LOVELESS MARRIAGE

LOVELESS MARRIAGE
ancaman pada jessy


__ADS_3

" dimana dia sekarang?" tanya Lucas pada Jessy


" dia ada di kamarnya" saut Jessy


Lucas bergegas pergi dan ingin menemui Liliana


" tunggu" ucap Jessy


" ada apa?" tanya Lucas


" sebenarnya kamu siapa nya Liliana ?" tanya Jessy


" memanggilnya dengan nama? apa kalian dekat?" tanya Lucas


" ya begitulah" saut Jessy


" kamu hanya perlu menjaganya di tempat ini tanpa harus tau hubungan kami, dan jangan katakan padanya jika aku adalah orang yang membelinya, tutup mulut mu seperti orang bisu jika sampai dia mengetahuinya kamu akan menjadi beneran jadi bisu" ucap Lucas sambil pergi


" ugh dia sangat menakutkan dengan tatapan matanya yang tajam aku hanya berharap kalo dia orang yang baik untuk Liliana " seru Jessy


kleeakk (suara pintu)


" kamu sudah datang?" tanya Liliana dengan dress merah yang membuat kulit putihnya terlihat kemerah-merahan (ping)


"



"siapa yang memberi mu baju merah ini?" tanya Lucas sambil memegang kepalanya sendiri


" apa" saut Liliana


"bukan apa-apa" ucap Lucas


" kenapa aku merasa suaranya sangat mirip dengan Lucas" gumam Liliana


" sungguh membuatku gila, pulang bisnis dari Kalimantan semua rasa lelah ku menjadi hilang melihatnya sedang menunggu ku dengan pakaian nya yang **** ini, tapi sayang matanya tertutup" gumam Lucas


Lucas memeluk Liliana dari belakang lalu menggigit perlahan telinga Liliana dan mencium perlahan -lahan Lucas mencium Liliana turun kebawah terus kebawah membuka pakaian Liliana dengan perlahan dan belaian yang lembut lalu menyentuh bagian depan Liliana dengan lembut dari belakang dan mendorongnya perlahan ke tempat tidur


" ah " desah Liliana


" relax jangan terlalu tegang" ucap Lucas sambil menjil*t pusar Liliana


"ha aah ha uh" desah Liliana


"malam ini akan sangat panjang" ucap Lucas


hari semakin malam waktu terus berjalan serigala yang sedang kelaparan itu menyantap makanannya hingga fajar datang


" tidur lah lebih nyenyak aku akan menunggumu pulang ke rumah" ucap Lucas sambil mencium kening Liliana


" ehm " Liliana


pagi sudah tiba Liliana yang terbangun menyentuh bekas tempat tidur Lucas

__ADS_1


" ini sudah dingin, kapan dia perginya" gumam Liliana


di ruangan Jessy


" bagaimana malam mu tad?" tanya Jessy


" itu g*la" saut Liliana


" apanya yang gila?" tanya Jessy


" mungkin ini karna baju yang kamu berikan" ucap Liliana


" apa ada masalah dengan baju yang suruh kubpakai?" tanya Jessy


" bukan masalah lagi, aku melakukannya sampai fajar datang, ini g*la kan?" tanya Liliana


" memang benar stamina dari seorang CEO seperti Lucas tidak bisa di ragukan" gumam Jessy


" lalu bagaimana dengan akhirnya?" tanya Jessy


" hmmm entahlah" saut Liliana


" jangan bilang kamu tidak tahu bagaimana akhirnya?" tanya Jessy


" ya begitulah" saut Liliana


" Li lain kali kalo kamu s*x lagi jangan tertidur atau pingsan kalo belum sampai akhir" ucap Jessy


"memangnya apa yang spesial dari akhir hubungan intim?" tanya Liliana


" kamu akan merasakan ******* seksual atau kamu bisa merasakan dimana hentakan paling kuat mendorong mu, dan kamu akan merasakan sesuatu yang mengalir pada tubuh mu, apa kamu tidak pernah merasakannya, bagian akhir slalu yang terbaik" ucap Jessy


