
"siapa? siapa?" tanya Jessy dengan semangat
" dia adalah… orang yang paling aku cintai" ucap Liliana
" aku pikir kamu akan memberitahunya kali ini" seru Jessy dengan kecewa
" hey jangan seperti itu, aku akan memberitahunya nanti " saut Liliana
"kapan itu?" tanya Jessy
" mm waktu yang akan menjawabnya " ucap Liliana
" Liliana yang benar saja" seru Jessy
" ini pernikahan rahasia, jika nanti kami mempublikasikannya akan ku beri tahu pada mu" ucap Liliana
" kalau nunggu di publikasi, aku bakalan udah tau duluan sebelum di beri tahu " saut Jessy
Ting (pesan masuk) Liliana langsung melihat pesan itu dan tersenyum
" Jess aku mau pulang dulu ya" ucap Liliana
" gak mau makan bareng lagi?" tanya Jessy
" kapan-kapan aja deh bisa kan, kita gak harus makan bareng setelah aku ada panggilan kan" ucap Liliana
" jadi penasaran siapa si yang barusan kirim pesan" saut Jessy
" bayi gede" seru Liliana
" bayi gede? jangan bilang dia…?" tanya Jessy
" iya seperti tebakan mu, suami ku" saut Liliana
" benarkah? kalian udah baikan?" tanya Jessy
" ya begitulah" saut liliana
" satu Minggu yang lalu kamu masih kurang baik kan?" tanya Jessy
" iya, dan yang lebih tepatnya 10 hari" ucap Liliana sambil pergi
" see you Jess nanti kapan-kapan aku kasih kabar deh kalo ada waktu" seru Liliana
" iya, aku juga (maksudnya ngasih kabar) " saut Jessy
tak selang berapa lama Liliana sampai di rumah
__ADS_1
" dari mana kamu?" tanya Lucas
" dari rumah temen" Sautr Liliana
" tapi tuan kapan pulang?" tanya Liliana
" kamu bilang apa barusan?" seru Lucas sambil menarik Liliana ke pangkuannya
" kapan pulang?" ucap Liliana
"bukan yang itu" saut Lucas
" lalu yang mana?" tanya Liliana
" ingat-ingat" ucap Lucas dengan wajah yang cemberut
" tapi" saut Liliana
" bukan" ucap Lucas
"oh tuan" saut Liliana
" kenapa kamu memanggil ku tuan?" tanya Lucas
" bukanya kamu bilang aku cuma sekedar pelayan dan jangan gak sopan jadi tuan adalah panggilan yang tepat kan" ucap Liliana dengan wajah yang sedih
Lucas terdiam
" iya maaf, maaf aku salah" seru Lucas sambil menarik Liliana
" ihh lepasin sesak" ucap Liliana
" aku lepasin tapi jangan pergi, dari pulang kerja nungguin kamu pulang itu lama loh " seru Lucas
" ka… kamu nungguin lili? emang kamu pulang nya jam berapa?" tanya Liliana dengan kaget
" kemaren sore" saut Lucas
" kamu nungguin lili dari kemarin?" tanya Liliana
"iya" saut Lucas sambil bersandar
" kenapa harus pulang di saat aku sedang ada janji" gumam Liliana
" kenapa bengong lili kan gak tau aku bakalan pulang, jadi gak apa-apa" ucap Lucas
__ADS_1
"haha iya" saut Liliana dengan canggung
" mulai sekarang jangan panggil aku dengan panggilan tuan lagi, gak boleh manggil mas Lucas atau kamu, gak boleh" ucap Lucas
" lalu aku harus dengan panggilan apa memanggil mu?" tanya Liliana
" sayang" ucap Lucas
"sa… sayang…" saut Liliana
" iya bener sayang" ucap Lucas
" rasanya geli, dan aneh " gumam Liliana
" gak mau ya" ucap Lucas
"iya sayang aku mau kok" seru Liliana
" ahh geli banget" gumam liliana
"yang" seru Lucas
" iya apa?" tanya Liliana
" mama udah pulang dari garis sama papa" ucap Lucas
" kapan mama sama papa pulang kok gak ngasih kabar sama lili " seru Liliana
" sebelum mama nelpon sama aku, mama nelpon sama kamu dulu yang " ucap Lucas
" benarkah?" seru Liliana
"iya mama bilang pagi tadi mama nelpon kamu tapi gak di angkat jadi mama nelpon aku" ucap Lucas
" ah mungkin lili masih tertidur " seru Liliana
" mama bilang, mama pulangnya kemaren malam karna lelah jadi mama ngasih kabarnya pagi" ucap Lucas
" lalu apa yang mama bilang?" tanya Liliana
" mama cuma nyuruh kita hadir di pesta " ucap Lucas
"pesta? tumben mama pulang dari luar negeri langsung Adain pesta?" tanya Liliana
" mama bilang pesta keberhasilan perjalanan bisnisnya " saut Lucas
" jadi kapan pestanya di laksanakan?" tanya Liliana
__ADS_1
" malam ini" saut Lucas
" malam… apa malam ini?" tanya Liliana