
"pergi" seru Lucas dengan dingin
" galak amat si" ucap Luna
" kali bersama siapa kamu datang ke sini?" tanya Lucas
" sendiri, memangnya harus sampai kapan di temani orang lain" seru Luna
" siapa sugar Daddy mu sekarang?" tanya Lucas
"ssstststst aku sudah berhenti jadi sugar baby" ucap Luna sambil menekan bibir Lucas
" lalu kamu dapat undangan dari mana?" tanya Lucas
" saya hanya di undang sebagai pemain piano" ucap Luna
" tapi jika kamu menginginkannya kita bisa lakukan satu kali lagi" ucap Luna sambil menggoda
" pergi!" seru Lucas
" yang benar saja" ucap Luna
" tinggalkan aku" seru Lucas
"apa aku sudah tidak semenarik dulu?" tanya Luna
" peegi!! " ucap Lucas dengan nada tinggi
Luna pergi dari sana
brukk ( suara bertabrakan)
" aduh maaf saya kurang memperhatikan jalan" ucap Luna
"nona…" seru Casis dengan wajah yang merona dan pakaian yang tertumpah jus
" Casis, gimana kabar mu?" tanya Luna
"saya baik non" sahut Casis
" panggil saya Luna saja nggak usah terlalu sopan" ucap Luna
__ADS_1
" iya no… Luna " sahut Casis dengan nada yang lembut dan wajah yang bertambah merah
" sepertinya dia menyukai ku" gumam Luna
" sudah sejak kapan?" tanya Luna
"ap… apa" seru Casis dengan gugup
"sepertinya kamu menyukai ku, sudah sejak kapan" ucap Luna sambil menarik Casis dan me lap jus yang tumpah di bajunya
"ma… maaf me… repotkan saya bisa sendiri…" sahut Lucas sambil berjalan dengan cepat ke kamar mandi
" dia slalu membuat ku tersenyum puas dari dulu " gumam Luna
" dia menyadarinya, padahal aku sudah menyembunyikan nya" ucap Lucas sambil bercermin
"noda nya susah hilang, aku lepas saja jasnya, tapi untung kemejanya tidak kotor" gumam Lucas
...Lucas kembali ke ruang pesta sambil membawa jas itu dan terus menghindari Luna pergi keluar untuk menyimpan jas nya ke mobil tanpa sengaja Casis berpapasan dengan Bella tapi Casis tidak menyadarinya, saat Casis akan masuk lagi di hentikan para penjaga...
" maaf tamu yang sudah keluar tidak boleh masuk lagi" ucap pengawal itu
" saya hanya menyimpan jas" seru casis
Casis di luar terus berusaha masuk tapi tidak bisa sedangkan di dalam Bella yang melihat Lucas sendirian mengambil kesempatan itu
"malam baby" ucap Bella
Lucas hanya mengacuhkannya, Bella dengan beraninya menggoda Lucas
" berhenti" ucap Lucas sambil mendorongnya
" tenanglah ini pojokan tidak akan ada yang melihat kita" seru Bella
" pergi atau aku akan memanggil satpam" ucap Lucas
namun Bella malah mencium paksa Lucas sambil memindahkan obat di mulut Bella pada Lucas
" apa-apaan kamu ini" ucap Lucas sambil mendorong Bella
karna misinya sudah selesai Bella pergi ke keramaian tapi pandangan nya terus tertuju pada Lucas yang berada di pojokan
__ADS_1
" efeknya mulai bereaksi" gumam Bella sambil tersenyum dan melihat Lucas
"apa yang wanita itu masukan ke dalam mulut ku" ucap Lucas sambil berusaha menelpon Casis
di luar " Jess apa aku beneran boleh ikut" ucap Liliana
" iya tentu saja, jangan buka penyamaran mu sebelum masuk" ucap Jessy
"hmm iya" sahut Liliana, Liliana dan Jessy masuk ke pesta secara bersamaan berjalan di karpet merah seperti dua bintang yang berada dalam luasnya langit malam yang gelap terlihat sangat bersinar
akhirnya Casis mengangkat telpon Lucas, dari tadi Casis tak menjawabnya di karenakan handphone nya berada di saku jasnya
" iya ada apa tuan" sahut Casis
" kenapa kamu tidak menjawab ku?" tanya Lucas dengan kesal
" ada apa tuan? maaf saya di luar tidak bisa masuk kedalam" seru Casis, Casis melihat Liliana masuk jadi dia menyarankan menelpon Liliana
" aghh siaal" ucap Lucas
" tuan sepertinya saya melihat nona di pesta" ucap Casis
Bella menghampiri Lucas dan membawanya ke kamar Lucas terus melawan tapi karna efek obat dia Lucas menjadi tak berdaya, setelah Bella menaruh Lucas di tempat tidur dia pergi mengganti pakaiannya sesaat
" Jess tunggu dulu" ucap Liliana
" ada apa li?" tanya Jessy
" Lucas nelpon" seru Liliana
" nggak usah di angkat" ucap Jessy
" aku akan mengangkatnya, entah kenapa aku sangat khawatir" seru Liliana
" terserah kamu saja" ucap Jessy
" iya hallo?" seru Liliana
"da… datan…g cepat, kemari" ucap Lucas dengan tidak jelas
" hallo, hallo dimana kamu berada sekarang ?" tanya Liliana dengan khawatir
__ADS_1
" di salah satu kamar di pesta nomor xx" ucap Lucas
Liliana bergegas datang namun tak di sangka yang ia lihat saat membuka pintu Bella sedang duduk di atas Lucas sambil memainkan tangannya