" oh aku hampir lupa, ini surat dari orang tadi" ucap Jessy


" surat? apa isinya?" tanya Liliana


" kamu bisa membukanya sendiri" saut Jessy


"kenapa dia tidak menyimpannya saja di kamar ku kenapa harus lewat diri mu?" tanya Liliana


" iya tadi dia bilang lupa, jadi menyuruhku memberikannya pada mu" saut Jessy (kata-kata yang sudah di siapkan dari tadi)


" yang sebenarnya adalah" gumam Jessy sambil mengingat apa yang terjadi fajar tadi


" buka pintunya" ucap Lucas di depan ruangan Jessy dengan kasar


" aku tidak tau apa maksudmu" ucap Lucas sambil mendorong Jessy ke tembok seperti akan membunuhnya


" apa yang kamu katakan aku tidak mengerti" saut Jessy yang ketakutan


" padahal tadi sore gak semenyeramkann ini" gumam Jessy


" apa tujuan mu mendekati Liliana ?" tanya Lucas


" aku tidak memiliki tujuan apapun" saut Jessy

__ADS_1


" aku harap itu benar, jika yang kamu katakan bohong aku akan menghancurkan dirimu dan tempat ini" ucap Lucas sambil melepaskan tekanan tangannya dan bergegas pergi


" kamu harus mengingat apa yang kau katakan barusan" ucap Lucas sambil pergi


"tunggu" seru Jessy dengan berani memanggilnya


Lucas membalikan tubuhnya dan menatap tajam Jessy


" apa hubungan mu dengan Liliana, aku harap kamu bukan orang yang bermaksud lain" ucap Jessy


" terimakasih atas perhatian mu, tapi Liliana adalah orang ku" seru Lucas sambil pergi


" sepertinya dia orang baik" gumam Lucas dan Jessy


" satu hal lagi" ucap Lucas


" ap… apa… apalagi?" tanya Jessy


" tolong tuliskan surat untuk nya" ucap Lucas


" kenapa kamu tidak mengiriminya pesan saja, atau menulis sendiri dengan tangan mu?" tanya Jessy


" lakukan saja" ucap Lucas


...----------------...


" Jessy, apa kamu tau sebenarnya siapa laki-laki ini?" tanya Liliana


sedangkan Jessy masih terhanyut dalam kenangan menakutkan pagi tadi yang membuat Jessy tak bisa tidur lagi


" Jessy? " tanya Liliana sambil mengayunkan tangan di depan matanya


" ah iya apa?" tanya Jessy


" apa kamu tau siapa orang yang membeliku?" tanya Liliana


" Lu… aku juga kurang tau, Klian kami uang ini cukup misterius dan ini juga pertama kalinya dia datang kemari" saut Jessy


"begitu ya" seru Liliana


" apa isi suratnya?" tanya Jessy yang mengalihkan pembicaraan seolah-olah tak mengetahui isi suratnya (padahal dia sendiri yang menulisny)


" bacalah, seperti ini" saut Liliana sambil memberikan surat itu


" sudah yang kedua, tinggal tiga kali pertemuan lagi dan kita akan berakhir" (isi dari surat)


" aku sempat berpikir kalo orang yang membuatku adalah suamiku tapi setelah melihat surat ini sepertinya bukan" ucap Liliana


" bukan? kenapa?" tanya Jessy


" tulisannya terlihat berbeda dengan suamiku" saut Liliana


" tentu saja berbeda, karna ini tulisan ku" gumam Jessy


"apa jangan-jangan suaminya Liliana benar-benar Lucas " gumam Jessy

__ADS_1


" lili apa aku boleh tau, siapa sebenarnya suami mu itu?" tanya Jessy


" dia… adalah………" seru liliana


__ADS_2