak aku . " Caca melapor .
" apa ? kamu ditabrak sama Feli . " tanya Kevin .
" iya om , dia juga marah marah . " adu Caca .
" aduhhh , mas Kevin .kamu gak usah dengerin anak kecil ini . dia tu yang salah . lagian sok kenal banget si ngadu sama mas Kevin . " protes Feli .
" sok kenal ? fel . dia ini keponakan aku . " terang Kevin .
" apa ? keponakan kamu mas , jadi dia bukan anak perempuan ini. " Feli terkejut .
" bukan , dia bukan anak fanya . " jawab Kevin .
" aduhhh maaf ya de , kakak tadi cuma bercanda . " sesal Feli mencoba mendekati Caca . tetapi Caca malah berlari bersembunyi di belakang Kevin .
" yaudah Bu , kita pulang aja yuk . yang besuk udah banyak banget . ruangannya penuh . " ajak Kevin pada Bu Iis .
" yah mas Kevin , tapi aku kan baru Dateng mas . " rengek Feli .
" udahlah fel , aku tu juga harus kerja . Bu , pak ,nek , Oma . aku sama ibu pamit pulang ya . " pamit Kevin .
"iya nak hati hati ya . " jawab pak Rusdi .
" Van cepet sembuh ya , ayo nya aku anter kamu dan Caca ke sekolah . " kata Kevin .
" oh iya , fanya juga pamit ya om , Tante , nek ,Oma , assalamualaikum . " fanya memberi salam . kemudian mengikuti Kevin .
" ihhhh mas kevinnnn , ngapain si Deket sama cewek itu terus .yaudah deh Feli mau beli minum aja ke kantin " rengek Feli . kemudian keluar dari kamar Evan .
***********
di mobil Kevin .
" Bu Kevin anter ibu pulang dulu ya . " tawar Kevin .
" iya nak . ibu juga capek , pengen istirahat . " jawab Bu Iis .
" Vin , cewek tadi itu sebenarnya siapa si ? " tanya fanya .
" emang kenapa ? kamu cemburu ya ." goda Kevin .
" hah , aku cemburu sama kamu . nggak lah kan kita gak ada apa apa . " jawab fanya .
" ya Feli emang ngejar aku dari dulu si . tapi selalu gue tolak . " jawab Kevin .
__ADS_1
" ngapain coba kamu tolak . " tanya fanya .
" ya karena , aku udah tau banget sifat asli dia . " jawab Kevin .
" ohhhh , sedeket itu . " ucap fanya menekankan.
" tu kan cemburu . " ledek Kevin .
" ihhh enggak kok . " jawab fanya menolak .
" Caca juga gak mau om sama kakak galak tadi , Caca maunya om sama kakak cantik . " Caca menimpali tiba tiba Kevin mengerem mendadak .
" astaghfirullah nak , kamu ini kenapa si ? fokus dong nak . " protes Bu Iis .
"maaf Bu , habis Caca ngomongnya ngawur . " jawab Kevin .
******
di kantin rumah sakit .
Feli berjalan menuju kantin untuk memesan minuman . kemudian dia melihat Zee yang sedang sarapan di sana.
Feli pun menghampiri Zee .
" ohhh , bagus ya . suaminya sakit malah enak enakan makan disini . " kata Feli .
" Feli. kamu disini . sini duduk sama aku . aku baru aja sarapan . " jawab Zee .
" ihhhhh ogah ya . duduk sama kamu . lagian taktik apa si yang kamu gunain ke kak Evan . " tuduh Feli .
" taktik ? maksud kamu gimana ya ? " tanya Zee .
" kamu gak usah sok gak tau deh . yang harusnya jadi pengantin wanita itukan kak Tina , bukan kamu. kenapa tiba tiba kamu yang jadi istri kak Evan." tuduh Feli .
" Feli , kamu itu masih kecil . kalo kamu gak tau apa apa . gak usah sok tahu . " protes Zee lalu meninggalkan Feli.
*******
di ruang rawat Evan .
keluarga pak Rusdianto baru saja berpamitan untuk pulang . karena malam ini Zee yang akan menjaga Evan . Zee pun memijat tangan Evan .
