LOVELESS MARRIAGE

LOVELESS MARRIAGE
hanya tinggal satu malam lagi


__ADS_3

" saya kemari menganta…"


" dia datang kemari mengantarkan Luna " ucap Jessy yang menyela Casis


" kenapa nona bernama Jessy ini berbohong" gumam Casis


" Casis apa kamu tahu tempat apa ini?" tanya Liliana yang khawatir


" saya tahu nona" sahut Casis dengan bingung dan polos


" saya mohon, saya mohon rahasiakan ini dari Lucas, saya mohon" ucap Liliana sambil menangis


" nona sebenarnya saya…"


" lili bagaimana malam mu?" tanya Jessy


Luna mencubit Casis dan Casis terdiam


" itu menyeramkan" seru Liliana


semua orang terkejut mendengar Liliana berkata seperti itu


" kenapa bisa menyeramkan?" tanya Jessy


" dia seperti beruang yang sudah lama hibernasi bisa juga dia seperti serigala yang sudah berbulan- bulan tidak makan" ucap Liliana


" bagaimana mungkin Lucas seperti binatang, dia yang biasanya saja tidak ingin bergerak" gumam Luna


" tapi dari pada malam tadi aku mohon jangan memberitahu pada Lucas kalau aku menjual diriku, hanya tinggal satu malam lagi dan ini aku akan berhenti" ucap Liliana


" saya tidak akan memberi tahu tuan, jadi tenang saja nona" seru Casis

__ADS_1


" aku ingin minta maaf padamu" ucap Luna


"minta maaf, untuk apa?" tanya Liliana


" aku pernah tidur bersama suami mu, mungkin kamu merasa kesal, lampiaskan saja pada ku aku akan menerimanya" ucap Luna dengan berani


" terimakasih karna sudah berkata jujur tapi bukankah itu hanya masa lalu jadi untuk apa aku harus marah" seru Liliana


" apa kamu benar- benar memaafkan ku, dan kamu malah berterimakasih" ucap Luna


" memang benar aku marah aku kesal tapi memang ada akan ada yang berubah ( maksudnya masa lalu nya jadi berubah) jika aku marah- marah padamu? dan sekarang pun aku berada di posisi yang sama dengan mu" seru Liliana


" makasih aku sudah berhenti sejak lama sekarang aku mulai merintis karir ku dalam seni, tapi apa kita bisa berteman sepertinya akan cukup bagus jika kita bertiga berteman" ucap Luna


" iya, jadi apa kita bertiga benar-benar menjadi teman?, dan setidaknya aku tidak di bohongi teman ku karna sudah mengatakan apa yang ia lakukan" seru Liliana


" apa hanya bertiga? lalu bagaimana dengan ku?" tanya Casis


" kamu akan menikah? apa Lucas sudah mengetahuinya?" tanya Liliana


" tuan belum mengetahuinya" seru Casis


" aku sedikit iri padamu Luna " ucap Liliana


"iri? kenapa ?" tanya Luna


" kamu mendapatkan suami yang menerima mu walau dia mengetahui masa lalu mu" ucap Liliana


" aku juga bersyukur atas itu" seru Luna


mereka terus bercanda tertawa hingga makan bersama di ruangan Jessy

__ADS_1


kreaaaaak ( suara pintu yang terbuka)


Lucas masuk dan melihat semua orang sedang berkumpul termasuk Liliana, Jessy yang melihat itu langsung mengisyaratkan nya untuk keluar


" ada apa di belakang?" tanya Liliana sambil melihat ke balakanng


"bukan apa- apa hanya lengan ku terasa pegal" ucap Jessy


"begitu ya" seru Liliana


tring (pesan masuk dari hp Casis ) Casis membuka pesan itu, ternyata pesan dari Lucas


" maaf, saya harus pamit duluan" ucap Casis


" kalau begitu aku akan ikut" seru Liliana


" maaf tapi kami akan pergi ke mall untuk berbelanja, hari ini Casis minta cuti" ucap Luna sambil menggandeng tangan Casis


" kalau begitu maaf, ku pikir Casis akan kembali ke villa" seru Liliana


" apa kita bisa berphoto Selfi satu kali saja" ucap luna


" itu ide yang bagus, bukankah kita belum pernah berphoto bersama" ucap Jessy


" mhmm boleh" sahut Liliana


" tapi………" seru Casis


" kamu bisa menunggu di luar, aku akan menyusul,sambil menunggu mobilnya hangat" ucap Luna


__ADS_1


^^^the next chapter………… see you…^^^


__ADS_2