LOVELESS MARRIAGE

LOVELESS MARRIAGE
apa itu


__ADS_3

Lucas melihat Liliana yang tertidur lalu menghampirinya dan memakaikan selimut


" tunggu sebentar lagi, ini akan segera selesai" ucap Lucas sambil mencium kening Liliana


beberapa menit kemudian akhirnya Lucas selesai mengerjakan pekerjaan nya lalu menggendong Liliana ke kamar dan tidur sambil memeluknya



"roti roti aku mau roti" ucap Liliana sambil menggigit pundak Lucas tanpa sadar


"ugh" Lucas terbangun karna gigitan Liliana


"roti! lag!… lag!…" ucap Liliana


" gadis ini benar-benar" gumam Lucas


Liliana membuka matanya sedikit demi sedikit


" hmm Lucas apa kamu sudah mandi " ucap Liliana yang masih setengah sadar


" memangnya kenapa?" tanya Lucas


" kamu sangat tampan! apa ini mimpi? jika benar ini mimpi yang indah, dan satu KAta indah untuk suami ku di mimpi indah ini, selamat pagi sayang" ucap Liliana sambil mencium bibir Lucas


" gadis ini benar-benar, pagi-pagi sudah membuat ku hampir gila" seru Lucas


" hmj gila?, gila, iya gila " saut Liliana yang langsung membuka matanya dan mencoba bangun, tapi sayang pelukannya sangat erat hingga Liliana tak dapat keluar dari pelukannya


" pagi sayang!" ucap Lucas


"Lu… Lucas pagi…" saut Liliana


" jangan bergerak, tetaplah seperti ini" ucap Lucas

__ADS_1


"itu… itu, apa itu?" tanya Liliana


" kenapa kamu bertanya tentu saja itu" saut Lucas


" apa tidak apa-apa?" tanya Liliana


" tidak apa, asalkan kamu diam! ini sudah biasa bagi kaum laki-laki di pagi hari" ucap Lucas


" ehm baiklah, tapi ku dengar itu sakit?" tanya Liliana


" terkadang sampai membuat ku ke hilangan akal" saut Lucas


" mau saya bantu?" tanya Liliana


" jangan menyesalinya" sontak Lucas yang langsung bangun dan mendekam Liliana


" justru apa kamu akan menyesalinya?" tanya Liliana


" karna ini… ini…" saut Liliana


"ini apa?" tanya Lucas


" mari kita lihat kamu akan berbicara sampai mana?" gumam Lucas


" sebenarnya… ini buka…n"


tok tok tok


" tuan maaf, apa tuan sudah bangun?" tanya Casis


" iya saya sudah bangun" saut Lucas


" hari ini tidak ada rapat penting, undur semua rapat yang tidak penting, aku berangkat siang, urus sisanya kamu paham? " ucap Lucas

__ADS_1


" baik tuan" saut Casis


" sebenarnya apa?" tanya Lucas sambil menatap tajam Liliana


" sebenarnya ini… ini bukan yang… per… pertama kalinya bagi ku" ucap Liliana sambil menutup matanya dengan mata yang berkaca -kaca


" tak apa, ini juga bukan yang pertama bagi ku" saut Lucas sambil mencium keningnya


" be… benarkah, apa kamu tidak merasa kecewa?" tanya Liliana


" lalu yang pertama kali mu dengan siapa?" tanya Lucas


" itu… itu…" Liliana mulai meneteskan air mata


" sudah jangan menangis" ucap Lucas sambil mencium samping matanya Liliana


" jangan hapus air matanya dengan cara seperti itu" saut Liliana


" kamu boleh memulainya lebih dulu" ucap Lucas


" apa aku? memulainya? aku tidak bisa melakukannya" saut Liliana


" aku akan mengajari mu" ucap Lucas


" pertama rangkul pundak ku, angkat kepala mu perlahan-lahan gigit lah dengan lembut tubuhku mulai dari telinga, lalu turun ke bawah sampai pada titik rangsangan yang kuat, lalu cium bibir ku dan belailah" ucap Lucas


Liliana mengikuti semua yang di katakan Lucas dan dengan perlahan menjadi lihai dengan sendirinya hingga beres


" ayo lakukan ronde yang ke dua" ucap Liliana sambil menggoda Lucas dengan ciuman


" jangankan 2 ronde, seharian pun aku masih bisa melakukannya" saut Lucas


mereka mulai lagi dengan ronde ke dua di awali dengan ciuman hingga Liliana yang ketiduran

__ADS_1


__ADS_2