" aduh Zee , pelan pelan masih sakit . " pinta Evan .
" oh sakit ya mas , maaf . " kata Zee kemudian melepaskan pijatannya.
" udah kamu gak usah pijit aku . kamu itu juga perlu istirahat . " kata Evan .
" iya nanti juga aku istirahat mas , oh iya mas butuh sesuatu ? atau mau apa ?. " tawar Zee .
" oh oke kalo gitu aku mau kamu beliin aku roti ya , aku bosen makan bubur . " pinta Evan .
" mas gak papa aku tinggal sendirian ? " tanya Zee ragu .
" kan ada suster. Zee . " jelas Evan .
" yaudah aku tinggal sebentar ya mas . " pamit Zee kemudian keluar dari ruangan Evan .
" kamu baik banget sama aku Zee . sekarang aku akan coba buat bisa Nerima kamu . " kata Evan lalu ia meraih ponselnya , kemudian menelfon Kevin .
Kevin : halo Van , ada apa ? kamu gak kenapa Napa kan Van ?
Evan : aku gak papa . aku telvon kamu karena aku ada tugas buat kamu .
Kevin : yaampun Van kamu itu masih sakit bahas tugasnya nanti lagi aja ya .
Evan : gak bisa Vin , ini penting .aku kirim pesan ke kamu ya , lakukan tugas dari aku .
__ADS_1
Kevin : emang tugas apaan si Van .
Evan : udah kamu buka aja chat dari aku .
Kevin : yaudah iya . nanti kubaca .
Evan : yaudah bagus , kalo gitu aku matiin telvonnya .
beberapa menit kemudian Zee datang membawa roti .
" surprise , ini aku bawa roti buat kamu mas . " kata Zee Kemudian membawa roti ke hadapan Evan.
" yaudah , kalo gitu biar aku suapi ya mas ?" tawar Zee .
" boleh . " jawab Evan kemudian Zee menyuapi Evan . ketika memakan rotinya . selai Evan tidak sengaja mengenai bibir bagian bawahnya . sehingga belepotan.
" yaampun mas , kamu sampe belepotan gitu . " ledek Zee tertawa.
" kamu juga harus makan , aaaa biar aku suapi kata Evan .
" kok kamu malah ketawa si , seneng ya kamu ngetawain aku . " protes Evan .
"iya iya mas maaf , habis kamu kayak anak kecil yang habis makan eskrim . " jawab Zee menahan tawa .
" terus aja ketawa . " protes Evan .
" yaudah mas , sini biar aku bersihin . " kata Zee kemudian mengusap tepi bibir Evan .
lalu mereka pun saling menatap . dan akhirnya salah tingkah .
" udah mas , udah bersih " kata Zee .
" makasih ya Zee . " ucap Evan .
" iya mas sama sama . " jawab Zee tersenyum .
" sekarang giliran kamu buka mulut karena aku mau suapi kamu . " pinta Evan .
" kamu serius mas ? " tanya Zee .
" iya dong . aaaaa" Evan memberikan perintah namun ketika Zee membuka mulutnya tetapi Evan malah jahil membuat selai coklatnya mengenai pipi Zee .
" mas Evan , kamu sengaja ya . " protes Zee .
" gak aku gak sengaja . " jawab Evan .
" ih nih kamu juga biar belepotan . aaaa " kata Zee berusaha membuat Evan kembali belepotan .
" udah udah jangan ya . sini biar aku yang bersihin pipi kamu . " kata Evan kemudian mengelus pipi Zee .
Zee pun terdiam melihat perlakuan Evan yang manis .
" makasih ya mas . " kata Zee .
" iya sama sama , Sekarang kamu tidur ya . " pinta Evan .
" iya , mas juga tidur ya . " kata Zee kemudian mereka pun memejamkan mata .
*************************************************
~ terimakasih banyak atas dukungan kalian 💕💕💕 yang telah bersedia membaca . memberikan like dan komen dan juga vote . ~
terimakasih untuk yang telah membaca 😊.
sertakan komentar untuk inspirasi author 😉.
jangan lupa like , dan vote agar author semangat menulis .
__ADS_1
jangan lupa klik favorit agar tidak ketinggalan up terbaru 😁💕