
" saya kemari menganta…"
" dia datang kemari mengantarkan Luna " ucap Jessy yang menyela Casis
" kenapa nona bernama Jessy ini berbohong" gumam Casis
" Casis apa kamu tahu tempat apa ini?" tanya Liliana yang khawatir
" saya tahu nona" sahut Casis dengan bingung dan polos
" saya mohon, saya mohon rahasiakan ini dari Lucas, saya mohon" ucap Liliana sambil menangis
" nona sebenarnya saya…"
" lili bagaimana malam mu?" tanya Jessy
Luna mencubit Casis dan Casis terdiam
" itu menyeramkan" seru Liliana
semua orang terkejut mendengar Liliana berkata seperti itu
" kenapa bisa menyeramkan?" tanya Jessy
" dia seperti beruang yang sudah lama hibernasi bisa juga dia seperti serigala yang sudah berbulan- bulan tidak makan" ucap Liliana
" bagaimana mungkin Lucas seperti binatang, dia yang biasanya saja tidak ingin bergerak" gumam Luna
" tapi dari pada malam tadi aku mohon jangan memberitahu pada Lucas kalau aku menjual diriku, hanya tinggal satu malam lagi dan ini aku akan berhenti" ucap Liliana
" saya tidak akan memberi tahu tuan, jadi tenang saja nona" seru Casis
__ADS_1
" aku ingin minta maaf padamu" ucap Luna
"minta maaf, untuk apa?" tanya Liliana
" aku pernah tidur bersama suami mu, mungkin kamu merasa kesal, lampiaskan saja pada ku aku akan menerimanya" ucap Luna dengan berani
" terimakasih karna sudah berkata jujur tapi bukankah itu hanya masa lalu jadi untuk apa aku harus marah" seru Liliana
" apa kamu benar- benar memaafkan ku, dan kamu malah berterimakasih" ucap Luna
" memang benar aku marah aku kesal tapi memang ada akan ada yang berubah ( maksudnya masa lalu nya jadi berubah) jika aku marah- marah padamu? dan sekarang pun aku berada di posisi yang sama dengan mu" seru Liliana
" makasih aku sudah berhenti sejak lama sekarang aku mulai merintis karir ku dalam seni, tapi apa kita bisa berteman sepertinya akan cukup bagus jika kita bertiga berteman" ucap Luna
" iya, jadi apa kita bertiga benar-benar menjadi teman?, dan setidaknya aku tidak di bohongi teman ku karna sudah mengatakan apa yang ia lakukan" seru Liliana
" apa hanya bertiga? lalu bagaimana dengan ku?" tanya Casis
" kamu akan menikah? apa Lucas sudah mengetahuinya?" tanya Liliana
" tuan belum mengetahuinya" seru Casis
" aku sedikit iri padamu Luna " ucap Liliana
"iri? kenapa ?" tanya Luna
" kamu mendapatkan suami yang menerima mu walau dia mengetahui masa lalu mu" ucap Liliana
" aku juga bersyukur atas itu" seru Luna
mereka terus bercanda tertawa hingga makan bersama di ruangan Jessy
__ADS_1
kreaaaaak ( suara pintu yang terbuka)
Lucas masuk dan melihat semua orang sedang berkumpul termasuk Liliana, Jessy yang melihat itu langsung mengisyaratkan nya untuk keluar
" ada apa di belakang?" tanya Liliana sambil melihat ke balakanng
"bukan apa- apa hanya lengan ku terasa pegal" ucap Jessy
"begitu ya" seru Liliana
tring (pesan masuk dari hp Casis ) Casis membuka pesan itu, ternyata pesan dari Lucas
" maaf, saya harus pamit duluan" ucap Casis
" kalau begitu aku akan ikut" seru Liliana
" maaf tapi kami akan pergi ke mall untuk berbelanja, hari ini Casis minta cuti" ucap Luna sambil menggandeng tangan Casis
" kalau begitu maaf, ku pikir Casis akan kembali ke villa" seru Liliana
" apa kita bisa berphoto Selfi satu kali saja" ucap luna
" itu ide yang bagus, bukankah kita belum pernah berphoto bersama" ucap Jessy
" mhmm boleh" sahut Liliana
" tapi………" seru Casis
" kamu bisa menunggu di luar, aku akan menyusul,sambil menunggu mobilnya hangat" ucap Luna
__ADS_1
^^^the next chapter………… see you…^^^