
mama hally yang sedang menonton berita itu pun sangat terkejut melihat menantunya yang seperti itu mama hally mencoba menelpon Lucas untuk menanyakan masalah ini, namun sepertinya Lucas sedang melangsungkan penerbangan
" ini pasti ada sesuatu yang salah" gumam mama hally
mama hally yang meras khawatir pergi ke atas melihat Liliana yang tertidur dengan lelap
" apa ini semua? tenang hally tenang, kamu harus menanyakan hal ini dulu pada mereka berdua, untuk lebih tahu apa pastinya yang terjadi" gumam mama hally
malam telah berlalu matahari telah terbit menembus kaca kamar Liliana tepat di menyorot matanya yang membuat Liliana terbangun
"ugh tak terasa sudah pagi" gumam Liliana
" surat?" gumam Liliana
" dari kesatria mu untuk ratu ku tercinta" tertulis di luar surat
" tumben bikin suratnya pakai amplop " gumam Liliana
tak lama setelah Liliana selesai membersihkan diri dia turun dan menyapa mama hally yang sedang sarapan
"pagi ma" sapa Liliana
" pagi sayang" seru mama hally
waktu berjalan begitu cepat di siang hari terlihat Liliana yang sudah membawa tas di dalamnya juga terdapat surat yang di tulis Lucas
" ma, lili mau keluar dulu bentar ya" ucap Liliana
" sayang tolong bantuin mama nyulam dulu" seru mama hally
setelah selesai manyulam Liliana meminta izin pergi lagi namun mama hally terus menghalanginya
__ADS_1
" ada apa dengan mama? aneh banget, terus- terusan halangin aku buat keluar" gumam Liliana
" sayang udah di potong sayurannya? taruh aja di sana mama mau ke kamar mandi sebentar" ucap mama hally
" iya ma" seru Liliana
" aku akan keluar sekarang" gumam Liliana
Liliana keluar dengan senang seperti biasanya namun dia merasa terganggu dengan pandangan orang- orang terhadapnya
PLUK! PLUK PLUK!
tak lama setelah Liliana keluar semua orang di luar melemparnya, entah itu makanan minuman bahkan benda padat sekalipun
" a… ada apa ini?" gumam Liliana
" wanita gak tahu di untung"
" saya juga bukan orang kaya, nggak selingkuh"
" hargain dikit mba hasil kerja keras suami mbak"
seru para warga
Liliana merasa kebingungan atas apa yang terjadi, dia terus berpikir kuat akan hal- hal yang ia lakukan, Liliana sudah menyerah tubuhnya mulai terhuyung- Hyung sedikit demi sedikit
tubuh Liliana sudah seperti tong sampah kotor dan bau, Liliana Jongkong dan menutupi kepalanya sambil menangis hatinya terus berteriak memohon pertolongan seseorang
SREREET
" lili ayo masuk " ucap Luna
__ADS_1
Liliana yang pasrah akan keadaan bahkan tak mendengar apa yang di ucapkan Luna, Jessy langsung menarik Liliana masuk ke dalam mobil Luna
" seksekseksekskskeke" Liliana menangis sejadi- jadinya
" udah Li, lo tenang ya" ucap Luna sambil membawa mobilnya dengan kencang
Liliana terus menangis histeris
" nangisin saja terus biar kamu lebih tenang" ucap Jessy
" a…aku harus sek gima sek na?" tanya Liliana
" udah jangan dengerin omongan orang" seru Luna
" bener Li, yang Luna ucapin itu bener" seru Jessy
" tapi apa sek sek yang orang -sek orang itu katakan benar sek" ucap Liliana
" aku tahu skarang kenapa mama bersikeras larang aku keluar" gumam Liliana
" itu semua nggak bener, Lo cewek baik Li " seru Luna
" orang lain hanya tau figur ceritanya, bukan isi atau seperti apa cerita yang sesungguhnya" seru Jessy
" tapi… Jess sek emang aku sek beneran selingkuh sek" ucap Liliana
" nggak, nggak Lo nggak selingkuh Li, suami Lo sama orang yang tidur di mommy night itu orang yang sama" seru Jessy dengan tegas
...***THE NEXT BAB...
......................
__ADS_1
^^^SEE YOU EVERYBODY***…^^^