
beberapa jam yang lalu
driririring (telpon, Lucas Langsung mengangkatnya tapi kemudian )
Tut Tut tu (telpon di matikan)
Lucas terus mencoba menelpon balik liliana tapi sedetik kemudian nomornya tidak aktif
" kenapa telponnya terus tidak tersambung" gumam Lucas
" apa dia sedang mempermainkan ku" ucap Lucas
keesokan harinya Liliana masih tak kunjung pulang Lucas sudah mulai khawatir dia masih menunggu dan mengira Liliana sedang bercanda namun pagi, siang Liliana tak kunjung memberi kabar lagi dan tak pulang, akhirnya Lucas pergi mencari Liliana di sore hari
lucas melihat jejak terakhir Liliana melalui JPS, Lucas berjalan dengan bergegas sambil memakai jasnya
" pergi ke kantor polisi, suruh mereka lacak keberadaan Liliana, cepat! " ucap Lucas
" baik tuan" sahut Casis
" apa yang terjadi pada nona, sampai- sampai tuan sangat khawatir " gumam Casis
Lucas mengemudi mobil sendiri sedangkan Casis pergi ke kantor polisi di sepanjang jalan Lucas membawa mobil seperti orang gila
" sekitar sini, jejak nya hilang di sini" ucap Lucas
tak lama telpon Lucas berbunyi
" apa kamu ingin menyelamatkan istri mu, datanglah lalu bawa uang tebusan 1 M " ucap pria
" di mana istri ku sekarang!!" sontak Lucas
" aku akan kirim alamatnya, bergegaslah sebelum istri mu menjadi mayat" ucap pria
setelah Lucas mengambil uang dia langsung bergegas menuju tempat yang pria itu kirim
Lucas membawa mobil dengan sangat cepat di depannya ada sebuah mobil pengangkut barang yang tiba- tiba mogok, lantas Lucas yang sedang mengendarai mobil dengan sangat kencang itu dengan cepat memalingkannya alhasil dia menabrak tiang utilitas yang membuat mobil bagian depan nya hancur dan membuat lutut Lucas cedera dan luka di kepala
__ADS_1
BRUGH!!!
suara keras itu mencuri perhatian banyak orang yang sedang lalu lintas, mereka semua berkumpul untuk membantu Lucas
" saya sedang buru- buru" ucap Lucas sambil kembali mengemudikan mobilnya dengan bagian depan mobil sudah rusak dan sedikit berasap
" setidaknya hentikan dulu pendarahan di dahi mu" ucap warga
" saya tidak bisa, istri saya sedang membutuhkan saya dengan cepat!!" seru Lucas
warga tak bisa menyangkal dan menghentikannya akhirnya Lucas melaju dengan cepat
" sedikit lagi, hanya sedikit lagi!!" ucap Lucas
" sampai ini tempatnya" ucap Lucas yang turun dari mobil dan membawa uang
tak lama setelah Lucas turun mobil itu semakin berasap, namun Lucas dengan sengaja melempar pemantik yang menyala ke dalam mobil nya
" di mana Liliana sekarang!!" ucap Lucas
" bagaimana bisa orang ini sampai ke sini!!" ucap Bella yang baru keluar
para pria itu diam
" aku tidak menyuruh kalian meminta tebusan dan membuat orang ini datang kemari!! kalian ini bener- bener b*go, tapi karna kamu sudah datang jadi mari kita bersenang- senang seperti dulu dan lupakan istri mu!!" ucap Bella sambil menyentuh dagu Lucas
" jangan harap!!" seru Lucas
" karna kamu lebih memilih untuk di hajar daripada berbagi kasih sayang jadi ayo" ucap Bella
mereka saling memberi pukulan dimana Lucas yang sudah di penuhi cedera dan luka itu melawan mereka seorang diri dan akhirnya Lucas terjatuh
" aku akan bertanya satu kali lagi? kamu ingin mati bersama istri mu atau berbagi kasih sayang bersamaku " ucap Bella
" jangan harap!!" namun jawabannya masih tetap sama
" karna kamu sangat ingin mati, akan ku kabulkan, seret dia ke lemari besi, ambilah uang nya untuk kalian" ucap Bella
__ADS_1
Bella berjalan di depan sedangkan Lucas di seret ke dalam, Lucas terus memperhatikan Bella membuka sandi lemari besi
"lemparkan dia" ucap Bella
BRUGHH!!
suara keras melempar tubuh Lucas membuat satu ruangan itu menggema
" Liliana, sebentar lagi! bertahan lah sebentar lagi" ucap Lucas sambil memeluk Liliana di pangkuannya
DUAR!! DUAR!!
terdengar letusan yang sangat keras di luar, yang tak lain letusan itu adalah mobil yang Lucas bawa
" aku sengaja membuatnya meledak, untuk menarik perhatian warga kemari" gumam Lucas
Lucas dengan cepat mengirim alamat tempat nya pada Casis sedangkan Bella yang mendengar ledakan itu dengan cepat pergi keluar
" minta lebih banyak orang lagi untuk berjaga di sini!!" ucap Bella
" kami berempat saja sudah cukup boss" seru pria
" kalian ini benar- benar bego, aku sudah mengatakan jangan beritahu orang luar, kalian msih tidak mengerti dengan ledakan tadi!! " ucap bella
" itu hanya ledakan? kenapa harus sampai se marah ini?" seru pria
" b*go kalian ini benar- benar ya, orang- orang akan datang kemari karna mendengar ledakan itu!!" ucap Bella
...the next chapter……...
***sebelumnya saya akan berterimakasih kepada para pembaca karna sudah meluangkan waktu membaca karya saya
...mohon tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen, agar saya sebagai penulis lebih semangat update...
...HAPPY READING HOPE YOU LIKE IT***...
...----------------...
__ADS_1